Rach Vendum (Ras Kuno) #1

Raut wajah datar yang bingung memenuhi penampilan wajah Venesia karena melihat tingkah laku Richey dan Dyres. Richey memukul dadanya berulang kali dan Dyres tersungkur sambil mengucapkan kata-kata putus asa.

“Ada apa dengan kalian berdua...?!” Bentak Venesia yang kesal dengan tingkah laku mereka,

“Maafkan aku Kakek, Nenek…” Ucap Dyres terus menerus,

“Bernafaslah…Ayo Richey! Kamu tidak boleh mati sekarang!” Ucap Richey berusaha dengan apa yang dipikirkannya,

“Kenapa aku bisa terjebak dengan mereka…” Ucap Venesia putus asa,

“Hihihi…” Shane tertawa dengan suara kecil,

Semua orang tiba-tiba memperhatikan Shane karena tawanya yang manis. Dia sadar setelah diperhatikan oleh mereka ketika tertawa, akhirnya dia merasa sangat malu dan segera menghampiri Venesia untuk mengelus-elus pundaknya. Richey dan Dyres merasa aneh dengan tingkah Shane setelah dia selesai tertawa.

“Aku lelah dengan mereka…” Lanjutnya Venesia menangis putus asa,

“Emm…” Shane seperti hendak berkata sesuatu kepada Venesia,

“Hmm…?” Venesia melihat ke arah Shane,

Shane tersenyum dan mengatakan,

“Aku senang kalian ada didekat ku…”

Kata-kata Shane berhasil menghangatkan hati Venesia dengan seketika. Dia terdiam beberapa saat dan moodnya tiba-tiba berubah menjadi positif kembali.

“Tunggu disini…” Ucap Venesia memegang kedua pundak Shane,

“Akan aku sadarkan makhluk-makhluk itu!” Lanjutnya sambil menggulung lengan bajunya,

“Eh…Eh..!” Ucap Richey ketakutan,

“Kita sudah sadar, Vene!” Saut Dyres,

‘Dbusshh-Dbuh!...Ting-ting!”

Venesia menyadarkan mereka secara lembut dengan memukul perut dan kepala mereka. Richey  Shane tidak tahan melihatnya dan menutup mata saat Venesia memukul mereka. Sementara itu Richeydan Dyres tersungkur di tanah, mereka terlihat sangat menderita.

“Rasa….” Ucap Venesia terhenti karena menyadari ada sinar terang yang muncul dibelakangnya,

“…kan” Tuntasnya sambil tercengang melihat cahaya indah itu,

Richey dan Dyres seketika sadar. Dyres dengan cepat berpindah tempat ke depan Venesia dan Richey tepat di depan Shane, mereka bersiaga untuk kemungkinan terburuk yang datang dari cahaya itu. Perlahan cahaya itu memudar dan muncul sesosok manusia dengan rambut merah menggunakan pakaian serba putih seperti malaikat.

“Hahaha…” Tawa lembut sosok itu saat turun menyentuh tanah,

“Kalian lucu sekali. Tak kusangka kalian akan tumbuh menjadi anak-anak yang menggemaskan” Lanjutnya tersenyum hangat,

“Sudah aku duga ini kenyataan…Aku sudah meninggal…” Dengan raut wajah sedih, Richey kembali merasa putus asa,

“Ini bukan saatnya kau mengatakan hal aneh!” Bentak Dyres kepada Richey,

“Kamu…” Ucap Shane yang tidak bisa memalingkan pandangannya dari sosok itu,

“Kemarilah…” Ucap Sosok tersebut kepada Shane,

Shane perlahan mendekati sosok itu,

“Aku sangat merindukan mu…” Lanjutnya memeluk Shane,

Shane menangis tersedu-sedu dipelukan sosok tersebut. Mereka bertiga bingung dan masih bertanya-tanya siapa sosok itu sebenarnya.

