Sakabato Untuk Zhou

Masih dipenuhi dengan amarah yang sudah memuncak, kini Zhou mendekatinya dan menghantam wajah bandit itu beberapa kali, hingga memar dan berdarah. Bahkan sebenarnya bandit itu kini sudah tak bernyawa lagi.

BUAKK ...

BUGHH ...

DUAKK ...

Lily mulai mendatangi Zhou dan berusaha untuk menghentikan semua itu. Karena sebenarnya Lily merasa tak tega dan Lily juga mengkhawatirkan Zhou. Melihat Zhou murka seperti itu, sebenarnya membuat Lily merasa takut. Namun akhirnya Zhou mulai sadar kembali dan segera menghentikan serangannya.

Lily yang masih merasa ketakutan langsung melemparkan dirinya di dalam pelukan Zhou. Zhou mengusap lembut kepala sang istri dan sangat merasa bersalah karena telah lalai dalam menjaga Lily.

"Maafkan aku. Seharusnya aku selalu menjagamu dengan baik." ucap Zhou penuh penyesalan, sesekali Zhou juga menghirup aroma rambut Lily yang harum.

"Ini bukan salahmu. Seharusnya aku tak membuat bandit ini kesal sejak awal. Aku membela seorang wanita paruh baya karena bandit itu merusak semua kendi tanah jualan wanita paruh baya itu. Aku tak tega melihat semua itu. Bandit itu marah kepadaku dan malah menyeretku kesini. Maafkan aku, Suamiku." ucap Lily lirih.

"Kamu tidak salah, Istriku. Perbuatanmu sangat mulia dan benar. Jangan pernah takut untuk berbuat baik ..." ucap Zhou menenangkan Lily.

Setelah pelukan itu berakhir, Zhou mulai melepas jubah lapis hitamnya dan memakaikannya untuk Lily, menutupi bagian lengan sang istri yang terbuka karena pakaiannya sobek akibat ulah bandit itu.

Penduduk desa Persik putih sama sekali tak menghakimi Zhou, bahkan mereka merasa sangat berterima kasih karena Zhou sudah berhasil melenyapkan bandit yang selalu membuat masalah di desa mereka. Karena selama ini tak ada yang lebih kuat dan tak ada yang berani melawan bandit itu.

Para penduduk desa Persik putih memberikan begitu banyak bahan makanan untuk Zhou dan Lily sebagai rasa terima kasih mereka. Pada awalnya Zhou menolak semua itu, namun pada akhirnya Zhou menerimanya karena para penduduk itu terus memaksa Zhou untuk menerima semua pemberian itu.

Setelah mendapatkan semua belanjaannya, kini mereka segera kembali ke pedesaan Nobuhide.

...⚜⚜⚜...

Suatu hari, Zhou menerima perintah untuk menghadap guru besarnya dan para tetua lainnya di dalam sebuah paviliun. Sebenarnya Zhou merasa sangat bingung akan perintah yang secara tiba-tiba ini.

"Ada apa ya? Apakah aku sudah membuat kesalahan? Apakah kakek akan menghukumku karena kejadian di desa Persik putih itu gara-gara aku tidak bisa menjaga Lily dengan baik.?" gumam Zhou sambil tetap melangkahkan kakinya.

Zhou mulai memasuki paviliun itu dan segera memberikan penghormatan untuk guru besarnya dan juga untuk para tetua lainnya di kampung dan klan Nobuhide ini.

"Aku Zhou, menghadap guru!" ucap Zhou dengan menangkupkan tinjunya untuk memberikan rasa hormatnya untuk para tetua di perkampungannya dan juga untuk guru besarnya atau kakeknya sendiri yaitu Hiroki Feng.

"Zhou! Bagaimana kabarmu?" tanya salah satu dari tetua itu yang sudah memiliki jenggot panjang berwarna putih sempurna itu dengan sangat ramah.

Sangat terlihat jika mereka sangat menyukai Zhou yang begitu berbakat namun selalu rendah hati itu.

