pagi ini yang sangat terik, padahal masih jam 7 siang, Lily berjalan dengan angkuh nya menuju kelas nya setelah berpamitan dengan Azka
tak ada yang berani untuk menyapa terlebih dahulu jelmaan siren itu, mereka takut jika sudah berurusan dengan sang primadona yang sayang nya seperti jelmaan siren itu
tapi sialnya, kali ini ada seseorang yang berani menarik tangan nya, dan badan nya di dorong sampai membentur tembok
"shiit" umpat Lily
ingin sekali Lily mematahkan tangan yang sudah mendorong nya itu, tapi netra nya langsung bertemu dengan seorang cowo yang sayang nya sang pujaan hati nya itu
"Aldo ada apa?" tanya Lily yang sudah merubah mimik muka nya kepada Aldo
"Lo kan yang kemaren sudah nyiram cewek gue di toilet?" tuduh Aldo dengan mencengkram bahu Lily dengan keras
untuk sesaat Lily merasakan sakit di bahu nya, namun sekuat tenaga Lily menahan nya di depan mata Aldo apalagi di samping Aldo ada si Medusa yang yang sukses membuat hati Lily menggeram
"nyiram dia?" tunjuk Lily pada Melinda dengan tersenyum miring "kamu nuduh aku? kemarin aku di dalam kelas Lo do, gak kemana mana" lanjut Lily
"gak usah bohong Lo dasar sialan! gue tau banget di sekolah ini cuman Lo yang tidak suka sama Melinda" kata Aldo membentak dengan keras
Lily memejamkan mata nya sebentar, hati nya sangat sakit dengan kata kasar yang keluar dari mulut Aldo, belum lagi fisik nya juga sakit
"kamu yakin?" tanya Lily dengan senyum smirk nya, "siapa tau ada yang lebih dari gue, soal nya cewek Lo yang Lo bela saat ini Medusa, jadi mungkin aja bukan hanya gue yang tidak suka sama dia" kata Lily sambil melipat tangan nya di dada
" iya Aldo, sudah ya mungkin bener bukan Lily" bujuk Melinda menarik tangan Aldo
"kamu jangan takut mel, dia itu sudah jahat sama kamu" kata Aldo pada Melinda
"udah do, lagian aku sudah melupakan kejadian kemaren, mending kita balik ke kelas" bujuk Melinda lagi
"Lo liat ! cewe yang selalu Lo bully dengan baik nya dia langsung membela Lo di depan gue, jadi gue gak salah milih pacar yang punya hati baik seperti Melinda, gak seperti Lo yang bilang suka sama gue tapi udah beberapa hari meluk cowo lain, di sini gue bisa nilai mana cewe baik dan mana cewe murahan yang bisa jajahin hati nya bahkan mungkin juga tubuh nya" kata Aldo menatap remeh Lily
Lily yang mendengar tuduhan aldo, lagi lagi hatinya merasakan sakit bahkan kali ini tangan nya sudah terkepal kuat sampai kuku nya sudah memutih
"Aldo kamu gak boleh nuduh Lily sembarangan gitu-
"diem Lo ******" sentak Lily
"Lo yang seharus nya diem bangsat! Lo bentak cewe gue yang udah bener bener bela Lo di depan gue" bentak Aldo dengan mencengkram kuat rahang Lily
belum sempat Lily berbicara, rambut Aldo di tarik ke belakang hingga terpelanting jatuh ke lantai
"BAJINGAN"
bugh
"ahh Aldo " jerit Melinda histeris
"banci Lo, berani nya main fisik sama perempuan" sentak Samuel yang menarik Aldo tadi
"gak usah ikut campur, ini bukan urusan Lo" sentak Aldo balik
"berani Lo bentak gue?" kata Samuel mencengkram kuat kerah aldo
"pergi Lo sebelum gue bikin muka ancur" kata Samuel mendorong Aldo dengan keras
Lily hanya diam mematung dengan tatapan kosong, cowo yang dia cintai berani bermain fisik padanya
dia teringat oleh perkataan teman nya, "cowo yang baik tidak mungkin menyakiti perempuan nya, apalagi fisik nya" kata itu terngiang ngiang dalam memori otak nya
bahkan perkataan Azka juga terngiang dalam otak nya "lelaki yang baik akan selalu melindungi perempuan nya, bukan menyakitinya, apalagi yang kamu rasakan itu bukan cinta, melainkan obsesi"
"Lo gak papa" kata Samuel menyadarkan Lily dari lamunan nya
Lily melihat ke arah cowo tampan yang baju nya saja di keluarkan dan tanpa memakai dasi
Lily mengingat siapa cowo itu, dan Lily teringat dengan salah satu teman Abang nya yang saat itu Lily terjatuh di pangkuan nya
dan sial nya lagi, Lily sempat terpana melihat ketampanan cowo di depan nya itu
"hey, Lo gak papa" kata Samuel kembali, sembari mengguncangkan bahunya
"hah" kata Lily dengan mengerjap ngerjapkan bulu matanya yang indah
dan sial nya, Samuel merasa gemas dengan tingkah Lily yang menurut nya itu lucu
"jadi cewek jangan murahan" bisik Samuel membuat Lily melotot kan matanya
tanpa menunggu jawaban dari Lily, Samuel melenggang pergi menuju kelasnya
Samuel yang tadi ingin ke toilet, tak sengaja melihat pertengkaran Lily dan aldo, dan emosinya tak bisa di tahan saat cowok brengsek itu bermain fisik pada Lily
dan sayang nya, Lily gadis yang sejak awal di sukai oleh Samuel, dan kali ini tekad Samuel udah bulat untuk berusaha mendapatkan hati Lily, syukur syukur hati lily cepat sadar dan bisa melihat ke arah nya
sedangkan Lily yang baru sadar akan keterkejutan nya pagi ini, wajah nya sudah memunculkan aura yang tidak enak
bahkan teman sekelas nya pun tidak ada yang berani untuk menyapa Lily duluan
sheila yang melihat wajah Lily yang di penuhi emosi pun penasaran, ada apa yang terjadi pada gadis itu sepagi ini?
hati Sheila ikut emosi saat pikiran nya tertuju pada satu cowo yang selalu membuat temannya itu emosi
"ssuut kenapa?" bisik Raka pada Sasa yang melihat wajah Lily yang seperti menahan emosi nya
"udah diem kalo Lo pengen masih hidup hari esok" bisik Sasa kembali membuat Raka bergidik ngeri mendengar ancaman Sasa
Lily memejam kan matanya saat ini, jangan sampai dirinya di kuasai dengan amarahnya, Lily sangat takut sesuatu akan muncul pada dirinya saat dirinya tengah di liputi dengan amarah
sedangkan Samuel langsung menuju ke arah dimana Azka berada, selaku calon Abang nya dia berhak tau apa yang terjadi tadi pada calon adiknya
"kenapa gak Lo jaga adik lo?" kata Samuel yang masih di liputi dengan amarah
Azka hanya menaikan alis nya sebelah, tanda dia bertanya apa maksud dari ucapan sahabat nya itu
"CK , Lo tau pada Lily saat ini?" tanya Samuel membuat Azka langsung menatapnya tajam, seolah bertanya ada apa dengan adik nya itu
"cowo yang di sukai adik Lo itu hampir aja ngebunuh adik Lo, untung ada gue" kata Samuel membuat Azka langsung berdiri ingin melihat kondisi adik nya berada
"bentar lagi belajar, Lily tadi gak kenapa Napa, lebih baik Lo liat nanti pas istirahat, beri dia ruang untuk berpikir" tahan Samuel
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments