Chapter 20 - Reaksi Axelo

Lily membuka matanya, perlahan mengerjab dan melihat sekeliling.

"Ya ampun, mimpi apa aku?" Gumam Lily yang tanpa sadar memeluk tubuh kaku dan hangat suaminya.

"Astaga."

Lily bergegas bangkit dan menatap Axelo. "Novel itu berimbas buruk padaku. Aku bahkan tidur sambil memelukmu, maafkan aku membuatmu tak nyaman suamiku."

Lily terus bergumam-gumam sembari melangkah ke kamar mandi. Seusai membersihkan diri, Lily yang udah berpakaian lengkap itu menatap wajah Axelo. Lantas menyentuh bibirnya sendiri.

"Padahal itu hanya dalam mimpi. Kenapa rasanya sangat nyata. Suamiku, kau tidak mungkin bangun, kan?"

Lily menyipitkan matanya, menatap Axelo curiga. Tangan Lily bergerak dan menggelitiki pinggang Axelo. Namun, seperti orang mati saja. Tubuh itu tak bergerak.

Lily lalu menghentikan aksinya. "Dia memang dalam kondisi vegetatif."

"Baiklah, hari ini aku mau libur membacakanmu novel roman. Kita cari bacaan lain saja." Lily bergumam. Setelah memilih sebuah buku yang cukup membosankan, karena Lily tak ingin sampai seperti sebelumnya berpikiran liar dan sampai bermimpi yang iya, iya.

"Baiklah, mari kita mulai baca." Ucap Lily seraya membuka buku yang cukup tebal.

Berhubung, memang Lily memilih buku yang membosankan. Dia menguap beberapa kali, dan malah mengantuk. Lalu dengan kasar melempar buku itu diatas nakas.

"Ya ampun, ini sama sekali tidak bekerja."

Mata Lily melirik suaminya yang bahkan tidak bergerak sama sekali.

"Bagaimana kalau kita baca sedikit saja novel itu?" Tawar Lily sembari mengulurkan tangan menyentuh buku novel yang tak begitu tebal.

"Tidak! Tidak! Tidak!" Lily menarik tangannya cepat-cepat.

"Pikiranku menjadi sangat liar tiap kali membaca novel itu."

Lily melirik wajah tampan suaminya. Meneguk ludahnya untuk membasahi kerongkongan yang terasa kering kerontang. Wajah itu berhasil menghipnotis nya. Perlahan Lily mencondongkan tubuhnya ke arah Axelo. Lalu mengecup ringan bibir yang menggoda itu.

"Suamiku, kamu terlalu punya banyak pesona. Jadi jangan salahkan aku."

Seusai sarapan pagi itu, Lily menyadari ia hanya sarapan sendiri. Tak ada Tante Camelia, tak ada tuan Douglas ataupun paman Elvan. Bahkan Russell dan kekasihnya Angelica tak terlihat sama sekali.

"Aneh sekali, kenapa rumah ini terasa sangat sepi."

Lily berpapasan dengan Raize yang baru saja keluar dari kamarnya. Seperti biasa, setelah memberi Axelo sarapannya.

"Nanti sore, dokter Yu akan berkunjung untuk melakukan pemeriksaan rutin. Saya, tidak bisa menyertai karena ada urusan sendiri."

"Oke. Hati-hati di jalan Raize, semoga hari mu indah." Ucap Lily sangat ramah dan memasuki kamar.

Raize menatap nya aneh.

Hari itu, Lily sangat bosan. Untuk membacakan Axelo novel dia enggan, karena hanya akan memicu hasratnya saja. Jika membaca buku lain, dia justru kebosanan. Jadi, Lily hanya mengoceh-oceh tidak jelas.

"Suamiku, kita sudah lama tidak berbagi make up, bagai mana jika kita melakukannya lagi?" Tawar Lily, sejenak diam dan langsung menyimpulkan diamnya Axelo sebagai jawaban setuju.

Gadis cantik itu tersenyum lebar, lalu mulai melukis di wajah Axelo.