"Kabarku baik, Guru." jawab Zhou dengan nada rendah dan masih duduk bersimpuh dan menundukkan kepalanya di hadapan mereka yang saling duduk bersilang.

"Begini. Kami memanggilmu karena ada sesuatu yang ingin kami sampaikan kepadamu. Kami sudah banyak mendengar tentangmu, Zhou. Dan kami juga telah sepakat untuk memberikan sesuatu untukmu atas semua yang kamu miliki." ucap tetua lainnya yang rambutnya juga sudah dipenuni dengan uban dan wajahnya juga terlihat begitu teduh dan menenangkan.

"Ini adalah katana Sakabatou yang selama ini telah kami jaga bersama dengan baik. Pedang ini adalah peninggalan dari mantan seorang battosai legendaris yang sangat kuat yang sudah bertobat beberapa puluh tahun yang lalu. Pedang katana ini memiliki mata bilah yang terbalik. Jika biasanya, pedang katana pada umumnya akan memiliki sisi tajam di bagian luar. Maka pedang Sakabato ini adalah kebalikan dari pedang katana lainnya. Sebab bagian tajamnya berada di sisi dalam." ucap tetua itu lagi menjelaskan akan sebuah katana yang diberi nama sakabatou itu, sambil memperlihatkan sebuah katana dan menariknya dari sarung pedangnya yang berwarna hitam.

Katana itu berkilauan ketika terkena cahaya. Membuatnya terlihat begitu indah bagi setiap para samurai yang menatapnya. Aura katana itu memancarkan sebuah energi yang begitu misterius dan ha itu bisa dirasakan oleh Zhou.

"Pada prinsipnya, pedang Sakabato ini memang tidak akan bisa membunuh lawan. Pada saat bagian tumpul yang digunakan untuk menebas musuh, biasanya musuh hanya akan kesakitan dan mungkin hanya akan mengalami kelumpuhan sementara. Itu sebabnya, dibutuhkan usaha ekstra untuk merobohkan musuh hebat menggunakan pedang Sakabato ini." imbuh tetua itu lagi yang bernama Honganji Kenyo.

"Pedang ini sangat kuat dan mematikan jika kamu bisa menggunakannya dengan benar. Dan kami telah sepakat untuk memberikan katana Sakabato ini untukmu. Karena kami merasa kamu adalah orang yang tepat untuk katana sakabato ini. Jiwamu begitu mirip dengan katana sakabato ini." imbuhnya lagi.

"Kami sudah cukup tua untuk selalu menjaga katana ini. Sudah saatnya kita alihkan dan kita percayakan untuk seseorang yang tepat. Yaitu kamu, Zhou." imbuh Honganji Kenyo lagi dengan nada jenaka sambil menarik sudut-sudut bibirnya hingga menyembulkan seulas senyum tipis.

Sebenarnya Zhou cukup terkejut karena hadiah dari sang guru dan para tetua di pedesaan Nobuhide ini. Bahkan Zhou juga melirik Hiroki Feng yang dudk tepat di hadapannya karena merasa bingung harus bagaimana.

Hiroki Feng tersenyum samar dan mengangguk pelan saja saat menatap Zhou. Seolah mengatakan kepada cucu sekaligus menantunya, "Terimalah, Zhou. Kamu pantas mendapatkan semua ini."

Hingga akhirnya Zhou mulai menerima katana sakabato itu atas perintah dari Hiroki Feng.

"Pedang ini bisa sangat bersahabat, namun juga bisa menjadi pembunuh yang sangat berbahaya. Dan semuanya adalah tergantung kamu yang memakainya." ucap Hiroki Feng seolah sudah sangat mempercayai Zhou untuk menjadi sang empu selanjutnya dari katana sakabato itu.

"Baik, Guru. Aku akan menggunakannya dengan baik!" jawab Zhou dengan nada bicara rendah namun tegas.

"Baiklah. Kamu boleh kembali, Zhou. Lakukan kewajibanmu sebagai seorang suami."

"Baik, Guru."