“Maaf…sebenarnya siapa…” Ucap Venesia terpotong,

“Aku adalah Hassac Dimetros…Ayahnya Shane…” Ucap Sosok itu dengan tambahan senyuman hangat,

Mereka terkejut mendengar jawaban dari Hassac yang ternyata adalah ayah dari Shane. Dia membiarkan Shane tetap memeluknya. Venesia mengetahui siapa sebenarnya Hassac Dimetros lalu berbisik kepada Richey dan Dyres,

“Hassac Dimetros…Seorang Legenda dari Sejarah Kuno Vlarain. Dia adalah Raja Ras Namiatros…Salah satu Ras Manusia Suci”

Mereka berdua tambah terkejut dengan penjelasan Venesia.

"Haa?" Ucap Richey terkejut,

"Apakah kamu serius?" Saut Dyres,

"Hmm" Venesia menjawab sambil mengangguk,

"Siapa dia?" Tanya mereka berdua serentak,

Wajah Venesia yang awalnya serius kini berubah menjadi datar setelah mendengar pertanyaan mereka,

“Tegarlah, Nak…” Ucap Hassac mengelus rambut  Shane,

“Kamu baru saja bertemu denganku…Itu artinya perjalanan mu baru saja akan dimulai” Lanjutnya kemudian mencium kepala Shane,

Mereka bertiga masih bingung dengan apa yang sebenernya sedang terjadi. Richey seperti menyadari sesuatu dan berhenti memasang sikap siaga. Dia bertanya kepada Hassac,

“Maaf paman…”

Hassac melihat ke arah Richey dan memperhatikannya,

“Aku merasa seperti tak asing dengan aura mu sejak awal kamu hadir, Paman…” Tanya Richey penasaran,

Shane yang telah berhenti menangis bersama Dyres dan Venesia mulai memperhatikan apa yang Richey katakan,

“Hmm! Kamu benar…” Jawab Hassac tersenyum kepada Richey,

“Karena kita bisa disebut satu darah…hanya saja kasta ras mu lebih tinggi dari kasta ras ku” Lanjutnya sambil mengusap air mata Shane,

Venesia mulai menyadari sesuatu ketika Hassac mengatakan hal itu,

Hassac mengelus rambut Shane lagi lalu menjelaskan,

“Namiatros…atau biasa makhluk lain sebut sebagai Ras Manusia Suci adalah ras yang memiliki kasta dibawah Ras Zyabulous” Lanjut Hassac perlahan menghampiri Richey,

“Apakah kamu tahu seperti apa Ras Zyabulous?” Dia bertanya kepada Richey sambil tersenyum,

"Ternyata Richey adalah keturunan dari Ras itu..." Ucap Venesia didalam hati,

Richey tidak mengetahuinya dan hanya menjawab dengan menggelengkan kepala.

“Aku sudah menduganya…Anak-anak sekarang sepertinya memang tidak di ajari soal sejarah” Ucap Hassac mengelus dagunya,

“Baiklah…” Lanjutnya dengan senang,

Hassac mulai duduk bersila dan memberikan isyarat dengan tangannya agar semuanya ikut duduk santai. Shane duduk didepan Hassac sambil tersenyum manja. Setelah semua duduk, dia mulai bercerita,

“Zyabulous…biasa kita sebut sebagai Ras Malaikat Suci. Mereka adalah ras paling dominan dari seluruh keturunan darah makhluk suci…Apakah kalian tahu bahwa di Vlarain ini sangat banyak jenis makhluk dengan ras-nya masing-masing?”

Semuanya memperhatikan dan menggelengkan kepalanya masing-masing seraya menjawab “Tidak tahu”. Namun Venesia telah mengetahuinya. Kemudian Hassac mengangkat tangannya, seketika Annaroth yang bersinar terang dari tangannya mengeluarkan mangkuk besar yang berisi banyak buah-buahan dan beberapa gelas besar berisi air. Dengan senyuman hangat, ia memepersilahkan mereka untuk menyantapnya.

“Baiklah…Sepertinya aku harus menjelaskan semuanya kepada kalian.” Ucap Hassac,

“Kehidupan sangat damai dan tenang…”

Hassac menceritakan secara detail bagaimana sejarah Vlarain yang sebenarnya kepada mereka. Mereka semua sangat menyukai Sejarah Vlarain yang diceritakan oleh Hassac. Hal itu terlihat jelas dari wajah mereka. Mereka terus mendengarkan cerita sambil menyantap buah-buahan yang disediakan oleh Hassac.

