NAMIATROS DIS (Gadis Ras Namiatros) #2

~

Shane tiba-tiba menghilang sesaat sebelum serangan Hassy mengenainya,

“PORTROS!”

Shane muncul dihapan Hassy dan membuatnya terkejut. Dengan cepat dia melakukan serangan ke arah wajah Hassy dari jarak yang sangat dekat.

‘Dbuuuh!’

Pukulan Shane membuat Hassy berputar beberapa kali saat terpental kebelakang.

“Mengejutkan sekali!” Ucap Ryd terkejut,

“Wah wah wah…Cucu-cucumu sepertinya sangat menarik, Varadis!” Ucap Burdel Jarhogen yang memiliki gelar Legenda Sihir Keenam,

Varadis terkejut dengan ucapan Burdel dan tak sengaja melihat Aum yang kesal.

“Aa…hehehe..” Varadis merasa tidak enak kepada Aum,

“Jangan menatapku…” Ucap Aum kepada Varadis dengan wajah kesal,

“Hahaha…” Tawa Burdel melihat reaksi Aum,

Didalam arena terlihat Hassy sempat terseret ditanah akibat serangan Shane dari jarak dekat.

Selagi Ryd tengah mengucapkan kata-kata yang membuat heboh penonton, Hassy diam-diam mengaktifkan skill miliknya.

“Bahkan dengan Aero Zone aku tidak bisa menghindar dari serangannya…” Ucap Hassy didalam hatinya sambil perlahan berdiri kembali,

Dia melakukan kuda-kuda dan mulai menyerang kembali,

“AERO BLADE”

‘Fyuh!-Fyuh!-Fyuh!’

Serangan Hassy dengan cepat mengarah ke Shane,

“WIND RUNNER”

‘Syuhh!’

Hassy melesat membuntuti serangannya sendiri,

“Hassy sepertinya akan melakukan serangan yang berbeda!” Ucap Ryd dengan heboh,

‘Dbuh!-Dbuh!-Dbuh!’

Serangan Hassy terlihat mengenai Shane yang bertahan. Dengan cepat Hassy tiba-tiba berada dihadapan Shane dan mengejutkannya dengan tangan yang telah siap menyerang.

“AERO SLICE!”

‘Ssrrtt!’

Terlihat darah bercucuran ditanah. Serangan itu membuat luka yang cukup lebar ditubuh Shane.

Melihat serangannya berhasil melukai Shane, Dia kembali menyerang Shane dengan bertubi-tubi hingga banyak luka dan darah terlihat ditubuh Shane.

"Menyerahlah kau saat in juga jika tidak ingin merasakan sakit yang luar biasa!" Ucap Hassy,

“Aa…Ada apa dengan Shane? …Dia terlihat diam menerima serangan dari Hassy…” Ucap Ryd bingung dan sedikit khawatir kepada Shane,

Sampai disatu titik Hassy melompat mundur kebelakang. Dia merasa kelelahan setelah melakukan serangan yang bertubi-tubi tanpa henti. Sedangkan Shane tertunduk dan terdiam dihadapan Hassy.

Tak berselang lama,

“GUERY”

Shane melafalkan niewral miliknya dan hanya sesaat tubuhnya kembali normal. Perlahan lukanya tertutup dan tubuhnya seperti mendapatkan penyegaran ulang. Semua orang terkejut dengan yang mereka lihat lalu kembali bersorak,

“Wiuuh…Cepat sekali regenerasinya…” Ucap Zheviroth,

“Kau berhasil mengajarkan dengan baik, Namira” Lanjutya sambil menatap Namira,

Namira tersenyum menatapnya dan mengatakan,

“Aku tidak mengajarinya apapun…”

“Ohh…menarik…” Saut Zheviroth sambil memikirkan sesuatu,

“Seharusnya kamu tidak mengatakan itu kepadanya, sayang. Dia akan semakin penasaran…” Saut Varadis didalam hati,

“Biarkan otak tuanya sesekali untuk berfikir…” Jawab Namira didalam hati,

Didalam arena, terlihat Shane yang telah kembali bugar melakukan kuda-kudanya,

“Wow!...Tidak tahu bagaimana, tapi Shane terlihat pulih kembali!” Ucap Ryd bingung,

“Maafkan aku…” Ucap Shane dan mulai melafalkan niewral,

“INCELLAR AGVROS”

Niewral ini memberikan penggunanya penguatan serangan dengan memadatkan Annaroth didalam tubuh.

