Ivana ternganga kala mendengar penawaran Zach yang baru kali ini ia dengar. Bahkan beberapa tamu kelab yang mengajaknya bercinta dan berani membayar mahal pun tak pernah ia ladeni, apalagi kali ini ... meminjam rahim?
What the hell!
Ivana kemudian bangkit dari duduknya, tanpa menjawab permintaan Zach, karena baginya tak masuk akal.
Ia adalah seorang penyanyi kelab, yang meski bayarannya tidak seberapa, tetapi setidaknya pekerjaan itulah yang sesuai dengan passion dan bakatnya. Sesuatu yang ia lakukan dengan keahlian. Sementara ini ....
“Nona Sanchez, tunggu!” Zach turut bangkit dari tempatnya dan menghadang Ivana dengan tubuh tegapnya. “Kau mau ke mana?”
“Pulang, ke mana lagi?”
“Kita belum selesai!” tahan Zach, berharap agar gadis itu tidak meninggalkan kediamannya begitu saja. Meski sesungguhnya, Zach tak perlu cemas karena Ivana tak akan bisa ke mana pun.
Zach sudah melakukan antisipasi dengan membawa Ivana menggunakan mobilnya.
“Aku tak tahu Anda memiliki kelainan apa, tapi sungguh, itu adalah penawaran yang tidak masuk akal! Kau tahu profesiku, kan? Apa yang harus kukatakan pada orang-orang kalau sampai mereka bertanya tentang itu.”
Zach tak mengerti arah pembicaraan Ivana, terlebih ketika mendengar kata ‘itu’.
“Itu apa maksudmu, Nona Sanchez?”
“Kau pikir aku tidak mengerti maksudmu? Aku harus mengandung anakmu, bukan? Karena istrimu tidak bisa melahirkan, apakah begitu?” tanya Ivana yang justru membuat Zach mengurut kening.
“Maka dari itu, duduklah dulu, dengarkan perkataanku mulai dari awal hingga selesai agar kau tidak salah paham,” pinta Zach, pada gadis keras kepala di hadapannya.
“Tidak, aku sudah tahu. Intinya kau ingin aku mengandung anakmu, bukan? Ini sungguh akan menghancurkan reputasiku, Tuan Levy.”
Zach membiarkan Ivana tetap di tempatnya, berdiri mematung dan menanti respon darinya. Namun, yang seharusnya memberi tanggapan atas masalah ini bukanlah Zach melainkan Ivana, dan gadis itu sudah melakukannya.
“Aku belum memiliki istri, Nona Sanchez, itu sebabnya aku memintamu untuk melahirkan anak untukku. Dan bicara soal reputasi, berapa harga reputasimu?” Zach menjeda kalimatnya sejenak, sekaligus menanti jawaban Ivana.
“Berapa mereka membayarmu untuk penampilanmu dalam semalam?” lanjut pria itu, kali ini dalam bentuk pertanyaan.
“Memangnya kenapa? Apakah kau—“
“Aku akan membayarmu lebih besar dari yang kau dapatkan di kelab. Bukankah aku sudah katakan itu? Berapa pun yang kau minta, sekaligus fasilitas di mansion ini.”
Ivana merasa gamang kala mendengar segala yang diucapkan oleh lelaki itu. Ia memang membutuhkan banyak uang untuk membayar hutang-hutang yang dibuat oleh ayahnya yang pemabuk. Bahkan sebelumnya, ia dijual oleh sang ayah di kelab tempatnya bekerja saat ini, sebagai seorang pelacur, bukan sebagai penyanyi.
Setelah melakukan negosiasi dengan pemilik kelab yang sangat baik hati, Jeffry Allen, Ivana bisa bekerja dengan cara yang benar. Namun, mengapa sekarang ia justru terjebak di tempat ini, dengan pria asing dan penawaran bisnisnya yang aneh.
“Bagaimana, Nona Sanchez? Aku tidak bisa menunggu lama.”
Ivana mendesah, pasrah. Jika pria ini mengatakan bersedia membayar berapa pun, bukankah itu artinya ia akan benar-benar melakukannya? Bahkan meski ia tak mengatakan demikian, bisa dibuktikan bahwa pria ini memiliki harta yang tak akan habis dimakan tujuh bahkan sepuluh keturunannya.
“Apa saja yang harus kulakukan?” tanya Ivana, akhirnya.
Zach tak langsung menjawab, melainkan memberi isyarat agar Ivana duduk bersamanya agar pembicaraan mereka lebih nyaman dan tidak terkesan terburu-buru. Bukankah gadis itu menginginkan segalanya dijelaskan secara detail?
“Baiklah, jadi begini ... kau nantinya akan melahirkan anak untukku, aku sebagai pendonor benih untukmu. Kau akan tinggal di mansion yang lain di belakang bangunan ini.”
