#2

...Episode 2...

Tiba... tiba... Kevin langsung masuk ke ruangan Pak Tio.

"Permisi Pak, saya sudah menyelesaikan desain mobil terbaru. Boleh saya mempresentasikan desain yang saya buat?" tanya Kevin.

Kagetnya Pak Tio dan terheran-heran, mendengar perkataan Kevin, berkata, "Serius sudah selesai??"

"Serius Pak, sudah saya print desainnya, bisa Bapak cek dulu." Kevin menyerahkan gambar desain yang sudah di print.

Pak Tio langsung mengamati desain yang diberikan oleh Kevin. Ternyata di balik desain mobil yang elegan, ada 1 kertas yang menjabarkan tentang perhitungan aerodinamika body mobil. Sangat terperinci dan hampir tidak ada kesalahan.

Aerodinamika adalah ilmu yang mempelajari tentang pergerakan aliran udara pada suatu benda yang bergerak. Mobil adalah benda yang bergerak.

Saat mobil bergerak, secara otomatis body mobil akan mengalami gesekan dan tumbukan dengan udara.

Gesekan dan tumbukan tersebut yang menimbulkan gaya pada mobil. Semakin cepat mobil bergerak maka, akan semakin besar gaya yang ditimbulkan.

Kevin sadar akan hal itu. Sehingga, ia menghitung dengan rinci dan teliti. Dari hitungannya itu, menghasilkan karya yang sangat indah. Lubang dan lekukan pada body mobil yang di desainnya terlihat sangat elegan.

Selain itu fungsi lubang dan bentuk lekukan pada body mobil adalah untuk melancarkan sirkulasi udara yang mengurangi gesekan dan tumbukan pada body mobil. Intinya, ketika mobil melaju dengan kencang akan tetap seimbang dan tidak melayang.

"Luar biasa, kamu adalah karyawan terbaik yang saya punya!" ucap Pak Tio, sambil tertawa bahagia.

"Terimakasih Pak." Kevin tersenyum.

"Segera saya akan kumpulkan tim dan presentasikan hasil kerjamu."

Belum sampai 1 bulan Kevin kerja di perusahaan itu, bahkan belum pernah merasakan gaji pertamanya, tapi sudah mendapat pujian yang luar biasa dari bos nya.

Setelah menghadap dan memberikan hasil kerjanya, Kevin keluar dari ruangan Pak Tio. Duduk di kursinya. Tasya yang melihat Kevin baru saja keluar dari ruangan bosnya itu, merasa penasaran kemudian mendatangi Kevin.

"Vin, ngapain kamu ngadep Pak Tio?" tanya Tasya.

"Aku menyerahkan pekerjaan yang kemarin diberikan kepadaku," jawab Kevin.

"Ha... Sudah selesai desain yang kamu buat?" ekspresi Tika yang melongo dan heran.

"Sudah, dan diterima dengan baik oleh Pak Tio." Kevin jawab dengan santainya.

Disela-sela obrolan Kevin dan Tasya, tiba-tiba Pak Tio keluar dari ruangannya dan berkata, "Tim nanti kita rapat jam 10. Kevin, tolong siapkan semua data dari desain yang kamu buat. Presentasikan desain yang kamu buat saat rapat!"

Seketika suasana di ruangan itu hening tak bersuara. Orang yang ada disitu terheran-heran, hanya dalam waktu tidak sampai 2 hari, Kevin sudah menyelesaikan tugasnya.

Seperti biasa Mega dan Aldo yang sejak dari awal sudah tidak suka dengan keberadaan Kevin mulai menggerutu. Berbeda dengan Tasya yang sangat senang dan bangga temannya sangat hebat.

"Tugas bulan kemarin belum aku selesaikan, sampai... desain eksterior mobil si cupu itu di terima, pekerjaanku akan bertambah dan menumpuk." Mega berkata, dengan raut muka yang sangat jengkel.

"Aku juga akan bertambah pekerjaan, seandainya diterima. Kita buat desainnya digagalkan," ucap Aldo.

"Tapi, bagaimana caranya Do?" tanya Mega.

"Mudah itu, desain Kevin terlalu cepat di selesaikan dan terburu-buru, pasti ada beberapa bagian yang salah. Kita amati desain Kevin dan kita buat Kevin tidak bisa bicara, karena kesalahan desainnya," ucap Aldo.

"Oke, lihat saja kau cupu. Kami lebih berpengalaman dan mudah mencari kesalahanmu." Mega berbicara seperti dukun komat-kamit.

