“Dek capek ni” Anti mulai kegerahan setelah berpose lama “kita minum es kepala ya” menunjuk ke kafe
“Ayo kak” aku berjalan mengikuti langkah kak Anti
Setelah 15 langkah kaki berjalan aku dan kak Anti sampai di salah satu cafenya.
“Mau pesan apa kak” tanya penjaga cafe
“Es kelapanya dua, adek mau makan apa”
“Gak kak kenyang banget”
“Es kelapanya dua saja mas”
Penjaga cafenya berjalan membuat pesanan
15 menit kemudian penjaga warungnya membawa pesanan
“Habis ini kita kemana lagi kak” tanya ku seraya menyeruput es kelapa
“Kalau kita ke mall gimana, kita belanja - belanja” usul kak Anti
“Boleh kak, kita pergi sekarang yuk kak”
“Oke”
Aku pergi untuk membayar setelah itu berjalan ke parkiran mobil
Setelah menempuh perjalanan sampailah kita ke mall
“Kita cari baju yuk dek, kita beli couple lan gitu” Kak Anti menggandeng tanganku
“Boleh tu kak” aku menggangguk riang
Aku dan kak Anti memasuki satu persatu toko baju yang ada di mall
“Kak kalau yang ini gimana, kayanya gak norak - norak kali” aku memperlihatkan baju kemeja
Kak Anti melihat model bajunya “bagus dek, kita ambil warna apa ya” Anti yang bingung memilih warna
“Hitam kak” jawabku spontan tanpa pikir panjang
“Oke dek, warna favorit kakak itu”
“Oh ya kak, sama dong adek juga suka banget sama warna hitam hampir semua baju adek warnanya hitam”
“Warna hitam itu keren banget loh dek”
Akhirnya aku dan kak Anti mengambil baju couplelan berwarna hitam
“Kak habis ini kita ke toko sepatu ya mau cari sepatu buat mama” ajak ku
“Oke dek”
Ketika mau ke kasir aku melihat kemeja pria yang dipajang, kemeja itu sangat memikat hati pesonanya seakan memanggilku untuk mendekatinya
“Kak bentar” aku menghentikan langkah kaki ku
“Kenapa dek” tanya kak Anti yang heran
“Lihat kak kemeja itu unyu banget kan” aku menunjuk ke arah pajangan kemeja nya “kayaknya cocok kan kak buat bang Andi”
“Lihat saja yok”
Aku berjalan ke pajangan kemejanya. Aku melihatnya secara detail dari atas sampai bawah dari bawah sampai atas.
“Aku ambil ya kak”
“Kakak juga ambil lah buat si abang”
“Kita beli warnanya yang couple saja kak biar nanti mereka pas pakek sama”
“Mau anak cowok tu pakek couple lan”
“Kan mereka gak tahu kak kalau kita belinya sama an”
“Jadi diam - diam saja ya”
“Ayolah kita bayar” kak Anti dan aku pergi ke kasir untuk membayar bajunya
Setelah membayar aku dan kak Anti melanjutkan ke toko sepatu
“Kak kira - kira adek ambil sepatu yang mana ya” aku menjadi bingung untuk memilih sepatu yang mana yang cocok untuk mama
“Yah kakak gak tahu sayang, kalau masalah sepatu apalagi buat sekolahan”
“Kalau ini gimana kak” aku mengambil sepasang sepatu pantofel
“Bagus dek”
“Adek ambil ini saja ya kak”
“Oke dek”
Aku dan kak Anti keluar dari tokonya setelah membayar di kasir.
