Bab 4

"D-dian"

Perempuan cantik itu mendekat ke mantan suaminya. Bibirnya melengkung membentuk sebuah senyuman yang membuat hati Saka semakin sakit melihatnya.

"Kenapa kamu tega melakukan semua ini, Di?"

"Kenapa? Bukankah ini rumahku? Mau aku apakan saja terserah padaku, bukan?!"

Saka berusaha menahan sesak dalam dada. Rumah yang dulu ia bangun dengan susah payah kini hancur tak tersisa. Sesakit apa luka yang Dian rasakan hingga membuat wanita itu berubah menjadi orang yang kejam. Dian yang Saka kenal dulu adalah orang yang lembut dan sabar. Tidak pernah sekalipun Dian berbuat kasar pada orang lain. Tapi sekarang? Saka seolah tak mengenal lagi perempuan yang pernah ia nikahi dulu.

"Kamu berubah, Di. Kamu seperti orang asing bagiku" lirih Saka pelan

Dian tertawa. Tatapannya kini berubah tajam. "Bukankah kita memang orang asing? kamu lupa? Kita tidak memiliki hubungan apa - apa lagi sekarang!"

Saka menghela nafas frustasi. "Di ... Semarah apapun kamu padaku, apa perlu sampai kamu menghancurkan rumah ini? Kamu tidak hanya merusak rumah kita. Tapi kamu menghilangkan semua kenangan yang ada di dalamnya!!" ucap Saka dengan nada keras

"Memang itu tujuanku! Aku sengaja membuang semua hal yang ada sangkut pautnya denganmu!! aku tidak mau menyisakan sedikit saja kenangan yang membuatku mengingat luka yang kamu berikan!"

Saka tak mampu menahan air mata yang keluar dari sudut matanya. Mantan suami Dian itu segera mengusapnya. Hatinya benar - benar hancur. Bahkan rasanya dada Saka terasa sesak.

"Hukum aku saja, Di. Tapi jangan buang kenangan kita"

Dian berdecih. Egois sekali bukan? Saka ingin ia mempertahankan kenangan mereka di saat keduanya sudah berpisah. Bahkan sekarang Saka hidup bahagia bersama selingkuhannya? Benar - benar lelucon konyol.

"Kamu ingin aku jadi wanita bodoh? Untuk apa juga aku harus mempertahankan kenangan kita jika kamu saja sudah bahagia dengan selingkuhanmu itu!"

"Vika bukan selingkuhan, Di. Dia istriku"

"Ah ... benar! Aku lupa. Sekarang dia memang istrimu. Tapi jangan lupa bagaimana kalian bersatu, Ka! Sebelum kalian menikah, kamu mengkhianati aku! Kamu menjalin hubungan terlarang dengan gundikmu itu di belakangku! Lalu, apa salah jika aku memanggilnya selingkuhan?!"

"Aku benar - benar tidak mengenalmu lagi, Di"

"Bagus! Aku memang tidak sudi mengenalmu lagi! Anggap saja kita tidak pernah saling mengenal!"

Dian pergi meninggalkan Saka. Namun yang membuat Saka heran, Dian masuk dan mengendarai mobil keluaran terbaru yang harganya fantastis. Saka tahu betul, sekalipun memiliki tabungan, Dian tidak akan mampu membelinya.

Apa yang sebenarnya tidak aku ketahui tentangmu, Di. Apa ada rahasia yang kamu sembunyikan dariku?

Dengan perasaan hancur, Saka pergi meninggalkan rumah lamanya. Dia akan pulang karena Vika pasti menunggunya sekarang.

🍀🍀🍀

"Mas, kamu sudah pulang? Kenapa lama sekali?" Saka tidak menjawab, dia memilih duduk dan menyandarkan punggungnya yang terasa lelah.

Saka terlihat lesu, hal itu membuat Vika jadi kesal. "Apa ada masalah dengan persidangannya? Bagaimana keputusannya? Kamu dan Diandra-"

"Kami sudah bercerai"

Ada perasaan lega di hati Vika. Meski nanti banyak orang yang menganggapnya egois, namun Vika melakukan semua ini demi bayinya. Dia hanya tidak mau kelak anaknya bingung karena Ayahnya memiliki dua istri. Meski sadar telah menyakiti hati Diandra, Vika berusaha membuang rasa bersalah pada mantan istri suaminya itu. Dian itu cantik, Vika yakin akan ada pria lain yang mencintai Dian dengan tulus nantinya. Dan jelas, pria itu bukan suaminya.

