Bab 10. Itikad baik Jenderal

Sudah 2 hari berlalu sejak malam penyergapan Celine. Sehari setelah penyergapan Jenderal Zhou telah mengirimkan hadiah tanda pertunangan bagi kediaman Marquis. Hadiah itu tidak perlu disebutkan, yang jelas akan membuat Celine wanita dari dunia modern ternganga karena kaget, syok dan tidak percaya. Yang jelas rakyat semakin merasa bahwa Jenderal Zhou sangat menyayangi dan menghargai calon istrinya ini.

Selama Celine tidak sadar, Yanzhi dengan setia merawatnya. Yanzhi adalah salah satu pengawal bayangan Jenderal Zhou. Dia adalah satu-satunya wanita dalam squad pengawal Jenderal. Kemampuannya tidak kalah dengan 4 pengawal Jenderal Zhou yang lain. Jenderal sudah mempersiapkan sejak lama, jika suatu hari dia memiliki permaisuri, maka Yanzhi akan menjadi milik sepenuhnya permaisurinya.

Yunzhi juga merawat Xixi dengan telaten. yunzhi adalah pelayan di rumah Jenderal. Meskipun tidak sekuat Yanzhi, kemampuan bertarung Yunzhi juga di atas rata-rata. Ya, semua pekerja di kediaman Jenderal Zhou adalah praktisi bela diri.

Perlahan mata Celine terbuka. Dia ingat kejadian malam itu. Tiba-tiba dia duduk.

"Hhhhsssssss" sakit dan nyeri yang diderita akibat luka-lukanya menyebabkannya meringis.

Suara itu membuat Yanzhi yang baru saja kembali dari dapur segera mendekatinya.

"Nyonya,,,nyonya sudah sadar?" Sebuah suara asing terdengar membuat Celine menengadah.

"Siapa kamu?" Sebuah tanda tanya besar muncul di kepalanya. Di sini hanya ada mereka berdua. Siapa yang dipanggil nyonya oleh gadis ini?

"Hamba Yanzhi, mulai 2 hari yang lalu saya menjadi pelayan Nyonya dan akan selalu setia pada Nyonya" jawab Yanzhi hormat.

Kata-kata nyonya membuat Celine terhenyak.

"Siapa nyonyamu? Kenapa kamu memanggilku nyonya? Siapa yang mengirim mu?" Celine bertanya bertubi-tubi.

"Hamba awalnya pengawal bayangan Jenderal Zhou. Karena hamba satu-satunya wanita di dalam tim, maka Jenderal memilih saya untuk nyonya. Beliau takut akan keselamatan anda, jadi menyuruh hamba senantiasa waspada dan ada di dekat anda" Jawab tegas Yanzhi.

"Kami belum menikah, tidak pantas bagimu memanggilku demikian" tolak Celine halus.

"Tapi anda akan segera menikah dan Jenderal Zhou memerintahkan hamba untuk memanggil Nyonya dari awal" jawab Yanzhi menunduk hormat.

'Apa yang dilakukan Jenderal Zhou hingga dia memiliki bawahan yang loyal begini? Andai dia bawahanku. Oh tapi dia memang bawahanku mulai sekarang. Sepertinya ilmu beladiri Yanzhi tinggi, mungkin aku bisa belajar darinya' pikir Celine.

"Baiklah jika Jenderal Zhou ingin seperti itu. Awalnya aku hanya berpikir bagaimana itu akan berpengaruh kepadanya. Panggilan 'Nyonya' yang tersemat padaku, aku takut akan mempengaruhinya. Tapi jika dia yang menginginkannya berarti tidak akan ada masalah" jawab Celine panjang lebar.

"Benar, Nyonya" Yanzhi membenarkan sambil membungkuk.

"Apa kau tau Xixi, dia pelayanku dan ikut terluka bersamaku. Apa kau tau bagaimana keadaannya?" Celine bertanya pada Yanzhi.

"Dia belum sadar. Lukanya agak dalam dan mengeluarkan banyak darah. Tapi kata tabib dia akan baik-baik saja. Pelayan lain Jenderal Zhou bertugas merawatnya sekarang" Yanzhi menjawab pertanyaan Celine.

"Baguslah kalau begitu, kasian dia harus mengalami luka-luka juga" Gumam Celine perlahan.

Sekelebat bayangan muncul dalam ingatan Celine. Sewaktu dia tak sadarkan diri banyak potongan-potongan peristiwa bercampur. Sekarang dia mulai mengingat sedikit demi sedikit peristiwa-peristiwa yang dialami pemilik asli pada masa lalu.

Ternyata ibu Han Cya Lin adalah orang Jiangnan. Dia merupakan putri seorang ketua sekte yang sangat hebat. Demi menghindari pertempuran ahli waris sebagai ketua sekte pembunuh, Ibu Celine merantau ke kerajaan ini. Dalam perjalanan, ibu bertemu dengan seorang wanita dan bersahabat dengannya.

Wanita itu adalah ibu dari Jenderal Zhou Ming. Dengan kata lain pernikahan ini adalah perjodohan dari persahabatan wanita. Sama seperti di zaman modern. Hal yang sangat lazim. Dan sama dengan zaman modern, Han Cya Lin tidak suka dijodohkan, dia ingin mencari cinta pertamanya sendiri. Hhhhhh…….

