Kompetisi Di Istana

Hari yang begitu cerah dan hangat mewarnai hari ini. Sebelum fajar, Zhou mulai meninggalkan desa Nobuhide dan mulai berangkat seorang diri untuk berangkat ke istana. Perjalanan yang cukup jauh Zhou tempuh dengan berjalan kaki.

Tiba-tiba ada beberapa pemuda yang menunggangi kudanya melewati Zhou. Dan rupanya mereka adalah Luoyi, Yama dan beberapa teman-temannya.

"Hei, Sampah Zhou! Kamu mau pergi kemana? Tidak mungkin kamu juga mau datang ke istana Nobuhide bukan? Cihh ... kamu sangat tidak pantas memasuki wilayah istana. Gyahaha ..." Yama yang masih berada di atas kuda mulai memperolok Zhou dan tertawa menggelegar.

Sedangkan Luoyi hanya menarik salah satu sudut bibirnya menatap Zhou meremehkan.

"Paling-paling baru sampai di gerbang istana, dia juga akan segera diusir prajurit istana. Ahahaha ..." sahut yang lainnya lagi.

"Cckk. Jangan banyak omong dan berisik! Sebaiknya kita segera bergegas! Kompetisi akan segera dimulai! Dan aku akan memenangkan semuanya!" ucap Luoyi begitu percaya diri dan mulai memacu kudanya kembali dan diikuti oleh teman-temannya.

Zhou hanya memicingkan matanya terkena kilauan cahaya mentari, menatap kepergian mereka dengan datar.

...⚜⚜⚜...

Sebenarnya kompetisi ini diadakan oleh kaisar Yoshinao Nobuhide bukan hanya untuk peringatan hari kelahirannya saja. Melainkan sebenarnya sang kaisar juga sedang menguji dan mencari beberapa pengawal yang kuat, tangguh dan ahli bela diri untuk dijadikannya sebagai pengawal istana Nobuhide.Namun hal ini masih beliau rahasiakan sebelumnya.

Kompetisi pertama untuk para ksatria adalah untuk pertarungan dengan menggunakan pedang. Mereka akan diundi dan akan melawan antar ksatria.

Zhou berhasil mengalahkan dengan mudah seorang ksatria yang menjadi lawannya saat itu dengan katana sakabato miliknya. Karena saat ini yang Zhou bawa hanyalah katana sakabato miliknya saja, dengan niat tidak akan melukai banyak orang. Karena katana sakabato memiliki bilah yang terbalik.

Kompetisi selanjutnya adalah melawan seorang pegulat istana. Dimana para ksatria akan diberikan sebuah kesempatan untuk melawan seorang pegulat yang bertutuh besar dan juga kuat.

Satu persatu ksatria mulai maju untuk mengalahkan pegulat istana itu. Sudah hampir setengah dari para ksatria dikalahkan oleh pegulat istana itu. Kali ini Zhou tidak hanya menggunakan kekuatannya saja. Zhou lebih fokus dengan tekniknya saja, yaitu untuk membuat pegulat kuat itu kehilangan keseimbannya.

Zhou dengan pergerakan cepatnya menarik kaki kanan sang pegulan dan menariknya dengan kuat hingga pegulat itu terjatuh. Hingga akhirnya Zhou bisa memenangkan kompetisi kedua ini.

Rupanya Luoyi yang licik meniru tahnik yang digunakan oleh Zhou. Meskipun cukup berat untuk dilakukan, namun Luoyi berhasil melakukannya hingga dia juga bisa lolos dalam kompetisi kedua ini.

Kompetisi selanjutnya adalah untuk mengalahkan seorang raksasa bertubuh serba hitam yang cukup berbahaya. Sekali dia melangkahkan kakinya saja, maka akan membuat bumi berguncang. Namun pihak istana juga mengijinkan para ksatria untuk membunuh raksasa itu jika diperlukan.

Satu persatu ksatria mulai memasuki sebuah ruangan khusus yang cukup luas, dimana di dalam temlat itu hanya ada raksasa bertubuh hitam dengan sepasang mata merah yang menyala.

Sang kaisar dan ahli sihir sekaligus penasehat istana hanya menyaksikan semua kompetisi ini melalui sebuah bola api ajaib. Di mana bola api ajaib itu akan menampilkan semua yan terjadi saat itu.

