episode 14

bruummm

suara deru mesin motor sport berhenti di kawasan perumahan milik dokter Ambar

rumah minimalis yang di tepati oleh Azka dan mamanya menjadi tempat naungan Lily saat ini, meski rumah nya jauh sangat berbeda dengan rumah nya tapi Lily lebih betah di rumah Azka ketimbang di rumah nya sendiri

alasan nya hanya karena ada Azka dan mama Ambar, impian nya dari dulu yang menginginkan sebuah keluarga hangat, baru dia temui bermasa keluarga Azka

"thank ya" kata Lily setelah turun dari motor besar milik Samuel, tanpa menunggu jawaban dari samuel, Lily langsung melangkah kan kaki nya

"hey.. Lo lupa" teriak Samuel membuat langkah Lily berhenti

"apa?" kata Lily seolah bertanya

dengan greget Samuel menghampiri Lily ingin sekali dia cium pipi chubby milik Lily yang menggemaskan itu, bahkan Samuel berkali kali menahan dirinya supaya tidak kentara di depan Lily

"gue udah anterin Lo balik, dan itu gak gratis" kata Samuel bersedekap dada

"ouh, Lo perlu bayaran, wait" kata Lily merogoh kantong tas nya mencari dompet milik nya

cup

dengan lancang nya Samuel mengecup pipi Lily yang menggemaskan itu membuat Lily terdiam terpaku dengan tindakan Samuel

dengan seringainya Samuel melangkah meninggalkan Lily yang mematung di tempatnya

brruuuummm

suara deru motor menyadarkan Lily dari keterkejutan nya, wajah nya memerah menahan kekesalan pada motor yang telah menghilang dari pandangan nya

"Samuel sialan" pekik Lily

seseorang di seberang jalan berseringai saat melihat hasil jepretan nya kali ini

malam harinya Lily sedang di interogasi oleh papi kenan dan Azka, sedangkan Lily hanya tertunduk menerima semua nasehat dari Abang dan papi nya, bahkan Azka yang di kenal nya dingin menjadi sosok yang cerewet di hadapan nya

"sudah lah kalian, liat tuh Lily sampai diam begitu" ucap mama Ambar kasian melihat anak gadis nya

serasa mendapat pembelaan Lily langsung menampilkan wajah semenyedihkan mungkin di depan mama Ambar

"emang cuma mama yang sayang sama Lily" celetuk nya membuat papi kenan melotot

"mama tolong Lily" kata Lily memeluk mama Ambar

papi kenan hanya mendengus kesal dengan tingkah Lily, bahkan anak gadis nya itu sudah meleletkan lidah nya mengejek papi nya sendiri

"sudah sayang, kamu tenang ya ada mama" bujuk nya mengelus punggung calon putri sambung nya itu

"awas... ini mama Abang" timpal Azka sedikit mendorong Lily dan memeluk mama Ambar di bagian sisi kiri nya

"ih Abang, ngalah sama adek" kata Lily mendengus kesal karena Azka menguasai mama Ambar

Azka hanya meleletkan lidah nya pada Lily, bermaksud membuat Lily kesal, dan usaha nya berhasil Lily semakin kesal karena ulah Azka

sontak saja mama Ambar jadi bahan rebutan Lily dan Azka, hal itu membuat mama Ambar dan papi kenan terkekeh melihat tingkah mereka

bahkan hati papi kenan merasa teriris dengan kenyataan yang sebenarnya Lily sangat membutuhkan sosok seorang ibu

"maafkan papi yang egois nak" kata papi kenan dalam hatinya, dirinya merasa bersalah karena selalu menyangkal dan merasa bisa sendiri mengurus anak gadis nya

"Abang ih" rengek lily sedangkan sang pelaku hanya meleletkan lidah nya

"sudah sayang sini" kata mama Ambar melerai perebutan dirinya itu

di peluk dengan kedua anak yang ganteng dan cantik, membuat mama Ambar bahagia, serasa mempunyai anak kembar karena usia Lily dan Azka hanya terpaut beberapa bulan saja