Zhou mulai berpamitan dan meninggalkan paviliun itu, kini Zhou memutuskan untuk pergi ke hutan. Seperti biasanya, Zhou akan mencari beberapa tanaman obat maupun untuk berburu untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya.

Karena saat ini hanya inilah yang bisa dilakukan oleh Zhou untuk mencari keping demi kepingan emas. Jika saja ada sebuah pekerjaan yang bisa dia lakukan dengan bayaran yang lebih tinggi, maka sudah pasti Zhou akan melakukannya.

Terpopuler

Comments

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

komen komen komen mari biasakan komen positif

2023-04-10

1

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

up up up up up seng penting up

2023-04-10

1

EL Shawieto

EL Shawieto

Battosai si pembantai. Zaman Restorasi Meiji...👏👏👏

2023-02-22

2

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Pernikahan
3 Berlatih
4 Serangan Si Reptil Raksasa
5 Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6 Tinju Membelah Langit ?
7 Labirin Ilusi
8 Sang Terpilih
9 Berduel Dengan Luoyi
10 Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11 Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12 Sakabato Untuk Zhou
13 Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14 Kompetisi Di Istana
15 Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16 Keputusan Zhou
17 Tawaran Untuk Zhou
18 Ingatan Yang Kembali
19 Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20 Rencana Zhou
21 Melepaskan
22 Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23 Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24 Sayembara
25 Kelicikan Dan Kelicikan
26 Dua Pangeran
27 Kejujuran
28 Rencana Licik Zeus
29 Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30 Bertemu Dengan Nouhime
31 Pemimpin Baru ?
32 Disidang
33 Sang Pelaku
34 Permintaan Zhou
35 Helios
36 Pengumuman
37 Pesan Hiroki Feng
38 Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39 Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40 Penyeraangan Klan Sparta
41 Serangan Mematikan Arslan
42 Menghadapi Black Demon
43 Istana Tersembunyi
44 Menguasai Istana Sparta
45 Bersama Ke Istana Nobuhide
46 Berkencan
47 Melihat Kembang Api Bersama
48 Terbang Bersama Igurukingu
49 Serangan Untuk Lily
50 Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51 Menyelamatkan Nouhime
52 Kamu Adalah Hadess!!
53 Aku Adalah Hadess
54 Siapakah Zhou?
55 Dihadang Lagi
56 Menyusul Zhou
57 Insting Zeus
58 Kebohongan Nouhime
59 Janji Zhou
60 Mengunjungi Kota Akita
61 Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62 Kirasodo Dan Zeus
63 Dewa Bintang Dan Kirasodo
64 Diskusi Bersama
65 Sebuah Rencana
66 Kekhawatiran Nouhime.
67 Mendatangi Kuil Kiyomizu
68 Menemui Seiryu
69 Mendapatkan Buku Kehidupan
70 Kegundahan Lily
71 Serangan Siluman Rubah Merah
72 Mencari Phoenix Api Suzaku
73 Saika Dan Kenshin
74 Mendatangi Lembah Persik Emas
75 Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76 Bertemu Dengan Suzaku
77 Kekhawatiran Yaoyao
78 Kejujuran Zhou
79 Keresahan Lily
80 Pengakuan Zhou
81 Membuka Buku Kehidupan
82 Mempelajari Buku Kehidupan
83 Lukisan Dan Mata-Mata
84 Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85 Pernyataan Himura
86 Menyusun Rencana
87 Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88 Melawan Monster Tengu
89 Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90 Pengorbanan Zhou
91 Perih Dan Lara
92 Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93 Melewati Portal Dunia Kegelapan
94 Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95 Berperang
96 Berperang 2
97 Bertemu Kembali
98 Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99 Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100 Ada Apa Dengan Kirasodo?
101 Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102 Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103 Sesuatu Yang Rumit
104 Berita Dari Yaoyao
105 Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106 Meninggalkan Nobuhide
107 Sebuah Pilihan Yang Sulit
108 Pengorbanan
109 Sebuah Pengorbanan 2
110 Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111 Keputusan Lily
112 Permintaan Nouhime
113 Serangan Hawa Iblis
114 Pengorbanan Hiroki Feng
