Dimana Soal Math Aku?

Pagi harinya, Nachya mulai mengerjapkan matanya saat alarm di ponselnya terus berdering. Tangannya pun mulai bergerak mencari dimana ponselnya saat ini dengan mata yang masih terpejam.

Setelah mematikan alamnya, Nachya pun mulai mengulet dan meregangkan otot tubuhnya sambil duduk bersandar di headboard.

Matanya pun menyapu sekeliling kamarnya yang tampak sangat rapi. mulai dari tatanan tas sekolahnya, tumpukan buku Nachya, dan bahkan meja belajar Nachya pun juga rapi.

Seketika ingatan Nachya kembali jika semalam ia sedang mengerjakan soal dari Boy.

"Loh, kok aku bisa tidur di sini sih?" gumam Nachya sambil menyibakkan selimutnya.

Nachya pun langsung turun dari tempat tidur dan mencari soal math yang semalam sudah selesai ia kerjakan.

"Kemana ya soal math dari Boy semalem?" gumam Nachya sambil mengingat-ingat. "Perasaan semalem ada di sini deh!"

Nachya terus saja mencari kertas soal dari Boy di setiap selipkan bukunya dan juga laci meja belajarnya.

☘️☘️☘️

Semalam tanpa Nachya sadari, Boy masuk ke kamar Nachya dari pintu balkon kamar Nachya dan memindahkan Nachya pelan-pelan ke atas ranjang.

Kemudian Boy pun langsung menyelimuti Nachya yang sudah terbuai dalam mimpinya. Boy sadar diri tidak ingin memandangi Nachya terlalu lama.

Ia takut justru tidak sanggup menahan hasr4t nya yang selama ini ia pendam setiap di dekat Nachya.

"Ck, cantik-cantik kok kamarnya kayak kapal pecah!" gumam Boy mengamati sekeliling kamar Nachya.

Ia pun beranjak untuk membereskan beberapa barang Nachya yang tidak pada tempatnya. Namun, saat Boy sampai di meja belajar Nachya. Ia sedikit terkejut saat melihat 30 soal yang ia berikan kepada Nachya ternyata sudah hampir selesai.

"Diam-diam Nachya jago juga ya ngerjain soal math ini!" gumam Boy sambil meneliti hasil pekerjaan Nachya yang nyaris sempurna.

"Padahal ini soal sulit loh yang sengaja aku kasih ke dia!"

Boy terus saja mengecek satu persatu pekerjaan Nachya kali ini sambil terus berdecak kagum. Dari 30 soal yang Boy beri, hanya 3 soal saja yang belum sempat Nachya kerjakan.

"Jika Nachya secerdas ini, buat apa dia les dengan bang Adit?" gumam Boy pelan.

Tiba-tiba ponsel Nachya pun bergetar dan tampak ada pesan masuk dari guru barunya. Karena dipenuhi dengan rasa penasaran, Boy pun meraih ponsel Nachya untuk membuka pesan dari abang tirinya itu.

"Ck, pake pasword lagi!" gerutu Boy yang langsung mendekat ke tepi ranjang Nachya dan meraih telunjuk Nachya untuk membuka pasword ponselnya dengan sidik jari.

Setelah ponsel Nachya terbuka cepat-cepat Boy membuka pesan dari Pak Adit.

✉️ Pak Adit Math

Nachya, ini jawaban nomor 27 - 30 yaa. Habis mengerjakan soal, jangan lupa langsung istirahat. Have your Nice dream.

Setelah membaca chat dari abang tiri nya barusan, Boy langsung menghela nafasnya panjang. Dengan geram tangannya pun langsung menscroll isi chat antara Nachya dengan guru barunya itu.

✉️ Nachya

Malam Pak Adit... Boleh ganggu sebentar gak?

✉️ Pak Adit Math

Lama juga boleh 😊 Ada apa Nachya?

✉️ Nachya

Saya lagi kesusahan mengerjakan soal math, apa bapak bisa bantu untuk belajar saya malam ini? Cuma 30 soal kok pak 🥺

✉️ Pak Adit Math

Dengan senang hati Nachya 😍 Kirim saja soalnya kemari

"Oooh, jadi ini yang bikin Nachya cepet banget nyelesaikan soal math dari aku!"