"Ada seseorang yang terlihat berbeda. Dia bukan seperti orang biasa. Siapa dia, Ranmaru?" tanya sang kaisar Yoshinao Nobuhide saat melihat seorang pemuda yang yang sedang menghadapi raksasa itu dengan tangan kosong.

Pemuda dengan baju yukata hitam yang dipadankan dengan hakama samurai hitam sederhana itu sebenarnya membawa sebuah katana bersarung hitam. Namun pemuda itu memilih untuk tidak menggunakannya.

"Dia adalah Zhou. Pemuda biasa yang berasal dari desa Nobuhide juga. Salah satu murid terbaik dari guru besar Hiroki Feng. Namun dia memiliki bakat dan kemampuan yang sangat luar biasa." jawab Ranmaru sang penasehat serta ahli sihir yang sebenarnya menciptakan raksasa bertubuh hitam itu dengan kekuatannya.

Sementara itu, kini Zhou yang sedang berada disebuah arena khusus mulai bersiap untuk menghadapi raksasa bertubuh hitam itu.

BUUUMM ...

Sang raksasa mulai menghentakkan salah satu kakinya dan membuat bumi berguncang. Namun Zhou masih tetap berdiri tegap di tempatnya. Sepasang matanya menatap tajam raksasa yang sudah mulai berjalan mendekatinya.

BUMM ...

BBUUMM ...

Goncangan kuat mulai terjadi lagi, bahkan membuat para ksatria lain yang belum sempat mendapatkan giliran untuk menghadapi sang raksasa itu mulai bergidik ngeri karena ketakutan.

Tepat saat sang raksasa berada tak jauh dari Zhou, Zhou mulai melompat tinggi ke udara. Tangan kanannya mulai mengepal kuat lalu dihantamkannya tepat pada kening sang raksasa itu.

DUUAAKKK ...

"Tinju membelah langit!!! Hiaatthhh ..." teriak Zhou bersamaan dengan melayangnya tinju kuatnya.

BLLLAAARR ...

Sebuah ledakan hebat telah terjadi membuat semua orang yang berada di luar arena terdiam seribu bahasa karema merasa syok.

"Wah, kasihan sekali pemuda itu. Pasti raksasa itu sudah meleburkan tubuhnya saat ini." ucap seorang ksatria iba akan nasib Zhou di dalam arena yang sangat tertutup itu.

"Baguss!! Mati juga kau akhirnya, Zhou!!" Luoyi yang belum mendapatkan sebuah kesempatan untuk menghadapi sang raksasa menyeringai puas, karena dia mengira Zhou telah berakhir di tangan raksasa itu.

"Kalian semua minggir!! Sekarang giliranku untuk menghadapi raksasa itu!!" titah Luoyi membusungkan dada dan bergaya sombongnya.

Namun belum sempat Luoyi memasuki arena itu, kini seorang pemuda dengan pakaian yukata hitam dan hakama samurai hitam mulai melenggang keluar dari arena itu dengan langkah lebarnya.

Hal ini membuat semua para ksatria itu merasa takjub, namun ada juga yang merasa tak suka karena iri. Dan salah satunya adalah Luoyi.

"Tidak mungkin ... Zhou berhasil mengalahkan raksasa ganas dan mematikan itu? Ini sungguh tidak mungkin. Bahkan ksatria dari desa Persik putih saja sampai lari terbirit-birit saat baru memasuki arena itu." gumam Luoyi tak percaya.

Cukup lama mereka suasana kembali ricuh karena hal ini, namun penyelenggara kompetisi istana mulai melanjutka kompetisi memanah. Kali ini telah disediakan sebuah busur panah legendaris milik seorang Dewa Petir Takemi.

Dewa Petir Takemi dan Dewa Padi Hiko saat itu dikirimkan ke Bumi dengan busurnya. Namun sang Dewa Padi Hiko malah kemudian jatuh cinta dan menikah dengan Putri Dewa Penguasa Izumo.

Tak kembali selama 8 tahun, Matsu kemudian mengirimkan utusan bernama Nakime berupa merpati untuk melihat keadaannya. Sang Dewa petir Wakahiko marah dan memanah Nakime hingga panahnya menembus Langit.