"Kamu mau makan? Aku sudah memasak makan siang untukmu"

"Nanti saja. Aku mau langsung mandi lalu istirahat. Kamu juga harus istirahat, jangan lupa nanti malam kita akan menghadiri pesta ulang tahun DV Hotel"

"Aku hampir saja lupa kalau kamu tidak mengingatkan, Mas. Ayo sekarang kita istirahat"

Vika menggandeng lengan suaminya menuju kamar. Dia sungguh beruntung bisa kembali bersama dengan mantan kekasihnya dulu. Sikap Saka masih sama. Pria itu tetap lembut dan penyayang. Meski caranya mendapatkan Saka lewat sebuah kesalahan, Vika tidak menyesal melakukannya. Justru dengan adanya kesalahan yang tidak sengaja mereka lakukan, takdir justru menyatukan keduanya kembali.

"Mau aku siapkan airnya?"

"Tidak usah, kamu langsung tidur saja. Aku bisa sendiri" ucap Saka dengan lembut. Bagaimana Vika tidak meleleh jika memiliki suami yang hangat dan sangat perhatian seperti Saka.

"Aku akan menunggumu di ranjang"

Saka mengangguk, setelah mengambil handuk, pria itu segera masuk ke dalam kamar mandi. Pikiran Saka saat ini masih di penuhi tentang Diandra. Saka bertanya - tanya, apa yang tidak dia ketahui tentang mantan istrinya itu? Bagaimana mungkin Dian bisa memiliki mobil semewah itu?

Kamu tidak hanya berhasil membuatku merasa bersalah, Di. Sekarang kamu membuatku penasaran tentang siapa kamu sebenarnya.

Di bawah guyuran air shower Saka meluapkan segala sesak yang memenuhi dadanya. Menikahi Vika bukan kemauan Saka sepenuhnya. Dia hanya merasa harus bertanggung jawab atas janin yang Vika kandung. Jujur ... Ia memang pernah mencintai Vika bahkan mungkin sampai sekarang rasa itu masih ada walau sedikit mengingat Vika adalah mantan cinta pertamanya.

"Maafkan aku, Di. Aku tahu rasa sakit yang kamu rasakan tidak sebanding dengan rasa sakitku melihat rumah kita hancur luluh lantak. Aku bersalah dan aku mengakui itu. Aku hanya bisa berdoa semoga kamu segera mendapatkan kebahagiaan. Aku yakin, akan ada pria baik yang akan mencintaimu dengan tulus melebihi rasa cintaku padamu"

Entah berapa lama Saka berdiam diri di kamar mandi. Saat dia keluar, Vika sudah terlelap di ranjang mereka. Perlahan Saka mendekati istrinya, dia menatap Vika dengan rasa bersalah. "Aku sudah menyakiti Dian. Dan aku berjanji tidak akan menyakitimu juga. Semoga rumah tangga kita bisa bahagia selamanya"

🍀🍀🍀

Acara ulang tahun DV Hotel di gelar dengan begitu meriah. Banyak pengusaha yang menjadi tamu undangan dalam acara tersebut. Siapa yang tidak kenal DV Hotel, hotel berbintang dengan fasilitas dan kemewahan kelas atas itu sudah menjadi langganan kaum elit. Tidak hanya desain yang mengagumkan, makanan dan pelayanan dari karyawan pun begitu memanjakan para tamunya.

"Pasti tamu yang hadir di sini berasal dari kalangan atas semua ya, Mas" tanya Vika ketika mereka baru saja menginjakkan kaki di ballroom DV Hotel.

"Tentu saja. Aku dengar, pemilik hotel ini juga memiliki usaha lain seperti butik, cafe bahkan perusahaan berlian"

"Hebat sekali ya. Aku jadi penasaran seperti apa rupa pemilik hotel ini. Dia pasti orang yang hebat. Dan kamu beruntung bisa bekerja sama dengannya, Mas"

Saka memang bekerja sama dengan DV Grup. Ia menjadi salah satu rekan bisnis yang membangun cabang DV Hotel. Kerja sama itu sendiri sudah terjalin hampir tiga tahun lamanya. Tepatnya dua bulan setelah dirinya menikah dengan Diandra.