Hassy bersiap-siap dengan apa yang akan dilakukan Shane. Dia menyadari Annaroth milik Shane tidak terlihat dan tidak dapat dirasakan olehnya.

“Apa yang aku lakukan…Seharusnya aku tidak membiarkannya…” Ucapnya didalam hati,

“AERO BLADE!”

“Satu serangan dari Hassy mendahului!” Saut Ryd,

“Tunjukkan kepadanya Shane!” Teriak Richey dari kejauhan menyemangati Shane,

Shane menunduk dan menarik lengan kirinya kebelakang,

“PORTROS!”

Shane melakukan gerakan memukul dari bawah keatas seperti Upper Cut lalu sebuah serangan tak terlihat tiba-tiba menghantam dan melesatkan Hassy ke atas,

‘Dbuuhh!!!’

Shane kembali menunduk dan menarik tangan kirinya ke belakang. Dengan cepat langit diatas mereka berubah menjadi hitam,

“PORTROS…”

Sesaat terlihat debu dan puing tanah diarena terangkat, kemudian dia memukul tanah dengan sangat keras,

“AVIA…!!!”

‘Dbuh!...Dbuh-Dbuuhh!!!’

Serangan air yang membentuk kepalan tangan itu dengan cepat berjatuhan dari langit dan mulai menghantam Hassy.

‘Dbuh!-Dbuh!-Dbuh!’

Serangan tanpa henti dari niewral milik Shane membuat arena bergetar dan penonton kembali panik.

“Serangan yang sangat luar biasa dari Shane!” Ucap Ryd kagum dengan serangan Shane,

“Hey…Apakah dinding sihir ini kuat untuk melindungi kita?” Ucap seorang penonton yang ketakutan,

“Wow..wow…Sepertinya arena tidak bersahabat dengan mereka” Lanjut Ryd setelah mengalami getaran.

Serangan Shane berlanjut beberapa saat hingga dia mengangkat tangannya dari tanah.

~

“Hmm…Aku ingin melihat cucu-cucu mereka bertarung melawan Anak-anak Emas dari clan lain..” Ucap Raja Alion,

“Mungkin itu akan menjadi tontonan yang sangat menarik…” Saut Ratu Alicia dengan senyumnya,

Disisi lain,

“Luar biasa!” Dories histeris menyaksikan pertandingan itu,

“Cih…Makhluk ini selalu saja berisik…” Saut Tassy Fensemorth si pemegang gelar Legenda Sihir Kedelapan,

Beberapa diantara mereka terkejut dan tertawa melihat reaksi dari Dories yang berlebihan.

Diantara asap debu yang menggumpal, Hassy terkapar tidak sadarkan diri. Shane berdiri dan membungkukkan kepalanya untuk menghormati Hassy.

“Inilah dia pemenang pertarungan kali ini!...Shane Yulan!!!” Sebut Ryd dengan keras dan sorakan penonton mulai ikut bergema memeriahkan pertandingan,

~

Dari luar kolosium, Neveron yang tengah berjaga seperti merasakan sesuatu yang tidak asing baginya dari dalam kolosium.

“Perasaan apa ini?” Ucapnya mengepalkan tangan dan menatap kedalam kolosium,

Neveron merasakan sesuatu ini telah mengisi lubang yang kosong didalam hatinya. Dia terlihat sangat ingin mencari sumber dari suatu hal yang dia rasakan saat ini.