"Hahahaha, suamiku, kamu di dandani seperti apapun tetap saja cantik. Hahahaha...."

Seusai mengabadikan wajah cantik suaminya dan dirinya, Lily Segera membersihkan wajah Axelo dari make up, karena sebentar lagi, dokter Yu datang.

"Sudah bersih, suamiku, kamu tampan sekali." Puji Lily sangat jujur menatap lekat wajah sang suami.

Lalu Lily perlahan mencondongkan tubuhnya, dan mencicipi lagi bibir Axelo yang menggoda. Kali ini Lily bahkan berani menyusup ke dalam mulut Axelo, membelai lidahnya dengan kelembutan.

'aneh, kenapa aroma mint? Apa selama ini Raize yang membersihkan bagian mulut nya?" Batin Lily tanpa menghentikan pangutannya.

Tangan Lily meraba tubuh suaminya, dari dada hingga ke perut dari luar tetap dapat ia rasakan otot-otot tubuh suaminya yang berbentuk itu. Sampai pergerakan tangannya menyentuh bagian vital suami. Mata Lily langsung terbuka dan melepas pangutannya.

Terpopuler

Comments

Sena_cantik9

Sena_cantik9

hahaha,,,, Axelo emang mencurigakan

2023-01-09

0

A Creapa

A Creapa

kenapa Lily, keras?😆😄

2023-01-08

1

lihat semua
Episodes
1 Chap 1 - Rencana Lukas
2 Chap 2 - Lily pulang
3 Chap 3 - Penolakan
4 Chap 4 - Pertengkaran
5 Chap 5 - Menagih
6 Chap 6 - Menyetujui
7 Chap 7 - Bagian keluarga
8 Chapter 8 - tugas pertama
9 chapter 9 - Tak tertindas
10 Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11 Chapter 11 - Ternyata....
12 Chapter 12 - Musuh Lain
13 Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14 Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15 chapter 15 - Air mata dan racun
16 chapter 16 - Ancaman lagi
17 Chap 17 - Bukti
18 Chap 18 - Merasa bersalah
19 Chap 19 - Mimpi yang indah
20 Chapter 20 - Reaksi Axelo
21 Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22 Chapter 22 - Apa aku gila?
23 chapter 23 - Russel
24 Chapter 24 - Perjuangan Lily
25 Chapter 25 - Sadar?
26 chapter 26 - Maafkan aku
27 Chapter 27 - Flash back
28 Chapter 28 - Masih flash back
29 Chapter 29 - POV Axelo
30 Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31 Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32 Chapter 32 - Pulau pengasingan
33 Chapter 33 - Mengambil tindakan
34 chapter 34 - menguak bukti
35 Chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Chap 1 - Rencana Lukas
2
Chap 2 - Lily pulang
3
Chap 3 - Penolakan
4
Chap 4 - Pertengkaran
5
Chap 5 - Menagih
6
Chap 6 - Menyetujui
7
Chap 7 - Bagian keluarga
8
Chapter 8 - tugas pertama
9
chapter 9 - Tak tertindas
10
Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11
Chapter 11 - Ternyata....
12
Chapter 12 - Musuh Lain
13
Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14
Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15
chapter 15 - Air mata dan racun
16
chapter 16 - Ancaman lagi
17
Chap 17 - Bukti
18
Chap 18 - Merasa bersalah
19
Chap 19 - Mimpi yang indah
20
Chapter 20 - Reaksi Axelo
21
Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22
Chapter 22 - Apa aku gila?
23
chapter 23 - Russel
24
Chapter 24 - Perjuangan Lily
25
Chapter 25 - Sadar?
26
chapter 26 - Maafkan aku
27
Chapter 27 - Flash back
28
Chapter 28 - Masih flash back
29
Chapter 29 - POV Axelo
30
Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31
Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32
Chapter 32 - Pulau pengasingan
33
Chapter 33 - Mengambil tindakan
34
chapter 34 - menguak bukti
35
Chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!