chapter 15 - Air mata dan racun

Lily, menutup pintu kamar Axelo. Mendekat pada tubuh yang tergolek lemah di atas ranjang. Menatap sejenak suaminya dengan perasaan yang ia sendiri tak tau. Ingin menyalahkan Axelo, namun ini bukan sepenuhnya salah suaminya. Dirinya yang tidak berdaya. Sudah bisa lepas dari pria-pria yang sudah melecehkan nya saja Lily sangat bersyukur.

Lily duduk di kursi samping ranjang dengan lemas. Lalu melipat kedua tangannya di atas ranjang dan membungkuk menyembunyikan wajahnya di sana. Bahu mungil dan rapuh itu bergetar perlahan, suara isakan lirih terdengar dari mulut Lily.

Lily menangis, ia tak pernah mendapatkan pelecehan seperti itu selama hidupnya tanpa bisa berbuat apa-apa.

Selama hampir satu jam Lily menangis menumpahkan semua kesedihan nya. Sampai ia merasa puas, Lily menatap sendu wajah suaminya yang setia terlelap itu.

Lalu Lily beranjak dan melepas jas milik Raize. Berjalan memasuki kamar mandi. Selama lebih dari dua jam Lily di kamar mandi. Dan keluar dari sana dengan bathrobe dan mengeringkan rambutnya dengan handuk.

Lily terkejut Raize sudah berada di dalam kamar tak jauh dari ranjang suaminya yang terbaring. Pria tampan itu tersenyum padanya. Itu sedikit membuat Lily canggung. Pria berwajah dingin dan kaku itu tiba-tiba saja melempar senyum padanya. Itu membuat Lily bergidik.

"A-apa yang terjadi?" Tanya Lily, mendekat dengan perasaan tak enak.

"Tidak ada nona. Saya hanya mengambil jas saya."

"Kenapa cara bicaranya jadi menakutkan seperti ini?" Gumam Lily dalam hati merasa aneh.

Setelah Raize pamit, Lily mengganti pakaiannya. Lalu kembali menemani Axelo dan tidur cukup nyenyak malam itu. Entah, dia juga tak tau kenapa? Tiba-tiba merasa sangat ngantuk setelah makan malam bersama dan berbaring di sisi suaminya.

Malam itu, Lily bermimpi, seorang pria yang ia tak tau siapa. Menyentuh wajahnya, lalu menyentuh beberapa gores luka di tubuhnya karena ia menggosok sangat kuat. Saat membersihkan diri di kamar mandi hingga lebih dari dua jam.

"Apa ini sakit?" Tanya pria itu. Lily mencoba menatap wajah pria itu, namun tak bisa, seperti terhalang sesuatu hingga hanya nampak samar saja.

Lily tak menjawab, lidahnya serasa kelu. Pria itu terus menyentuh semua bagian tubuh nya yang terlihat tergores. Lantas pria itu mencium satu persatu bekas goresan itu.

"Jangan bersedih, aku akan membalasnya untukmu."

//////

Keesokan harinya, Lily sudah merasa lebih baik walau merasa aneh dengan mimpinya semalam. Tapi ia tak ambil pusing.

Pagi itu setelah sarapan, Lily di panggil oleh Camelia. Lalu kembali ke kamar Axelo dengan membawa sebuah botol dalam genggaman nya. Lily melirik suaminya. Lalu menghela nafasnya berat.

________

"Aneh sekali, paman dan bibimu memintaku mencampurkan ini ke dalam makan atau minuman. Mereka bilang ini adalah obat yang biasa kamu konsumsi. Benarkah itu suamiku?" Gumam Lily sembari menggoyangkan botol kecil di depan wajah suaminya yang tentu saja tak bisa menjawab semua pertanyaannya.

"Kenapa bukan dokter Yu yang memberikannya? Ini obat atau racun?" Gumam Lily lagi. Merasa aneh karena dokter pribadi Axelo, Yu bahkan tidak memberikan obat,, hanya suntikan yang kadang tidak ia lihat menusuk dalam kulit suaminya.

"Hemmm.... Jika ini racun, dan sesuatu terjadi padamu... Maka orang pertama yang jadi tersangka adalah aku. Tapi, jika ini benar adalah obat... Maka, itu berarti aku sudah menghambat kesembuhan mu..." Lily bergumam lagi, otaknya menimbang-nimbang mana yang lebih menguntungkan dan merugikan dirinya. Terlebih dia sudah mendapatkan ancaman dari Camelia agar menjadi gadis yang penurut.

Terpopuler

Comments

Sena_cantik9

Sena_cantik9

heemmm.... sepertinya ada sesuatu.

2023-01-09

0

lihat semua
Episodes
1 Chap 1 - Rencana Lukas
2 Chap 2 - Lily pulang
3 Chap 3 - Penolakan
4 Chap 4 - Pertengkaran
5 Chap 5 - Menagih
6 Chap 6 - Menyetujui
7 Chap 7 - Bagian keluarga
8 Chapter 8 - tugas pertama
9 chapter 9 - Tak tertindas
10 Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11 Chapter 11 - Ternyata....
12 Chapter 12 - Musuh Lain
13 Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14 Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15 chapter 15 - Air mata dan racun
16 chapter 16 - Ancaman lagi
17 Chap 17 - Bukti
18 Chap 18 - Merasa bersalah
19 Chap 19 - Mimpi yang indah
20 Chapter 20 - Reaksi Axelo
21 Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22 Chapter 22 - Apa aku gila?
23 chapter 23 - Russel
24 Chapter 24 - Perjuangan Lily
25 Chapter 25 - Sadar?
26 chapter 26 - Maafkan aku
27 Chapter 27 - Flash back
28 Chapter 28 - Masih flash back
29 Chapter 29 - POV Axelo
30 Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31 Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32 Chapter 32 - Pulau pengasingan
33 Chapter 33 - Mengambil tindakan
34 chapter 34 - menguak bukti
35 Chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Chap 1 - Rencana Lukas
2
Chap 2 - Lily pulang
3
Chap 3 - Penolakan
4
Chap 4 - Pertengkaran
5
Chap 5 - Menagih
6
Chap 6 - Menyetujui
7
Chap 7 - Bagian keluarga
8
Chapter 8 - tugas pertama
9
chapter 9 - Tak tertindas
10
Chapter 10 - Malukis Wajah Axelo
11
Chapter 11 - Ternyata....
12
Chapter 12 - Musuh Lain
13
Chapter 13 - Mengukur sepanjang apa
14
Chapter 14 - mendapatkan pelecehan
15
chapter 15 - Air mata dan racun
16
chapter 16 - Ancaman lagi
17
Chap 17 - Bukti
18
Chap 18 - Merasa bersalah
19
Chap 19 - Mimpi yang indah
20
Chapter 20 - Reaksi Axelo
21
Chapter 21 - Terapi untuk Axelo
22
Chapter 22 - Apa aku gila?
23
chapter 23 - Russel
24
Chapter 24 - Perjuangan Lily
25
Chapter 25 - Sadar?
26
chapter 26 - Maafkan aku
27
Chapter 27 - Flash back
28
Chapter 28 - Masih flash back
29
Chapter 29 - POV Axelo
30
Chapter 30 - Kemarahan Axelo
31
Chapter 31 - Keputusan Tuan Douglas
32
Chapter 32 - Pulau pengasingan
33
Chapter 33 - Mengambil tindakan
34
chapter 34 - menguak bukti
35
Chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!