"segitu gilanya Lo cuma gara gara gak dapetin gue sampe menindas orang yang gue sayang" bentak Aldo mendorong tubuh Lily sampai mundur beberapa langkah
Sheila dan Sasa langsung berdiri menjadi tameng bagi sahabat goblok nya itu melindungi nya dari serangan aldo
"gak usah dorong teman gue, anjing" bentak Sheila tak terima teman nya itu di dorong oleh aldo
"lawan gue Lo, dasar laki laki rasa cewek" timpal Sasa
pertikaian mereka tak luput dari penglihatan geng Arion yang duduk jauh di ujung kantin
"udah Aldo, aku gak papa" kata Melinda mencegah Aldo
hal itu justru membuat Lily semakin geram dengan tingkah sok polos nya Melinda, dengan amarah yang menggebu gebu Lily maju dan menjambak rambut Melinda
"akhhh sakit" rintih Melinda
"Lo liat kan, siapa yang salah dan siapa yang di salahin? belum puas Lo? gak usah sok polos deh Lo" bentak Lily dengan menjambak kuat rambut Melinda
"oke gue kasih tau arti antagonis yang seungguh nya sama Lo" tambah Lily dan langsung menyambar bakso milik nya yang penuh dengan cabe
byur
semua orang menganga tak percaya apa yang di lakukan sang primadona pada putri sekolah itu yang terkenal ramah
"akhh tolong, ini perih banget.. Aldo tolong" kata Melinda merintih merasakan perih saat kuah bakso itu mengenai matanya, apalagi kuahnya masih anget
"kali ini Lo bener keterlaluan Lily" bentak Aldo pada Lily
plak
brak
setelah tamparan yang di layangkan oleh pangeran sekolah membuat semua orang menganga atas tindakan nya
bahkan inti Arion sebagian berdiri atas tindakan yang sangat di sayang kan di layangkan oleh aldo
"BANCI" teriak seseorang di pintu kantin membuat semua orang mengarah kan atensi nya pada gadis cantik di ambang pintu
sedangkan Lily menatap tak percaya pada Aldo sang pujaan hati yang berani melayangkan tamparan nya pada dirinya
Aldo tak merasa bersalah malah bergegas pergi dari kantin dengan membawa Melinda yang sudah menahan perih nya di matanya
"besok besok pake rok aja ke sekolah, kalo perlu dandan yang cantik" sindir gadis tadi saat Aldo akan keluar dari kantin
inti Arion sudah tertawa lepas dengan sindiran yang di katakan wanita pemberani itu kecuali dua orang yang masih menatap nya dingin
"cepet bawa teman kalian" titah gadis tadi kepada teman teman lily
dengan sigap Sheila dan Sasa membawa nya ke kelas terlebih dahulu, kenapa tidak di UKS? jawaban nya hanya satu, karena di UKS sudah pasti ada pangeran dan putri sekolah
dengan sorot mata yang tajam, Lily mengeluarkan aura siren yang membuat mereka bergidik ngeri dengan aura sang antagonis
brak
Sheila langsung mengebrak meja saat mereka sudah ada di kelas
"seharusnya Lo bales tuh cowo rasa banci itu, jangan diem aja kaya orang bego" kata Sheila dengan emosi yang sudah menggebu gebu
"Lo masih bakalan ngejar tuh cowok sialan, setelah apa yang dia lakuin sama Lo? cowo yang baik gak bakalan main fisik sama cewe apapun itu alasan nya" timpal Sasa yang menggebu
Lily mematung dengan ucapan Sasa barusan, Lily juga sadar bahwa yang di lakukan Aldo tadi di kantin membuatnya semakin terluka
Lily berpikir apa ini yang dinamakan cinta? bukan kalo cinta itu saling menyayangi, ahh Lily baru sadar kalo hanya dia yang sudah jatuh cinta
"udah deh, lebih baik Lo tutupin bekas tamparan si banci kaleng itu, takut ketauan papi Lo" kata Sheila
"tapi tadi si zea keren guys, tuh cewe gak takut di geplak apa sama si banci kaleng" kata Sasa mengingat tadi sang penguasa di IPS beraksi
kalo di IPA ada Lily, maka di IPS ada zea yang sama sama menjadi peran antagonis
"ye, Lo juga sama bilang tuh banci kaleng" sewot Sheila
"CK, gue ke toilet dulu deh" kata Lily keluar dari kelasnya
langkah gadis berdurasi panjang itu terhenti di ujung kelas IPA 2, dahinya mengernyit dengan segerombolan anak yang setahunya anak IPS, tapi malah nongkrongnya di depan kelas IPA 3
tanpa menghiraukan tatapan dari segerombolan cowo di depan nya,Lily berjalan dengan angkuhnya
"hei.. coba lihat, siapa yang jalan ke arah kita? sang primadona mens"kata beni sang Playboy berseru
"gila mens... bening bener" timpal Alex dengan menatap Lily kagum
"eh ada neng Lily, boleh kenalan gak? nama gue josep Maulana Ishak bisa di panggil Jo atau kalo neng Lily mau, bisa panggil sayang juga boleh" kata Josep melancarkan aksi merayu nya
sontak yang di buat Jo itu langsung di ledek oleh Alek dan beni tak terkecuali dua orang yang diam, yang satu menatapnya sinis dan yang satu lagi menatapnya diam
"bisa minggir gak?" sentak Lily pada Jo yang menghalangi jalan nya
"wooww" seru mereka bertiga seolah mendapatkan kemenangan nya
"kalo gak mau gimana?" tanya seorang cowo yang tadi menatapnya dalam diam
"gue perlu ke toilet, jadi mohon MINGGIR" kata Lily dengan menekan kan kata minggir
entah setan apa yang merasuki nya, cowo tadi langsung mempersilahkan Lily untuk lewat, membuat alex, beni dan Jo kebingungan dengan sikap bos nya itu
ya, yang menghadang Lily itu anggota inti Arion, dengan sang bos yang kini malah mempersilahkan Lily melewati nya
entah apa yang terjadi pada bos nya itu, tapi kali ini Lily perempuan yang pertama membuat si bos tertarik untuk menggoda nya dan juga menyilahkan nya untuk lewat
"murahan" lirih cowo yang menatapnya dengan sinis membuat Lily yang masih mampu mendengar nya pun langsung berhenti dari beberapa langkah nya dan melihat cowo yang tengah mengejek nya
Lily tersenyum smikr, membuat Jo dan beni bergidik ngeri dengan senyum miring nya itu
"bodo" jawab Lily dengan masih menampilkan senyum smirk nya pada cowo tadi,
cowo itu pun langsung mendongak kan kepala nya dan membalas tatapan yang Lily layangkan
gak ingin membuat keributan, Lily langsung melangkah kan kaki nya dengan angkuh nya meninggalkan kelima cowo yang menatapnya speechless
"dia tau?" bisik sang bos tapi tak di gubris cowo tadi
kelima cowo itu anggota inti Arion dengan diketuai oleh Samuel Anderson anak tunggal dari keluarga Andersson, orang yang berpengaruh di negara ini
dan cowo yang menatap Lily sinis tadi adalah Azka sang pengamat lapangan dan sekaligus kepercayaan sang bos
Arion merupakan geng motor di kota ini, dengan anggota kebanyakan anak sekolah SMA
bahkan sekolah ini pun nyaris semuanya anak anggota arion
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments