Bab 5

"T-tidak mungkin!", Vika menggeleng kuat. Tangannya terkepal erat. Rasa takut seketika menyelimuti dirinya. Jika Dian adalah pewaris DV Grup, tentu dia akan dengan mudah merebut Saka kembali. Apapun bisa saja Dian lakukan.

Berbeda dengan Saka yang justru merasa seperti orang bodoh karena baru mengetahui siapa mantan istrinya itu. Pria itu tersenyum kecut. Dalam hati, Saka sangat kecewa karena Dian menutupi identitas aslinya selama ini.

Pantas saja semua terasa begitu lancar. Rupanya kamu yang berada di belakang semua ini, Di. Kamu tidak hanya membuatku kecewa tapi kamu juga sudah mempermainkan aku. Ucap Saka dalam hati.

Diandra berjalan dengan begitu anggun. Senyum manis terus menemani setiap langkahnya. Namun ketika melewati Saka dan Vika, wanita itu justru memberikan senyuman sinis.

Suasana semakin riuh kala Dian sudah berdiri di atas panggung. Dia telah berhasil menyihir para tamu dengan pesonanya. Apalagi malam ini, Dian terlihat berkilau bak berlian.

"Baiklah para hadirin yang terhormat. Sekarang, mari kita dengarkan sambutan dari pemilik DV Grup. Nona Diandra Veronica Abraham"

Diandra tersenyum sebelum akhirnya menaiki podium. "Selamat malam para tamu undangan yang berbahagia. Senang sekali saya bisa menyapa anda semua malam ini. Di ulang tahun DV Hotel yang ke dua puluh, saya Diandra Veronica Abraham menyatakan bahwa mulai hari ini, sayalah yang akan memimpin DV Grup. Tak lupa saya juga mengucapkan terima kasih pada semua partner dan rekan kerja yang bekerja sama dengan DV Grup selama ini. Atas kerja keras kita bersama, DV Grup bisa bertahan dan semakin berkembang seperti sekarang. Jadi, mari kita berpesta malam ini dan silahkan nikmati suguhan yang telah kami sediakan. Terima kasih"

Tepuk tangan menggema di seluruh ruangan. Beberapa pengusaha langsung menyapa Dian begitu wanita itu turun dari panggung. Dengan di temani Rani dan Triyoga, asisten sekaligus tangan kanan Dian, perempuan itu menyapa para tamu.

"Senang bisa bertemu dengan cucu dari Tuan Abraham" sapa salah seorang pengusaha bersama istrinya

"Saya juga senang bisa bertemu dengan Anda Tuan Nariya dan Nyonya Paula"

"Saya tidak menyangka bahwa cucu Tuan Abraham sangat cantik" puji Paula

"Anda terlalu berlebihan, Nyonya" sahut Dian tersenyum

"Tidak. Anda memang sangat menawan. Jika saja saya masih muda, saya pasti iri pada Anda. Apalagi Anda wanita yang hebat. Beruntung sekali pria yang bisa bersanding dengan Anda"

Dian tersenyum tipis, "Silahkan di nikmati pestanya, saya akan menyapa tamu yang lain dulu"

Dian berjalan lagi untuk menyapa tamu lainnya. "Di, ada Saka dan si kunti"

Dian terkekeh mendengar ucapan Rani, "Mari kita sapa mereka dulu"

"Kamu yakin?"

"Aku akan memberikan sedikit sapaan padanya"

Dian menghampiri Saka dan Vika, dua orang yang sejak tadi hanya diam di tempat.

"Selamat malam Tuan Saka", sapa Rani

"Selamat malam, Nona Rani. Nona Diandra" Saka berusaha bersikap biasa saja di depan Dian.

"Saya perhatikan, sejak tadi kalian tidak beranjak kemanapun. Kenapa kalian tidak menikmati pestanya? Apa suguhan yang kami berikan tidak sesuai selera kalian?" kali ini Dian yang berbicara

"Tidak. Kami hanya sedang menikmati musiknya"

Dian mengangguk, "Ini istri Anda?"

Vika tersenyum tipis, "Saya Avika"

"Kandungan Anda terlihat sudah besar. Berapa bulan?"

Vika menatap Saka, "L-lima bulan"

"Wah sudah lama ya? Semoga lancar sampai persalinan tiba"

"T-terima kasih" jawab Vika gugup

Dian menatap Vika, sayangnya istri Saka itu malah menunduk. "Pasti Anda bahagia menikmati kehamilan Anda ya? Apalagi Anda punya suami yang perhatian dan pasti sangat mencintai Anda tentunya" Wajah Vika mulai berkeringat, dia merasa tidak nyaman berhadapan dengan Dian. "Anda terlihat berisi. Ibu hamil gemuk, wajar sih. Itulah ke istimewaan seorang wanita. Ia rela mengorbankan dirinya demi melahirkan buah hati. Se jelek apapun istrinya nanti, kalau suami sudah cinta, dia akan tetap setia" Dian melirik Saka yang kini menatapnya. "Tapi melihat betapa tampannya suami Anda, saya tidak yakin jika dia mampu menahan godaan wanita lain. Sekarang banyak loh, wanita yang suka bahkan dengan sengaja merebut suami orang"

"Di ...!" tegur Saka

"Apa kita saling mengenal? Kenapa saya merasa Anda sok akrab memanggil saya Di?"

