Bab 7. Aku bukan pelacur

...🍁🍁🍁...

"No...you still virgin, Savana!"

Kata-kata itu terus terngiang-ngiang di kepalanya dan membuat Savana gelisah. Savana menatap langit-langit kamar Elena, sesekali juga ia menatap Elena yang tertidur pulas disampingnya.

Savana kesal, menangis sakit hati dan gelisah sendiri karena pembicaraannya tadi dengan Javier itu...

#Flashback

Beberapa saat yang lalu di ruang kerja Javier.

"Apa maksud om? Aku masih virgin?! Jelaskan om!" bentak Savana pada pria yang berdiri dihadapannya itu.

"Saya memang menjamah tubuhmu, tapi tidak memasukimu." jawab Javier memperjelas. "Tapi--walau bagaimana pun juga saya harus meminta maaf. Ya, saya salah telah terbawa nafsu."

"Jadi--aku masih..."

"Benar, kau masih utuh. Aku hanya mencumbumu saja. Sungguh!" Javier mengusap rambutnya kepala. Ia berharap Savana akan memaafkannya.

"Kalau aku tidak mau memaafkan om dan mengadukan kelakuan om pada Elena, bagaimana?" tiba-tiba saja gadis itu mengancam Javier. Entah apa maksudnya, yang jelas Javier sangat kaget.

Kalau menyangkut soal Elena, dia tidak bisa main-main. Jika Savana mengadukan ini pada Elena, pasti Elena akan membencinya. Javier tak ingin hal itu terjadi.

"Apa kau mengancam saya?"

"Apa motifku mengancam om? Aku hanya asal tanya saja." jawab Savana santai, seraya memutar matanya kesana kemari.

Tidak akan aku biarkan pria yang melihat tubuhku untuk pertama kalinya lepas begitu saja. Kau harus menjadi milikku om!

"Terserahlah kau mau memaafkan saya atau tidak! Yang jelas saya sudah minta maaf!" Javier kesal, ia pun melangkah pergi dari sana. Namun saat mendengar Savana menangis, Javier mengurungkan niatnya dan kembali menoleh ke arah gadis itu.

Benar saja, Savana menangis tersedu-sedu seperti anak kecil. Suaranya saja keras dan bisa-bisa Elena yang tertidur mendengarnya.

"Huahhh....om jahat, om tega...apakah begitu cara om meminta maaf? Huahhh..."

"Sut! Sut!Hentikan itu, jangan menangis!" Javier menunjukkan jarinya ke wajah Savana, meminta gadis itu agar berhenti menangis. "Nanti Elena mendengarnya!"

"Huaaahhh....om sudah melihat tubuhku, om adalah pria pertama yang melihatnya!" Savana masih menangis, sampai tergugu.

Javier sungguh lemah melihat anak seusia putrinya menangis, dia tak tega. Javier yang dingin diluar sebenarnya lembut kalau menyangkut wanita.

Pria itu mendekati Savana, ia mengusap air mata sahabat putrinya dengan lembut. Tentunya dengan kedua tangan besarnya.

Astaga! Jantungku mau loncat, ya tuhan! Kenapa si om ini sangat tampan? Sayang sekali aku tidak mengingat malam itu. Astaga apa yang aku pikirkan? Kenapa dengan melihatnya aku tiba-tiba menjadi wanita mesum?

"Don't cry, please. Saya minta maaf ya?" Javier tak tega melihat Savana yang menangis terluka. Ia jadi semakin merasa berdosa.

"Huahhh...hiks...hiks..."

Pria itu mendekap lembut tubuh Savana, seolah-olah Savana adalah Elena putrinya sendiri. "Maaf saya sudah merusakmu, maafkan saya...saya akan melakukan apapun agar kau bisa memaafkan saya." sesal Javier seraya mengusap lembut rambut panjang Savana.

Kenapa berada didalam pelukan Daddy Elena, aku merasa nyaman dan hangat?

"Apapun? Om...mau lakukan apapun?" Savana mendongak menatap Javier dengan wajahnya yang acak-acakan sebab ia menangis.

"Ya, apapun."

"Ka-karena om adalah pria yang sudah melihat tubuhku untuk pertama kalinya. Aku mau om jadi pacarku, kalau perlu kita menikah."

Sontak saja Javier mendorong tubuh Savana, keningnya berkerut dan matanya melebar. "Kau sudah gila!" hardik Javier.

"Ja-jadi om tidak mau? Om sudah bilang kalau om akan lakukan apapun kan?"