Alunan musik menggema di seluruh ruangan. Beberapa artis papan atas turut memeriahkan acara tersebut. Tidak hanya penyanyi yang menghibur para tamu. Makanan dan hidangan lain juga di di siapkan khusus untuk memanjakan lidah para tamu.

"Baiklah para hadirin yang terhormat, kini tibalah kita di inti acara. Silahkan menempati kursi yang sudah di sediakan" ucap pemandu acara

Semua tamu segera mengisi kursi mereka sesuai nama masing - masing.

"Hari ini adalah hari yang spesial. Karena apa? Karena DV Hotel tengah berulang tahun yang ke dua puluh. Wah ... Sudah lama sekali ya. Tapi kali ini ada yang lebih spesial lagi. Keturunan ketiga sekaligus pewaria tunggal dari pemilik Hotel akan hadir menyapa anda semuanya malam ini. Tentu kalian sudah penasaran kan? Siapa wanita cantik itu?"

Suara riuh mulai terdengar, seperti yang mereka ketahui, pemilik DV Hotel yang pertama adalah Wirawan Abraham. Kemudian beberapa tahun silam, kepemilikan berpindah tangan pada putri tunggal Tuan Abraham yaitu Denata Abraham. Namun sudah lama sekali tak terdengar kabar mengenai wanita berbakat itu. Dan kabar terakhir menyebut bahwa kini kepemilikan DV Grup sudah berpindah pada cucu Tuan Abraham yang tidak di ketahui siapa. Tentu publik dan masyarakat di buat bertanya - tanya siapa sebenarnya sosok cucu pengusaha sukses itu.

"Aku ke toilet dulu, Mas" bisik Vika pada suaminya

Perempuan segera pergi karena sudah tidak tahan. Belum sampai di toilet, langkah Vika terhenti saat melihat sosok yang dia kenal berjalan ke arahnya. Dia terlihat begitu cantik dengan gaun berwarna hitam berdada rendah serta memperlihatkan punggung mulusnya di bagian belakang. Di leher wanita itu juga terpasang berlian yang tampak berkilau dan memukai. Di tambah sentuhan make up yang membuatnya semakin terlihat cantik. Langkah anggunnya membuat wanita itu terlihat semakin mempesona. Senyuman manis yang tak lepas dari bibirnya juga membuatnya semakin terlihat menawan.

"D-diandra"

Merasa namanya di sebut, Dian menoleh lalu menatap Vika dengan senyum manisnya. Wajah Vika seketika terlihat pucat. Bahkan wanita itu mematung saat berhadapan langsung dengan Diandra.

Vika segera kembali ke mejanya. Ia mengurungkan niat pergi ke toilet. Tubuhnya terasa panas dingin. Melihat Diandra secara langsung saat ini, jujur dirinya belum siap. Apalagi melihat bagaimana sempurnanya seorang Diandra. Vika jadi takut kalau perempuan itu akan merebut Saka kembali.

"Sudah selesai ke toiletnya?", Vika hanya mengangguk saat Saka bertanya.

Perhatian Saka kini tertuju pada sosok wanita yang terlihat begitu cantik di matanya. Mata pria itu bahkan tak berkedip saking terpesona pada mantan istrinya itu. Bukan hanya Saka, semua tamu yang hadir juga terpesona oleh sosok bak bidadari tersebut.

"Melihat bagaimana Mas Saka menatap Diandra, aku yakin Mas Saka masih mencintai wanita itu. Tidak. Aku tidak boleh membiarkan mereka kembali bersama. Anakku butuh Ayahnya. Aku juga butuh suamiku. Tidak masalah aku jadi wanita egois. Asal aku dan anakku bisa bersama Mas Saka selamanya"

"Wah ... Akhirnya yang kita tunggu - tunggu datang juga. Mari kita sambut, inilah dia, pemilik sekaligus pewaris tunggal DV Grup. Nona Diandra Veronica Abaraham!"

Deg

"T-tidak mungkin!"

Terpopuler

Comments

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

jangan jangan itu punya diandra

2023-08-08

1

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

good Dian q suka dengan caramu membalas sakit hatimu terhadap orang yang membuat kamu berbuat seperti itu

2023-08-08

0

ara Anwar

ara Anwar

berlian tu saka yang kau buang 😀

2023-04-08

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!