Cerita Nachya

Boy yang sudah tiba di ruangan kerja mamanya lebih dulu langsung duduk di sofa tepat di hadapan mamanya. Sedangkan Nachya meski belum sampai, hentakan kakinya terdengar begitu jelas sedang menuju ke ruangan mamanya.

“Boy, Mama harus kasih tahu Nachya secepatnya tentang kamu!” ucap Mama Ecca dan Boy terdiam sejenak.

“Tapi Ma...” suara Boy tercekat saat Nachya sudah masuk ke dalam ruang kerja mamanya.

Mama Ecca memandang ke arah Boy yang tampak belum siap jika status sesungguhnya dibuka secara terang-terangan di depan Nachya.

“Ma, Nachya mau protes sama Mama!” ucap Nachya yang baru saja datang sambil memandang sinis ke arah Boy.

“Kalo mama larang Nachya pacaran, berarti Boy juga harus dilarang untuk pacaran!”

“Boy juga kan baru mau mulai kuliah di jurusan hukum, dia masih harus hafalin pasal yang banyaknya minta ampun. Jadi aturan yang berlaku untuk Nachya, berlaku juga buat Boy!” lanjut Nachya lagi yang entah kenapa ia sangat tidak suka mendengar Boy diam-diam memiliki perempuan spesial di hatinya.

Mama Ecca melambaikan tangannya dan meminta Nachya untuk duduk terlebih dahulu.

“Coba Nachya duduk dulu, bicara baik-baik sama Mama!”

Nachya pun langsung duduk di samping mamanya dengan tatapan sinisnya ke arah Boy.

“Jelasin dulu sama mama, apa yang sudah kalian lakukan tadi di kamar!” pinta Mama Ecca memandang ke arah Nachya dan Boy secara bergantian.

“Mau Boy atau Nachya yang jelasin ke Mama?!”

Boy dan Nachya saling melemparkan pandang untuk menentukan siapa yang akan menjelaskan kepada Mama Ecca. Boy membeliakkan matanya ke arah Nachya untuk meminta Nachya yang menjelaskan kepada mamanya. Dengan bibir manyun Nachya pun mengalah untuk menjelaskan kepada mamanya.

“Biar Nachya yang jelasih deh Ma!” tukas Nachya sambil memutar bola matanya malas.

“Oke, Nachya kamu bisa jelasin sama Mama di kamar.”

“Dan kamu Boy, mama minta tolong sama kamu bantu papa beresin berkas klien di sini ya!” pinta Mama Ecca yang langsung menggandeng tangan Nachya masuk ke dalam kamarnya.

...💕💕💕...

Sesampainya di kamar mamanya, Nachya langsung duduk di sofa berhadapan dengan Mama Ecca. Nachya pun langsung menceritakan apa saja yang ia lakukan di kamar Boy secara detail. Mulai dari Nachya yang mengerjakan soal dari Boy, menemukan foto kecil mereka, sampai saat Boy tidak memperbolehkan Nachya melihat ponselnya.

Tidak hanya itu, Nachya juga menceritakan alasan kenapa ia mau mengerjakan 100 soal math yang diberikan oleh Boy.

“Nachya, ponsel itu memang privasi seseorang yang tidak boleh kamu ganggu!” jelas Mama Ecca yang kali ini tidak berpihak dengan putrinya sendiri.

“Boy memang tidak ingin aku tahu tentang privasinya, karena dalam ponselnya ada foto perempuan yang menurut Boy sangat spesial!” balas Nachya dengan kesal.

“Tapi Ma, ini gak adil sama sekali buat Nachya!” protes Nachya.

“Kalo Boy boleh punya perempuan spesial, Nachya juga boleh dong punya laki-laki spesial untuk Nachya!”

Mama Ecca pun hanya tersenyum melihat sikap putrinya yang memang sangat blak-blakan, perlahan tangan Mama Ecca mengusap kepala Nachya.

“Memangnya Nachya sudah ada lelaki spesial di hati kamu, sayang?!” tanya Mama Ecca dengan sangat lembut.

‘Lelaki spesial?’

‘Duh, siapa ya lelaki spesial aku?’ tanya Nachya dalam hati.

‘Masa’ iya sih aku jawab Boy sama Papa Belva! Yang ada nanti Mama ketawa lagi!’

Nachya pun menggelengkan kepalanya, “Belum ada sih Ma!” jawab Nachya.

“Ya sudah, nanti kalo memang Nachya ada laki-laki yang kamu taksir, cerita ya sama mama!” pinta Mama Ecca.

“Mama gak akan marah?” tanya Nachya dengan mata yang berbinar.

“Ya gak dong sayang. Kalau memang ada cowok yang Nachya taksir, nanti biar mama yang arahkan bagaimana baiknya!” balas Mama Ecca sambil mengusap kepala Nachya.

“Thanks Ma, I love you so much!” ucap Nachya sambil memeluk mamanya.

Mama Ecca pun balik memeluk Nachya dengan erat.