Disisi lain,

“Dia dapat membunuh Hassy dengan mudah dari awal jika dia menginginkannya…” Ucap Niro setelah melihat serangan milik Shane,

“Apa kamu yakin?” Saut Milo,

“Kamu pikir Hassy selemah itu?” Sambung Kennith,

“Aku tidak mengatakan kalau Hassy lemah…Namun anak bernama Shane itu yang berbeda dengan kalian…” Jawabnya,

“Apa maksudmu?” Tanya Kennith kesal dan mendekatkan wajahnya ke wajah Niro,

“Sabarlah Kennith!” Saut Milo menengahi,

“Aku tidak ingin kalian terluka melawan mereka…biarkan aku yang melakukannya untuk kalian” Jelas Niro menatap Kennith dengan serius,

“Ada apa dengannya…Tidak seperti biasanya…” Ucap Milo dari dalam hatinya,

Raut wajah mereka seperti tidak percaya dengan perkataan Niro karena baru kali ini dia sangat waspada terhadap seseorang.

~

Disisi luar ruangan terlihat anak-anak dari Clan Trixenom baru saja keluar dari pintu ruangan peserta.

“Kalian lihat?!” Tanya Minsey,

“Mereka bukan manusia!” Lanjutnya bingung dan memegang kepalanya,

Freddy menyandarkan tubuh didinding dan berkata,

“Bahkan dima bisa dibuat tidak berdaya oleh mereka…Apakah kita terlalu cepat untuk memulai?”

Avro terdiam dan seperti sedang merasakan sesuatu. Melihatnya seperti itu, Minsey dan Freddy segera memegang pundak Avro.

“Hey hey! Avro!” Ucap Minsey setelah melihat Aura Annaroth Avro keluar dari tubuhnya,

“Ada apa…” Ucap Freddy terpotong,

“Apakah kalian memakai liontin pemberian kakek pemarah?” Tanya Avro dengan wajah yang penuh kecurigaan sambil memperhatikan langit-langi lorong kolosium,

“Ya…” Jawab Minsey melihat Freddy menunjukkan liontinnya,

“Kami menggunakannya..” Sambung Freddy,

“Sesuatu yang buruk akan terjadi…” Ucap Avro menatap langit-langit di ujung lorong.,

“Sesuatu yang buruk seperti apa?” Saut Freddy yang ikut cemas,

“Apa maksudmu?” Tanya Minsey yang terlihat bingung,

“Sesuatu yang bisa menghancurkan kerajaan…” Jawabnya menatap mereka berdua,

Minsey dan Freddy cemas mendengar perkataan dari Avro yang sangat serius ketika mengatakannya.

~

Dilorong pintu arena, Richey, Dyres, Shane dan Venesia terlihat sedang bergembira ataskemenangan Shane,

“Yeee!...Yeee!” Mereka bersama melompat gembira,

“…Apakah kalian merasakan sesuatu?” Tanya Shane tiba-tiba,

“Tentu…Yeee!” Jawab Richey dan kembali melompat gembira,

‘Tung!~’

Suara kepala Richey beradu dengan kepalan tangan Dyres. Kepalanya terasa berputar-putar dan terjatuh kelantai.

“Jangan membuatnya khawatir sendiri…” Ucap Dyres,

“Maafkan aku…” Jawab Richey masih dengan kepalanya yang terasa berputar,

“Mengapa kalian salto bersama?” Lanjutnya melihat mereka yang berputar dari penglihatannya,

“Berhenti mengatakan hal bodoh!” Jawab Venesia kesal dan membangunkan Richey,

Setelah itu mereka menjelaskan keadaan saat ini yang belum sepenuhnya mereka ketahui.

Karena hal tersebut, Shane melapisi mereka kembali dengan niewral miliknya.

Kemudian Richey melafalkan niewral sambil menutup mata Venesia dan Shane dengan telapak tangannya.

~

500 m dari Kerajaan Nedelvort,

“Haaa…Sudah lama aku tidak melihat kerajaan ini…” Ucap seseorang berbadan kekar yang melayang tinggi dilangit sambil menatap kearah Kerajaan Nedelvort,

~Bersambung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!