Tiga hari sebelum pernikahan, Celine dan pelayan-pelayannya sangat rajin. Mereka berlari dan berlatih seni bela diri, berkebun dan beternak ikan di kolam. Dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan, pembakaran lemak secara efektif mulai bekerja dalam tubuh Celine.
Dalam waktu yang singkat itu dia berhasil menurunkan berat badannya 2 kg. Sehingga total penurunan berat badannya selama 12 hari adalah 4kg. Sungguh pencapaian yang luar biasa.
"Wah baju pernikahan Nona agak longgar. Bagaimana ini Nona?" Xixi berkata dengan cemas.
"Bukan masalah besar. Pakai teknik ikat dan jahit sedikit pasti pas. Biar aku menunjukkannya padamu" Celine memodifikasi baju pernikahannya secepat kilat. Dan …..
"Wah Nyonya, aku tidak tahu kau bahkan bisa melakukan ini. Anda serba bisa. Jenderal tidak salah pilih" Yunzhi menyatakan kekagumannya.
Yanzhi yang pendiam memancarkan pandangan kekaguman juga. Dia akan memberitahukan informasi ini pada Jenderal segera. Yanzhi belum menyadari jika tuannya sedang berdiri mengamati dari atas pohon di ujung kediaman. Jadi dia tidak perlu melaporkan hal ini hehehehe…..
"Ya, Nona. Darimana anda belajar hal ini. Setahu hamba, anda bahkan takut memegang jarum karena takut darah" Xixi berkata dengan heran.
"Ekhem… ekhem…… yah sejak aku diserang para pembunuh aku merasa bahwa aku harus mengatasi semua ketakutanku. Bahkan harus bisa melindungi diriku sendiri. Karena itu aku berusaha melawan semua itu. Kebetulan dulu aku pernah mengamati ibuku menjahit, karena itu aku ingat dan mencoba mempraktekkannya. Siapa yang tahu aku sangat jenius dan berbakat bukan" Celine memberi penjelasan panjang lebar yang paling dirasanya masuk akal.
"Oh begitu, Nona sangat berbakat" Xixi, Yanzhi, dan Yunzhi menjawab serempak dengan binar mata kagum.
"Baiklah,,,,,,mari kita bersiap-siap latihan kembali" Celine terlalu malu untuk menjelaskan lagi. Takut jika kebohongannya akan terbongkar di hadapan ketiga pelayannya.
Dia lebih memilih mengalihkan pembicaraan dengan cara bersiap-siap berganti pakaian latihan. Toh alur sudah cukup jauh melenceng. Sedikit improvisasi tidak akan berpengaruh banyak.
Setelah lari mengitari kediaman sebanyak 5x, Celine berlatih jurus-jurus dasar pada Yanzhi.
"Nyonya struktur tulang anda saya rasa cocok untuk seni bela diri. Meskipun tidak akan sangat ahli tapi anda akan mampu membela diri menghadapi penjahat biasa di masa depan. Tapi jika bertemu seorang ahli saya sarankan anda untuk mundur dan memanggil Jenderal Zhou, Nyonya" Yanzhi berkata dengan raut wajah serius.
"Sreeet,,,,bruk,,,,bruk,,,,bruk,,,,,,"
Bunyi tumpukan buku yang jatuh terdengar.
Celine yang berlatih keseimbangan dengan cara tumpukan buku ditaruh di kepala dengan tangan terentang dan salah satu kaki diangkat setinggi lutut langsung oleng mendengar kata-kata Yanzhi. Dia pun jatuh terduduk, setelah hampir selama 45 menit menahan pose itu.
Wajah Celine merah padam. Antara marah diremehkan karena dianggap lemah, kesal dan juga malu karena dikaitkan-kaitkan dengan Jenderal Zhou. Tapi karena malas meladeni bawahan yang "loyal pada Tuan lamanya" Celine hanya menanggapi kata-kata Yanzhi dengan jawaban pendek.
"Ya, aku mengerti" kata Celine.
"Pfftt" Xixi dan Yunzhi yang membantu Celine berdiri merespon dengan tertawa cekikikan tertahan atas jawaban Celine. Mereka pun mendapat delikan tajam dari Celine. Tawa mereka langsung terhenti.
"Baiklah sudah cukup latihan hari ini, Nyonya" kata Yanzhi.