"Pinter banget yaa nih anak cari jalan menuju ke Roma!"

"Pake chat sama gurunya lagi!"

Boy terus saja menggerutu di depan Nachya yang sedang tertidur pulas. Akhirnya dengan kesal Boy membawa kembali soal math yang tadi diberikan kepada Nachya dan berniat untuk mengganti yang baru.

☘️☘️☘️

"Dimana yaa? Kok gak ada sih?"

"Apa mungkin tadi pagi udah di beresin sama Bik Surti ya?" gumam Nachya yang langsung keluar kamarnya dan mencari keberadaan Bik Surti.

"Bik Suuuuuur!" panggil Nachya dengan nada khasnya.

Bik Surt yang sedang di pantry pun langsung datang memenuhi panggilan Nachya.

"Iya cantik, ada apa?" tanya Bik Surti.

"Tapi sempat beresin kamar Nachya gak bik?" tanya Nachya dan Bik Surti langsung menggelengkan kepalanya.

"Gak Non. Saya belum masuk ke kamar Non Nachya!"

"Tapi kamar aku udah rapi loh bik. Trus siapa dong yang ngerapihin kamar aku?" tanya Nachya dan kali ini Bik Surti hanya mengedikkan bahunya.

"Bagus dong Non, kalo udah rapi!" balas Bik Surti.

"Bukan itu masalahnya bik, Nachya jadi kehilangan lembar soal matematika Nachya nih!" gerutu Nachya. Tiba-tiba dari arah belakang Nachya terdengar suara Boy.

"Kamu nyari ini?!" tanya Boy sambil mengipas-ngipaskan soal math yang kini ada di tangannya.

"Nah iya! Itu dia!" pekik Nachya yang langsung berbalik dan mendekati Boy untuk merebut soal miliknya yang 3 soal lagi selesai.

Sedangkan Bik Surti pun langsung kembali ke pantry.

"Sini Boy kertasnya biar aku seleaikan dulu!" pinta Nachya.

Bukannya diserahkan kepada Nachya, Boy justru merobeknya tepat di depan mata Nachya.

"Jawaban yang ada di soal ini gak aku terima!" tukas Boy membuat Nachya sedikit terhenyak.

"Why?!" tanya Nachya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

"Kamu gak ngehargain usaha aku, Boy!"

"Usaha kamu yang mana?" tanya Boy sambil mendekat ke arah Nachya.

"Usaha kamu chat Pak Adit dan minta tolong sama guru baru kamu itu buat ngerjain 30 soal dari aku?" tanya Boy dengan berbisik di telinga Nachya.

"Itu yang kamu bilang usaha?" tanya Boy lagi sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

Deg!

Wajah Nachya langsung berubah pias.

'Duh, kok Boy bisa tauk sih kalo aku minta tolong sama Pak Adit?' gerutu Nachya dalam hati.

'Apa jangan-jangan Pak Adit cerita ya sama dia?!'

"Ck, namanya juga usaha. Usaha yang kayak gini tuh bagus tauk Boy. Selain otak aku gak keriting, aku juga tetep ngerti kan cara ngerjainnya!" kilah Nachya membela diri.

Ctak!

Boy langsung menyentil kening Nachya.

"Udah salah, masih ngebela diri ya! Siapa yang ngajarin kamu kayak gini, hah?!"

"Aku laporin ke mama sama papa nih!" ancam Boy yang langsung berbalik dan menuju ke pintu kamar papa mamanya.

"Jangan Boy! Jangan laporin ke papa sama mama!" Nachya langsung menarik tangan Boy dengan kencang.

"Iya iya. Aku ngaku salah dan gak diulangi lagi deh!" ucap Nachya sambil mengedip-ngedipkan matanya ke arah Boy.

Sikap mengemaskan Nachya kali ini membuat Boy menelan ludahnya kasar. Cepat-cepat Boy melepaskan tangan Nachya yang mencengkeram lengannya dan langsung menuju ke pintu kamarnya.

