Bab 5

Seminggu kemudian acara pertunangan Andi dan Aku dilaksanakan dengan budaya adat Aceh.

Aku memakai baju berwarna rose yang sebelumnya sudah dijahit begitu mewah.

“Kak aku make up in ya” seru sepupuku yang sudah memakai baju seragam berwarna hitam

“Iya boleh dong” aku duduk di depan cermin bersiap untuk dimake up in mereka

Mereka memakaikanku make up yang begitu flawless anti menor.

“Cantik sekali kakak” seru Anggi yang melihat aku setelah dimake up in

“Iya cocok kalau kakak make up kayak gini” seru Dera

“Makasih sudah make up in kakak” aku berdiri melihat cermin

Keluarga Andi mulai berdatangan ke rumah ku, mereka membawa seserahan

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” Ketua RT memulai pembicaraan

“Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh” seru semua tamu

“Baiklah langsung saja maksud kedatangan kami kesini untuk mejak poet bungoeng yang na di sinoe(memetik bunga, istilah untuk pengantin wanita)”

“Alhamdulillah ka kamoe buka pinto untuk terimoeng teungku (Alhamdulillah sudah kami buka pintu untuk menerima teungku, istilah untuk calon pengantin pria)” jawab ketua Rt dari pihak keluargaku

“Puncak gunong goh jioh lam rimba beurijuk tapa bak bineh buket lon sambe nyaweng lon tiek hareta lon jak ba tanda nyak bungong sungke”

“Meukrue seumangat rahmat meutabu poe bintang meulu cahya meulapeh ngoen dada lapang teurimoeng teungku bek le na rague hate ulon gleh”

“Kayee na sibak bak bineh umeung ditimoeh bungoeng tujoeh warena hajat lam hate lon teout bungoeng jinoe lon tanyeng soe na yang tanda”

“Reudhoek meugedhum keude peulimbang eungkoet sembilang dituegom anoe bungoeng dicoeng bak gohna soe reugam lon preh pinangan dari teungku droe”

“Alhamdulillah kalau begitu, kami menunggu kapan acaranya bisa dilaksanakan dan berapa mahar yang harus kami sediakan” sambut ketua RT pihak laki - laki

“Setelah kami bermusyawarah acara pernikahannya kita laksanakan 6 bulan setelah acara ini, untuk maharnya kami meminta semengkai atau 16 mayam emas”

“Baiklah kami menerima permintaannya inshallah acara pernikahannya akan kita laksanakan 6 bulan ke depan, sebelumnya apakah kami boleh melihat calon dara baro nya (istilah untuk pengantin wanita)”

“Boleh - boleh dengan senang hati” jawab ketua RT pihak wanita

“Ma coba panggilkan kakak” pinta Ayahku

Aku keluar dari kamar dituntun oleh mama, kemudian berjalan bersalaman dengan semua tamu lalu duduk di sebelah mamanya Andi

“Cantik sekali kamu sayang” bisik mamanya Andi

“Amiin makasih ma”

“Jadi kami ada membawa sedikit dari maharnya yang akan kami berikan kepada dara baro” seru Ayahnya Andi

Kemudian mamanya Andi memasangkan cincin di jari manisku pertanda Andi sudah benar - benar mengikatku.

“Makasih ya ma” aku mencium tangan mamanya dan bercipika cipiki

“Iya selamat ya sayang sudah menjadi calon mantu mama semoga kamu menjadi makmum yang baik untuk Andi, menjadi istri yang sholehah yang mampu menggandeng tangan Andi ke syurganya Allah aaamiin”

“Amiin ma”

Acara itu pun selesai keluarga Andi kembali.

“Selamat ya sayang akhirnya sekarang kamu menjadi calon istri” mama memelukku “sekarang kamu sudah besar anak satu - satunya mama sudah dipinang” mama mengeluarkan air mata

“Iya ma makasih ya mama sudah membesarkan aku sampai sekarang, maaf ya ma kalau kakak punya banyak salah sama mama”

“Iya sayang” melepas pelukan lalu mengelus punggungku pelan

Aku menemui ayah “ayah” panggilku

Air mata ayah berjatuhan “iya”

Aku memeluk ayah “ayah kakak minta maaf ya kalau selama ini kakak punya banyak salah sama ayah”

“Iya nak, maafin ayah juga ya, semoga kamu sama Andi menjadi keluarga yang bahagia tugas ayah untuk menjaga kamu sebentar lagi sudah selesai kamu akan menjadi seorang istri “ melepas pelukan “pesan ayah kamu harus menjadi istri yang terbaik untuk suami kamu, kamu harus selalu sayang sama dia bagaimana pun keadaan dia, kamu harus janji sama ayah”

“Iya ayah kakak Janji”

“Hai kak selamat ya” ucap anggi yang menghampiriku dengan sepupu yang lain, juga sahabatku

“Makasih ya”

“Selamat ya ka” ucap Laras sahabatku

“Selamat ya” ucap Dewi

“Makasih ya kalian sudah datang”

“Kak kita foto - foto yuk” ucap Dera

“Iya ayuk” ucap Anggi

Aku berdiri di tengah mereka berdiri di samping dengan angelnya masing - masing.

