Chapter 12 - Musuh Lain

"Bagaimana kalau kita cari tempat yang lebih private?" Dengan nada manja dan genit.

"Kamu selalu begitu, bahkan sebelum kecelakaan itu pun kamu selalu mendatangiku." Suara Russell tak kalah menggoda.

Lily menutup mulutnya yang refleks membulat. "Astaga, jadi wanita itu awalnya kekasih Axelo. Tidak kusangka..." Bisik Lily bergumam sembari berdecak.

"Ayolah, kau tau, Axelo sulit sekali di ajak berduaan. Pikiran nya sangat kolot. Berbeda dengan mu... Ayolah."

"Wanita picik itu, sepertinya jika aku beri dia sedikit pelajaran tak masalah kan?" Gumam Lily.

Tepat saat itu seorang pelayan membawa beberapa gelas jus buah yang belum habis. Lalu Lily mencegatnya.

"Ini mau di bawa kemana?"

"Ke dapur."

Lily mengangguk, "untuk ku saja." Sambil mengambil gelas dan mencampur sisa-sisa jus. Lalu membawa satu gelas penuh.

Lily berjalan pelan ke arah dua anak manusia yang masih bercumbu itu.

"Ayoooo Russell..." Dessaah Angelica menarik lengan Russel dengan penuh nafsu.

Saat itu Angelica dan Lily bertabrakan, dan tubuh Angelica basah terkena tumpahan jus. Angelica terkejut sampai mulutnya terbuka sempurna. Melihat baju yang dia kenakan kotor.

"A-astaga, ya ampun... Maaf...." Ucap Lily seraya menutup mulutnya berakting sedang terkejut dan sangat menyesal.

Angelica marah melihat baju mahalnya terkena noda jus. Menatap Lily dengan penuh emosi.

"Kau!!!"

Angelica yang sangat marah dan geram itu mengayunkan tangan ke arah Lily. Gadis lincah itu dengan cepat bergeser, hingga Angelica hanya memukul udara dan kehilangan keseimbangan lalu tersungkur di lantai.

"Ya ampun, apa kamu baik-baik saja?"

Angelica menatap sengit Lily yang sangat jelas sedang menertawai nya. Lalu, melirik Russell yang sedang menutup mulutnya menahan tawa.

"Russell! Lakukan sesuatu? Kenapa kau malah diam melihatku di perlakukan seperti ini?"

Russel mencoba mengusir tawanya. "Bukankah dia tak sengaja." Sembari mengulurkan tangannya.

"Apa?"

"Sudahlah, ayo kita ke kamar saja." ajak Russel menarik naik tangan Angelica.

"Russel!"

Walau masih merasa jengkel, Angelica pergi juga dengan tangan yang di genggaman oleh Russel menuju suatu kamar. Sebelum menghilang di balik pintu, Angelica sempat menoleh dan mengupati Lily.

Lily tidak begitu perduli, yang penting dia sudah menuang jus itu ke baju wanita yang sudah berhianat, plus, bonus tersungkur.

Lily melanjutkan lagi langkah, karena merasa sudah cukup lama berkeliaran diluar. Lily memutuskan untuk kembali ke kamar Axelo.

Di depan pintu kamar yang di jaga oleh dua orang bodyguard, Raize juga terlihat sedang memberi mereka instruksi. Lalu melirik Lily dan membalikkan badan hingga mereka berhadapan.

"Nona, tuan besar sudah pergi."

"Aahh, syukurlah."

"Dan ini waktunya nona Lily untuk memandikan Tuan muda Axelo."

"Aahh, baiklah." Lalu Lily membatin, 'aku akan lakukan seperti biasa.'

"Kali ini tolong mandikan dengan benar nona Lily."

Lily tertegun, 'apa dia tau?' batinya.

"Aku sudah melakukannya sesuai instruksi mu, Raize."

"Tidak nona, anda hanya memberi sedikit parfum dan mengganti pakaiannya. Bahkan celana itu masih sama dengan yang tuan Axelo pakai tiga hari yang lalu."

"Apa?" Mata Lily membola."bagaimana bisa kamu tau? UPS!" Lily langsung menutup mulutnya yang keceplosan.

