Labirin Ilusi

Semua murid bahkan anggota klan Nobuhide kini sudah berkumpul di suatu tempat khusus yang akan mereka gunakan untuk sebuah pelatihan mental para murid-muridnya. Dan kali ini mereka dibawa oleh Hiroki Feng di sebuah wilayah yang cukup jauh dari pedesaan. Dan juga berada si dekat sebuah hutan.

Tempat ini adalah sebuah labirin raksasa atau sering dikenal dengan labirin ilusi yang begitu gelap karena dipenuhi oleh kabut yang cukup tebal. Hawa dingin dan mencekam juga sangat kental dirasakan di dalam labirin raksasa yang diciptakan dengan tanaman itu.

Seperti namanya, tentu saja di tempat ini akan ada banyak ilusi yang tentunya akan mengecoh siapapun yang sudah memasukinya. Dan ilusi itu sangat terlihat seperti nyata seperti asli.

Langit malam, alam yang gelap gulita dan udara dingin saat ini tak menurunkan sedikitpun antusias semua orang yang akan menjalankan salah satu pelatihan mental mereka saat ini sebagai seorang pendekar dan samurai.

"Siapapun yang bisa segera keluar dari labirin raksasa ini sebelum fajar tiba, maka dia adalah pemenang. Namun, siapa yang berhasil mengambil sebuah pusaka tersembunyi di dalam labirin raksasa di dalam sana, dan bisa keluar bersama pusaka itu maka dia adalah sang pemenang sejati. Pusaka itu adalah sebuah pusaka abadi, dan tidak semua orang bisa melihat dan merasakan keberadaannya. Dan lagi, pusaka itu tidak akan mudah untuk diraih. Hanya samurai sejati yang berhati suci dan diakuinya saja yang bisa menyentuh dan mengangkatnya." ucap Hiroki Feng menjelaskan di hadapan semua murid-muridnya itu.

"Wah! Hanya orang terpilih ya. Hhmm ... aku pasti adalah orang itu! Hehe!!" gumam Luoyi penuh percaya diri.

"Hhm!! Kau harus menemukannya lebih dulu dan kalahkan sampah Zhou!" sahut salah satu teman Luoyi menyemangati teman satu kubunya.

"Tentu saja, Yama! Aku akan mengalahkan sampah itu!!" sahut pemuda yang selalu saja tak pernah menyukai kehadiran Zhou di antara mereka.

Satu per satu pemuda itu kini mulai memasuki labirin raksasa ilusi itu dari berbagai jalan masuk yang berbeda. Para pemuda itu membawa obor yang juga beberapa lentera untuk menerangi jalan.

Sebenarnya labirin ilusi itu bukanlah sembarang labirin. Labirin itu begitu luas tanpa batas mata memandang. Labirin itu tak berujung dan memiliki bentuk yang tinggi pada setiap pembatas-pembatasnya. Dan tentu saja begitu banyak siluman maupun beberapa hewan liar di dalam labirin raksasa ini.

WUSSHH ...

Angin malam menerpa kencang, menambah suasana menjadi semakin dingin dan mencekam.

Zhou masih terlihat begitu tenang menyusuri jalannya seorang diri. Dan entah dimana teman-temannya saat ini berada. Disaat mereka mulai memasuki labirin ilusi ini, mereka sudah saling terpisah satu sama lain, seakan hanya ada diri mereka masing-masing di dalam labirin ilusi ini.

WUUSHH ...

SWOSHH ...

Tiba-tiba saja sekelebatan bayangan raksasa yang terlihat menyerupai seekor kuda namun dengan bentuk sedikit aneh mulai terlihat oleh Zhou. Membuat Zhou segera menghentikan langkah kakinya kembali, karena bayangan itu kini tepat berdiam di hadapannya. Seolah memang sedang menghadangnya.

Zhou memicingkan sepasang matanya dan berusaha untuk menyinarinya dengan menggunakan obornya. Hingga akhirnya mulai terdengar ringkikan suara kuda.