Malamnya aku dan keluarga besar masih berkumpul untuk membuka hantaran dari keluarga Andi

“Sekarang kita buka hantarannya ya” ucap mama sambil duduk

Hantaran pertama berisi kue wajik (kue khas Aceh yang terbuat dari beras ketan) yang bertuliskan nama Andi dan Kanza.

Hantaran kedua berisi kue bolu hias yang bertuliska nhappy egangment Andi dan Kanza.

Hantaran ketiga berisi paket sembako seperti gula, sirup, minuman kaleng dan biskuit kaleng.

Hantaran keempat berisi bakal baju, jilbab, sendal, dan tas.

Hantaran terakhir berisi peralatan makeup dan body care seperti handbody, sabun mandi, shampoo, conditioner, serum, body scrub dan lipbalm, minyak telon, foundation, bedak padat, lipstik, eyeliner+mascara, pensil alis, blush on + eyeshadow dan parfum.

Setelah semuanya selesai dibukakan satu persatu keluarga semua menikmati kue yang dibawakan

“Kak coba lihat tasnya” seru Dera mengambil tasnya

“Coba buka dalamnya dek mungkin ada isinya kaya kakak kemaren di isi uang 2000” jawab Laras

“Oh ya kak” membuka resleting tasnya “iya kak” memegang sebuah kotak, mengeluarkan kotaknya

“Kotak handphone”

“Iya wah iphone 13”

“Hah yang benar” aku merasa tak percaya dengan hadiahnya

“Ini kak” Dera memberikan kotak handphonenya

“Wah keren sekali ya ada - ada saja lagian mereka”

Beberapa jam setelahnya mereka kembali ke rumahnya masing - masing.

Kriiiing handphoneku berdering

Aku

Assalamualaikum

Mama Andi

Waalaikumsalam, gimana sayang sudah dibuka hantarannya

Aku

Sudah ma, makasih ya ma untuk semuanya dan handphonenya juga

Mama Andi

Handphone apa sayang

Aku

Ini ma ada handphone tadi di dalam tas

Mama Andi

Mama gak tahu, mungkin abang yang menaruhnya, coba adek tanyak sama abang

Aku

Iya ma

Mama Andi

Oh ini ada abang, adek tanya saja

Mamanya memberikan handphonenya ke Andi

Aku

Assalamualaikum bang

Andi

Waalaikumsalam

Aku

Abang terima kasih ya untuk semuanya

Andi

Iya sayang, kan sudah abang bilang abang gak mau main - main sama adek abang mau hubungan kita ini serius

Aku

Iya abang, oh iya makasih juga ya untuk handphonenya

Andi

Adek suka kan

Aku

Sukalah bang makasih ya bebeb

Andi

Hmm dikasih yang dia suka baru panggil bebeb, tukar nanti ya

Aku

Ah mana boleh

Andi

Pelit ya

Aku

Biarin ini dikasih sama kesayangan aku tau

Andi

Siapa itu

Aku

Pangeranlah, kamu mana paham

Andi

Memangnya ada ya zaman sekarang pangeran

Aku

Adalah

Andi

Iya deh, abang beli handphonenya couple loh

Aku

Oh ya

Andi

Iya, siap pelatihan kemaren abang belinya adek yang kameranya dua abang yang kameranya tiga hahaha

Aku

Iih so sweet nya abang, terus couplenya dari mana

Andi

Di casenya, emangnya adek gak lihat ada foto art kita

Aku

Oh iya baru lihat, sekali lagi terima kasih ya sayang buat hadiahnya, buat hari ini juga adek senang banget pokoknya makasih banget abang sudah memilih adek untuk menjadi calon istri abang adek janji akan menjadi yang terbaik untuk abang selamanya aaaamiiin

Andi

Makasih juga sayang sudah mau menjadi calon istri abang, abang janji akan selalu bahagiakan adek

“Hei pulsaku habis” mama berjalan di belakang Andi mengerjainya

“Hehe mama ini pelit ya” Andi mengakhiri panggilannya, lalu mengembalikan handphonenya “ini ma” mencium pipi mamanya “makasih ya”

“Ada apa ini cium - cium mama”

“Makasih ya ma sudah menjadi mama yang terbaik untuk Andi” duduk di samping mamanya “dari Andi kecil sampai sekarang mama sudah ngejagaiin Andi dengan baik dan makasih mama sudah melamar perempuan yang Andi sayang, sudah baik dan sayang juga sama dia”