Dewa Pertanian Takami yang melihat dan menangkap panah tersebut, lalu melemparkannya kembali ke Bumi. Panah tersebut malah membunuh sang Dewa Petir Wakahiko yang sedang tidur. Dan kini hanya tertinggal busur panahnya saja.

Dan kompetisi ini adalah memanah seekor burung surga di angkasa dengan sebuah busur panah dari Dewa Petir Takemi. Dimana hanya orang-orang terpilih saja yang akan bisa menggunakan busur panah ini.

Ditambah lagi peraturan kali ini cukup unik, para ksatria tidak diperbolehkan melihat ke atas secara langsung, mereka hanya diperbolehkan melihat burung surga itu melalui pantulan air di dalam sebuah wadah besar yang sudah disediakan oleh penyelenggara lomba.

Terpopuler

Comments

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

komen komen komen mari biasakan komen positif

2023-04-10

1

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

up up up up up seng penting up

2023-04-10

1

꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ❦꧂

꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ❦꧂

ya elah yama kenapa sih tu mulut mu selalu saja merendahkan zhou dan selalu memanggil zhou dengan sebutan sampah

2023-03-02

2

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Pernikahan
3 Berlatih
4 Serangan Si Reptil Raksasa
5 Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6 Tinju Membelah Langit ?
7 Labirin Ilusi
8 Sang Terpilih
9 Berduel Dengan Luoyi
10 Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11 Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12 Sakabato Untuk Zhou
13 Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14 Kompetisi Di Istana
15 Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16 Keputusan Zhou
17 Tawaran Untuk Zhou
18 Ingatan Yang Kembali
19 Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20 Rencana Zhou
21 Melepaskan
22 Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23 Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24 Sayembara
25 Kelicikan Dan Kelicikan
26 Dua Pangeran
27 Kejujuran
28 Rencana Licik Zeus
29 Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30 Bertemu Dengan Nouhime
31 Pemimpin Baru ?
32 Disidang
33 Sang Pelaku
34 Permintaan Zhou
35 Helios
36 Pengumuman
37 Pesan Hiroki Feng
38 Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39 Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40 Penyeraangan Klan Sparta
41 Serangan Mematikan Arslan
42 Menghadapi Black Demon
43 Istana Tersembunyi
44 Menguasai Istana Sparta
45 Bersama Ke Istana Nobuhide
46 Berkencan
47 Melihat Kembang Api Bersama
48 Terbang Bersama Igurukingu
49 Serangan Untuk Lily
50 Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51 Menyelamatkan Nouhime
52 Kamu Adalah Hadess!!
53 Aku Adalah Hadess
54 Siapakah Zhou?
55 Dihadang Lagi
56 Menyusul Zhou
57 Insting Zeus
58 Kebohongan Nouhime
59 Janji Zhou
60 Mengunjungi Kota Akita
61 Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62 Kirasodo Dan Zeus
63 Dewa Bintang Dan Kirasodo
64 Diskusi Bersama
65 Sebuah Rencana
66 Kekhawatiran Nouhime.
67 Mendatangi Kuil Kiyomizu
68 Menemui Seiryu
69 Mendapatkan Buku Kehidupan
70 Kegundahan Lily
71 Serangan Siluman Rubah Merah
72 Mencari Phoenix Api Suzaku
73 Saika Dan Kenshin
74 Mendatangi Lembah Persik Emas
75 Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76 Bertemu Dengan Suzaku
77 Kekhawatiran Yaoyao
78 Kejujuran Zhou
79 Keresahan Lily
80 Pengakuan Zhou
81 Membuka Buku Kehidupan
82 Mempelajari Buku Kehidupan
83 Lukisan Dan Mata-Mata
84 Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85 Pernyataan Himura
86 Menyusun Rencana
87 Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88 Melawan Monster Tengu
89 Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90 Pengorbanan Zhou
91 Perih Dan Lara
92 Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93 Melewati Portal Dunia Kegelapan
94 Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95 Berperang
96 Berperang 2
97 Bertemu Kembali
98 Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99 Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100 Ada Apa Dengan Kirasodo?
101 Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102 Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103 Sesuatu Yang Rumit
104 Berita Dari Yaoyao
105 Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106 Meninggalkan Nobuhide
107 Sebuah Pilihan Yang Sulit
108 Pengorbanan
