Rencana Zhou

Saat tengah malam, seorang prajurit mulai memasuki sebuah kamar di dalam istana Nobuhide. Tepatnya adalah kamar Zhou, sang panglima perang. Dan rupanya Zhou masih terjaga. Zhou sudah duduk bersilang di dalam kamarnya seakan memang sudah menantikan prajurit itu untuk menghadapnya.

"Aku prajurit Han, menghadap panglima Zhou!" ucap prajurit itu lalu duduk bersimpuh dan menautkan tinjunya sabagai salam hormatnya untuk Zhou.

"Pergilah ke daerah Fumio! Dan sebisa mungkin kamu harus bisa bekerja menjadi salah satu prajurit di istana Fumio! Laporkan apapun yang terjadi di kekaisaran Fumio padaku! Selalu lindungi kaisar Fumio. Selalu awasi putra mahkota Zeus dan juga selalu awasi ibu ratu! Jika dalam keadaan mendesak, pertaruhkan nyawamu untuk selalu melindungi kaisar Fumio! Apapun yang terjadi!! Apa kau mengerti, Han?"

Ucap Zhou yang rupanya berniat untuk mengirimkan salah satu anak buahnya sekaligus orang kepercayaannya untuk pergi menyelinap ke kekaisaran Fumio.

"Baik, Panglima Zhou!" jawab Han dengan nada rendah namun sangat tegas.

"Pergilah! Kamu harus meninggalkan wilayah Nobuhide sebelum fajar. Agar tidak ada yang mengetahui kepergianmu." ucap Zhou lagi.

"Baik, Panglima Zhou!" sahut Han lagi lalu mulai meninggalkan kamar Zhou.

"Aku harus segera bertindak! Jangan sampai ayah memberikan kekuasaan kekaisaran untuk Zeus! Jangan sampai ayah menobatkan Zeus sebagai kaisar Fumio untuk menggantikannya. Ingin rasanya aku segera pergi kesana dan membongkar semuanya ... tapi itu tidak mungkin. Saat ini masih ada beberapa hal yang harus aku kerjakan." gumam Zhou mulai meraih sebuah gulungan surat yang bahkan belum sempat dia baca.

Kini Zhou mulai membaca surat itu. Surat yang dikirimkan oleh Lily beberapa hari yang lalu. Dan Zhou belum sempat membacanya karena Zhou baru tiba kembali di istana Nobuhide.

Suamiku. Bagaimana kabarmu? Aku harap kamu baik-baik saja. Akhir-akhir ini aku sering mengalami mimpi buruk. Aku takut ... aku takut jika sesuatu yang buruk akan terjadi pada keluarga kita. Semoga Dewa selalu melindungi setiap langkahmu, Suamiku. Aku dan anak kita akan selalu menunggu, kami merindukanmu. Lily.

Begitulah surat dari Lily. Dan Zhou menjadi begitu terkejut setelah membaca surat itu. Karena selama ini Lily sama sekali tak pernah memberitahukan jika dia sedang mengandung.

"Lily hamil?" gumam Zhou lirih, namun ada sebuah senyuman penuh haru dan bahagia yang menghiasi wajah tampannya.

Zhou tak membalas pesan dari Lily, bahkan Zhou malah segera berkemas untuk bersiap kembali ke desa Nobuhide. Karena sebelumnya Zhou juga sudah mengatakan akan mengunjungi sang istri dan sang kakek setelah kembali dari kekaisaran Maeda.

...⚜⚜⚜...

Seorang pemuda lengkap dengan pakaian zirahnya terlihat sedang menunggangi seekor kuda putih dan mulai memasuki perkampungan Nobuhide.

Beberapa orang yang ditemuinya di jalanan membungkukkan badannya karena mereka tau jika seorang panglima perang dari kekaisaran Nobuhide telah mendatangi desa mereka. Meskipun sebenarnya mereka begitu mengenal siapa sosok pemuda itu.

Seorang pemuda biasa yang merupakan menantu dari Hiroki Feng, yang dulunya sering mereka perolok karena miskin dan lemah. Dan kini Zhou datang sebagai seorang panglima perang. Tentu saja hal ini adalah seperti sebuah tamparan untuk mereka semua.

Zhou mulai memasuki sebuah rumah kayu yang begitu sederhana. Rupanya orang pertama yang dilihatnya di dalam rumah ini adalah seorang pria tua yang tak lain adalah Hiroki Feng.

"Aku Zhou, datang menghadap kakek!" Zhou sedikit menunduk dan menautkan tinjunya untuk memberikan salamnya.

