Chapter 11 - Ternyata....

Lily memutar matanya malas, sangat aneh bukan? Camelia yang memintanya untuk menikah dengan Axelo, tapi lucunya, wanita itu justru terus mencoba menyerang dan menekannya. Seolah ia istri yang tak berguna dan kehadirannya tak di inginkan.

"Tante... Tante... Dokter Yu yang bersertifikat dan sudah berada di dekatnya dan merawat suami ku selama ini tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi ini. Bagaimana bisa kau mengharapkan ku yang hanya seorang istri ini membawa perubahan padanya?"

Dokter Yu dan Raize menutup wajahnya seolah sedang menahan senyum agar tak terlihat. Sedangkan, Camelia sudah merah padam oleh amarahnya, karena mulut Lily yang seolah mengatakan dirinya bodoh secara tidak langsung.

"Aku ini hanya,, yeeeaaahhh,,, merawatnya saja." Sambung Lily enteng, "..... Hal-hal sepele seperti mengantikan dia baju dan menemaninya saja."

Mulut Camellia terbuka, bersiap untuk menyerang Lily lagi, namun,,

"Kalian semua keluar!"

Tiba-tiba tuan Douglas bersuara lantang dan tegas.

"Aku ingin bicara hanya berdua dengan cucuku."

Dalam suasana yang sangat canggung dan hampir panas itu, perlahan Russel dan Angelica yang berdiri di dekat pintu melangkah keluar lebih dulu, di susul Elvan dan Camellia yang menatap sinis pada Lily. Namun, gadis itu acuh seolah tak melihat. Ia bergeming di tempatnya.

"Ayo nona, kita keluar. Tuan Douglas hanya ingin bersama dengan tuan muda Axelo." Raize mempersilahkan dengan tangannya.

Walau merasa aneh, Lily menurut juga. Sesekali ia menoleh kebelakang melihat Suaminya yang terbaring dan tuan Douglas yang mulai berpindah dan duduk di kursi samping Axelo terbaring. Setelahnya, pintu itu tertutup.

Membawa segudang tanya di hati Lily. Gadis itu menahan lengan Raize yang mulai melangkah menjauhi kamar tuannya.

Raize menoleh sembari menatap tanya sang nona muda baru.

"Ummm... Apa mereka sering melakukan ini?"

Raize bergeming.

"Bukankah sangat aneh jika tuan Douglas berbicara dengan Axelo yang bahkan tidak sadarkan diri itu?"

Raize mengulas senyum mendapat pertanyaan dari Lily.

"Nona Lily, meski tuan Axelo tak bisa bergerak atau pun tidak sadar diri. Namun, di hati tuan besar Douglas, tuan Axelo bisa mendengar dan merasakan. Berbicara dan berinteraksi dangan tuan Axelo bisa merangsang otak, dan memungkinkan proses kesadaran tuan Axelo. Seperti, yang bisa anda lakukan..." Pungkas Raize yang seketika membungkam Lily.

Lalu pria itu undur diri, melangkah jauh meninggalkan Lily yang mematung di tempatnya.

"Dia... Apa dia tau apa yang kulakukan Selama ini di dalam sana?" Gumam Lily pias.

***

Karena merasa bosan, Lily memutuskan untuk berjalan-jalan saja keliling mansion. Karena dulu ia belum sempat melakukan nya saat pertama kali datang ke dalam keluarga Douglas Alfaro.

Lily berjalan tak tentu, sampai di suatu sudut mansion, Lily melihat Russell dan Angelica sedang bercumbu dengan mesra. Lily memutar matanya malas sekaligus jijik.

"Iyuuhh, apa mereka tak bisa melakukannya di kamar? Astaga..." Lily bergumam lalu berbalik mencari jalan lain, malas melintas di sekitar orang yang sedang bercumbu tak tau tempat.

"Uuugggghhhh, sayaaaannnggg.... Kamu sungguh menggairahkan.."

Suara Angelica membuat Lily membuka mulutnya mau muntah.

"Kamu sangat bisa memuaskanku, tak seperti Axelo. Dia hanya tergeletak di atas ranjang."

Seketika langkah Lily terhenti. Lalu berbalik dan mengintip dari balik pilar.

"Bukankah dia kekasihmu?"

"Ayolah, kita sudah bersama sejak dua tahun yang lalu. Kenapa kau masih mengatakan itu." Tangan Angelica meraba perut lalu naik ke dada Russell dan memainkan kancing kemeja pria itu.

"Bagaimana kalau kita cari tempat yang lebih private?" Cetus Angelica dengan nada manja dan genit.

"Kamu selalu begitu, bahkan sebelum kecelakaan itu pun kamu selalu mendatangiku." Suara Russell tak kalah menggoda.

Lily menutup mulutnya yang refleks membulat. "Astaga, jadi wanita itu awalnya kekasih Axelo. Tidak kusangka..." Bisik Lily bergumam sembari berdecak.

Terpopuler

Comments

sambal lado

sambal lado

sukaaaaaa... up yang rajin yaaa

2023-01-04

0

dara manisku

dara manisku

next

2023-01-04

0

lihat semua
Episodes
1 Chap 1 - Rencana Lukas
2 Chap 2 - Lily pulang
3 Chap 3 - Penolakan
4 Chap 4 - Pertengkaran
5 Chap 5 - Menagih
6 Chap 6 - Menyetujui
7 Chap 7 - Bagian keluarga
8 Chapter 8 - tugas pertama
9 chapter 9 - Tak tertindas
10 Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11 Chapter 11 - Ternyata....
12 Chapter 12 - Musuh Lain
13 Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14 Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15 chapter 15 - Air mata dan racun
16 chapter 16 - Ancaman lagi
17 Chap 17 - Bukti
18 Chap 18 - Merasa bersalah
19 Chap 19 - Mimpi yang indah
20 Chapter 20 - Reaksi Axelo
21 Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22 Chapter 22 - Apa aku gila?
23 chapter 23 - Russel
24 Chapter 24 - Perjuangan Lily
25 Chapter 25 - Sadar?
26 chapter 26 - Maafkan aku
27 Chapter 27 - Flash back
28 Chapter 28 - Masih flash back
29 Chapter 29 - POV Axelo
30 Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31 Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32 Chapter 32 - Pulau pengasingan
33 Chapter 33 - Mengambil tindakan
34 chapter 34 - menguak bukti
35 Chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Chap 1 - Rencana Lukas
2
Chap 2 - Lily pulang
3
Chap 3 - Penolakan
4
Chap 4 - Pertengkaran
5
Chap 5 - Menagih
6
Chap 6 - Menyetujui
7
Chap 7 - Bagian keluarga
8
Chapter 8 - tugas pertama
9
chapter 9 - Tak tertindas
10
Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11
Chapter 11 - Ternyata....
12
Chapter 12 - Musuh Lain
13
Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14
Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15
chapter 15 - Air mata dan racun
16
chapter 16 - Ancaman lagi
17
Chap 17 - Bukti
18
Chap 18 - Merasa bersalah
19
Chap 19 - Mimpi yang indah
20
Chapter 20 - Reaksi Axelo
21
Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22
Chapter 22 - Apa aku gila?
23
chapter 23 - Russel
24
Chapter 24 - Perjuangan Lily
25
Chapter 25 - Sadar?
26
chapter 26 - Maafkan aku
27
Chapter 27 - Flash back
28
Chapter 28 - Masih flash back
29
Chapter 29 - POV Axelo
30
Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31
Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32
Chapter 32 - Pulau pengasingan
33
Chapter 33 - Mengambil tindakan
34
chapter 34 - menguak bukti
35
Chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!