Raize tersenyum tipis.

Di dalam kamar Axelo, Raize meletakkan Baskom berisi air hangat dan handuk kecil lalu mulai membuka selimut yang menutupi tubuh Axelo. Raize menghentikan gerak tubuhnya sejenak. Lily sedikit merasa heran mencoba mengangkat kepalanya untuk mengintip dari balik punggung Raize yang tegap.

"Selanjutnya, lakukan tugas anda dengan benar nona Lily." Ucap Raize sembari berbalik dan memandang Lily.

"Ummm... Itu, apa tak bisa kamu sekalian saja yang lakukan? Kalian sama-sama pria pasti tidak Masalah...."

"Anda istrinya, nona." Potong Raize.

Lily berdecak, lalu memajukan tubuhnya mendekat pada tubuh Axelo yang masih terbaring.

"Kau keluarlah, biar aku lakukan dari sini." Ucap Lily dengan malas.

"Saya harus mengawasi anda dengan benar nona, itu adalah imbas dari ketidak jujuran yang anda lakukan beberapa hari yang lalu." Tegas Raize datar.

"Aaagggg!!!! Baiklah."

Terpopuler

Comments

Sena_cantik9

Sena_cantik9

sejauh ini suka sama tingkah nya Lily. lucu banget. semangat kak othor

2023-01-04

0

nick mj

nick mj

akhirnya ternoda juga matanya lili. kok aku malah seneng ya

2023-01-04

0

dara manisku

dara manisku

semangat ya Thor ,🌹 dan Vote meluncur

2023-01-04

0

lihat semua
Episodes
1 Chap 1 - Rencana Lukas
2 Chap 2 - Lily pulang
3 Chap 3 - Penolakan
4 Chap 4 - Pertengkaran
5 Chap 5 - Menagih
6 Chap 6 - Menyetujui
7 Chap 7 - Bagian keluarga
8 Chapter 8 - tugas pertama
9 chapter 9 - Tak tertindas
10 Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11 Chapter 11 - Ternyata....
12 Chapter 12 - Musuh Lain
13 Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14 Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15 chapter 15 - Air mata dan racun
16 chapter 16 - Ancaman lagi
17 Chap 17 - Bukti
18 Chap 18 - Merasa bersalah
19 Chap 19 - Mimpi yang indah
20 Chapter 20 - Reaksi Axelo
21 Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22 Chapter 22 - Apa aku gila?
23 chapter 23 - Russel
24 Chapter 24 - Perjuangan Lily
25 Chapter 25 - Sadar?
26 chapter 26 - Maafkan aku
27 Chapter 27 - Flash back
28 Chapter 28 - Masih flash back
29 Chapter 29 - POV Axelo
30 Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31 Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32 Chapter 32 - Pulau pengasingan
33 Chapter 33 - Mengambil tindakan
34 chapter 34 - menguak bukti
35 Chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Chap 1 - Rencana Lukas
2
Chap 2 - Lily pulang
3
Chap 3 - Penolakan
4
Chap 4 - Pertengkaran
5
Chap 5 - Menagih
6
Chap 6 - Menyetujui
7
Chap 7 - Bagian keluarga
8
Chapter 8 - tugas pertama
9
chapter 9 - Tak tertindas
10
Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11
Chapter 11 - Ternyata....
12
Chapter 12 - Musuh Lain
13
Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14
Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15
chapter 15 - Air mata dan racun
16
chapter 16 - Ancaman lagi
17
Chap 17 - Bukti
18
Chap 18 - Merasa bersalah
19
Chap 19 - Mimpi yang indah
20
Chapter 20 - Reaksi Axelo
21
Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22
Chapter 22 - Apa aku gila?
23
chapter 23 - Russel
24
Chapter 24 - Perjuangan Lily
25
Chapter 25 - Sadar?
26
chapter 26 - Maafkan aku
27
Chapter 27 - Flash back
28
Chapter 28 - Masih flash back
29
Chapter 29 - POV Axelo
30
Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31
Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32
Chapter 32 - Pulau pengasingan
33
Chapter 33 - Mengambil tindakan
34
chapter 34 - menguak bukti
35
Chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!