Yanzhi menyadari jika Jenderal Zhou mengintip latihan mereka hari ini sejak mereka berlari mengitari kediaman putaran pertama. Jenderal Zhou berdiri diam tersamarkan di atas pohon oleh lebatnya dedaunan. Di pohon yang lain Li Ping ikut mengawasi juga. Celine, Xixi dan Yunzhi tidak dapat merasakan keberadaan Jenderal Zhou dan Li Ping.
Jenderal Zhou menatap mereka dengan wajah datar. Entah apa yang akan dilakukan Jenderal jika tahu dia membuat calon istrinya menderita karena latihan.
Meskipun Yanzhi selalu melatih Nyonya tidak terlalu keras, tapi kedisiplinan Nyonya memang patut diacungi jempol. Terbukti dengan fisik Nyonya yang semakin membaik meskipun luka-lukanya belum sembuh sepenuhnya.
"Baiklah, terima kasih Yanzhi atas bimbingannya hari ini. Latihan kita hari ini hebat. Hari ini kita makan ikan bakar. Ayo semuanya. Kita bagi tugas. Yunzhi belilah beberapa ekor ikan gurame sekalian beli benihnya di pasar. Pilih benih ikan guramenya yang besarnya seukuran kepalan tangan, biar bisa segera kita makan 3-4 bulan lagi. Yanzhi tolong bersihkan kolam kita, minta beberapa pengawal Marquis yang melakukannya. Kolam itu akan kujadikan kolam ternak ikan gurame. Pengawal Jenderal Zhou bertugas di depan mencegah penyusup datang. Xixi ikut aku ke dapur. Kita harus mengecek bumbu-bumbu dapur mungkin ada yang kurang. Aku akan memasak untuk kita semua. Ikan bakar spesial buatanku sendiri" Celine berteriak senang.
Setibanya di dapur, Celine menyadari jika beberapa bumbu tidak ada.
"Kurasa kita tetap harus keluar membeli bumbu, Xixi. Beberapa sayuran juga harus kita beli. Minumnya cukup air putih dari sumur saja. Nanti minta beberapa pengawal merebusnya dan ditaruh dalam kendi yang besar sehingga bisa untuk persediaan minum selama 2 hari ke depan" Celine berkata sambil merenung.
"Baik, Nona" jawab Xixi.
Karena Yanzhi dan Yunzhi tidak ada maka hanya Celine dan Xixi yang menyamar. Mereka menyamar menjadi laki-laki kembali.
Berbeda dengan awal waktu menyamar sebagai Tuan muda gendut (baca bab3), kali ini Celine berubah menjadi Tuan muda gempal yang wajahnya kecoklatan, memiliki tahi lalat di bawah matanya.
Xixi yang menyamar sebagai pelayan laki-laki mendecak kagum.
"Wah nona sangat hebat. Tidak terlihat seperti nona besar Han sama sekali" binar mata Xixi mau tak mau membuat Celine sedikit bangga.
"Ekhem,,,,,tentu saja. Bahkan aku ragu jika ada ayah, nenek atau bahkan Jenderal sekalipun, mereka akan dapat mengenaliku" kata Celine dengan bangga.
"Ayo Xixi, kita pergi" ajak Celine.
"Baik Nona" Xixi menjawab sambil mengikuti Celine.
Dari atas pohon Jenderal Zhou yang melihat bagaimana perubahan terjadi pada calon istrinya mengangkat alis.
'Hmm,,,benar-benar berbakat sekali istriku ini. Di masa depan aku harus dapat mengenalinya dalam wujud apapun' Tekad Zhou Ming.
"Li Ping, apakah kamu tahu 'hobi' nya ini?" Kata-kata Jenderal dalam dan tegas. Matanya masih menatap rupa Celine dalam bentuk laki-laki muda yang sangat biasa itu.
"Setahu hamba, baru 2x Nyonya menyamar menjadi laki-laki Tuan. Ekhem,,,,, Memang semuanya menyamar menjadi laki-laki, dan untuk keperluan ke pasar" jawab Li Ping sambil menelan ludah.
'Oh Nyonya, mengapa anda menyamar di saat Yang Mulia ada disini? Semoga semua baik-baik saja' batin Li Ping miris.
Jenderal Zhou hanya diam memperhatikan dan mengikuti Celine. Ya, hari ini Jenderal Zhou khusus menjadi penguntit bagi calon istrinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
Wanda Wanda i
😂😂😂 baru sgitu dah Bucin nih pangeran
2023-04-02
0