“Iya sayang mama akan melakukan apa saja asal anak mama bahagia kamu sama kak Anti, mama gak pernah beda - bedakan kalian berdua kalian anak kesayangan mama, mama sayang kalian mama pengen kalian menjadi anak yang sholeh dan sholehah, kalian gak boleh berantem kalian harus saling menyayangi sampai mama dan Ayah gak ada lagi besok kalian akan tetap menjadi saudara yang selalu menyayangi satu sama lain ya, kamu jaga kakak kamu satu - satunya jangan sampai kalian berantem apalagi karena harta ya sayang ya” air matanya berjatuhan

“Iya ma, Andi akan selalu menjadi yang terbaik untuk mama dan Ayah, Andi akan menuruti apa yang mama minta Andi akan selalu sayang sama kak Anti”

“Kamu juga harus selalu sayang sama istri kamu gimanapun keadaan dia nanti kalian harus bisa melewati susah senang di kehidupan ini, jangan karena masalah sepele nanti kalian sampai bercerai, mama gak mau hal itu terjadi ya sayang”

“Iya ma” memeluk mamanya

Terpopuler

Comments

Re Studio

Re Studio

lanjut kak

2022-12-14

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53 : Pak Said suka sama aku??
54 Bab 54 : Pelukan dari Andi
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59 : Inna li llahi wa inna ilayhi rajiun
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62 : Ternyata Pak Said Menyukai ku
63 Bab 63 : Aku Rindu
64 Bab 64 : Kasus di Parkiran
65 Bab 65
66 Bab 66 : Panggilan itu
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74 : Andi vs Anti
75 Bab 75 : Tatapan dokter Elita
76 Bab 76
77 Bab 77 : Andi Keluar dari Rumah Sakit
78 Bab 78 : Haruskah Hatiku Terluka
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82 : Apa yang Andi bicarakan??
83 Bab 83
84 Bab 84 : Andi Bakalan Pergi??
85 Bab 85 : Bersamamu
86 Bab 86
87 Bab 87 : Dokter Elita???
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90 : Siswa Kelas VIII d
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95 : Kanza Kecelakaan
96 Bab 96 : Kondisi Kanza
97 Bab 97
98 Bab 98 : Kanza Sadar
99 Bab 99 : Kasih sayangnya Andi
100 Bab 100 : Andi dan Dokter Elita
101 Bab 101 : Marahan
102 Bab 102
103 Bab 103 : Mawar Merah Bukti Cinta
104 Bab 104 : Fansnya Andi
105 Bab 105 : Andi Mencintai Wanita Lain
106 Bab 106 : Bakso
107 Bab 107 : Liburan
108 Bab 108 : Hari Pertama Liburan
109 Bab 109 : Pantai
110 Bab 110 : Andi Pergi
111 Bab 111 : Penantianku
112 Bab 112
113 Bab 113 : Ini Beneran Andi?
114 Bab 114
115 Bab 115 : Mengurus Pernikahan bagian 1
116 Bab 116 : Mengurus Pernikahan bagian 2
117 Bab 117 : Andi dan Kanza Bersatu
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53 : Pak Said suka sama aku??
54
Bab 54 : Pelukan dari Andi
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59 : Inna li llahi wa inna ilayhi rajiun
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62 : Ternyata Pak Said Menyukai ku
63
Bab 63 : Aku Rindu
64
Bab 64 : Kasus di Parkiran
65
Bab 65
66
Bab 66 : Panggilan itu
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74 : Andi vs Anti
75
Bab 75 : Tatapan dokter Elita
76
Bab 76
77
Bab 77 : Andi Keluar dari Rumah Sakit
78
Bab 78 : Haruskah Hatiku Terluka
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82 : Apa yang Andi bicarakan??
83
Bab 83
84
Bab 84 : Andi Bakalan Pergi??
85
Bab 85 : Bersamamu
86
Bab 86
87
Bab 87 : Dokter Elita???
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90 : Siswa Kelas VIII d
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95 : Kanza Kecelakaan
96
Bab 96 : Kondisi Kanza
97
Bab 97
98
Bab 98 : Kanza Sadar
99
Bab 99 : Kasih sayangnya Andi
100
Bab 100 : Andi dan Dokter Elita
101
Bab 101 : Marahan
102
Bab 102
103
Bab 103 : Mawar Merah Bukti Cinta
104
Bab 104 : Fansnya Andi
105
Bab 105 : Andi Mencintai Wanita Lain
106
Bab 106 : Bakso
107
Bab 107 : Liburan
108
Bab 108 : Hari Pertama Liburan
109
Bab 109 : Pantai
110
Bab 110 : Andi Pergi
111
Bab 111 : Penantianku
112
Bab 112
113
Bab 113 : Ini Beneran Andi?
114
Bab 114
115
Bab 115 : Mengurus Pernikahan bagian 1
116
Bab 116 : Mengurus Pernikahan bagian 2
117
Bab 117 : Andi dan Kanza Bersatu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!