109 Sebuah Pengorbanan 2
110 Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111 Keputusan Lily
112 Permintaan Nouhime
113 Serangan Hawa Iblis
114 Pengorbanan Hiroki Feng
115 Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116 Kebenaran
117 Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118 Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119 Menuju Ke Itsuki
120 Hadiah Untuk Yaoyao
121 Dua Pernikahan
122 Menemui Kaisar Langit
123 Sebuah Takdir Dan Ramalan
124 Kembali Berkumpul Bersama
125 Kebersamaan
126 Sebuah Akhir
127 Promo
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Pernikahan
3
Berlatih
4
Serangan Si Reptil Raksasa
5
Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6
Tinju Membelah Langit ?
7
Labirin Ilusi
8
Sang Terpilih
9
Berduel Dengan Luoyi
10
Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11
Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12
Sakabato Untuk Zhou
13
Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14
Kompetisi Di Istana
15
Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16
Keputusan Zhou
17
Tawaran Untuk Zhou
18
Ingatan Yang Kembali
19
Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20
Rencana Zhou
21
Melepaskan
22
Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23
Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24
Sayembara
25
Kelicikan Dan Kelicikan
26
Dua Pangeran
27
Kejujuran
28
Rencana Licik Zeus
29
Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30
Bertemu Dengan Nouhime
31
Pemimpin Baru ?
32
Disidang
33
Sang Pelaku
34
Permintaan Zhou
35
Helios
36
Pengumuman
37
Pesan Hiroki Feng
38
Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39
Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40
Penyeraangan Klan Sparta
41
Serangan Mematikan Arslan
42
Menghadapi Black Demon
43
Istana Tersembunyi
44
Menguasai Istana Sparta
45
Bersama Ke Istana Nobuhide
46
Berkencan
47
Melihat Kembang Api Bersama
48
Terbang Bersama Igurukingu
49
Serangan Untuk Lily
50
Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51
Menyelamatkan Nouhime
52
Kamu Adalah Hadess!!
53
Aku Adalah Hadess
54
Siapakah Zhou?
55
Dihadang Lagi
56
Menyusul Zhou
57
Insting Zeus
58
Kebohongan Nouhime
59
Janji Zhou
60
Mengunjungi Kota Akita
61
Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62
Kirasodo Dan Zeus
63
Dewa Bintang Dan Kirasodo
64
Diskusi Bersama
65
Sebuah Rencana
66
Kekhawatiran Nouhime.
67
Mendatangi Kuil Kiyomizu
68
Menemui Seiryu
69
Mendapatkan Buku Kehidupan
70
Kegundahan Lily
71
Serangan Siluman Rubah Merah
72
Mencari Phoenix Api Suzaku
73
Saika Dan Kenshin
74
Mendatangi Lembah Persik Emas
75
Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76
Bertemu Dengan Suzaku
77
Kekhawatiran Yaoyao
78
Kejujuran Zhou
79
Keresahan Lily
80
Pengakuan Zhou
81
Membuka Buku Kehidupan
82
Mempelajari Buku Kehidupan
83
Lukisan Dan Mata-Mata
84
Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85
Pernyataan Himura
86
Menyusun Rencana
87
Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88
Melawan Monster Tengu
89
Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90
Pengorbanan Zhou
91
Perih Dan Lara
92
Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93
Melewati Portal Dunia Kegelapan
94
Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95
Berperang
96
Berperang 2
97
Bertemu Kembali
98
Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99
Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100
Ada Apa Dengan Kirasodo?
101
Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102
Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103
Sesuatu Yang Rumit
104
Berita Dari Yaoyao
105
Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106
Meninggalkan Nobuhide
107
Sebuah Pilihan Yang Sulit
108
Pengorbanan
109
Sebuah Pengorbanan 2
110
Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111
Keputusan Lily
112
Permintaan Nouhime
113
Serangan Hawa Iblis
114
Pengorbanan Hiroki Feng
115
Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116
Kebenaran
117
Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118
Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119
Menuju Ke Itsuki
120
Hadiah Untuk Yaoyao
121
Dua Pernikahan
122
Menemui Kaisar Langit
123
Sebuah Takdir Dan Ramalan
124
Kembali Berkumpul Bersama
125
Kebersamaan
126
Sebuah Akhir
127
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!