“…dan dalam keturunan darah itu sendiri terdapat beberapa kasta keturunan darah…yang membedakan satu golongan jenis makhluk dengan jenis lainnya.” Ucap Hassac menjelaskan,

“Apakah kamu masih belum faham maksud ku?” Tanya Hassacc kepada Richey,

Richey dengan muka polosnya mengatakan,

“Tidak paman…”

"Anak ini bodoh sekali!" Ucap Dyres kesal didalam hati,

“Apakah ini alasan mengapa waktu itu aku merasa ada yang tidak beres ketika menitipkannya pada kedua anak nakal itu” Ucap Hassac dalam hati dengan raut wajah datar,

"Maafkan aku,Zyan. Anak mu menjadi seperti ini karena kesalahanku..." Lanjutnya didalam hati,

“Apakah Richey itu adalah Ras Zyabulous, Paman?” Tanya Venesia,

Richey bingung dengan pertanyaan Venesia. Raut wajah bodohnya ditampar oleh Venesia. Karena dia merasa sangat terganggu dengan wajah bodoh milik Richey.

“Heee!...Kamu kejam sekali, Vene!” Ucap Richey kesal,

“Hahaha…” Tawa Hassac melihat tingkah mereka berdua,

“Ya…Kamu benar gadis muda” Lanjutnya,

“Richey adalah seorang Zyabulous. Itu adalah alasan mengapa dia mengatakan tidak asing dengan aura ku” Jelasnya,

“Aku baru mengetahui hal itu…” Ucap Richey sambil memegang kedua pipinya,

“Yang harus kamu ketahui adalah setiap ras sebenarnya memiliki bentuk atau jenis khas Annaroth-nya masing-masing. Setiap jenis Annaroth juga memiliki lawan murninya masing-masing…” Ucap Hassac sambil mengangkat tangan kirinya,

“Contohnya adalah Annaroth ku ini…” Annaroth yang bersinar terang keluar dari tangan kiri Hassac,

“Jika aku melawan seseorang yang memiliki Annaroth elemen dasar, maka sudah pasti aku lebih unggul darinya. Tapi jika aku melawan kamu…” Lanjutnya mengarah ke Dyres,

“Pemenang hanya bisa ditentukan dari besarnya kekuatan, banyaknya pengalaman, kepintaran dan kecerdikan yang kamu miliki dalam medan tempur saja” Terangnya sambil menghentikan Annaroth dan menurunkan tangannya. Dengan tenang dia kembali menjelaskan,

“Zyavaris adalah nama dari jenis Annaroth yang dimiliki oleh Ras Zyabulous…Namun ras kami memiliki jenis Annaroth-nya sendiri, yaitu Namia. Sesuai dengan nama ras kami…Nama itu diambil darinya. Dan Namia ini adalah turunan dari Zyavaris…”

“Lawan murni Elemen Annaroth kami adalah Sihir milik iblis dan Nituandise milik salah satu ras dominan…Ras Nituadron…seperti milik Dyres” Lanjutnya melihat Dyres,

Dyres terkejut karena Hassac mengatakan hal yang selama ini selalu menjadi tanda tanya baginya.

“Ternyata…yang ku gunakan selama ini…” Ucap Dyres terbata-bata,

“Dari mana dia mengetahui nama Dyres?” Ucap Venesia didalam hati,

“Aku selalu mengingatnya…Karena hanya ada satu Annaroth kegelapan yang bersifat suci…yaitu Nituandise”

“Paman!…Menagapa paman bisa tahu nama Dyres?” Tanya Richey penasaran,

Venesia melihat Richey karena dia memikirkan hal yang sama,

“Ahahaha…Pertanyaan pintar…” Jawabnya tertawa sambil menutup mulutnya,

“Kalian lahir saat peperangan terpecah…Akulah yang menjaga kalian beserta dengan ibu kalian. Hal itu yang membuat ku tahu nama kalian…bahkan tanda lahir yang kalian miliki” Lanjutnya,

Semua terkejut dengan jawaban Hassac, kecuali Venesia yang terkejut sekaligus malu,

“Seperti apa wajah ibuku, Paman?!” Tanya Richey dengan gembira,

“Apakah ibuku lebih cantik dari ibu Richey, Paman?” Tanya Dyres,

~Bersambung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!