Chptr 5.

Wilayah lawan yang kosong akibat para pemain fokus menyerang dan meninggalkan wilayahnya.

Sean menggiring dengan cepat dan sudah melewati tengah lapangan.

Para pemain lawan juga mencoba mengejar dan menghentikan Sean, namun para pemain yang mengejar Sean tertinggal jauh, mencoba menghentikan dengan meraih bajunya namun raihan itu tidak sampai karena Sean yang terlalu cepat.

Saat sudah memasuki jarak 25 meter dari gawang, Sean memperlambat sedikit kecepatannya. Dia melirik ke samping sekilas dan menemukan bahwa pemain bertahan lawan sedang berlari menuju ke arahnya.

Sean tidak bisa menemukan Oliviera atau Victor karena terhalang oleh pemain bertahan lawan pandangannya.

Dia pun mencoba menggiringnya kedepan sedikit lagi, saat jarak dari gawang sudah 20 meter, Sean langsung melakukan tendangan dengan keras menuju pojok kiri.

Posisi kiper yang masih berusaha menutup sisi kirinya akhirnya telat menghadang celah itu, dan dengan terpaksa melompat mencoba meraih bola namun tendangan Sean sangat keras dan cepat sehingga jari jari kiper hanya merasa bahwa embusan angin telah lewat.

Dengan itu gol pun tercetak lagi oleh Sean, Sean yang sudah mencetak gol akhirnya sadar dengan cepat dan berlari menuju sudut lapangan untuk merayakannya.

Sampai di sudut lapangan, Sean langsung melakukan gerakan tangan membentuk tanda love. Setelah itu melakukan sujud seperti pemain muslim lainnya yang mencetak gol.

Rekan rekan tim Sean langsung menekan Sean saat Sean sudah selesai sujud syukurnya.

Sean yang sedang di bawah tidak siap dan merasa nafasnya tertekan namun dia tidak mempermasalahkannya, dia merasa sangat bahagia hari ini.

Wasit pun segera menyuruh para pemain kembali agar pertandingan bisa di mulai lagi.

Sebelum pertandingan dimulai lagi, pelatih Boavista melakukan pergantian.

Staff pertandingan dan wasit pengganti pun memberitahukan pemain yang diganti. Sean melihat kepinggir karena dia tidak tahu siapa yang di ganti oleh pelatih.

Saat melihat papan pengganti,

17 out, 26 in.

Sean langsung sadar bahwa dirinya adalah yang di ganti, dengan cepat dia ke pinggir lapangan.

Memberikan pelukan pada pemain nomor 26 itu dan resmi Sean di ganti.

Sean melangkah ke pelatih untuk berterima kasih dan bersalaman namun pelatih menghampirinya dan memeluknya.

"Kerja bagus." Ungkapnya.

Sean pun senang dan membalas pelukannya lalu kembali ke duduknya dengan para pemain lainnya.

Sean menonton sisa pertandingan yang masih berlangsung di pinggir lapangan.

Tak lama pertandingan pun berakhir.

Dengan skor 3 gol yang di ciptakan Boavista, Boavista meraih kemenangan setelah mengalami kekalahan di pertandingan terakhir.

Kini moral mereka pun terangkat lagi.

Semua pemain kembali ke ruang ganti.

Saat sampai di ruang ganti, pelatih pun bertepuk tangan, "Kerja kalian hari ini sangat bagus, kita sekarang meraih kemenangan dan sekarang kita berhasil naik ke peringkat 9 klasemen."

"Pertahankan kerja kalian seperti ini kedepannya. Baiklah evaluasi akan di lakukan nanti, sekarang bersalin."

Dengan itu para pemain mulai bersalin, namun masih ada yang cuek dan diam saja karena mereka merasa tidak perlu terburu buru, apalagi mereka berada di kandang mereka.

Sean tidak mengikuti mereka dan bersalin dengan cepat, setelah itu para pemain yang sudah bersalin kembali menuju bus.

Berada dalam bus dengan beberapa pemain, Sean mengeluarkan ponselnya untuk mendengarkan lagu supaya menenangkan dirinya.

Para pemain lainnya yang berada di bus juga melakukan hal yang sama.

Saat Sean sedang mendengarkan musik, assisten pelatih menghampirinya.

"Kerjamu bagus hari ini, usaha kerasmu terbayarkan hari ini. Jadi cobalah untuk tetap berusaha lebih keras lagi." Ungkapnya bangga pada Sean, namun tak lupa memberikan masukannya.