"Buruan mandi, hari ini aku harus ke kampus untuk tes kesehatan!" titah Boy sambil menjauh dari Nachya.

Sesampainya di dalam kamar, Boy langsung mengusap wajahnya kasar.

"Huuuh!" Boy membuang nafasnya kasar.

"Makin hari makin susah buat ngelupain perasaan cinta ini ke kamu, Nach!"

"Ck, Aku bener-bener dilema!"

"Aku gak mau bikin papa sama mama kecewa sama aku!"

☘️☘️☘️

Terpopuler

Comments

Rice Btamban

Rice Btamban

semangat

2023-01-18

1

☠༄༅⃟𝐐🧡 𝐌ɪ𝐌ɪᵇᵒʳⁿᵉᵒ㋛ᵗⓂ

☠༄༅⃟𝐐🧡 𝐌ɪ𝐌ɪᵇᵒʳⁿᵉᵒ㋛ᵗⓂ

jiahahaa 🤣🤣🤣
ketahuan curang mu Nach wkwk
NACKAL ya kamu.. minta di tipok sama Boy apah 🙄🙄🤭🤭🤭
hahaha ngakak deh gw 😅😝😝😝

2023-01-13

1

Dea

Dea

pantesan aja cepet bnget ngrjain soal nya..
ternyata oh ternyata...

2023-01-06

1

lihat semua
Episodes
1 Meet Again
2 Dag Dig Dug
3 Kenyataan Manis
4 Bukan Perasaan Terlarang
5 Perasaan Aneh Nachya
6 Healing Malam
7 Tertolak
8 Guru Baru Nachya
9 Diantar siapa?
10 Rivalnya Boy
11 Dilema Berat
12 Nachya Menggemaskan
13 Dugaan Ruby
14 Penasaran kan?
15 10 Soal Pertama
16 Cerita Nachya
17 Penjelasan Mama Ecca
18 Tetangga Baru
19 Dimana Soal Math Aku?
20 Percakapan di Mobil
21 Tawaran Pak Adit
22 Dering Ponsel
23 Makan Siang
24 Terlambat Jemput
25 Dilema Boy
26 Do Homework
27 Nah, Ketemu!
28 Tip Pertama Boy
29 Aku Cemburu
30 First Kiss??!
31 Les Math
32 Kenapa bukan kamu sih
33 Mengidolakan Pak Adit
34 Belum Final
35 Pagi di Rumah Nachya
36 Maaf Ya
37 Pernyataan Perasaan
38 Ditembak
39 Pindah Sekolah?
40 Kalang Kabut
41 Pagi Menyebalkan
42 Waduh!
43 Terngiang - ngiang
44 Surprise
45 Cinta Monyet
46 Tertimpa Durian
47 Plot Cepat
48 Iklaaan
49 The Day
50 Bad or Good News?
51 Shock!
52 Ketahuan kan?!
53 Sama-sama Lapar
54 Not Agree
55 Kamu, bukan Anak Papa!
56 Kita Putus, Boy!
57 Jangan Kalah Mesra!
58 Ternyata...
59 Salah Kaprah
60 Adit Kritis
61 Melepas Diri
62 Kencan Pertama
63 Menikmati Sun Set
64 Kecelakaan
65 Gubraaak!
66 Lamaran
67 Monica Menyerah
68 Otewe Kencan
69 Kencan Romantis
70 Kelulusan
71 Tantangan
72 Perpisahan (Go to London)
73 Welcome London
74 Tantangan Baru
75 Kado dari Boy
76 Dean Mulai Tertarik
77 Keputusan Dean
78 Rencana Baru
79 Dua Minggu Kemudian
80 Penemuan Baru Nachya
81 Tersulut Emosi
82 Sisi Lain Nachya
83 Akung Keras Kepala
84 Nachya VS Akung Mario
85 Boy Arrived
86 Bertemu dalam Diam
87 Ketahuan Bo-ong
88 Epping Forest
89 Yonna Is Nachya
90 Pertolongan Pertama
91 Boy Pamit
92 Kedatangan Papa Belva dan Mama Ecca
93 Terbongkar
94 Kemarahan semuanya
95 Boy Meet Nachya
96 Ini Serius?
97 Pulang dari RS
98 Menuju Hari H
99 The Day
100 In room with you
101 You're Mine
102 Ke Rumah Sakit
103 Minuman Racikan Uti
104 Efek Racikan Uti
105 Penawaran Boy
106 Tugas Nachya
107 Nakal ya
108 Tidak tega
109 Jelous
110 Perhatian Boy
111 Istri Sempurna
112 Bayar Hutang
113 Once again
114 Pencapaian Nachya
115 Menuju ke London
116 Kedatangan Boy
117 Pentas Budaya
118 Perpisahan dan Perjumpaan
119 Meluahkan Rindu
120 The End
Episodes