Meskipun berhasil kabur dari Jiangnan, ibu Han Cya Lin ternyata tetap diburu oleh kakak sepupu laki-lakinya, yang sekarang menjadi ketua sekte Jiangnan. Dengan susah payah ibu berhasil menikah dan menyamarkan keberadaannya di kediaman Marquis ini. Menjadi wanita terhormat dan dicintai.

Tapi bahkan ibu yang begitu hebat kalah oleh pertikaian dalam Harem. Ya ibunya diracun oleh selir Yun. Selir yang sangat licik dan picik. Dengan berbagai skema selir Yun berhasil menjebak ibu dan menindas anak ini.

Tapi mengingat sekarang Celine yang berperan dalam novel, sepertinya dia bisa menuliskan novel yang lebih baik. Tentunya dengan akhir yang baik untuknya.

"Bisakah, kau ambilkan makanan untukku?" Celine berkata.

"Baik, Nyonya" Yanzhi membungkuk hormat sebelum berlalu pergi.

"Hhhhh, sepertinya aku harus membiasakan diri dengan kata Nyonya" Celine memijat pelipisnya yang berdenyut.

Tak lama Yanzhi datang dengan membawa banyak sekali makanan yang tampak lezat. Dengan pandangan bertanya Celine menatap Yanzhi.

"Ini dikirim dari istana Jenderal Zhou khusus untuk Nyonya. Dan ini obat dan salep mujarab dari perbatasan, mampu menyembuhkan luka dikarenakan senjata apapun dalam sekejap. Ini semua adalah itikad baik dari Jenderal. Beliau berharap agar Nyonya segera sembuh dan acara pernikahan dapat segera dilaksanakan". Jelas Yanzhi.

Celine yang sedang minum tersedak mendengarnya "uhuk uhuk uhuk "

Muka Celine memerah. Yang benar saja, tubuh Celine masih sakit semua. Bahkan untuk tersedak pun terasa sangat menyakitkan. Mengapa Jenderal besar malah memikirkan pernikahan sedangkan calon permaisuri belum sembuh dari luka???? Sudahlah.

Makanan yang dikirim dari istana Jenderal benar-benar lezat. Celine menghabiskan semuanya dengan perlahan.

"Nona,,,,nona,,,,,,bagaimana keadaan nona?" tiba-tiba sebuah suara yang familiar diikuti sosok seseorang menghambur masuk.

Terlihat di sana Xixi dengan dibantu pelayan asing masuk ke dalam kamar.

"Xixi bagaimana keadaanmu?" Celine bertanya dengan gembira.

"Hamba baik-baik saja nona. Sejak kemarin hamba sudah sadar, tapi mereka melarang hamba untuk menemui dan merawat nona" Xixi mengeluh dan merajuk.

"Omong kosong. Lukamu sendiri belum sembuh. Yang ada malah kau akan tambah merepotkan disini. Mohon ampun Nyonya. Hamba Yunzhi. Pelayan dari kediaman Jenderal Zhou. Menghadap kepada Nyonya" gadis itu memperkenalkan dirinya.

Celine mengangguk "Apakah kau yang merawat Xixi selama ini? Terima kasih"

"Sudah tugas saya Nyonya. Saya juga akan melayani Nyonya disini" jawab Yunzhi.

Celine berpikir betapa baiknya Jenderal Zhou mengirim 2 pelayannya kemari. Tapi ini juga tidak ada dalam alur novel yang dia baca. Ini penyimpangan dari novel sesungguhnya. Celine cemberut.

Celine mengingat adegan selanjutnya adalah pengurungan diri yang dilakukan Han Cya Lin dalam novel sebagai upaya untuk menolak pernikahan.

'Tapi karena aku pintar, aku akan mengunakan alasan penyembuhan diri, bukan seperti yang tokoh ini lakukan. Sepertinya jalan cerita novel beberapa berubah. Aku tidak tahu karena apa, tapi mengingat bagaimana baiknya sikap Jenderal padaku, aku harus menghargai nya' putus Celine akhirnya.

'Dan sepertinya aku harus mulai melatih otot-ototku. Jika ibuku dan kakek ku adalah petarung tentunya otot-otot tubuh ku lebih kuat dari pada orang kebanyakan bukan?' pikir Celine sembari memperhatikan dan membuka lengannya yang tidak terluka dan gembul.

"Tolong kalian umumkan bahwa Aku tidak menerima kunjungan dalam bentuk apapun. Aku sedang fokus memulihkan diri. Aku tidak akan meninggalkan kediaman" Kata celine pada ketiga pelayannya.

"Dan Yanzhi, Yunzhi. Kalian berdua mulai melatih aku dan Xixi dasar-dasar ilmu beladiri setelah kami sembuh" sambung Celine.

"Baik nona/Nyonya/Nyonya" jawab mereka serempak.

"Tapi nona, untuk apa kita berlatih ilmu beladiri? Bukankah ada pengawal yang menjaga kita?" Xixi bertanya dengan bingung.

"Hhhhh…..untuk berjaga-jaga Xixi, kita harus berjaga-jaga terhadap segala kemungkinan" jawab Celine sambil tersenyum.

Jawaban itu dijawab anggukan oleh ketiga pelayannya.

Beberapa hari kemudian tersiar kabar berita tentang Celine mengurung diri demi kesembuhannya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!