Yang di butuhkan pemain muda itu bukan hanya masukan tapi juga pujian agar membuatnya semangat.

"Baik." Sahut Sean. Dengan itu asisten pelatih pun pergi.

'Semoga dia tidak terlalu senang dan malah menjadi malas seperti yang lainnya. Ku harap kamu masih tetap mau bekerja keras.' Batin asisten pelatih yang sudah pergi dan kembali ke tempat duduknya.

...

Malam hari,

Di asrama, Sean yang sudah selesai melakukan ibadahnya pun membereskannya peralatan ibadahnya dengan rapih.

Ia tidak meninggalkan ibadahnya karena pesan orang tuanya, bukan itu saja, Sean juga merasa bahwa dirinya sudah dewasa dan memiliki tanggung jawab besar.

Kembali ke meja belajarnya, Sean mulai belajar bahasa bahasa yang sedang ia pelajarinya.

Sean tidak menyewa guru les karena kurangnya biaya, Keluarganya hanya keluarga biasa biasa saja.

Untuk memberikan kesempatan Sean bersekolah di Portugal saja itu menghabiskan banyak tabungan orang tuanya.

Sean belajar sendiri dan untung saja, dirinya termasuk dalam orang orang yang memiliki otak mudah mengingat. Jadi tak terlalu susah untuk mengingat kata kata bahasa asing.

Saat sedang belajar, ponsel yang ia simpan di kasur pun berdering. Sean melihat bahwa itu panggilan orang tuanya.

"Hallo bu?"

"Ada apa malam malam begini?" Tanya Sean.

"Oh ibu lupa waktu, bahwa di sana sudah malam." Ucapnya.

"Gapapa bu, ada apa?" Tanya Sean lagi.

"I-itu, maaf nak, apakah kamu punya uang di sana?" Tanya nya.

"Ada sedikit bu, aku disini berhemat."

"Oh baguslah, ibu minta maaf karena mungkin tidak bisa mengirim uang lagi untuk biaya hidupmu disana, usaha ayahmu sedang turun." Ungkapnya.

Sean yang mendengar itu pun merasa hatinya sangat sakit padahal dia sedang merasa senang karena bisa bermain dan mencetak gol.

"Oh tidak apa bu, ini cukup kok sampai 6 bulan lagi sebelum kontrak habis." Ungkap Sean mencoba menutupinya. Uang yang dia punya sekarang hanya bisa bertahan sekitar 3 bulanan lagi.

Orang tua Sean biasanya mengirim uang untuk biaya hidup Sean, meski Sean sudah di kontrak namun itu akan habis dan biaya kontraknya juga kecil.

"Kamu tidak menutupinya kan?" Tanya ibunya khawatir.

"Tidak bu, bagaimana kabar ibu, ayah, dan yang lainnya?" Tanya Sean balik.

"Kami baik baik saja di sana. Apakah kamu di sana tidak kesusahan?" Tanya nya lagi.

"Ibu tenang saja, mungkin dalam 1 tahun lagi namaku akan beredar luas." Ungkap Sean mencoba menenangkan ibunya. Ia berbicara asal karena tidak mau ibunya khawatir berlebihan dan mempengaruhi kesehatannya.

"Ohh kenapa?" Tanya ibu nya dengan penasaran.

"Aku sudah bermain di tim dan mencetak gol. Jadi ibu tenang saja, jangan lupa ibu juga doakan Sean supaya Sean sukses." Ungkap Sean.

Sean biasanya menceritakan bagaimana dia hidup di sini, mulai dari tidak masuk daftar besar dan lainnya. Ibunya selalu memberikan semangat dan doa, meski masih terdengar dari nadanya yang selalu khawatir, Sean selalu berusaha menenangkannya supaya tidak khawatir lagi.

"Ohh bagus, selamat. Anak ibu hebat. Doa ibu di terima. Ibu akan terus berdoa untukmu yang terbaik." Ungkapnya. Setelah itu keduanya mulai mengobrol lagi sebentar dan tak lama panggilan pun berakhir.

Sean menyimpan kembali ponselnya dan mulai belajar lagi sebentar sebelum tidur.