Ada rasa bahagia saat bisa bertemu dengan sang kakek. Karena sudah cukup lama Zhou meninggalkan perkampungannya. Kira-kira 6 bulan.

"Bagaimana kabarmu, Zhou?" tanya Hiroki Feng yang juga terlihat begitu bahagia saat melihat Zhou kembali.

"Kabarku baik, Kakek. Bagaimana kabar kakek?"

"Seperti yang kau lihat. Aku baik-baik saja!" sahut Hiroki Feng mengelus janggut putihnya dengan wajah yang begitu teduh. "Kamu terlihat semakin tampan saja!" imbuh Hiroki Feng dengan jujur.

Zhou yang mendapat pujian dari sang kakek sekaligus guru besarnya, hanya tersenyum dan menunduk saja.

"Selamat, Zhou! Akhirnya kini kamu sudah menjadi seorang panglima perang dari kekaisaran Nobuhide. Kakek bangga padamu!" Hiroki Feng menepuk bahu Zhou dan tersenyum hangat.

Pandangannya begitu teduh saat menatap Zhou.

"Tetaplah selalu rendah hati! Jangan sampai dunia membuatmu menjadi gelap mata dan gelap hati." pesan Hiroki Feng.

"Baik, Kakek. Aku akan selalu mengingat nasehat dari kakek. Kakek Feng ..." ucap Zhou mulai terlihat ragu untuk melanjutkan kata-katanya.

"Ya? Ada apa?"

"Bagaimana jika ada seseorang yang berusaha untuk mencelakai dan merebut apapun dari kita dengan cara yang kotor? Bahkan tanpa ragu dia berusaha untuk membunuh kita?"

"Dunia bukanlah hal yang abadi. Namun tidak ada salahnya jika kita berjuang untuk mempertahankan apa yang menjadi milik kita! Jika pengaruhnya sangat buruk, maka kita harus tegas dan menegakkan keadilan. Terlebih jika orang jahat yang melakukan semua itu, maka hadapilah dia dan rebut kembali apa yang seharusnya menjadi milik kita. Dunia akan menjadi semakin hancur jika kita hanya diam saja. Karena rakyat harus memiliki seorang pemimpin yang bijak dan berhati mulia!" jawab Hiroki Feng seakan dia memahami apa yang sedang dirasakan oleh Zhou saat ini.

Zhou terdiam selama beberapa saat. Dari wajahnya terukir kesedihan, kekecewaan dan amarah. Semua berkecamuk menjadi satu.

"Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan dulu. Hadapi semua dengan tenang, maka semua akan baik-baik saja. Sekarang lebih baik kamu temui istrimu dulu. Dia sudah sangat ingin bertemu denganmu." ucap Hiroki Feng dengan seulas senyum.

"Setelah itu istirahatlah. Dan besok temui para tetua di desa ini. Mereka pasti juga sangat ingin bertemu denganmu." imbuh Hiroki Feng lagi. "Aku akan mengajar beberapa murid dari kampung sebelah." imbuh Hiroki Feng mulai meninggalkan rumah ini.

"Baik, Kakek." sahut Zhou dengqn patuh dan menatap kepergian Hiroki Feng.

Setelah beberapa saat akhirnya Zhou mulai menyisiri rumah ini untuk mencari sang istri yang sudah sangat dia rindukan. Dan rupanya Lily sedang berada di dalam kamarnya sedang menyulam sesuatu. Perutnya sudah terlihat sedikit buncit karena sedang hamil di usia 7 bulan.

"Lily ..." Zhou memanggil nama sang istri begitu lirih.

Lily mulai mendongak menatap ke arah suara. Rasanya begitu terharu dan terkejut saat Lily saat melihat di hadapannya sudah ada sosok Zhou. Karena Zhou sama sekali tidak memberikan kabar terlebih dulu sebelumnya jika akan puang hari ini. Dan tentu saja ini adalah seperti sebuah kejutan untuk Lily.

"Suamiku ..." pekik Lily dengan wajah yang begitu berbinar, dan tanpa sengaja jarum rajutannya malah melukai jari telunjukknya hingga berdarah. "Awwwww ..."

"Lily! Hati-hati ..." Zhou segera mendekati Lily dengan langkah cepat, lalu duduk di sebelahnya dan mulai menghisap darah pada jari telunjuk Lily.

Seketika wajah Lily mulai bersemu merah saat mendapatkan sebuah perlakuan manis dari suaminya yang selalu dirindukan kehadirannya di setiap detiknya.

