Safron tampak pasrah saat Ibu tirinya memintanya untuk tidak keluar rumah dan hanya diam seharian didalam kamarnya,Ratih beralasan kalau hal itu pamali bila dilakukan seorang yang hari esok akan melangsungkan pernikahan.Setelah seharian kemarin tubuhnya dirawat dari ujung rambut hingga ujung kaki,kali ini Safron dipingit,tidak boleh pergi kemanapun.Dan gadis itu tak berani berkutik,Dia hanya menuruti perintah sang Ibu tiri.
"Saf,ingat pernikahanmu akan dilaksanakan besok,Kamu jangan membuatku malu untuk berfikir menghindar atau pergi dari pernikahan ini,Tuan Syadad sudah terlalu baik dan bermurah hati pada Kita,jangan coba coba terlintas untuk melarikan diri dari pernikahan ini Saf.Kamu bisa lihat dan nilai sendiri,betapa baiknya Lelaki itu,Aku yakin Kamu akan segera jatuh cinta padanya.Yaaah Aku tau,umur Dia dan umur Kamu sangat terpaut jauh,tapi bukan berarti Kamu tidak bisa mencintainya.Lihat sendiri bagaimana Dia memperlakukan Kamu kan,Dia sangat mencintai Kamu Saf,Lelaki matang itu sudah tergila gila padamu!"ucap Ratih.
Ya memang Safron akui Syadad terlihat sebagai Lelaki yang baik,namun entah mengapa belum ada perasaan apapun yang ada dihatinya,belum ada getaran apapun yang terasa dihatinya.Dia bahkan tidak tahu seperti apa jatuh cinta.
Dia kadang mendengar beberapa temannya disekolah,kalau Mereka baru saja jatuh cinta dengan Lelaki yang sudah lama Mereka incar,atau sesekali temannya itu jatuh cinta pada Lelaki yang baru dikenalnya,Safron bahkan juga dengar ada salah seorang temannya yang jatuh cinta pada pandangan pertama,sedangkan Dia.Dia belum bisa merasakan apapun,apakah ini normal?tanyanya dalam hati.
Safron memegang bibirnya yang kemarin Syadad cium,Laki laki itu mencuri ciuman pertamanya,padahal Dia mempunyai impian untuk menikah dengan Lelaki pilihannya,Lelaki yang Dia cintai.Namun sayangnya Dia justru akan menikah paksa dengan Lelaki tua,apalagi Dia dengar kalau Lelaki itu adalah seorang duda.Menikah mendadak tanpa diberi kesempatan untuk lebih mengenal Lelaki yang akan menikahinya.
"Apa pernikahannya tidak bisa diundur Tan,eh Ma?"Tanya Safron pelan,sembari menunduk takut.
"APA?"Kamu Gila Saf?bagaimana mungkin diundur,bahkan Tuan Syadad saja ingin secepatnya menikahi Kamu,kalau bisa hari ini dilangsungakannya pernikahaan kalian,tapi Kamu justru ingin diundur,jangan membuat Aku marah Saf,Kamu tau kan kalau Aku marah bagaimana.Kamu tidak lihat bagaimana sukanya Tuan Syadad sama Kamu."ucap Ratih kesal.
"Kalau belum Aku jodohkan Sarita dengan David,mungkin sudah ku sodorkan Anakku itu pada Tuan Syadad,dari pada gadis bodoh seperti Kamu!"
"Memang apa alasanmu ingin mengundur pernikahan ini?Hah?"Tanya Ratih geram.
"Aku ingin menyelesaikan sekolahku dulu Ma,biar tenang,setidaknya Aku punya ijazah SMA!"jawab Safton.
"Apa yang Kamu banggakan dengan hanya memiliki ijazah SMA?Kamu bisa apa dengan mempunyai Ijazah itu?Kamu bisa kaya?Kamu bisa banyak uang?gunakan otakmu sedikit Safron,jangan jadi gadis idiot!"sentak Ratih murka.
"Diluaran sana banyak gadis gadis yang rela menjual dirinya hanya untuk bisa mendapat 1 buah ponsel pintar,mereka mencari gadun untuk menjual diri Mereka,sedangkan Kamu?Apa yang Aku buat untukmu?Kamu akan jadi seorang Nyonya crazy rich,Nyonya milyuner,Kamu akan dihalalkan oleh seorang Laki laki yang bertanggung jawab,yang akan menikahi Kamu.apa sebanding dengan Ijazah SMA mu itu?Aku benar benar tidak habis pikir dengan pikiran Kamu Saf,lelah Aku sebenarnya bicara dengan gadis bodoh seperti Kamu,dijelaskan sampai mulutku berbusapun sepertinya Kamu tidak akan mengerti."Ratih memijat mijat keningnya dan Dia berlalu dari hadapan Safron,namun kemudian Dia kembali menghampirinya.