Terpopuler

Comments

Tara Muzandi

Tara Muzandi

kerja apa?kerja bagus

2023-08-22

0

decco

decco

Good job😁

2023-06-13

4

Ra dhiraemon

Ra dhiraemon

lanjut

2023-06-06

2

lihat semua
Episodes
1 Chptr 1.
2 Chptr 2.
3 Chptr 3.
4 Chptr 4.
5 Chptr 5.
6 Chptr 6.
7 Chptr 7.
8 Chptr 8.
9 Chptr 9.
10 Chptr 10.
11 Chptr 11.
12 Chptr 12.
13 Chptr 13.
14 Chptr 14.
15 Chptr 15.
16 Chptr 16.
17 Chptr 17.
18 Chptr 18.
19 Chptr 19.
20 Chptr 20.
21 Chptr 21.
22 Chptr 22.
23 Chptr 23.
24 Chptr 24.
25 Chptr 25.
26 Chptr 26.
27 Chptr 27.
28 Chptr 28.
29 Chptr 29.
30 Chptr 30.
31 Chptr 31.
32 Chptr 32.
33 Chptr 33.
34 Chptr 34.
35 Chptr 35.
36 Chptr 36.
37 Chptr 37.
38 Chptr 38.
39 Chptr 39.
40 Chptr 40.
41 Chptr 41.
42 Chptr 42.
43 Chptr 43.
44 Chptr 44.
45 Chptr 45.
46 Chptr 46.
47 Chptr 47.
48 Chptr 48.
49 Chptr 49.
50 Chptr 50.
51 Chptr 51.
52 Chptr 52.
53 Chptr 53.
54 Chptr 54.
55 Chptr 55.
56 Chptr 56.
57 Chptr 57.
58 Chptr 58.
59 Chptr 59.
60 Chptr 60.
61 Chptr 61.
62 Chptr 62.
63 Chptr 63.
64 Chptr 64
65 Chptr 65.
66 Chptr 66.
67 Chptr 67.
68 Chptr 68.
69 Chptr 69.
70 Chptr 70.
71 Chptr 71.
72 Chptr 72.
73 Chptr 73.
74 Chptr 74.
75 Chptr 75.
76 Chptr 76.
77 Chptr 77.
78 Chptr 78.
79 Chptr 79.
80 Chptr 80.
81 Chptr 81.
82 Chptr 82.
83 Chptr 83.
84 Chptr 84.
85 Chptr 85.
86 Chptr 86.
87 Chptr 87.
88 Chptr 88.
89 Chptr 89.
90 Chptr 90.
91 Chptr 91.
92 Chptr 92.
93 Chptr 93.
94 Chptr 94.
95 Chptr 95.
96 Chptr 96.
97 Chptr 97.
98 Chptr 98.
99 Chptr 99.
100 Chptr 100.
101 Chptr 101.
102 Chptr 102.
103 Chptr 103.
104 Chptr 104.
105 Chptr 105.
106 Chptr 106.
107 Chptr 107.
108 Chptr 108.
109 Chptr 109.
110 Chptr 110.
111 Chptr 111.
112 Chptr 112.
113 Chptr 113.
114 Chptr 114.
115 Chptr 115.
116 Chptr 116.
117 Chptr 117.
118 Chptr 118.
119 Chptr 119.
120 Chptr 120.
121 Chptr 121.
122 Chptr 122.
123 Chptr 123.
124 Chptr 124.
125 Chptr 125.
126 Chptr 126.
127 Chptr 127.
128 Chptr 128.
129 Chptr 129.