“Tunggu, bolehkah aku mengajukan syarat juga?” tanya Ivana. Ia tak ingin berakhir menyedihkan dan hanya dijadikan seolah pabrik anak. Ia ingin sesuatu yang lebih sakral untuk meyakinkan bahwa ia tak akan mendapat kerugian atas bisnis rahasia ini.
“Silakan, katakan saja apa pun syaratmu.”
“Kau harus menjelaskan bagaimana proses penanaman benih yang kau katakan itu, kau bilang tadi kalau kau akan menjadi pendonor benih, bukan? Jelaskan bagaimana prosesnya.” Ivana berhenti sejenak demi mengingat apa lagi yang ingin ia jadikan syarat.
“Apakah aku boleh tetap bekerja di kafe? Jika tidak, kau harus membayarkan semua hutangku pada Tuan Allen. Dan ada lagi, Aku tidak mau diperlakukan seperti simpanan, karena itu berarti sama saja aku menjual diriku. Ya ... meski sebenarnya sama saja andai aku setuju aku sebenarnya tengah melakukan itu, tapi ... aku tidak ingin orang mengira seperti itu.”
Zach yang sejak tadi menyimak apa saja syarat yang diajukan oleh Ivana, kini siap untuk menjelaskan semuanya.
“Baiklah, untuk poin pertama, kita tidak akan melakukannya dengan inseminasi buatan, Nona Sanchez. Kuharap kau tahu maksudku,” ucap Zach, menanti respon dari Ivana yang kini ternganga tak percaya.
“Maksudmu, kau akan—Tuan Levy, ini sungguh gila! Kau ingin membeliku, sebagai pemuasmu lalu melahirkan anakmu? Itu bukan pekerjaan mudah, kau tahu? Berarti aku sudah melakukan hal yang tepat dengan memberi syarat ketiga!” sergahnya, tak percaya.
“Aku tidak mungkin melakukan inseminasi buatan terhadapmu, karena itu akan berpengaruh pada reputasiku.”
Ivana mendengkus.
“Baiklah, reputasimu. Bagaimana denganku? Kau akan membiarkanku mendapat predikat sebagai wanita simpanan? Asal kau tahu, Tuan Levy, sudah berapa tamu yang kutolak ketika mereka meminta hal yang sama. Dan denganmu aku tidak tahu mengapa dengan bodohnya setuju kau bawa kemari!”
Zach mengedik, meladeni wanita yang marah adalah hal yang pertama kali terjadi dalam hidupnya. Selama ini ia menjauhi wanita mana pun, sejak insiden itu terjadi berulang kali.
“Apakah kau seorang ....”
Pria itu menggeleng.
“Bukan. Jika kau mengira aku penyuka sesama jenis, kau sudah mendengarnya, bukan, kalau aku ingin penanaman benih itu dilakukan secara langsung? Dan aku juga bukan pria hidung belang, aku sangat pemilih. Anggap saja kau beruntung, karena dari sekian wanita, aku memilihmu.”
“Oh, aku merasa tersanjung, tapi tidak. Aku tidak mau menjadi simpanan meski oleh pria setampan dan sekaya dirimu, Tuan Levy!”
Ivana bangkit dari duduknya untuk yang ke sekian kali. Namun, dengan gerakan cepat dan tak diduga, Zach menarik lengan gadis itu hingga terjatuh dalam dekapannya. Ivana membeku seketika saat tubuh mereka kini tak berjarak kecuali tersekat oleh kain yang menutupi tubuh keduanya.
“Sudah kukatakan, aku tidak menerima penolakan. Apa pun yang kau mau, katakanlah, aku akan memenuhinya sampai kau mengatakan ‘iya’.”
Ivana tak bisa berkata-kata selain memandangi paras rupawan Zach dalam jarang sedekat mereka saat ini.
“Poin kedua, jawabannya, tidak. Kau harus keluar dari kelab, karena kewajibanmu adalah terhadap hidupmu dan diriku. Dan jelas itu artinya aku akan melunasi semua hutangmu. Untuk poin ini kuharap sudah jelas.”
Ivana yang seperti tersihir pesona Zach Levy, hanya mengangguk seakan patuh. Tidak semudah itu, ia hanya sedang menikmati karya seni Tuhan berupa pria tampan rupawan yang tengah mengungkung Ivana dalam dekapan hangatnya.
“Poin ketiga, apa maksudnya? Apakah yang kau maksud adalah sebuah pernikahan? Jika memang iya, aku akan melakukannya. Sudah kukatakan, apa pun asal kau setuju,” lanjut Zach. “Apakah ada lagi?”
“Sepuluh ribu dolar setiap bulan, seluruh fasilitas di mansionmu, sebuah status yang jelas dan resmi, dan ... hatimu, maka aku setuju untuk melahirkan anak-anak yang lucu untukmu!”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments
Fredelina Putri
sipp keren 👌
2023-01-22
1
Fredelina Putri
wew dipeluk dong 🤭🤭
2023-01-22
0
Fredelina Putri
wkwkwkwkwkw 🤭
2023-01-22
0