'OMG! First Kiss gue!

"Lo." Echa menodong Givan dengan telunjuk nya. Wuhu! Sekarang Echa sudah lupa tentang bola futsal dan benar benar berani. "Lo menjebak gue untuk ke liling sekolah di jam pelajaran. Niat banget bikin gue di hukum?"

Tiba tiba senyum miring tampak di wajah Givan. "Gue mau kenalan sama lo, Bebek kuning."

Mata Echa terbelalak. Bisa bisa nya mengatai nya setelah membuat Echa di hukum sampai seperti ini?!

Ya, memang sialan sih.

Mulut Echa terbuka siap melontar kan umpatan yang sudah di tahan nya, saat tiba tiba pundak nya di tepuk dan nama nya di panggil. "Echa kok di sini?"

Suara yang sangat di kenali nya!

Echa menoleh ke belakang. Sedikit terperanjat saat melihat sosok laki laki yang memegang bola basket di tangan nya.

Kaivan! Kaivan Raharja anak kelas 12 Sosial.

Hei, Echa itu cowok yang kamu taksir, Kak Kaivan!

"Kak Kaivan," gumam Echa terlambat. "Kenapa juga Kakak di sini?"

"Mau olahraga, jadwal nya." jelas Kaivan sambil menunjuk bola basket di tangan nya.

Echa mengangguk pelan. Echa masih berfikir mencari jawaban untuk membuat alasan baik atas ke beradaan nya di sini saat tiba tiba saja dia mendengar suara di belakang nya menyahut.

"Dia lagi di hukum, sama gue."

Aish, Echa meringis dan menoleh ke belakang nya, mata nya mendelik pada Givan yang bergerak mendekat untuk, tunggu! Apa ini? Sebuah tangan melingkari tengkuk Echa, Givan merangkul nya.

"Kita di hukum karena ketahuan berduaan di gudang sekolah."

GLEK

Dasar Givan sialan. Echa mengepal kan tangan. Image nya, hancur sudah.

"Berduaan di gudang? Ngapain?" tanya Kaivan.

"Apa ya tadi? Lo mau.... cium gue?"

Echa tidak berani lagi untuk memeriksa ekspresi wajah Kaivan. Sekarang Echa hanya sedang berkeinginan untuk bertukar jiwa saja, dengan apa pun termasuk ubur ubur yang berenang bebas di lautan. Iya, Echa ingin bertukar jiwa untuk ke luar dari situasi ini.

'Siapa yang mau cium lo, sialan!'

***

"GIVANDRA"

Echa meneriak kan nama nya dengan keras, yang di panggil hanya berjalan dengan santai di koridor tanpa menghirau kan.

Bel istirahat sudah berbunyi arti nya hukuman mereka sudah selesai. Tapi, bukan berarti permasalahan mereka ikut selesai juga.

Bagai mana dengan apa yang di kata kan Givan di depan Kaivan tadi? Setidak nya cowok sialan itu harus mengata kan sesuatu pada Kaivan untuk menjelas kan kalau hal yang tadi itu tidak benar!

"Givan!" Echa berhasil menahan bahu Givan di dekat tangga. Echa tidak lagi gentar dengan tatapan nya, sekarang Echa bisa balas menatap nya dengan tajam. "Ikut gue!"

Echa menarik ujung lengan seragam nya, hendak membawa Givan kembali ke lapang, menghadap Kaivan.

Namun baru akan melangkah, Givan menepis tangan Echa lalu berbalik dan naik ke tangga.

Echa mendengus, tapi tidak menyerah. Dia segera mengejar Givan dan berhasil meraih nahan nya di tikungan tangga. Tepat sebelum Givan naik ke tingkat dua, Echa memotong langkah nya.

Echa berdiri di anak tangga yang satu tingkat lebih tinggi dari Givan, membuat wajah mereka sejajar. "Tanggung jawab!" kata Echa sambil melotot.

Givan hanya tersenyum miring. "Tanggung jawab? Lo hamil?"

Sialan. Bisa bisa nya, di saat Echa sedang serius seperti ini.

"Jelasin ke Kak Kaivan kalau semua yang lo bilang itu bohong, soal gudang terutama soal ciuman itu!" Echa tidak sudi image nya hancur di depan Kaivan karena itu.