Updated 120 Episodes

1
Meet Again
2
Dag Dig Dug
3
Kenyataan Manis
4
Bukan Perasaan Terlarang
5
Perasaan Aneh Nachya
6
Healing Malam
7
Tertolak
8
Guru Baru Nachya
9
Diantar siapa?
10
Rivalnya Boy
11
Dilema Berat
12
Nachya Menggemaskan
13
Dugaan Ruby
14
Penasaran kan?
15
10 Soal Pertama
16
Cerita Nachya
17
Penjelasan Mama Ecca
18
Tetangga Baru
19
Dimana Soal Math Aku?
20
Percakapan di Mobil
21
Tawaran Pak Adit
22
Dering Ponsel
23
Makan Siang
24
Terlambat Jemput
25
Dilema Boy
26
Do Homework
27
Nah, Ketemu!
28
Tip Pertama Boy
29
Aku Cemburu
30
First Kiss??!
31
Les Math
32
Kenapa bukan kamu sih
33
Mengidolakan Pak Adit
34
Belum Final
35
Pagi di Rumah Nachya
36
Maaf Ya
37
Pernyataan Perasaan
38
Ditembak
39
Pindah Sekolah?
40
Kalang Kabut
41
Pagi Menyebalkan
42
Waduh!
43
Terngiang - ngiang
44
Surprise
45
Cinta Monyet
46
Tertimpa Durian
47
Plot Cepat
48
Iklaaan
49
The Day
50
Bad or Good News?
51
Shock!
52
Ketahuan kan?!
53
Sama-sama Lapar
54
Not Agree
55
Kamu, bukan Anak Papa!
56
Kita Putus, Boy!
57
Jangan Kalah Mesra!
58
Ternyata...
59
Salah Kaprah
60
Adit Kritis
61
Melepas Diri
62
Kencan Pertama
63
Menikmati Sun Set
64
Kecelakaan
65
Gubraaak!
66
Lamaran
67
Monica Menyerah
68
Otewe Kencan
69
Kencan Romantis
70
Kelulusan
71
Tantangan
72
Perpisahan (Go to London)
73
Welcome London
74
Tantangan Baru
75
Kado dari Boy
76
Dean Mulai Tertarik
77
Keputusan Dean
78
Rencana Baru
79
Dua Minggu Kemudian
80
Penemuan Baru Nachya
81
Tersulut Emosi
82
Sisi Lain Nachya
83
Akung Keras Kepala
84
Nachya VS Akung Mario
85
Boy Arrived
86
Bertemu dalam Diam
87
Ketahuan Bo-ong
88
Epping Forest
89
Yonna Is Nachya
90
Pertolongan Pertama
91
Boy Pamit
92
Kedatangan Papa Belva dan Mama Ecca
93
Terbongkar
94
Kemarahan semuanya
95
Boy Meet Nachya
96
Ini Serius?
97
Pulang dari RS
98
Menuju Hari H
99
The Day
100
In room with you
101
You're Mine
102
Ke Rumah Sakit
103
Minuman Racikan Uti
104
Efek Racikan Uti
105
Penawaran Boy
106
Tugas Nachya
107
Nakal ya
108
Tidak tega
109
Jelous
110
Perhatian Boy
111
Istri Sempurna
112
Bayar Hutang
113
Once again
114
Pencapaian Nachya
115
Menuju ke London
116
Kedatangan Boy
117
Pentas Budaya
118
Perpisahan dan Perjumpaan
119
Meluahkan Rindu
120
The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!