Kuda berwarna kecoklatan tua itu mengangkat badannya ke atas disertai dengan ringkikannya yang memekakkan telinga. Namun Zhou hanya menahannya saja dan tidak sampai menutup kedua telinganya.

Zhou mulai mengamati dengan seksama makhluk itu, karena Zhou masih merasa sedikit aneh. Setelah cahaya obornya semakin meneranginya, kini mulai terlihat dengan jelas.

Rupanya makhluk itu adalah menyerupai seekor kuda, namun pada bagian batas kepalanya ada tubuh, sepasang tangan dan juga berkepala manusia. Makhuk itu menatap tajam Zhou dengan sebuah tombak yang dia bawa.

"Beraninya kalian memasuki wilayah kami! Jangan harap kalian bisa keluar dari tempat ini! Kkkkiiiiikkkkkk ..." makhuk itu kembali mengangkat badannya ke atas dan meringkik dengan suaranya yang begitu memekakkan telinga.

Namun tentu saja hal ini hanya bisa dilihat dan di dengar oleh Zhou saja. Karena mungkin saja saat ini para pemuda lainnya sedang menghadapi makhuk buas serta siluman lainnya juga.

"Aku hanya datang untuk berlatih. Dan aku diperintahkan oleh guru Hiroki Feng untuk mengambil pusaka abadi itu." ucap Zhou tanpa ada rasa takut sedikipun tergambar pada wajah tampannya.

"Bwahaha ... ambil saja jika kamu memang mampu! Manusia adalah makhluk yang sangat lemah! Tak akan ada yang bisa mengambil pusaka abadi itu!" makhluk itu tertawa menggelegar dan sangat meremehkan Zhou.

"Jika kamu sampai berhasil menemukan atau bahkan mengambil pusaka itu! Maka aku akan memberikan kesempatan untukmu ... untuk membunuhku dengan pusaka itu!" tandas makhluk itu lagi mulai berjalan mengitari Zhou dengan keempat kakinya, layaknya berjalannya seekor kuda.

Wajahnya menyeringai menakutkan menatap Zhou yang masih bersikap dengan begitu tenang.

"Mengapa kamu ingin aku membunuhmu dengan pusaka itu?" tanya Zhou tak mengerti.

"Karena aku akan sangat merasa terhormat jika mati karena pusaka abadi peninggalan dari Yang Mulia Dewa Azzael sang pengatur perputaran bumi!" jawab makhuk dengan suaranya yang begitu besar dan sangat dekat pada telinga Zhou.

"Namun jika kamu gagal melakukan semua itu, maka kamu akan menjadi santapanku. Bagaimana?" ucap makhluk itu kembali dengan seringai bak setan.

Zhou mulai memejamkan sepasang matanya, dan disaat itulah tiba-tiba di dalam pikirannya saat ini dia mulai melihat sebuah pedang yang memancarkan sebuah cahaya biru keputihan.

Pedang bercahaya itu berada tepat di atas tempatnya yang terbuat dari kayu surga yang begitu harum dan juga memancarkan cahanya senada dengan pedang itu.

"Baiklah!!" ucap Zhou mantap sambil membuka sepasang matanya kembali.

Mendengar jawaban dari Zhou, membuat makhluk itu kembali menyeringai menakutkan. Ia merasa bersemangat karena dia akan segera menyantap pemuda itu. Karena ia sangat yakin, jika Zhou tak akan bisa melakukan semua itu.

Karena selama ini, tak ada satupun manusia yang pernah melihat apalahi sampai mengambil alih pusaka abadi itu.

Zhou mulai menyusuri kembali jalanan labirin itu sesuai dengan instingnya, tanpa ada satupun langkahnya yang diiringi dengan keraguan. Dia melangkah pasti dan gagah.

Hingga akhirnya angin kencang mulai datang dan membuat labirin tang pada dasarnya adalah terbentuk karena tumbuh-tumbuhan mulai meliuk-liuk karena terpaan angin kencang itu.

Aroma harum semerbak mulai terendus oleh indra penciuman Zhou. Hingga akhirnya Zhou mulai melihat sesuatu yang berada di hadapannya. Sebuah pedang pusaka yang begitu bercahanya terang hingga menyinari sekitarnya dengan cahaya putih kebiruannya itu.