"Masalah ijazah sangat mudah,besok juga kalau Kamu mau ijazah SMA bisa langsung Kamu dapatkan,tenanglah Aku akan mengurus semuanya,sekarang Kamu istrirahat saja Saf,besok Kamu akan menjadi Nyonya Syadad,Kamu akan sangat bahagia hidup dengan Dia,dan Kamu akan sangat berterimakasih padaku Saf,lihat saja.pegang kata kataku ini Saf!"Ratih kemudian benar benar pergi dari kamar Safron,gadis itu hanya mendelik kesal pada sang Ibu tiri,padahal yang diinginkanya bukan Ijazah,Dia ingin sekolah,berangkat sekekolah,bertemu teman teman sebayanya,bertemu dengan para guru,juga belajar diruang kelas.Bukan hanya mendapatkan legalitas,lebih dari itu.Dia hanya ingin merasakan duduk dibangku sekolah sampai mendapatkan ijazah,bukan hanya selembar ijazah yang Dia butuhkan,lebih dari itu.Safron hanya ingin bercengkrama dengan teman sebayanya,dengan guru guru serta merasakan kegiatan belajar sesuai usianya.Dia ingin hidup normal,bukan malah harus merasakan kehidupan rumah tangga yang sebenarnya masih belum ada gambaran dalam benaknya.
********
Sementara itu Sarita berada dirumah megah tunangannya,setelah kemarin sang Ibu memintanya untuk berpakaian seksi,kini Dia kembali memakainya,tentu saja dengan model yang berbeda,dan David langsung membawa gadis itu kekamarnya.Dihadapan Ayah dan Ibunya,David memperlakukan Sarita begitu mesra,berpegangan tangan,bahkan sampai mencium pipinya juga mencium bibirnya.Tentu saja hal itu membuat Mereka senang,Mereka merasa sudah berhasil menjodohkan sang Anak dengan Sarita.
Sudah menjadi rahasia umum kalau David sangat membenci wanita,bahkan gosip yang beredar mengatakan kalau David menyimpang,untuk itulah orang tua David menjodohkannya dengan Sarita.Gadis cantik berusia 26 tahun.Sama seperti Safron,Saritapun tidak bisa membantah dan melawan keinginan Ratih sang Ibu.Padahal walaupun Dia sudah cukup umur untuk menikah tapi Dia ingin menikah dengan Laki laki yang Dia cintai,bukan dengan cara dijodohkan seperti ini.
"Menyingkirlah dan jauh jauh dariku,kenapa hidupku sial seperti ini."David mencuci tangan dan bibirnya,dan menggosok gosoknya dengan kasar.Setiap kali Dia bersentuhan dengan seorang wanita,setelahnya pasti Dia akan mencuci dan menggosok gosok kulitnya berulang kali,bahkan sampai kulitnya lecet.
Sarita mematuhi Lelaki dihadapannya,Dia dengan cepat pergi bersembunyi dari hadapan David.
"Jangan lupa pakai kemejaku,beraktinglah seolah olah Kita habis bercinta,cepat ganti bajumu!"sentak David.Sarita menuruti perintah calon suaminya itu dengan kesal,Dia menghentakkan kakinya.
"kenapa harus susah payah berekting seperti ini kalau Kamu memang tidak ada hasratt pada wanita,lebih baik Kamu jujur saja pada orangtuamu kalau Kamu itu penyuka sesama jenis!"ucap Sarita lantang dengan wajah marah.
"Diam Kamu,turuti saja perintahku,dan jangan bicara sembarangan,Kamu disini untuk melakukan tugas apapun yang Aku perintahkan.Aku tidak akan membayar satu sen pun pada Ibumu,kalau Kamu membuatku kecewa."
"Ah bodohnya Aku,kenapa Aku berurusan dengan lelaki ini!"gumam Sarita.
"Lalu kenapa harus Aku,kenapa tidak menyuruh Ibuku saja yang melakukan ini,jadi tunangan Kamu,terus nanti jadi Istri bohongan!"sentak Sarita.
"Jangan banyak membantah,tururti saja omonganku.Aku tidak ingin menunggu waktu 3 bulan untuk mengurus pernikahan denganmu,lebih cepat lebih baik.Setelah itu Kamu akan Aku ceraikan dengan cepat,Kamu bebas menikah dengan Lelaki manapun,Kamu juga akan Aku beri sejumlah uang kompensasi karena mau menuruti semua perintahku.Ibumu tentu sudah memberi tau kalau pernikahan ini hanya status saja.setelah beberapa bulan,Aku akan meceraikan Kamu!"
.
.
.
*********
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu thor kasihan sarita calonnya punya kelainan
2022-11-23
0