“Tapi janji dengan mama, jangan pernah mengubah sikap kamu setelah mengetahui kebenaran ini!” pinta Mama Ecca sambil mengarahkan kelingkingnya ke arah Nachya.
Dengan cepat Nachya pun menautkan kelingkingnya ke kelingking mamanya. “Nachya janji!” balas Nachya dengan mantap.
“Boy...” Mama Ecca menggantung kalimatnya.
Mendengar Mama Ecca menyebutkan nama abangnya membuat jantung Nachya berdebar-debar. Bahkan nafasnya juga mulai terasa begitu sesak.
‘Ada apa dengan Boy?’
‘Kenapa mama menggantung kalimatnya?’ tanya Nachya dalam hati.
“Boy kenapa ma?” tanya Nachya yang sudah tidak sabar dengan penjelasan mamanya.
“Emm, kamu tahu siapa nama panjang Boy?” tanya Mama Ecca.
“Boy Marley Swan!” jawab Nachya.
“Kalo nama kamu?” tanya Mama Ecca lagi membuat Nachya mengerutkan dahinya.
“Ck, mama ini! Malah ngajakin main tebak-tebakan sih!” gerutu Nachya kesal mendapati mamanya tidak kunjung bercerita. “Bryonnachya Quiero.”
Nachya terdiam sejenak mendapati kejanggalan nama Boy dengan namanya.
“Kenapa nama panjang aku disematkan nama papa dan nama panjang Boy disematkan nama mama?” tanya Nachya kemudian.
“Jangan-jangan... Mama dulu pernah hamil di luar nikah ya?!” tanya Nachya.
Plak!
Tangan Mama Ecca langsung mendarat di paha Nachya.
“Enak saja kalo ngomong!” sarkas Mama Ecca kesal.
“Ya terus apa dong? Mama lama banget sih jelasinnya!” balas Nachya sambil mengusap pahanya yang sedikit memerah akibat tapokan mamanya.
“Boy... Bukan anak kandung papa dan mama.”
Deg!
Nafas Nachya seperti berhenti sesaat mendengar ucapan mamanya barusan.
“Terus anak siapa?” tanya Nachya dengan perasaan yang sangat berkecamuk.
“Mama akan cerita secara detail, asalkan Nachya berjanji tidak pernah mengungkit hal ini di depan Boy!” pinta Mama dan Nachya langsung mengangguk setuju.
“Boy adalah anak Bude Nuna sama bosnya saat bekerja di hotel dulu, namanya Hendy Carlson.”
Nachya langsung membeliakkan matanya dan menelan ludahnya kasar. Satu kalimat dari mamanya membuatnya langsung paham tentang kaitan antara guru barunya yang bernama Aditya Carlson dengan Boy.
“Jadi Boy adik satu papa sama Pak Adit?” tanya Nachya dan mama Ecca langsung tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
“Sejak Boy lahir, Mama dan Papa lah yang mengurusnya sampai sekarang. Meski kami sangat menyayangi Boy, tapi nama papa tidak bisa disematkan dalam nama Boy. Jadi Boy pakai nama mama.” Jelas Mama Ecca.
Nachya hanya menganggukkan kepalanya sambil terus mendengarkan cerita mamanya tentang tujuan kedatangan Pak Adit. Sedangkan Nachya hanya bergumam dalam hati.
‘Jadi, Boy bukan abang kandung aku dong!’ sorak Nachya dalam hati.
‘Tunggu, tapi dia kan anak bude Nuna. Terus bude Nuna itu kakaknya mama!’ batin Nachya lagi yang terus saja memetakan asal usul Boy.
“Yaaah, sama saja dong Ma!” pekik Nachya dengan kencang.
“Apanya yang sama, Nach?” tanya Mama Ecca yang tidak paham dengan arah pembicaraan Nachya.
“Sama saja dong, Boy itu abang sepupu aku!”
“Ck, gak asyik banget sih!” gerutu Nachya kesal.
Nachya menghela nafasnya panjang, ‘Aku pikir bisa bebas mencintai Boy setelah tahu kalo dia bukan saudara kandung aku. Ternyata masih sepupuan.’
“Apanya yang gak asyik sih Nach?” tanya Mama Ecca.
“Inget loh pesan mama! Jangan pernah berubah bersikap dengan Boy meski dia bukan abang kandung kamu!” jelas Mama Ecca yang hanya diangguki kepala oleh Nachya.
“Berarti masih boleh saling deket kan kayak biasanya?!”
Lagi-lagi Mama Ecca harus kembali menghela nafasnya panjang.
“Maksud mama bersikap sewajarnya aja. Dan jangan terlalu dekat sampe kayak tadi di atas ranjang!”
“Aduh! Mama itu sampe shock banget liat kalian berdua!”
“Ngapain pakai shock, Mamaaa! Boy kan abang sepupu aku. Jadi mau tidur bareng juga boleh kan?!” balas Nachya membuat kesabaran Mama Ecca kini hampir habis berbicara kepada putrinya.
“GAK BOLEH!” jawab Mama Ecca dengan tegas.
“WHY?!” balas Nachya yang tak kalah tegas dari mamanya.
“Gini Nachya, kalian berdua bukan muhrim! Jadi tidak boleh lagi sedekat seperti tadi. Apalagi kalian sudah sama-sama beranjak dewasa. Dan itu sangat berbahaya!” jelas Mama Ecca.
“Bukan muhrim?” tanya Nachya dan Mama Ecca menganggukkan kepalanya.
“Berarti antara aku dan Boy boleh nikah, gituh maksudnya?” tanya Nachya lagi membuat Mama Ecca lagi-lagi menganggukkan kepalanya.
“Bisa dibilang seperti itu!” balas Mama Ecca.
“Wooow!” Mata Nachya langsung berbinar.
“Bisa mama jelasin gak kenapa aku dan Boy boleh nikah, padahal kita kan sepupuan?” tanya Nachya yang semakin terus mendesak mamanya bercerita banyak hal.
“Karena bude Nuna bukan anak kandung Akung Mario dan Uti Aleya!” jelas Mama Ecca.
Deg!
Kali ini perasaan Nachya langsung campur aduk tidak karuan. Di sisi lain hatinya bersorak gembira, namun di sisi lain ia merasa jika Boy pasti sangat terpuruk dengan semua kenyataan ini.
“Maa...” panggil Nachya dengan suaranya yang tercekat.
“Nachya janji akan berbuat baik dengan Boy dan tidak akan pernah mengungkit semua ini!” ucap Nachya dengan suara yang begitu pelan.
“Terima kasih sayang.” Mama Ecca langsung memeluk putri semata wayangnya dengan erat.
“Mama yakin Nachya pasti akan jadi anak yang bijaksana dalam menghadapi kenyataan ini!”
“Mulai sekarang, ceritakan apa pun masalah Nachya dengan mama. Jangan asal tebak-tebak lagi ya!” titah Mama Ecca yang langsung diangguki oleh Nachya.
“Yaudah, sekarang Nachya mandi dulu gih. Udah sore nih!”
Nachya pun melepas pelukan mamanya dan siap untuk kembali ke kamarnya sendiri.
Tapi saat keluar dari kamarnya, ia tanpa sengaja berpapasan dengan Boy yang diam saja sambil melewatinya. Meski mata mereka saling beradu pandang, Boy sama sekali tidak menyapa Nachya sedikit pun.
‘Mama pasti udah semuanya tentang aku sama Nachya!’ gumam Boy yang langsung merasa sangat minder.
‘Kira-kira Nachya bakal gimana ya sama aku setelah ini?’ tanya Boy dalam hati.
Sedangkan Nachya yang melihat Boy diam saja saat melewatinya juga hanya mampu bergumam dalam hati.
‘Ck, meski sekarang kebenaran sudah terungkap dan aku sudah bebas mencintai Boy tanpa ada rasa bersalah, tetap aja bo-ong. Toh aku yakin Boy telah memiliki wanita spesial selain aku!’
‘Hmm, apa aku yang harus berjuang untuk mendapatkan Boy?’
💕💕💕
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 120 Episodes
Comments
Ita rahmawati
thor walaupun mereka emang sepupu juga masih boleh nikah loh,soalnya bkan mukhrim juga 🤗🤗
2023-12-03
0
Rice Btamban
Nach berjuang mendapatkan Boy nya😁
2023-01-18
0
☠༄༅⃟𝐐🧡 𝐌ɪ𝐌ɪᵇᵒʳⁿᵉᵒ㋛ᵗⓂ
yang penting nomor satu, ya senang dong, wkwk 🤣🤣🤣🤭
2023-01-13
1