Ditengah angin kencang itu, Zhou mulai mendekati pedang pusaka abadi itu dan mulai meraih pegangannya. Hingga akhirnya pedang itu bisa diraih dan dianggkat dengan mudahnya oleh Zhou.

Seketika angin kencang itu mulai berhenti disaat Zhou mengangkat tinggi pedang itu.

Terpopuler

Comments

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

komen komen komen mari biasakan komen positif dari up up up up up seng penting up

2023-04-09

1

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

up up up up up seng penting up to komen komen komen mari biasakan komen positif

2023-04-09

1

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

zhou memang pangeran sejati. labirin & pedang saja bisa ditaklukkan nya

2023-03-12

1

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Pernikahan
3 Berlatih
4 Serangan Si Reptil Raksasa
5 Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6 Tinju Membelah Langit ?
7 Labirin Ilusi
8 Sang Terpilih
9 Berduel Dengan Luoyi
10 Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11 Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12 Sakabato Untuk Zhou
13 Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14 Kompetisi Di Istana
15 Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16 Keputusan Zhou
17 Tawaran Untuk Zhou
18 Ingatan Yang Kembali
19 Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20 Rencana Zhou
21 Melepaskan
22 Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23 Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24 Sayembara
25 Kelicikan Dan Kelicikan
26 Dua Pangeran
27 Kejujuran
28 Rencana Licik Zeus
29 Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30 Bertemu Dengan Nouhime
31 Pemimpin Baru ?
32 Disidang
33 Sang Pelaku
34 Permintaan Zhou
35 Helios
36 Pengumuman
37 Pesan Hiroki Feng
38 Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39 Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40 Penyeraangan Klan Sparta
41 Serangan Mematikan Arslan
42 Menghadapi Black Demon
43 Istana Tersembunyi
44 Menguasai Istana Sparta
45 Bersama Ke Istana Nobuhide
46 Berkencan
47 Melihat Kembang Api Bersama
48 Terbang Bersama Igurukingu
49 Serangan Untuk Lily
50 Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51 Menyelamatkan Nouhime
52 Kamu Adalah Hadess!!
53 Aku Adalah Hadess
54 Siapakah Zhou?
55 Dihadang Lagi
56 Menyusul Zhou
57 Insting Zeus
58 Kebohongan Nouhime
59 Janji Zhou
60 Mengunjungi Kota Akita
61 Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62 Kirasodo Dan Zeus
63 Dewa Bintang Dan Kirasodo
64 Diskusi Bersama
65 Sebuah Rencana
66 Kekhawatiran Nouhime.
67 Mendatangi Kuil Kiyomizu
68 Menemui Seiryu
69 Mendapatkan Buku Kehidupan
70 Kegundahan Lily
71 Serangan Siluman Rubah Merah
72 Mencari Phoenix Api Suzaku
73 Saika Dan Kenshin
74 Mendatangi Lembah Persik Emas
75 Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76 Bertemu Dengan Suzaku
77 Kekhawatiran Yaoyao
78 Kejujuran Zhou
79 Keresahan Lily
80 Pengakuan Zhou
81 Membuka Buku Kehidupan
82 Mempelajari Buku Kehidupan
83 Lukisan Dan Mata-Mata
84 Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85 Pernyataan Himura
86 Menyusun Rencana
87 Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88 Melawan Monster Tengu
89 Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90 Pengorbanan Zhou
91 Perih Dan Lara
92 Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93 Melewati Portal Dunia Kegelapan
94 Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95 Berperang
96 Berperang 2
97 Bertemu Kembali
98 Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99 Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100 Ada Apa Dengan Kirasodo?
101 Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102 Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103 Sesuatu Yang Rumit
104 Berita Dari Yaoyao
105 Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106 Meninggalkan Nobuhide
107 Sebuah Pilihan Yang Sulit
108 Pengorbanan
109 Sebuah Pengorbanan 2
110 Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111 Keputusan Lily
112 Permintaan Nouhime
113 Serangan Hawa Iblis
114 Pengorbanan Hiroki Feng