Dia sudah melihat tubuhku! Dia harus bertanggung jawab.

"Saya akan bertanggung jawab tapi tidak dengan yang satu itu! Saya tidak bisa menjalin hubungan khusus dengan sahabat dari putri saya!" cetus Javier tak menerima.

"Tapi aku memiliki prinsip om, lelaki pertama yang menjamah tubuhku dan melihat tubuhku...dia harus jadi suamiku." kata Savana tidak main-main.

"Tidak bisa!" sergah Javier menolak tegas. Savana tersentak kaget mendengar penolakan yang menyayat hatinya itu.

"Kau mau apa? Uang? Benda yang kau suka? Sebuah perusahaan, kapal pesiar, pesawat terbang? Liburan? Katakan padaku apa yang kau inginkan? Tapi kau jangan meminta pertanggungjawaban yang macam-macam, apalagi memintaku untuk menjadi kekasihmu dan menikah! Karena adalah hal yang sangat mustahil."

Plakk!

Sebuah tamparan mendarat di pipi kiri Javier. Namun tamparan ini tidak sesakit hati Savana saat Javier merendahkan harga dirinya.

"Kau pikir aku wanita macam apa om? Kau pikir aku pelacur?!" bentak Savana marah, diiringi dengan air mata yang luruh begitu saja dari kedua bola matanya.

"Sa-saya..." Javier menatap Savana dengan tatapan sendu merasa bersalah.

"Baiklah, kalau Om tidak mau bertanggung jawab ya sudah. Aku tidak akan pernah memaksa Om untuk bertanggung jawab, om tenang saja... aku juga akan merahasiakan ini dari Elena. Terima kasih karena om sudah menjamah tubuhku dan sekarang aku merasa sangat kotor, aku jijik pada diriku sendiri! Dan aku benci padamu, om." Savana bertutur panjang lebar, menyuarakan isi hatinya yang terluka dan kecewa karena kata-kata yang dilontarkan oleh Javier kepadanya.

"Ti-tidak..."

"Aku harap mulai saat ini, kita jangan bersinggungan lagi!" seru Savana marah, lalu dia berlari pergi meninggalkan ruangan itu.

Tanpa Savana sadari, Javier menyusulnya namun ia mengurungkan niatnya saat Savana masuk ke dalam kamar Elena.

"Astaga! Sepertinya aku telah melukai harga dirinya,"

#End Flashback

"Jangan menangis Savana, jangan menangis! Sudahlah! Besok aku akan pergi dari rumah ini," ucap Savana bergumam sambil mengusap air matanya.

Keesokan harinya, pagi itu Elena turun dari lantai atas seorang diri dengan wajah sedih. Javier melihat putrinya yang seperti itu menjadi terheran-heran.

"El, kenapa kau turun sendiri nak? Mana Savana?" tanya Javier dengan wajah cemas. Cemas karena Savana tidak terlihat dan hari ini ia harus bicara pada gadis itu.

"Savana, dia pulang dad...dia bahkan tidak menungguku bangun dulu dan hanya mengirimkan pesan. Huh! Anak itu, bukankah dia ingin menginap disini lebih lama?"

Javier terkejut mendengar penjelasan Elena tentang sahabatnya itu. "Dia pasti marah." gumam Javier pelan.

...****...

Terpopuler

Comments

Ramadhani Kania

Ramadhani Kania

hrse kmu tew om kalau dia gadis baik2.....dan limited edisen

2023-01-02

0

pembaca novel

pembaca novel

Om kau keterlaluan

2022-12-08

0

Bila

Bila

Ya ampun si om nyesek banget kata-kata nya pedes kayak habis makan cabe se kwintal