"A-aku-"

Dian menatap Vika, "Maaf kalo saya membuat Anda tidak nyaman. Saya hanya menyampaikan fakta yang sering terjadi" Dian berkata dengan santainya "Saya harap, Anda bisa menjaga suami Anda dengan baik. Dan semoga, suami Anda tidak akan pernah tergoda dengan wanita lain untuk kedua kalinya"

Deg

Vika menatap Dian dengan wajah pias. Mereka memang belum pernah bertemu secara langsung sebelumnya. Tapi tentu saja Dian tahu semua tentang Vika. Janda yang telah mencuri suaminya.

Dian meninggalkan Saka dan istrinya. Perempuan itu tersenyum puas melihat betapa piasnya wajah Vika.

Ini belum apa - apa. Akan kubuat kamu kehilangan Saka juga, Avika Saraswati. Sama seperti yang kamu lakukan padaku!

"Kaku mau kita pulang saja?" tanya Saka pada istrinya. Vika mengangguk, keduanya beranjak untuk segera pulang. Sayangnya rekan kerja Saka menyapa, jadi terpaksa mereka berbicang sejenak. Tentu saja obrolan soal bisnis.

"Selama ini Anda tidak pernah mengajak istri Anda ke pesta, Tuan Saka. Tapi malam ini Anda membawa istri. Dan rupanya, kalian akan segera memiliki anak"

"Istri saya tidak terlalu suka pesta" jawab Saka tersenyum pada Vika

"Saya dengar, Nyonya Vika ini istri kedua Anda. Benar begitu Tuan Saka?" tanya Dian. Ia sengaja menghampiri Saka yang tengah berbincang dengan rekannya. Senyum Dian terlihat begitu mengerikan di mata Vika. Istri Saka itu memegang erat lengan suaminya. Wajahnya kini berubah pucat.

"Benarkah? Anda memiliki dua istri, Tuan Saka? Wah ... Saya tidak menyangka. Ternyata Anda hebat juga" Andes terkekeh

"Punya dua istri apanya yang hebat! Bukan tipe pria setia!" sindir istri Andes

"Ma. Kenapa kamu ngomong gitu?" bisik Andes

"Biarkan saja. Aku paling tidak suka ada pria yang tidak setia!" kini wanita itu menatap Vika. "Wanita kalem biasanya menghanyutkan. Semoga saja bukan pelakor!"

Wajah Vika terlihat tegang. Antara malu dan canggung. Ingin rasanya ia pergi sekarang juga.

"Mas, kita pulang sekarang, bisa?"

Saka melihat wajah Vika begitu pucat. Akhirnya dia pamit.

"Saya permisi dulu, Tuan Andes. Istri saya terlihat lelah. Saya akan membawanya pulang"

Andes mengangguk, "Silahkan Tuan Saka. Wanita hamil memang harus banyak istirahat"

Saka membawa Vika berjalan menuju pintu keluar.

"Senang bisa mengenal Anda Nona Diandra" sapa istri Andes, "Oh ya, dimana suami Anda?"

"Saya disini!"

Deg

"K-kak Rey?", mata Dian terbelalak. Apalagi ketika tangan Rey dengan posesif memeluk pinggangnya.

Saka menghentikan langkahnya tepat saat mendengar suara pria itu. Dia menatap pria tampan yang kini tersenyum begitu manis pada mantan istrinya. Tanpa terasa tangan Saka mengepal erat. Vika yang mengetahui hal itu segera mengajak Saka pulang.

"Ayo, Mas. Aku sudah sangat lelah"

Saka menghela nafas kemudian mengangguk. Akhirnya mereka benar - benar meninggalkan DV Hotel.

Sementara Dian segera meninggalkan Rey setelah berpamitan pada Andes dan istrinya.

"Di ... Tunggu"

Rey terpaksa mencekal tangan Dian karena wanita itu terus berlari menghindarinya.

"Lepaskan!! Kenapa kamu datang kemari? Kenapa kamu kembali? Aku tidak mengharapkan kehadiranmu! Sekarang pergilah!!"

Reynald tidak menyerah, semakin Dian berontak dia malah semakin memeluk Dian erat.

"Maafkan aku!"

"Pergilah!! Aku tidak butuh kehadiranmu!! Aku tidak butuh siapa - siapa lagi!!"

"Aku tidak akan pergi. Aku datang untuk membantumu!"

Dian tertawa sinis, "Membantu? Aku tidak butuh bantuan apapun darimu!!"

"Kamu yakin? Bagaimana kalau aku membantumu membalas kekejaman suamimu itu!!"

Deg

Terpopuler

Comments

May Apa Adanya

May Apa Adanya

kok satu doank up nya thor

2022-11-23

0

Yunie

Yunie

vika kira kekayaan Saka murni py saka sendiri...tau nya....zoong 😂😂

2022-11-23

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!