Semua sudah siap untuk rapat, termasuk Kevin. Kevin mulai membagikan desain yang dibuatnya kepada rekan 1 tim. Di ruangan itu hanya ada 5 orang .

Kevin mulai berdiri di depan dan memulai presentasinya. Menjelaskan satu per satu materi yang ia punya. Sedangkan, Aldo dan Mega sibuk mencari kelemahan dan kesalahan dalam desain itu.

Mencari terus mencari, akhirnya Aldo mendapatkan satu kekurangan. Aldo tersenyum ke arah Mega. Mega pun, ikut tersenyum. Tak sampai disitu, Aldo dan Mega masih terus sibuk mencari kelemahan dari desain yang dibuat Kevin.

Sepanjang jalannya rapat, Aldo dan Mega terlihat sangat serius dalam mengamati desain di atas mejanya. Sedangkan Tasya, fokus melihat dan mendengarkan penjelasan dari Kevin.

Sudah puas mencari setiap kekurangan dari desain yang di buat oleh Kevin. Mega dan Aldo, baru fokus mendengarkan presentasi Kevin. Tidak lama kemudian Kevin menutup presentasinya.

"Mungkin itu saja yang bisa saya paparkan terkait desain yang saya buat."

"Oke, penjelasan yang sangat terperinci dan jelas menurut saya. Sekarang waktunya kita berdiskusi tentang perancangan interior, mesin dan, kelistrikan. Silahkan Mega, berpendapat tentang desain yang Kevin buat dan dikaitkan dengan desain interior!" ucap Pak Tio.

"Tunggu sebentar Pak, saya belum ada gambaran desain interior yang cocok untuk desain mobil yang seperti ini. menurut saya, desain yang dibuat Kevin sangat buruk!" tegas ucap Mega.

"Apanya yang buruk?" tanya Pak Tio.

"Menurut saya, bentuknya sangat tidak menarik. bisa kita lihat, body yang begitu ramping dan banyak lekukan menjadikan mobil ini terlihat sangat ramai dan tidak elegan, " jawab Mega.

"Benar Pak, bentuknya sangat aneh. Ditambah dengan lubang-lubang kecil di bagian depan yang terlihat aneh," saut Aldo.

"Apa kalian tidak memperhatikan dan mendengarkan penjelasan dari Kevin?" tanya Tasya dengan mereka berdua.

Aldo dan Mega hanya lirik-lirikan dan bingung dengan perkataan Tasya.

"Menurut saya mobil ini sangat elegan dan indah, desain yang dibuat sangat cocok dengan apa yang saya minta. Saya minta desain mobil sport dengan Kevin," ucap Pak Tio.

"Biar saya jelaskan lagi secara singkat terkait dengan lubang di bagian depan dan setiap lekukan bagian samping. Jadi, lubang bagian depan itu, fungsinya untuk aliran udara, sama seperti halnya lekukan pada body samping..." Pak Tio mengangkat tangannya dan berkata,

"Tunggu sebentar Vin, kalian berdua dengarkan, jangan ngobrol sendiri!!" bentak Pak Tio, mengacungkan jarinya ke arah Mega dan Aldo.

Mega dan Aldo seketika fokus mendengarkan Kevin yang sedang menjelaskan. Sedangkan Tasya tersenyum-senyum, ingin tertawa tapi tidak berani, dalam hatinya berkata, "Rasain tuh."

Setelah kondusif, Kevin mulai menjelaskan lagi. "ya... lekukan dan lubang bagian depan sudah saya sesuaikan dengan perhitungan aerodinamika, dan lubang itu di rancang bisa membuka dan menutup secara otomatis tergantung kecepatan mobil." Kevin duduk setelah menjelaskan.

"Saya enggak mau tau, semua orang yang ada di tim ini segara buat rancangan berdasarkan bidangnya masing-masing. Saya kasih waktu 2 minggu, nanti kita rapat lagi dan presentasikan hasilnya!" tegas ucap Pak Tio.

"Siap Pak! " jawab Tasya.

Mega dan Aldo pusing mendengar itu. pekerjaannya banyak yang belum selesai, ini sudah ditambah pekerjaan lagi dan waktunya singkat. Kevin hanya tersenyum dan menundukkan kepalanya.

Pak Tio keluar dari ruangan rapat. Setelah Pak Tio keluar, terucap kata-kata tidak enak dari mulut Aldo, "Ini gara-gara lu, dasar culun!" mengacungkan jarinya ke Kevin.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!