“Kak makan nasi goreng setan yuk”
“Hah” Kak Anti terkejut mendengar nama nasi goreng yang baru saja ku sebutkan
“Iih kakak nasi goreng pedas gitu loh kak makanya namanya nasi goreng setan” aku mencoba menjelaskan perihal nama nasi gorengnya
“Kakak pikir nasi apaan, maaf kakak sedikit kudet” kak Anti tertawa nyengir menampakkan giginya yang berkawat “ayolah dek kita ke sana jadi penasaran juga ni kakak”
Tak butuh waktu lama Anti menyetir mobilnya kami sampai di cafe tempat nasi goreng setan berada
“Dek setannya mana” tanya Anti dengan nada bercanda
“Iii itu ii itu kak di belakang kakak” aku pun menjawabnya dengan nada bercanda “ah kakak ini serius kak” aku tertawa cengengesan dengan kelakuan calon kakak iparku. Ya Allah terima kasih engkau telah mengirimkan keluarga ini untukku, aku beruntung memiliki tunangan seperti bang Andi, memiliki ayah dan ibu calon mertuaku yang luar biasa baiknya dan aku juga dianugerahkan calon kakak ipar yang menganggapku seperti adiknya sendiri, batinku
“Kok kamu bengong sih, ayok masuk” Anti mengejutkan lamunanku
“Iya kak” aku berjalan mengikuti langkah kak Anti dan memilih salah satu meja “kakak mau level berapa” tanyaku
“Adek berapa, pedas banget gak sih dek”
“Adek mau level 5 kak, soalnya kemaren adek pesan yang level 3 malah lebih pedas” jelasku perihal pengalamanku yang memesan nasi goreng level 3 yang jauh lebih pedas dari nasi goreng level 5
“Ah kakak level 1 saja deh” kak Anti was was dengan tingkat level pedasnya
“Oke kak, coba deh kakak cobain nasi goreng dijamin pasti ketagihan” aku menyerahkan kertas yang telah dituliskan pesanan kepada waitersnya.
Dua puluh menit kemudian
“Makasih kak” waiters menaruhkan dua piring di depan kami dan dua gelas minuman dingin
“Silahkan kak” aku mempersilahkan calon kakak iparku untuk mencoba nasi gorengnya
“Kakak foto dulu deh” mengeluarkan handphonenya sambil nyengir. Setelah itu Anti mengambil sendok yang telah terisi nasi goreng lalu memasukkannya dalam mulutnya. “Waah” mata Anti melebar rasa di dalam mulutnya tercampur aduk rasa pedas dan gurih dari nasi gorengnya seakan memenuhi mulutnya membuat ia tidak bisa berkata apa - apa.
“Gimana kak enak” aku memperhatikan kak Anti sambil mengunyah nasi gorengku
“Luar biasa dek, bumbunya mantul banget, pedasnya dapat”
“Kakak cobain deh punya adek” aku menawarkan nasi goreng level 5 punyaku
“Pedas gak dek” Anti mengambil sesendok nasi gorengnya lalu melahapnya dan mengunyahnya “wah ini lebih enak lagi”
Setelah aku dan kak Anti menyelesaikan makan nasi gorengnya kami akhirnya melanjutkan perjalanan untuk pulang.
Enam jam perjalanan sudah kami tempuh akhirnya kami sampai
“Dek kakak langsung pulang ya” Anti memarkirkan mobilnya di depan pagar rumahku
“Iya kak, hati - hati ya kakak pulangnya dan big thank untuk hari ini ya kak” aku bersiap keluar dengan semua barang bawaanku
“Sama - sama dek, nanti kapan - kapan kita jalan - jalan lagi, kakak pergi ya” Anti menancap gasnya lagi setelah aku keluar dari mobilnya.
Aku berjalan ke depan pintu utama rumahku “assalamualaikum” aku mengetuk pintu
“Waalaikumsalam” mama keluar membukakan aku pintu
Aku masuk ke dalam rumah dan meletakkan barang bawaanku
“Apa ini kak” tanya mama yang melihat banyak goody bag
“Mama buka saja” aku menyuruh mama untuk membukanya sedangkan aku ke kamar untuk bersih - bersih
Mama membuka satu persatu goody bagnya. Goody bag pertama berisi sepasang sepatu pantofel berwarna coklat muda dan sepasang sandal cowok, goody bag kedua berisi kaos lengan pendek dan gamis ibu - ibu, goody bag ketiga berisi baju kemeja cewek berwarna hitam dan goody bag terakhir berisi kemeja cowok.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments