Lily membuka matanya, perlahan mengerjab dan melihat sekeliling.
"Ya ampun, mimpi apa aku?" Gumam Lily yang tanpa sadar memeluk tubuh kaku dan hangat suaminya.
"Astaga."
Lily bergegas bangkit dan menatap Axelo. "Novel itu berimbas buruk padaku. Aku bahkan tidur sambil memelukmu, maafkan aku membuatmu tak nyaman suamiku."
Lily terus bergumam-gumam sembari melangkah ke kamar mandi. Seusai membersihkan diri, Lily yang udah berpakaian lengkap itu menatap wajah Axelo. Lantas menyentuh bibirnya sendiri.
"Padahal itu hanya dalam mimpi. Kenapa rasanya sangat nyata. Suamiku, kau tidak mungkin bangun, kan?"
Lily menyipitkan matanya, menatap Axelo curiga. Tangan Lily bergerak dan menggelitiki pinggang Axelo. Namun, seperti orang mati saja. Tubuh itu tak bergerak.
Lily lalu menghentikan aksinya. "Dia memang dalam kondisi vegetatif."
"Baiklah, hari ini aku mau libur membacakanmu novel roman. Kita cari bacaan lain saja." Lily bergumam. Setelah memilih sebuah buku yang cukup membosankan, karena Lily tak ingin sampai seperti sebelumnya berpikiran liar dan sampai bermimpi yang iya, iya.
"Baiklah, mari kita mulai baca." Ucap Lily seraya membuka buku yang cukup tebal.
Berhubung, memang Lily memilih buku yang membosankan. Dia menguap beberapa kali, dan malah mengantuk. Lalu dengan kasar melempar buku itu diatas nakas.
"Ya ampun, ini sama sekali tidak bekerja."
Mata Lily melirik suaminya yang bahkan tidak bergerak sama sekali.
"Bagaimana kalau kita baca sedikit saja novel itu?" Tawar Lily sembari mengulurkan tangan menyentuh buku novel yang tak begitu tebal.
"Tidak! Tidak! Tidak!" Lily menarik tangannya cepat-cepat.
"Pikiranku menjadi sangat liar tiap kali membaca novel itu."
Lily melirik wajah tampan suaminya. Meneguk ludahnya untuk membasahi kerongkongan yang terasa kering kerontang. Wajah itu berhasil menghipnotis nya. Perlahan Lily mencondongkan tubuhnya ke arah Axelo. Lalu mengecup ringan bibir yang menggoda itu.
"Suamiku, kamu terlalu punya banyak pesona. Jadi jangan salahkan aku."
Seusai sarapan pagi itu, Lily menyadari ia hanya sarapan sendiri. Tak ada Tante Camelia, tak ada tuan Douglas ataupun paman Elvan. Bahkan Russell dan kekasihnya Angelica tak terlihat sama sekali.
"Aneh sekali, kenapa rumah ini terasa sangat sepi."
Lily berpapasan dengan Raize yang baru saja keluar dari kamarnya. Seperti biasa, setelah memberi Axelo sarapannya.
"Nanti sore, dokter Yu akan berkunjung untuk melakukan pemeriksaan rutin. Saya, tidak bisa menyertai karena ada urusan sendiri."
"Oke. Hati-hati di jalan Raize, semoga hari mu indah." Ucap Lily sangat ramah dan memasuki kamar.
Raize menatap nya aneh.
Hari itu, Lily sangat bosan. Untuk membacakan Axelo novel dia enggan, karena hanya akan memicu hasratnya saja. Jika membaca buku lain, dia justru kebosanan. Jadi, Lily hanya mengoceh-oceh tidak jelas.
"Suamiku, kita sudah lama tidak berbagi make up, bagai mana jika kita melakukannya lagi?" Tawar Lily, sejenak diam dan langsung menyimpulkan diamnya Axelo sebagai jawaban setuju.
Gadis cantik itu tersenyum lebar, lalu mulai melukis di wajah Axelo.
"Hahahaha, suamiku, kamu di dandani seperti apapun tetap saja cantik. Hahahaha...."
Seusai mengabadikan wajah cantik suaminya dan dirinya, Lily Segera membersihkan wajah Axelo dari make up, karena sebentar lagi, dokter Yu datang.
"Sudah bersih, suamiku, kamu tampan sekali." Puji Lily sangat jujur menatap lekat wajah sang suami.
Lalu Lily perlahan mencondongkan tubuhnya, dan mencicipi lagi bibir Axelo yang menggoda. Kali ini Lily bahkan berani menyusup ke dalam mulut Axelo, membelai lidahnya dengan kelembutan.
'aneh, kenapa aroma mint? Apa selama ini Raize yang membersihkan bagian mulut nya?" Batin Lily tanpa menghentikan pangutannya.
Tangan Lily meraba tubuh suaminya, dari dada hingga ke perut dari luar tetap dapat ia rasakan otot-otot tubuh suaminya yang berbentuk itu. Sampai pergerakan tangannya menyentuh bagian vital suami. Mata Lily langsung terbuka dan melepas pangutannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Sena_cantik9
hahaha,,,, Axelo emang mencurigakan
2023-01-09
0
A Creapa
kenapa Lily, keras?😆😄
2023-01-08
1