Givan menggeleng. "Gak ada waktu."

"Tidak dulu, tidak sekarang. Echa mohon.

Givan benar benar membuat Echa ingin melepas kan kepalan tanga nya, menonjok wajah Givan sampai hidung nya masuk ke dalam. "Heh! Jelasin ke Kak Kaivan kalau itu bohong atau gue kutuk lo jadi ikan par-----"

Suara ke ributan dari atas tangga terdengar dan menghenti kan perkataan Echa. Suara ke ributan itu di sebab kan oleh sebuah papan tulis yang hendak di pindah kan, tetapi lepas dari tangan siswa siswa yang memegang nya hingga jatuh meluncur menuruni tangga dengan bebas.

Salah satu siswa perempuan tampak panik. "Eh, eh, eh, itu papan tulis nya jalan sendiri di tangga."

"Wah ada orang lagi."

"Hei, awas! Awas!"

Sebelum Echa menyadari ada benda panjang yang mengarah pada nya, papan tulis itu lebih dulu sampai di belakang tubuh nya, menabrak punggung Echa keras sampai gadis itu terdorong ke depan.

Ke jadian nya begitu cepat.

Tahu tahu tangan Echa sudah menahan di ke dua bahu Givan. Iya, menahan tapi tidak berhasil menghenti kan bibir Echa yang menabrak langsung bibir Givan.

Tunggu.

Tabrak kan bibir ini. Apa di sebut nya ciuman?

'OMG! First Kiss gue!'

Echa menjerit dalam batin sedang kan ke jiwaan nya terguncang hebat.

***

Malam hari di kamar nya, Echa duduk di meja belajar sambil menelungsup kan kepala nya dalam dalam di tumpuk kan tangan.

Berbeda dengan pencahayaan kamar nya yang hangat, dan terasa menyenang kan karena kelap kelip lampu warm white yang terbentang, Echa terlihat muram.

Sangat muram.

"Demi apa sih hari ini gue sial banget." gumam Echa setengah merengek.

Echa mengangkat kepala nya untuk melihat scrapbook dengan perasaan sedih, kreasi tangan yang di buat nya sepenuh hati untuk memberi sinyak tentang perasaan nya tidak jadi sampai ke Kaivan. Karena, "Cowok sialan itu!" Echa tahan untuk tidak mengutuk nya.

...Bersambung... ...