Terpopuler

Comments

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

komen komen komen mari biasakan komen positif

2023-04-12

1

Labib Zack Lee Jr

Labib Zack Lee Jr

up up up up up seng penting up

2023-04-12

1

"@Lv

"@Lv

#mantulauthor

2023-04-08

2

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Pernikahan
3 Berlatih
4 Serangan Si Reptil Raksasa
5 Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6 Tinju Membelah Langit ?
7 Labirin Ilusi
8 Sang Terpilih
9 Berduel Dengan Luoyi
10 Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11 Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12 Sakabato Untuk Zhou
13 Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14 Kompetisi Di Istana
15 Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16 Keputusan Zhou
17 Tawaran Untuk Zhou
18 Ingatan Yang Kembali
19 Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20 Rencana Zhou
21 Melepaskan
22 Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23 Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24 Sayembara
25 Kelicikan Dan Kelicikan
26 Dua Pangeran
27 Kejujuran
28 Rencana Licik Zeus
29 Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30 Bertemu Dengan Nouhime
31 Pemimpin Baru ?
32 Disidang
33 Sang Pelaku
34 Permintaan Zhou
35 Helios
36 Pengumuman
37 Pesan Hiroki Feng
38 Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39 Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40 Penyeraangan Klan Sparta
41 Serangan Mematikan Arslan
42 Menghadapi Black Demon
43 Istana Tersembunyi
44 Menguasai Istana Sparta
45 Bersama Ke Istana Nobuhide
46 Berkencan
47 Melihat Kembang Api Bersama
48 Terbang Bersama Igurukingu
49 Serangan Untuk Lily
50 Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51 Menyelamatkan Nouhime
52 Kamu Adalah Hadess!!
53 Aku Adalah Hadess
54 Siapakah Zhou?
55 Dihadang Lagi
56 Menyusul Zhou
57 Insting Zeus
58 Kebohongan Nouhime
59 Janji Zhou
60 Mengunjungi Kota Akita
61 Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62 Kirasodo Dan Zeus
63 Dewa Bintang Dan Kirasodo
64 Diskusi Bersama
65 Sebuah Rencana
66 Kekhawatiran Nouhime.
67 Mendatangi Kuil Kiyomizu
68 Menemui Seiryu
69 Mendapatkan Buku Kehidupan
70 Kegundahan Lily
71 Serangan Siluman Rubah Merah
72 Mencari Phoenix Api Suzaku
73 Saika Dan Kenshin
74 Mendatangi Lembah Persik Emas
75 Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76 Bertemu Dengan Suzaku
77 Kekhawatiran Yaoyao
78 Kejujuran Zhou
79 Keresahan Lily
80 Pengakuan Zhou
81 Membuka Buku Kehidupan
82 Mempelajari Buku Kehidupan
83 Lukisan Dan Mata-Mata
84 Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85 Pernyataan Himura
86 Menyusun Rencana
87 Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88 Melawan Monster Tengu
89 Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90 Pengorbanan Zhou
91 Perih Dan Lara
92 Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93 Melewati Portal Dunia Kegelapan
94 Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95 Berperang
96 Berperang 2
97 Bertemu Kembali
98 Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99 Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100 Ada Apa Dengan Kirasodo?
101 Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102 Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103 Sesuatu Yang Rumit
104 Berita Dari Yaoyao
105 Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106 Meninggalkan Nobuhide
107 Sebuah Pilihan Yang Sulit
108 Pengorbanan
109 Sebuah Pengorbanan 2
110 Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111 Keputusan Lily
112 Permintaan Nouhime
113 Serangan Hawa Iblis
114 Pengorbanan Hiroki Feng
115 Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116 Kebenaran
