Bab 14. Savana kecelakaan?

...🍀🍀🍀...

Savana mengangkat tangannya, gadis itu terlihat sangat marah. "Cukup om! Dari pelacur sampai wanita murahan. Jadi itu anggapan om padaku? Okay fine, om. Aku selalu mentolerir sikap om selama ini...om sendiri yang mengajakku untuk berpacaran bukan? Aku juga tau om terpaksa, tapi aku pikir...aku pikir om benar-benar akan bertanggungjawab dan menghargai perasaanku. Benar, aku telah jatuh cinta pada om tanpa kusadari. Tapi bukan berarti om bisa mengabaikanmu, bukan berarti om bisa memperlakukanku seenaknya bahkan menghinaku!"

"Tu-tunggu..." Javier berusaha bicara namun tertahan oleh Savana yang terus bicara.

Cinta? Tunggu! Dia benar-benar mencintaiku.

"Aku...sudah cukup dengan semua ini. Kalau om tidak mau bertanggungjawab ya sudah. Tinggal bilang saja tidak, kan? Tanpa perlu MENYAKITI HATIKU dengan menghinaku. Dan...mulai saat ini aku tidak akan menganggu om lagi, aku tidak akan meminta apapun dari om. Aku sudah menyerah padamu, om! AKU MENYERAH" kata Savana sakit hati, ia menangis lalu berlari pergi dari sana.

Akhirnya kata lelah keluar juga dari bibirnya setelah diabaikan selama 1 Minggu oleh Javier. Padahal dulu saat ia berhubungan dengan Jonas, tak pernah ia diabaikan selama 1 Minggu.

Javier hendak mengejar Savana, namun dia belum memakai baju. "SAVANA! Tunggu saya! Saya---aargghhh sial!"

Pria itu buru-buru memakai kaos oblong dan celana boxer yang mudah dipakai, kemudian ia pun berlari mengejar Savana ke depan rumah. Hilda dan beberapa maid di rumah itu melihat Javier yang berlari ke depan rumah.

Mereka bertanya-tanya ada apa depan Javier, terlebih lagi pria itu memanggil nama Savana. Sahabat dari putrinya. Sebenarnya apa yang terjadi?

"SAVANA! SAVANA!"

Tadinya Javier ingin meminta para penjaga mansion itu untuk menutup gerbang, namun terlambat. Gadis itu sudah melajukan mobilnya keluar dari mansion dengan ugal-ugalan.

"Sial! Aku tidak bermaksud mengatakannya! Savana maafkan aku! Maaf!" Javier menarik rambutnya sendiri dengan kasar, ia menyesali apa yang ia katakan pada Savana.

Kenapa kata murahan itu keluar dari bibirnya? Ya ampun, Javier sudah gila dan sekarang ia jadi semakin merasa bersalah.

Javier pun menyusul Savana seorang diri karena takut terjadi sesuatu pada Savana dengan mengenakan boxer dan kaos oblong, ia tak peduli dengan penampilannya saat ini yang penting ia bisa mengejar Savana dan bicara padanya.

*****

Savana mengendarai mobilnya dengan ugal-ugalan, disertai dengan kemarahan dan sesak didadanya. Bulir air mata itu tidak bisa ia hentikan. Kata-kata Javier masih terngiang di kepalanya dan telah merasuk ke dalam hatinya.

"Sialan! Aku benci kau Om! Aku benci! Aku benci air mata yang tak mau berhenti ini, aku tidak suka. Huaaahhh... huaaahhh...Elena papamu sangat jahat, Elena..."

Tak lama kemudian, Savana yang ngebut itu tak sengaja melanggar rambu lalu lintas dan mobilnya bertabrakan dengan mobil lain dari arah kanan.

BRAK!

Bemper mobil Savana hancur, gadis itu tidak sadarkan diri didalam mobilnya dengan darah mengucur dari kepalanya.

Tak berselang lama setelah kecelakaan itu, Javier secara sengaja lewat jalan sana sebab ia mengejar Savana. "Ada apa ditengah jalan itu? Kenapa banyak sekali orang, juga ada ambulan dan polisi?" gumam Javier penasaran.

Javier pun segera menepikan mobilnya, ia berjalan ke tengah-tengah jalan yang kini di kelilingi oleh polisi, juga ada dua mobil ringsek disana. Javier sama sekali tak peduli dengan pandangan orang-orang saat ini padanya. Mungkin dia disebut orang aneh yang baru bangun tidur.

"Astaga...ini kan mobil Savana!" pekik Javier saat melihat plat mobil berwarna merah yang rusak itu.

"Pak polisi! Dimana orang yang ada di mobil ini? KATAKAN PADAKU PAK POLISI?!" Javier bertanya pada salah satu petugas kepolisian itu dengan berteriak panik.

"Orang itu dibawa ke rumah sakit xx, tuan." jawab salah satu polisi itu.

Javier segera berlari masuk ke dalam mobilnya lalu ia tancap gas menuju ke rumah sakit yang dikatakan oleh petugas kepolisian.

"Savana...kau harus BAIK-BAIK saja. Kau pasti baik-baik saja." gumam Javier sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia mencemaskan keadaan Savana.

...****...

Terpopuler

Comments

Siti Nur Janah

Siti Nur Janah

kapok. kalau anakmu tau pasti akan marah padamu javier

2025-02-21

0

Efrida

Efrida

kapok

2023-08-20

0

Ramadhani Kania

Ramadhani Kania

Elena tew bisa marah bsar dia ma dedynya....