2022-12-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kejutan terindah!
2 Bab 2. Tanggung jawab, om
3 Bab 3. I'm not virgin anymore
4 Bab 4. Javier pulang ke rumah
5 Bab 5. Permintaan Elena pada daddynya
6 Bab 6. You still virgin
7 Bab 7. Aku bukan pelacur
8 Bab 8. Javier dan rasa bersalahnya
9 Bab 9. Mari berkencan
10 Bab 10. Jadian
11 Bab 11. Mengompori Elena
12 Bab 12. Kekompakan dua sahabat
13 Bab 13. Savana sakit hati
14 Bab 14. Savana kecelakaan?
15 Bab 15. Jangan peduli padaku lagi
16 Bab 16. Nenek Savana
17 Bab 17. Ada yang cemburu?
18 Bab 18. Tiga pria bikin pusing
19 Bab 19. Menyadari perasaan
20 Bab 20. Kolam renang
21 Bab 21. Mencintai Savana
22 Bab 22. Gara-gara film
23 Bab 23. Genggaman tangan
24 Bab 24. Pameran seni
25 Bab 25. Kecewanya Savana
26 Bab 26. Savana kesal
27 Bab 27. Maafkan aku Savana?
28 Bab 28. Hanya anak ingusan
29 Bab 29. Menanti jawaban
30 Bab 30. Resmi jadi kekasih
31 Bab 31. Semalam di apartemen Savana
32 Bab 32. Cerita Javier dan Elisa
33 Bab 33. Retaknya hubungan sahabat
34 Bab 34. Javier panik
35 Bab 35. Kebenaran dan kecewa
36 Bab 36. Semua gelap!
37 Bab 37. 1 bulan kemudian
38 Bab 38. Diejek
39 Bab 39. Steve dan Emma
40 Bab 40. Donor mata
41 Bab 41. Bisa melihat lagi
42 Bab 42. NENEK!
43 Bab 43. Surat dari Martha
44 Bab 44. Duka Savana
45 Bab 45. Hubby baby girl
46 Bab 46. Kesan pertama
47 Bab 47. Margaretha baik
48 Bab 48. Malam pertama di muka?
49 Bab 49. Jangan sentuh aku
50 Bab 50. Satu restu lagi
51 Bab 51. Margaretha antusias
52 Bab 52. Couvade syndrome
53 Bab 53. Hari bahagia
54 Bab 54. Cemburunya Hubby
55 Bab 55. Savana marah lagi
56 Bab 56. Jodoh Alexa?
57 Bab 57. Leo main sosor
58 Bab 58. Eun woo?
59 Bab 59. Ngidam bumil cantik
60 Bab 60. Born (End)
61 Pengumuman
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Bab 1. Kejutan terindah!
2
Bab 2. Tanggung jawab, om
3
Bab 3. I'm not virgin anymore
4
Bab 4. Javier pulang ke rumah
5
Bab 5. Permintaan Elena pada daddynya
6
Bab 6. You still virgin
7
Bab 7. Aku bukan pelacur
8
Bab 8. Javier dan rasa bersalahnya
9
Bab 9. Mari berkencan
10
Bab 10. Jadian
11
Bab 11. Mengompori Elena
12
Bab 12. Kekompakan dua sahabat
13
Bab 13. Savana sakit hati
14
Bab 14. Savana kecelakaan?
15
Bab 15. Jangan peduli padaku lagi
16
Bab 16. Nenek Savana
17
Bab 17. Ada yang cemburu?
18
Bab 18. Tiga pria bikin pusing
19
Bab 19. Menyadari perasaan
20
Bab 20. Kolam renang
21
Bab 21. Mencintai Savana
22
Bab 22. Gara-gara film
23
Bab 23. Genggaman tangan
24
Bab 24. Pameran seni
25
Bab 25. Kecewanya Savana
26
Bab 26. Savana kesal
27
Bab 27. Maafkan aku Savana?
28
Bab 28. Hanya anak ingusan
29
Bab 29. Menanti jawaban
30
Bab 30. Resmi jadi kekasih
31
Bab 31. Semalam di apartemen Savana
32
Bab 32. Cerita Javier dan Elisa
33
Bab 33. Retaknya hubungan sahabat
34
Bab 34. Javier panik
35
Bab 35. Kebenaran dan kecewa
36
Bab 36. Semua gelap!
37
Bab 37. 1 bulan kemudian
38
Bab 38. Diejek
39
Bab 39. Steve dan Emma
40
Bab 40. Donor mata
41
Bab 41. Bisa melihat lagi
42
Bab 42. NENEK!
43
Bab 43. Surat dari Martha
44
Bab 44. Duka Savana
45
Bab 45. Hubby baby girl
46
Bab 46. Kesan pertama
47
Bab 47. Margaretha baik
48
Bab 48. Malam pertama di muka?
49
Bab 49. Jangan sentuh aku
50
Bab 50. Satu restu lagi
51
Bab 51. Margaretha antusias
52
Bab 52. Couvade syndrome
53
Bab 53. Hari bahagia
54
Bab 54. Cemburunya Hubby
55
Bab 55. Savana marah lagi
56
Bab 56. Jodoh Alexa?
57
Bab 57. Leo main sosor
58
Bab 58. Eun woo?
59
Bab 59. Ngidam bumil cantik
60
Bab 60. Born (End)
61
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!