115 Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116 Kebenaran
117 Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118 Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119 Menuju Ke Itsuki
120 Hadiah Untuk Yaoyao
121 Dua Pernikahan
122 Menemui Kaisar Langit
123 Sebuah Takdir Dan Ramalan
124 Kembali Berkumpul Bersama
125 Kebersamaan
126 Sebuah Akhir
127 Promo
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Pernikahan
3
Berlatih
4
Serangan Si Reptil Raksasa
5
Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6
Tinju Membelah Langit ?
7
Labirin Ilusi
8
Sang Terpilih
9
Berduel Dengan Luoyi
10
Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11
Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12
Sakabato Untuk Zhou
13
Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14
Kompetisi Di Istana
15
Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16
Keputusan Zhou
17
Tawaran Untuk Zhou
18
Ingatan Yang Kembali
19
Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20
Rencana Zhou
21
Melepaskan
22
Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23
Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24
Sayembara
25
Kelicikan Dan Kelicikan
26
Dua Pangeran
27
Kejujuran
28
Rencana Licik Zeus
29
Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30
Bertemu Dengan Nouhime
31
Pemimpin Baru ?
32
Disidang
33
Sang Pelaku
34
Permintaan Zhou
35
Helios
36
Pengumuman
37
Pesan Hiroki Feng
38
Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39
Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40
Penyeraangan Klan Sparta
41
Serangan Mematikan Arslan
42
Menghadapi Black Demon
43
Istana Tersembunyi
44
Menguasai Istana Sparta
45
Bersama Ke Istana Nobuhide
46
Berkencan
47
Melihat Kembang Api Bersama
48
Terbang Bersama Igurukingu
49
Serangan Untuk Lily
50
Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51
Menyelamatkan Nouhime
52
Kamu Adalah Hadess!!
53
Aku Adalah Hadess
54
Siapakah Zhou?
55
Dihadang Lagi
56
Menyusul Zhou
57
Insting Zeus
58
Kebohongan Nouhime
59
Janji Zhou
60
Mengunjungi Kota Akita
61
Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62
Kirasodo Dan Zeus
63
Dewa Bintang Dan Kirasodo
64
Diskusi Bersama
65
Sebuah Rencana
66
Kekhawatiran Nouhime.
67
Mendatangi Kuil Kiyomizu
68
Menemui Seiryu
69
Mendapatkan Buku Kehidupan
70
Kegundahan Lily
71
Serangan Siluman Rubah Merah
72
Mencari Phoenix Api Suzaku
73
Saika Dan Kenshin
74
Mendatangi Lembah Persik Emas
75
Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76
Bertemu Dengan Suzaku
77
Kekhawatiran Yaoyao
78
Kejujuran Zhou
79
Keresahan Lily
80
Pengakuan Zhou
81
Membuka Buku Kehidupan
82
Mempelajari Buku Kehidupan
83
Lukisan Dan Mata-Mata
84
Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85
Pernyataan Himura
86
Menyusun Rencana
87
Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88
Melawan Monster Tengu
89
Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90
Pengorbanan Zhou
91
Perih Dan Lara
92
Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93
Melewati Portal Dunia Kegelapan
94
Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95
Berperang
96
Berperang 2
97
Bertemu Kembali
98
Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99
Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100
Ada Apa Dengan Kirasodo?
101
Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102
Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103
Sesuatu Yang Rumit
104
Berita Dari Yaoyao
105
Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106
Meninggalkan Nobuhide
107
Sebuah Pilihan Yang Sulit
108
Pengorbanan
109
Sebuah Pengorbanan 2
110
Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111
Keputusan Lily
112
Permintaan Nouhime
113
Serangan Hawa Iblis
114
Pengorbanan Hiroki Feng
115
Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116
Kebenaran
117
Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118
Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119
Menuju Ke Itsuki
120
Hadiah Untuk Yaoyao
121
Dua Pernikahan
122
Menemui Kaisar Langit
123
Sebuah Takdir Dan Ramalan
124
Kembali Berkumpul Bersama
125
Kebersamaan
126
Sebuah Akhir
127
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!