117 Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118 Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119 Menuju Ke Itsuki
120 Hadiah Untuk Yaoyao
121 Dua Pernikahan
122 Menemui Kaisar Langit
123 Sebuah Takdir Dan Ramalan
124 Kembali Berkumpul Bersama
125 Kebersamaan
126 Sebuah Akhir
127 Promo
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Pernikahan
3
Berlatih
4
Serangan Si Reptil Raksasa
5
Ujian Di Dalam Hutan Bayangan
6
Tinju Membelah Langit ?
7
Labirin Ilusi
8
Sang Terpilih
9
Berduel Dengan Luoyi
10
Bertemu Siluman Anjing Dan Hadiah Jumonji Yari
11
Bersama Lily Ke Pedesaan Persik Putih
12
Sakabato Untuk Zhou
13
Bertemu Dengan Sang Pelayan Istana
14
Kompetisi Di Istana
15
Penawaran Dari Kaisar Nobuhide
16
Keputusan Zhou
17
Tawaran Untuk Zhou
18
Ingatan Yang Kembali
19
Pernikahan Putra Mahkota Nobuhide
20
Rencana Zhou
21
Melepaskan
22
Lamaran Dari Kekaisaran Fumio
23
Pohon Kebencian Yang Semakin Tumbuh Kuat
24
Sayembara
25
Kelicikan Dan Kelicikan
26
Dua Pangeran
27
Kejujuran
28
Rencana Licik Zeus
29
Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
30
Bertemu Dengan Nouhime
31
Pemimpin Baru ?
32
Disidang
33
Sang Pelaku
34
Permintaan Zhou
35
Helios
36
Pengumuman
37
Pesan Hiroki Feng
38
Rencana Licik Zeus Terhadap Pedesaan Nobuhide
39
Penyerangan Dan Serangan Tak Terduga
40
Penyeraangan Klan Sparta
41
Serangan Mematikan Arslan
42
Menghadapi Black Demon
43
Istana Tersembunyi
44
Menguasai Istana Sparta
45
Bersama Ke Istana Nobuhide
46
Berkencan
47
Melihat Kembang Api Bersama
48
Terbang Bersama Igurukingu
49
Serangan Untuk Lily
50
Menyerang Klan Mitzuhiro Dan Genda
51
Menyelamatkan Nouhime
52
Kamu Adalah Hadess!!
53
Aku Adalah Hadess
54
Siapakah Zhou?
55
Dihadang Lagi
56
Menyusul Zhou
57
Insting Zeus
58
Kebohongan Nouhime
59
Janji Zhou
60
Mengunjungi Kota Akita
61
Terlahirnya Kirasodo Dan Tubuh Abadi
62
Kirasodo Dan Zeus
63
Dewa Bintang Dan Kirasodo
64
Diskusi Bersama
65
Sebuah Rencana
66
Kekhawatiran Nouhime.
67
Mendatangi Kuil Kiyomizu
68
Menemui Seiryu
69
Mendapatkan Buku Kehidupan
70
Kegundahan Lily
71
Serangan Siluman Rubah Merah
72
Mencari Phoenix Api Suzaku
73
Saika Dan Kenshin
74
Mendatangi Lembah Persik Emas
75
Mendapatkan Kristal Pemicu Pancingan
76
Bertemu Dengan Suzaku
77
Kekhawatiran Yaoyao
78
Kejujuran Zhou
79
Keresahan Lily
80
Pengakuan Zhou
81
Membuka Buku Kehidupan
82
Mempelajari Buku Kehidupan
83
Lukisan Dan Mata-Mata
84
Prajurit Klan Genda Yang Melarikan Diri
85
Pernyataan Himura
86
Menyusun Rencana
87
Mengambil Keputusan Dan Awal Peperangan
88
Melawan Monster Tengu
89
Pergi Ke Tebing Laut Berhantu
90
Pengorbanan Zhou
91
Perih Dan Lara
92
Permintaan Nouhime Untuk Yaoyao
93
Melewati Portal Dunia Kegelapan
94
Sebuah Harapan Yang Terkubur Dosa
95
Berperang
96
Berperang 2
97
Bertemu Kembali
98
Teknik Kilat Putih Tanpa Batas ?
99
Formasi Membuka Portal Dunia Lain
100
Ada Apa Dengan Kirasodo?
101
Berakhirnya Zeus Dan Kirasodo
102
Bertemu Kembali Dengan Ayahanda
103
Sesuatu Yang Rumit
104
Berita Dari Yaoyao
105
Keputusan Zhou Dan Meninggalkan Nobuhide
106
Meninggalkan Nobuhide
107
Sebuah Pilihan Yang Sulit
108
Pengorbanan
109
Sebuah Pengorbanan 2
110
Kebenaran Yang Diketahui Nouhime
111
Keputusan Lily
112
Permintaan Nouhime
113
Serangan Hawa Iblis
114
Pengorbanan Hiroki Feng
115
Mendatangi Taman Langit Wilayah Barat
116
Kebenaran
117
Kebenaran Yang Mulai Terungkap
118
Serangan Para Bandit Di Perbatasan
119
Menuju Ke Itsuki
120
Hadiah Untuk Yaoyao
121
Dua Pernikahan
122
Menemui Kaisar Langit
123
Sebuah Takdir Dan Ramalan
124
Kembali Berkumpul Bersama
125
Kebersamaan
126
Sebuah Akhir
127
Promo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!