115 Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116 Kebenaran
117 Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118 Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119 Menuju Ke Itsuki
120 Hadiah Untuk Yaoyao
121 Dua Pernikahan
122 Menemui Kaisar Langit
123 Sebuah Takdir Dan Ramalan
124 Kembali Berkumpul Bersama
125 Kebersamaan
126 Sebuah Akhir
127 Promo
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Pernikahan
3
Berlatih
4
Serangan Si Reptil Raksasa
5
Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6
Tinju Membelah Langit ?
7
Labirin Ilusi
8
Sang Terpilih
9
Berduel Dengan Luoyi
10
Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11
Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12
Sakabato Untuk Zhou
13
Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14
Kompetisi Di Istana
15
Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16
Keputusan Zhou
17
Tawaran Untuk Zhou
18
Ingatan Yang Kembali
19
Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20
Rencana Zhou
21
Melepaskan
22
Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23
Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24
Sayembara
25
Kelicikan Dan Kelicikan
26
Dua Pangeran
27
Kejujuran
28
Rencana Licik Zeus
29
Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30
Bertemu Dengan Nouhime
31
Pemimpin Baru ?
32
Disidang
33
Sang Pelaku
34
Permintaan Zhou
35
Helios
36
Pengumuman
37
Pesan Hiroki Feng
38
Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39
Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40
Penyeraangan Klan Sparta
41
Serangan Mematikan Arslan
42
Menghadapi Black Demon
43
Istana Tersembunyi
44
Menguasai Istana Sparta
45
Bersama Ke Istana Nobuhide
46
Berkencan
47
Melihat Kembang Api Bersama
48
Terbang Bersama Igurukingu
49
Serangan Untuk Lily
50
Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51
Menyelamatkan Nouhime
52
Kamu Adalah Hadess!!
53
Aku Adalah Hadess
54
Siapakah Zhou?
55
Dihadang Lagi
56
Menyusul Zhou
57
Insting Zeus
58
Kebohongan Nouhime
59
Janji Zhou
60
Mengunjungi Kota Akita
61
Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62
Kirasodo Dan Zeus
63
Dewa Bintang Dan Kirasodo
64
Diskusi Bersama
65
Sebuah Rencana
66
Kekhawatiran Nouhime.
67
Mendatangi Kuil Kiyomizu
68
Menemui Seiryu
69
Mendapatkan Buku Kehidupan
70
Kegundahan Lily
71
Serangan Siluman Rubah Merah
72
Mencari Phoenix Api Suzaku
73
Saika Dan Kenshin
74
Mendatangi Lembah Persik Emas
75
Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76
Bertemu Dengan Suzaku
77
Kekhawatiran Yaoyao
78
Kejujuran Zhou
79
Keresahan Lily
80
Pengakuan Zhou
81
Membuka Buku Kehidupan
82
Mempelajari Buku Kehidupan
83
Lukisan Dan Mata-Mata
84
Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85
Pernyataan Himura
86
Menyusun Rencana
87
Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88
Melawan Monster Tengu
89
Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90
Pengorbanan Zhou
91
Perih Dan Lara
92
Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93
Melewati Portal Dunia Kegelapan
94
Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95
Berperang
96
Berperang 2
97
Bertemu Kembali
98
Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99
Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100
Ada Apa Dengan Kirasodo?
101
Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102
Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103
Sesuatu Yang Rumit
104
Berita Dari Yaoyao
105
Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106
Meninggalkan Nobuhide
107
Sebuah Pilihan Yang Sulit
108
Pengorbanan
109
Sebuah Pengorbanan 2
110
Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111
Keputusan Lily
112
Permintaan Nouhime
113
Serangan Hawa Iblis
114
Pengorbanan Hiroki Feng
115
Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116
Kebenaran
117
Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118
Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119
Menuju Ke Itsuki
120
Hadiah Untuk Yaoyao
121
Dua Pernikahan
122
Menemui Kaisar Langit
123
Sebuah Takdir Dan Ramalan
124
Kembali Berkumpul Bersama
125
Kebersamaan
126
Sebuah Akhir
127
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!