"papi ikutan dong" kata papi kenan merentangkan tangan nya

"eiitss, papi belum halal" tolak Azka semakin mengeratkan pelukan nya,

papi kenan langsung cemberut mendapat penolakan dari calon anak sambung nya, sedangkan mama Ambar dan Lily langsung tertawa melihat ekspresi papi kenan

"princess tolongin papi dong" kata papi kenan memelas

"papi usaha dong" jawab Lily membuat papi kenan semakin mencebikan bibirnya, namun sebuah ide langsung muncul di kepala nya

"kalo gitu gimana kalo papi percepat saja pernikahan nya?" usul papi kenan

"Azka setuju" jawab Azka cepat membuat mereka melongo "kalo perlu besok aja" lanjut Azka

papi kenan tambah terkejut lagi, pasalnya dari awal Azka yang mengatakan jangan buru buru, biarkan mama memikirkan nya matang matang tapi sekarang malah ingin secepatnya mama nya menikah

niat hati ingin menggoda anak sambung nya membuat papi kenan serasa memenangkan tender

"kamu serius boy?" tanya nya

"serius lah, atau papi yang gak serius mau nikahin mama?" tanya Azka selidik

"serius lah boy, papi akan nikahin mama kamu dua hari lagi" final nya membuat Lily dan mama Ambar melotot

bagaimana bisa menikah dalam dua hari? belum persiapan nya? undangan, baju, masalah tempat, tapi itu tidak berlaku bagi papi kenan

bahkan sekarang langsung sibuk dengan ponselnya menyuruh anak buahnya mempersiapkan pernikahan nya dalam dua hari ini

pagi hari nya Lily di antar oleh papi kenan, dengan takut Lily mengendarai mobil seperti kemarin lagi akhirnya papi kenan yang mengantarkan Lily ke sekolah

suasana sekolah yang tampak ramai membuat Lily penasaran ada berita apa

bahkan sudah banyak orang yang melihat ke arah Lily dengan tatapan aneh

"aneh sekali" gumam Lily tapi tetap melangkahkan kaki nya ke arah Mading

di sana sudah ada Sheila, Raka dan Sasa yang berusaha mencopot selebaran di Mading

"gak usah sok suci deh kalian, gue tau kalian lebih dari ini" teriak Sheila yang kesal

"cabut cepat, sebelum siren datang" kata Raka yang terus mencabut semua foto yang nempel di Mading

"gue udah liat" kata Lily membuat Raka Sheila dan Sasa berhenti mencabut fotonya

"ly Lo tenang aja dulu, kita bakal cari orang nya" kata Sheila menenangkan

"gak usah, gue udah tau orang nya" kata Lily cepat

"wow Daebak, Lo baru datang tapi langsung udah tau pelaku nya" tepuk sasa bangga

"dia salah mau bermain main sama gue" kata Lily berseringai

Raka bergidik ngeri melihat seringainya Lily, meski sudah biasa dengan sikap Lily tapi Raka selalu ngeri saat melihat jelmaan siren itu berseringai

sedangkan di kelas XII IPS, tepat nya di kelas nya samuel, Samuel hanya berdiam tanpa peduli dengan rumor yang menimpa nya

"bos Lo gak cari orang nya?" tanya Jo penasaran

"udah biarin" jawab Samuel singkat

"loh kok bos, Lo tenang tenang aja di gosipin? merusak nama Lo itu bos" sahut Andra anak Arion juga

"sejak kapan nama gue bersih di sekolah?" tanya Samuel membuat mereka menganggukkan kepalanya

"dia malah senang di gosipin sama Lily" sahut Azka membuat Samuel terkekeh

"Lo tau aja Abang ipar" jawab nya terkekeh

Terpopuler

Comments

Riiiilll Chann!!!

Riiiilll Chann!!!

next up thor

2022-12-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!