2023-01-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kejutan terindah!
2 Bab 2. Tanggung jawab, om
3 Bab 3. I'm not virgin anymore
4 Bab 4. Javier pulang ke rumah
5 Bab 5. Permintaan Elena pada daddynya
6 Bab 6. You still virgin
7 Bab 7. Aku bukan pelacur
8 Bab 8. Javier dan rasa bersalahnya
9 Bab 9. Mari berkencan
10 Bab 10. Jadian
11 Bab 11. Mengompori Elena
12 Bab 12. Kekompakan dua sahabat
13 Bab 13. Savana sakit hati
14 Bab 14. Savana kecelakaan?
15 Bab 15. Jangan peduli padaku lagi
16 Bab 16. Nenek Savana
17 Bab 17. Ada yang cemburu?
18 Bab 18. Tiga pria bikin pusing
19 Bab 19. Menyadari perasaan
20 Bab 20. Kolam renang
21 Bab 21. Mencintai Savana
22 Bab 22. Gara-gara film
23 Bab 23. Genggaman tangan
24 Bab 24. Pameran seni
25 Bab 25. Kecewanya Savana
26 Bab 26. Savana kesal
27 Bab 27. Maafkan aku Savana?
28 Bab 28. Hanya anak ingusan
29 Bab 29. Menanti jawaban
30 Bab 30. Resmi jadi kekasih
31 Bab 31. Semalam di apartemen Savana
32 Bab 32. Cerita Javier dan Elisa
33 Bab 33. Retaknya hubungan sahabat
34 Bab 34. Javier panik
35 Bab 35. Kebenaran dan kecewa
36 Bab 36. Semua gelap!
37 Bab 37. 1 bulan kemudian
38 Bab 38. Diejek
39 Bab 39. Steve dan Emma
40 Bab 40. Donor mata
41 Bab 41. Bisa melihat lagi
42 Bab 42. NENEK!
43 Bab 43. Surat dari Martha
44 Bab 44. Duka Savana
45 Bab 45. Hubby baby girl
46 Bab 46. Kesan pertama
47 Bab 47. Margaretha baik
48 Bab 48. Malam pertama di muka?
49 Bab 49. Jangan sentuh aku
50 Bab 50. Satu restu lagi
51 Bab 51. Margaretha antusias
52 Bab 52. Couvade syndrome
53 Bab 53. Hari bahagia
54 Bab 54. Cemburunya Hubby
55 Bab 55. Savana marah lagi
56 Bab 56. Jodoh Alexa?
57 Bab 57. Leo main sosor
58 Bab 58. Eun woo?
59 Bab 59. Ngidam bumil cantik
60 Bab 60. Born (End)
61 Pengumuman
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Bab 1. Kejutan terindah!
2
Bab 2. Tanggung jawab, om
3
Bab 3. I'm not virgin anymore
4
Bab 4. Javier pulang ke rumah
5
Bab 5. Permintaan Elena pada daddynya
6
Bab 6. You still virgin
7
Bab 7. Aku bukan pelacur
8
Bab 8. Javier dan rasa bersalahnya
9
Bab 9. Mari berkencan
10
Bab 10. Jadian
11
Bab 11. Mengompori Elena
12
Bab 12. Kekompakan dua sahabat
13
Bab 13. Savana sakit hati
14
Bab 14. Savana kecelakaan?
15
Bab 15. Jangan peduli padaku lagi
16
Bab 16. Nenek Savana
17
Bab 17. Ada yang cemburu?
18
Bab 18. Tiga pria bikin pusing
19
Bab 19. Menyadari perasaan
20
Bab 20. Kolam renang
21
Bab 21. Mencintai Savana
22
Bab 22. Gara-gara film
23
Bab 23. Genggaman tangan
24
Bab 24. Pameran seni
25
Bab 25. Kecewanya Savana
26
Bab 26. Savana kesal
27
Bab 27. Maafkan aku Savana?
28
Bab 28. Hanya anak ingusan
29
Bab 29. Menanti jawaban
30
Bab 30. Resmi jadi kekasih
31
Bab 31. Semalam di apartemen Savana
32
Bab 32. Cerita Javier dan Elisa
33
Bab 33. Retaknya hubungan sahabat
34
Bab 34. Javier panik
35
Bab 35. Kebenaran dan kecewa
36
Bab 36. Semua gelap!
37
Bab 37. 1 bulan kemudian
38
Bab 38. Diejek
39
Bab 39. Steve dan Emma
40
Bab 40. Donor mata
41
Bab 41. Bisa melihat lagi
42
Bab 42. NENEK!
43
Bab 43. Surat dari Martha
44
Bab 44. Duka Savana
45
Bab 45. Hubby baby girl
46
Bab 46. Kesan pertama
47
Bab 47. Margaretha baik
48
Bab 48. Malam pertama di muka?
49
Bab 49. Jangan sentuh aku
50
Bab 50. Satu restu lagi
51
Bab 51. Margaretha antusias
52
Bab 52. Couvade syndrome
53
Bab 53. Hari bahagia
54
Bab 54. Cemburunya Hubby
55
Bab 55. Savana marah lagi
56
Bab 56. Jodoh Alexa?
57
Bab 57. Leo main sosor
58
Bab 58. Eun woo?
59
Bab 59. Ngidam bumil cantik
60
Bab 60. Born (End)
61
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!