130 Chptr 130.
131 Chptr 131.
132 Chptr 132.
133 Chptr 133.
134 Chptr 134.
135 Chptr 135.
136 Chptr 136.
137 Chptr 137.
138 Chptr 138.
139 Chptr 139.
140 Chptr 140.
141 Chptr 141.
142 Chptr 142.
143 Chptr 143.
144 Chptr 144.
145 Chptr 145.
146 Chptr 146.
147 Chptr 147.
148 Chptr 148.
149 Chptr 149.
150 Chptr 150.
151 Chptr 151.
152 Chptr 152.
153 Chptr 153.
154 Chptr 154.
155 Chptr 155.
156 Chptr 156.
157 Chptr 157.
158 Chptr 158.
159 Chptr 159.
160 Chptr 160.
161 Chptr 161.
162 Chptr 162.
163 Chptr 163
164 Chptr 164.
165 Chptr 165.
166 Chptr 166.
167 Chptr 167.
168 Chptr 168.
169 Chptr 169.
170 Chpt 170.
171 Chptr 171.
172 Chptr 172.
173 Chptr 173.
174 Chptr 174.
175 Chptr 175.
176 Chptr 176.
177 Chptr 177.
178 Chptr 178.
179 Chptr 179.
180 Chptr 180.
181 Chptr 181.
182 Chptr 182.
183 Chptr 183.
184 Chptr 184.
185 Chptr 185.
186 Chptr 186.
187 Chptr 187.
188 Chptr 188.
189 Chptr 189.
190 Chptr 190.
191 Chptr 191.
192 Chptr 192.
193 Chptr 193.
194 Chptr 194.
195 Chptr 195.
196 Chptr 196.
197 Chptr 197.
198 Chptr 198.
199 Chptr 199.
200 Chptr 200.
201 Chptr 201.
202 Chptr 202.
203 Chptr 203.
204 Chptr 204.
205 Chptr 205.
206 Chptr 206.
207 Chptr 207.
208 Chptr 208.
209 Chptr 209.
210 Chptr 210.
211 Chptr 211.
212 Chptr 212.
213 Chptr 213.
214 Chptr 214.
215 Chptr 215.
216 Chptr 216.
217 Chptr 217.
218 Chptr 218.
219 Chptr 219.
220 Chptr 220.
221 Chptr 221.
222 Chptr 222.
223 Chptr 223.
224 Chapter 224.
225 Chptr 225.
226 Chptr 226.
227 Chptr 227.
228 Chptr 228.
229 Chptr 229.
230 Chptr 230.
231 Chptr 231.
232 Chptr 232.
233 Chptr 233.
234 Chptr 234.
235 Chptr 235.
236 Chptr 236.
237 Chptr 237.
238 Chptr 238.
239 Chptr 239.
240 Chptr 240.
241 Chptr 241.
242 Chptr 242.
243 Chptr 243.
244 Chptr 244.
245 Chptr 245.
246 Chptr 246.
247 Chptr 247.
248 Chptr 248.
249 Chptr 249.
250 PEMBERITAHUAN!!
251 PENGUMUMAN!!
252 - c a i n -
253 Apa yang terjadi?
254 Tolong.
255 PENGUMUMAN!!!
Episodes