“Oh iya sayang, memangnya kenapa sih Nachya penasaran sama apa yang dibicarakan Boy sama Pak Adit?” tanya Mama Ecca kemudian.

Nachya langsung melepaskan pelukan mamanya dan menatap mamanya secara intens.

“Kata Ruby, guru baru Nachya itu suka sama Nachya. Padahal Nachya gak ngerasa gituh lo Ma.”

“Terus... Nachya cerita sama Ruby. Kalo waktu di rumah, Pak Adit ngobrol sama Papa dan mereka berdua itu kelihatan deket banget. Sampe mama aja ngajakin Pak Adit makan bareng sama kita.”

“Eh, kata Ruby Pak Adit lagi pendekatan sama papa mama buat ngelamar Nachya jadi istrinya Pak Adit.”

“Nachya kan gak mau nikah muda, Ma. Apalagi tadi pagi Boy masuk ke ruangan Pak Adit dan mereka ngobrol lama banget.”

“Yang Nachya takutkan, Pak Adit sekarang pendekatan sama Boy biar nanti Nachya mau nikah muda.”

“Nachya kan jadi horor, Mama! Makanya Nachya terus terusan tanya sama Boy, sebenarnya apa yang lagi mereka bicarakan.”

Penjelasan Nachya kali ini membuat Mama Ecca langsung tepuk jidat. Ia sama sekali gak menyangka jika putrinya percaya begitu saja dengan omongan Ruby yang benar-benar out of the box.

“Nachya sayaang...” Mama Ecca menghela nafasnya panjang.

“Dugaan Ruby itu salah besar!” jelas Mama Ecca.

“Serius Ma?! Berarti Pak Adit gak mau ngelamar Nachya kan?” tanya Nachya riang dan Mama Ecca langsung menggelengkan kepala.

“Gak dong! Kamu ini mikirnya jauh banget sih!” balas Mama Ecca geli.

Mama Ecca menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.

“Oke, kali ini mama akan cerita sama Nachya dan menjawab semua rasa penasaran kamu.”

“Tapi mama harap kamu tidak ceroboh dan bertindak gegabah. Bagaimana? Bisa kan?”

Pertanyaan Mama Ecca langsung dijawab dengan anggukan kepala Nachya. “Bisa, Ma!” jawab Nachya antusias.

💕💕💕

Terpopuler

Comments

Rice Btamban

Rice Btamban

semangat

2023-01-18

0

☠༄༅⃟𝐐🧡 𝐌ɪ𝐌ɪᵇᵒʳⁿᵉᵒ㋛ᵗⓂ

☠༄༅⃟𝐐🧡 𝐌ɪ𝐌ɪᵇᵒʳⁿᵉᵒ㋛ᵗⓂ

Nachya kebangetan polos nya.. apa yang dibilang oleh Ruby dipercaya begitu saja..

2023-01-13

1

AdindaRa

AdindaRa

Gemesin banget yaaa,🤣🤣😅😂

2023-01-04

0

lihat semua
Episodes
1 Meet Again
2 Dag Dig Dug
3 Kenyataan Manis
4 Bukan Perasaan Terlarang
5 Perasaan Aneh Nachya
6 Healing Malam
7 Tertolak
8 Guru Baru Nachya
9 Diantar siapa?
10 Rivalnya Boy
11 Dilema Berat
12 Nachya Menggemaskan
13 Dugaan Ruby
14 Penasaran kan?
15 10 Soal Pertama
16 Cerita Nachya
17 Penjelasan Mama Ecca
18 Tetangga Baru
19 Dimana Soal Math Aku?
20 Percakapan di Mobil
21 Tawaran Pak Adit
22 Dering Ponsel
23 Makan Siang
24 Terlambat Jemput
25 Dilema Boy
26 Do Homework
27 Nah, Ketemu!
28 Tip Pertama Boy
29 Aku Cemburu
30 First Kiss??!
31 Les Math
32 Kenapa bukan kamu sih
33 Mengidolakan Pak Adit
34 Belum Final
35 Pagi di Rumah Nachya
36 Maaf Ya
37 Pernyataan Perasaan
38 Ditembak
39 Pindah Sekolah?
40 Kalang Kabut
41 Pagi Menyebalkan
42 Waduh!
43 Terngiang - ngiang
44 Surprise
45 Cinta Monyet
46 Tertimpa Durian
47 Plot Cepat
48 Iklaaan
49 The Day
50 Bad or Good News?
51 Shock!
52 Ketahuan kan?!
53 Sama-sama Lapar
54 Not Agree
55 Kamu, bukan Anak Papa!
56 Kita Putus, Boy!
57 Jangan Kalah Mesra!
58 Ternyata...
59 Salah Kaprah
60 Adit Kritis
61 Melepas Diri
62 Kencan Pertama
63 Menikmati Sun Set
64 Kecelakaan
65 Gubraaak!
66 Lamaran
67 Monica Menyerah
68 Otewe Kencan
69 Kencan Romantis
70 Kelulusan
71 Tantangan
72 Perpisahan (Go to London)
73 Welcome London
74 Tantangan Baru
75 Kado dari Boy
76 Dean Mulai Tertarik
77 Keputusan Dean
78 Rencana Baru
79 Dua Minggu Kemudian
80 Penemuan Baru Nachya
81 Tersulut Emosi
82 Sisi Lain Nachya
83 Akung Keras Kepala
84 Nachya VS Akung Mario
85 Boy Arrived
86 Bertemu dalam Diam
87 Ketahuan Bo-ong
88 Epping Forest
89 Yonna Is Nachya
90 Pertolongan Pertama
91 Boy Pamit
92 Kedatangan Papa Belva dan Mama Ecca
93 Terbongkar
94 Kemarahan semuanya
95 Boy Meet Nachya
96 Ini Serius?
97 Pulang dari RS
98 Menuju Hari H
99 The Day
100 In room with you
101 You're Mine
102 Ke Rumah Sakit
103 Minuman Racikan Uti
104 Efek Racikan Uti
105 Penawaran Boy
106 Tugas Nachya
107 Nakal ya
108 Tidak tega
109 Jelous
110 Perhatian Boy
111 Istri Sempurna
112 Bayar Hutang
113 Once again
114 Pencapaian Nachya
115 Menuju ke London
116 Kedatangan Boy
117 Pentas Budaya
118 Perpisahan dan Perjumpaan
119 Meluahkan Rindu
120 The End
Episodes

Updated 120 Episodes

1
Meet Again
2
Dag Dig Dug
3
Kenyataan Manis
4
Bukan Perasaan Terlarang
5
Perasaan Aneh Nachya
6
Healing Malam
7
Tertolak
8
Guru Baru Nachya
9
Diantar siapa?
10
Rivalnya Boy
11
Dilema Berat
12
Nachya Menggemaskan
13
Dugaan Ruby
14
Penasaran kan?
15
10 Soal Pertama
16
Cerita Nachya
17
Penjelasan Mama Ecca
18
Tetangga Baru
19
Dimana Soal Math Aku?
20
Percakapan di Mobil
21
Tawaran Pak Adit
22
Dering Ponsel
23
Makan Siang
24
Terlambat Jemput
25
Dilema Boy
26
Do Homework
27
Nah, Ketemu!
28
Tip Pertama Boy
29
Aku Cemburu
30
First Kiss??!
31
Les Math
32
Kenapa bukan kamu sih
33
Mengidolakan Pak Adit
34
Belum Final
35
Pagi di Rumah Nachya
36
Maaf Ya
37
Pernyataan Perasaan
38
Ditembak
39
Pindah Sekolah?
40
Kalang Kabut
41
Pagi Menyebalkan
42
Waduh!
43
Terngiang - ngiang
44
Surprise
45
Cinta Monyet
46
Tertimpa Durian
47
Plot Cepat
48
Iklaaan
49
The Day
50
Bad or Good News?
51
Shock!
52
Ketahuan kan?!
53
Sama-sama Lapar
54
Not Agree
55
Kamu, bukan Anak Papa!
56
Kita Putus, Boy!
57
Jangan Kalah Mesra!
58
Ternyata...
59
Salah Kaprah
60
Adit Kritis
61
Melepas Diri
62
Kencan Pertama
63
Menikmati Sun Set
64
Kecelakaan
65
Gubraaak!
66
Lamaran
67
Monica Menyerah
68
Otewe Kencan
69
Kencan Romantis
70
Kelulusan
71
Tantangan
72
Perpisahan (Go to London)
73
Welcome London
74
Tantangan Baru
75
Kado dari Boy
76
Dean Mulai Tertarik
77
Keputusan Dean
78
Rencana Baru
79
Dua Minggu Kemudian
80
Penemuan Baru Nachya
81
Tersulut Emosi
82
Sisi Lain Nachya
83
Akung Keras Kepala
84
Nachya VS Akung Mario
85
Boy Arrived
86
Bertemu dalam Diam
87
Ketahuan Bo-ong
88
Epping Forest
89
Yonna Is Nachya
90
Pertolongan Pertama
91
Boy Pamit
92
Kedatangan Papa Belva dan Mama Ecca
93
Terbongkar
94
Kemarahan semuanya
95
Boy Meet Nachya
96
Ini Serius?
97
Pulang dari RS
98
Menuju Hari H
99
The Day
100
In room with you
101
You're Mine
102
Ke Rumah Sakit
103
Minuman Racikan Uti
104
Efek Racikan Uti
105
Penawaran Boy
106
Tugas Nachya
107
Nakal ya
108
Tidak tega
109
Jelous
110
Perhatian Boy
111
Istri Sempurna
112
Bayar Hutang
113
Once again
114
Pencapaian Nachya
115
Menuju ke London
116
Kedatangan Boy
117
Pentas Budaya
118
Perpisahan dan Perjumpaan
119
Meluahkan Rindu
120
The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!