Terpopuler

Comments

Siti Musdalifah

Siti Musdalifah

masa gak ada yg coment buat cerita itu fgak mudah say

2022-12-05

1

lihat semua
Episodes
1 Bola Futsal
2 Tour Guide
3 Di Hukum
4 'OMG! First Kiss gue!
5 Cium Bel Pintu
6 Emang Aku Barang
7 Kuncir Rambut Angga 56
8 Kuntilanak Ikut Berteduh
9 Siluman Monyet
10 Kuntilanak Gak Tau Diri
11 Kepala Gue Ada Resletingnya Gak
12 Gue Sundul Lo Sampe Akhirat
13 Kumis Sama Jambangnya Keliatan
14 Bukan Anak Kandung
15 Bayar Dua Ribu Lebih Mahal
16 Patah Hati Bukan Patah Tulang
17 Udah Sultan Lo?
18 Bukit Bintang
19 Penghibur bin Buaya
20 Ketek Ayam
21 Out Of Topic
22 Konferensi PERS
23 Sampai Zimbabwe Saja
24 Ada Setannya di UKS
25 Mana CPU?
26 Jigong Naga
27 Itu Simba
28 Dia Sebenci Itu, Kan?
29 Lihatin Lo ... Napas
30 Pembasmi Kutu
31 Awan Pipis
32 Sembur Angga
33 Lantaran Kancing Seragam
34 Dilempar Bunga Mau Gak?
35 Dedemit
36 Minuman Kaleng Doraemon
37 Mamam Wajah Ganteng Ayank
38 Mamam Wajah Ganteng Ayank
39 Aku Mau Jadi Pensil
40 Kokoroyok
41 Hirup Aroma Ketek Angga
42 Tadi Gue di Gigit
43 Fight 8 Fun
44 KUA
45 Jadi Givan? Omo!
46 Think-Think Hard
47 Di Kutuk Gak Sih?
48 Oca Awas Ada Zebra!
49 Jedag-Jedug
50 Ada CCTV
51 Kisseu, Kisseu, Popohe
52 Apa Givan ... Alien?
53 Gemoy Cekuli
54 Ada Asap! Ada Asap!
55 DEG! DEG! DEG!
56 ZOMBIE-ZOMBIEAN
57 Tapi Lo Lucu
58 Planet Hoka-Hoka
59 Halo. Halo. Halo
60 Mau Ke Racunan
61 Gak di Racun, Kan?
62 Takutnya Kaki Aku Copot
63 Cium Dulu, Gak?
64 Mm?
65 Gak Kesurupan, Kan?
66 Yeyegombel
67 Kuntilanak Jalan-Jalan?
68 Amplop Jackpot
69 Lo Tau Gak?
70 Jangan Gila!
71 Masih Lama!
72 Kiri? Maksudnya Angkot?
73 Gak Ada Gajah di Atas Gue!
74 Sales Chunky Bar
75 Ngereog Lo?
76 Berjiwa Koin Gope
77 Martabak Kerikil?
78 Roti, Roti, Roti.
79 Touching-Touching
80 'Si Kampret'
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Bola Futsal
2
Tour Guide
3
Di Hukum
4
'OMG! First Kiss gue!
5
Cium Bel Pintu
6
Emang Aku Barang
7
Kuncir Rambut Angga 56
8
Kuntilanak Ikut Berteduh
9
Siluman Monyet
10
Kuntilanak Gak Tau Diri
11
Kepala Gue Ada Resletingnya Gak
12
Gue Sundul Lo Sampe Akhirat
13
Kumis Sama Jambangnya Keliatan
14
Bukan Anak Kandung
15
Bayar Dua Ribu Lebih Mahal
16
Patah Hati Bukan Patah Tulang
17
Udah Sultan Lo?
18
Bukit Bintang
19
Penghibur bin Buaya
20
Ketek Ayam
21
Out Of Topic
22
Konferensi PERS
23
Sampai Zimbabwe Saja
24
Ada Setannya di UKS
25
Mana CPU?
26
Jigong Naga
27
Itu Simba
28
Dia Sebenci Itu, Kan?
29
Lihatin Lo ... Napas
30
Pembasmi Kutu
31
Awan Pipis
32
Sembur Angga
33
Lantaran Kancing Seragam
34
Dilempar Bunga Mau Gak?
35
Dedemit
36
Minuman Kaleng Doraemon
37
Mamam Wajah Ganteng Ayank
38
Mamam Wajah Ganteng Ayank
39
Aku Mau Jadi Pensil
40
Kokoroyok
41
Hirup Aroma Ketek Angga
42
Tadi Gue di Gigit
43
Fight 8 Fun
44
KUA
45
Jadi Givan? Omo!
46
Think-Think Hard
47
Di Kutuk Gak Sih?
48
Oca Awas Ada Zebra!
49
Jedag-Jedug
50
Ada CCTV
51
Kisseu, Kisseu, Popohe
52
Apa Givan ... Alien?
53
Gemoy Cekuli
54
Ada Asap! Ada Asap!
55
DEG! DEG! DEG!
56
ZOMBIE-ZOMBIEAN
57
Tapi Lo Lucu
58
Planet Hoka-Hoka
59
Halo. Halo. Halo
60
Mau Ke Racunan
61
Gak di Racun, Kan?
62
Takutnya Kaki Aku Copot
63
Cium Dulu, Gak?
64
Mm?
65
Gak Kesurupan, Kan?
66
Yeyegombel
67
Kuntilanak Jalan-Jalan?
68
Amplop Jackpot
69
Lo Tau Gak?
70
Jangan Gila!
71
Masih Lama!
72
Kiri? Maksudnya Angkot?
73
Gak Ada Gajah di Atas Gue!
74
Sales Chunky Bar
75
Ngereog Lo?
76
Berjiwa Koin Gope
77
Martabak Kerikil?
78
Roti, Roti, Roti.
79
Touching-Touching
80
'Si Kampret'

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!