Updated 255 Episodes

1
Chptr 1.
2
Chptr 2.
3
Chptr 3.
4
Chptr 4.
5
Chptr 5.
6
Chptr 6.
7
Chptr 7.
8
Chptr 8.
9
Chptr 9.
10
Chptr 10.
11
Chptr 11.
12
Chptr 12.
13
Chptr 13.
14
Chptr 14.
15
Chptr 15.
16
Chptr 16.
17
Chptr 17.
18
Chptr 18.
19
Chptr 19.
20
Chptr 20.
21
Chptr 21.
22
Chptr 22.
23
Chptr 23.
24
Chptr 24.
25
Chptr 25.
26
Chptr 26.
27
Chptr 27.
28
Chptr 28.
29
Chptr 29.
30
Chptr 30.
31
Chptr 31.
32
Chptr 32.
33
Chptr 33.
34
Chptr 34.
35
Chptr 35.
36
Chptr 36.
37
Chptr 37.
38
Chptr 38.
39
Chptr 39.
40
Chptr 40.
41
Chptr 41.
42
Chptr 42.
43
Chptr 43.
44
Chptr 44.
45
Chptr 45.
46
Chptr 46.
47
Chptr 47.
48
Chptr 48.
49
Chptr 49.
50
Chptr 50.
51
Chptr 51.
52
Chptr 52.
53
Chptr 53.
54
Chptr 54.
55
Chptr 55.
56
Chptr 56.
57
Chptr 57.
58
Chptr 58.
59
Chptr 59.
60
Chptr 60.
61
Chptr 61.
62
Chptr 62.
63
Chptr 63.
64
Chptr 64
65
Chptr 65.
66
Chptr 66.
67
Chptr 67.
68
Chptr 68.
69
Chptr 69.
70
Chptr 70.
71
Chptr 71.
72
Chptr 72.
73
Chptr 73.
74
Chptr 74.
75
Chptr 75.
76
Chptr 76.
77
Chptr 77.
78
Chptr 78.
79
Chptr 79.
80
Chptr 80.
81
Chptr 81.
82
Chptr 82.
83
Chptr 83.
84
Chptr 84.
85
Chptr 85.
86
Chptr 86.
87
Chptr 87.
88
Chptr 88.
89
Chptr 89.
90
Chptr 90.
91
Chptr 91.
92
Chptr 92.
93
Chptr 93.
94
Chptr 94.
95
Chptr 95.
96
Chptr 96.
97
Chptr 97.
98
Chptr 98.
99
Chptr 99.
100
Chptr 100.
101
Chptr 101.
102
Chptr 102.
103
Chptr 103.
104
Chptr 104.
105
Chptr 105.
106
Chptr 106.
107
Chptr 107.
108
Chptr 108.
109
Chptr 109.
110
Chptr 110.
111
Chptr 111.
112
Chptr 112.
113
Chptr 113.
114
Chptr 114.
115
Chptr 115.
116
Chptr 116.
117
Chptr 117.
118
Chptr 118.
119
Chptr 119.
120
Chptr 120.
121
Chptr 121.
122
Chptr 122.
123
Chptr 123.
124
Chptr 124.
125
Chptr 125.
126
Chptr 126.
127
Chptr 127.
128
Chptr 128.
129
Chptr 129.
130
Chptr 130.
131
Chptr 131.
132
Chptr 132.
133
Chptr 133.
134
Chptr 134.
135
Chptr 135.
136
Chptr 136.
137
Chptr 137.
138
Chptr 138.
139
Chptr 139.
140
Chptr 140.
141
Chptr 141.
142
Chptr 142.
143
Chptr 143.
144
Chptr 144.
145
Chptr 145.
146
Chptr 146.
147
Chptr 147.
148
Chptr 148.
149
Chptr 149.
150
Chptr 150.
151
Chptr 151.
152
Chptr 152.
153
Chptr 153.
154
Chptr 154.
155
Chptr 155.
156
Chptr 156.
157
Chptr 157.
158
Chptr 158.
159
Chptr 159.
160
Chptr 160.
161
Chptr 161.
162
Chptr 162.
163
Chptr 163
164
Chptr 164.
165
Chptr 165.
166
Chptr 166.
167
Chptr 167.
168
Chptr 168.
169
Chptr 169.
170
Chpt 170.
171
Chptr 171.
172
Chptr 172.
173
Chptr 173.
174
Chptr 174.
175
Chptr 175.
176
Chptr 176.
177
Chptr 177.
178
Chptr 178.
179
Chptr 179.
180
Chptr 180.
181
Chptr 181.
182
Chptr 182.
183
Chptr 183.
184
Chptr 184.
185
Chptr 185.
186
Chptr 186.
187
Chptr 187.
188
Chptr 188.
189
Chptr 189.
190
Chptr 190.
191
Chptr 191.
192
Chptr 192.
193
Chptr 193.
194
Chptr 194.
195
Chptr 195.
196
Chptr 196.
197
Chptr 197.
198
Chptr 198.
199
Chptr 199.
200
Chptr 200.
201
Chptr 201.
202
Chptr 202.
203
Chptr 203.
204
Chptr 204.
205
Chptr 205.
206
Chptr 206.
207
Chptr 207.
208
Chptr 208.
209
Chptr 209.
210
Chptr 210.
211
Chptr 211.
212
Chptr 212.
213
Chptr 213.
214
Chptr 214.
215
Chptr 215.
216
Chptr 216.
217
Chptr 217.
218
Chptr 218.
219
Chptr 219.
220
Chptr 220.
221
Chptr 221.
222
Chptr 222.
223
Chptr 223.
224
Chapter 224.
225
Chptr 225.
226
Chptr 226.
227
Chptr 227.
228
Chptr 228.
229
Chptr 229.
230
Chptr 230.
231
Chptr 231.
232
Chptr 232.
233
Chptr 233.
234
Chptr 234.
235
Chptr 235.
236
Chptr 236.
237
Chptr 237.
238
Chptr 238.
239
Chptr 239.
240
Chptr 240.
241
Chptr 241.
242
Chptr 242.
243
Chptr 243.
244
Chptr 244.
245
Chptr 245.
246
Chptr 246.
247
Chptr 247.
248
Chptr 248.
249
Chptr 249.
250
PEMBERITAHUAN!!
251
PENGUMUMAN!!
252
- c a i n -
253
Apa yang terjadi?
254
Tolong.
255
PENGUMUMAN!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!