Hukuman bagi yang melanggar aturan

Keesokan harinya terlihat pria dewasa dengan penuh kharisma, sedang berenang siapa pun yang melihatnya akan terpesona dengan pahatan indah dari tumbuh itu .

Terlihat seorang wanita dengan pakaian pelayan datang . Membawa sebuah nampan yang berisi jus dan juga buah serta makan ringan lainnya .

" Tuan .... ini minuman dan camilan anda saya akan meletakan mereka disini ." Ucap wanita itu sedikit keras tapi juga menggoda .Mendengar itu membuat Zero menoleh kearah wanita itu .Tumben sekali siapa yang berani memasuki area kolam saat dirinya sedang berenang .

" Siapa kau ...." Tanya Zero sambil memicingkan matanya .pria itu tidak keluar dari kolam hanya berdiam diri sambil melihat apa yang akan dilakukan wanita itu .

" Eemm.... saya ..... saya Susan tuan . Tuan yang membawa ku kesini beberapa Minggu yang lalu ." Jawab Wanita itu dengan senyum yang mengembang ." Sial ...kenapa pria ini tidak mengingat ku ." Batin wanita itu kesal .

" Aku tidak ingat ... pergi dan terima hukuman mu karena lancang memasuki area kolam saat tuan sedang berada disini ." Seru Zus yang berdiri disamping wanita itu . Dia selalu tahu apa yang dipertanyakan oleh Zero saat melihatnya datang dengan mata tajam itu .

" Tapi tuan saya kesini membawa ini .." Sahut Susan dengan percaya diri wanita itu membusungkan dada nya agar bisa dilihat kedua pria itu .

" Pergi ...." Seru Zero yang baru saja keluar dari kolam .

" Kau masih berani berdiri disini ... aku itu hanya pelayan jadi jaga sikap mu ." Sambung Zus dengan jengkel dia tidak pernah melihat ada pelayan yang berani seperti wanita ini .

Tak lama terdengar langkah kaki lagi dari dalam rumah mewah itu .

" Maaf tuan .... aku tidak tahu jika dia akan dengan lancang memasuki area pribadi anda ." Ucap kepala pelayan dengan wajah yang ketakutan .Dia sudah sering melihat melihat keganasan Zero yang membuatnya harus menelan ludah nya sendiri .

" Bawa pergi dan berikan hukuman kepadanya .." Jawab Zero sambil membungkus tubuhnya dengan bathroop yang sudah tersedia .

Sedangkan Susan mulai geram dia tidak menyangka jika ,Usaha nya untuk menggoda sang tuan rumah gagal malah mendapatkan hukuman .

" Sial .... kenapa dia tidak tergoda dengan pesona ku ." Batin Susan tidak terima .

" Ayo pergi jangan buat tuan semakin marah dan akan memberikan hukuman sendiri. ." Ucap kepala pelayan itu sambil menarik paksa Susan .Selama ini belum ada yang berani merendahkan dirinya .Membaut wanita itu dengan berani mengabaikan peraturan yang ada dimasion ini .

" Lepaskan kan kau tidak layak untuk menyentuhku .." Ucapnya dengan geram . Kepala pelayan berhenti saat mendengar ucapan wanita itu. Dia fikir dia siapa berani sekali wanita ini berkata kasar kepada nya .

Plak ....

Sebuah tamparan menggema diruangan itu .Membuat Susan menjerit dengan histeris namun tidak ada yang berani melihat nya .

" Beraninya kau lancang .... hah tidak seharus nya tuan membiarkan kau berada disini .Kau pikir kau siapa ... aku hanya wanita yang dijadikan penebus hutang ." Teriak kepala pelayan itu .

" Aagrrhh .... aku berani .... aku dibawa tuan kesini untuk melayani taun secara pribadi ." Teriak Susan dengan percaya diri .membaut kepala pelayan itu mencibir sinis .

" Aku terlalu bangga kepada dirimu sendiri ... lihatlah mereka juga dibawa tuan kesini ... tapi tidak ada yang berani bertindak lancang seperti diri mu .Aku tidak perduli apa status mu dulu entah dari keluarga apa ? jika sudah masuk kesini itu tidak berlaku .Semau orang sama dan akan mendapatkan hukuman jika ada yang berani melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh tuan ." Ucap Kepala pelayan itu dengan keras dan juga terlihat adanya kemarahan yang luar biasa dari pria itu .

Plak .....

Plak .....

Dua tamparan kembali menggema membaut wanita itu terhuyung kebelakang .Tamparan yang kali ini mengunakan tenaga yang cukup besar .Terlihat wajah wanita itu langsung bengkak dan juga sudut bibirnya robek .

" Bawa wanita ini .... keruangan hukuman dan berikan hukuman sesuai dengan kesalahan nya ." Seru kepala pelayan dengan keras .wanita ini masih beruntung bukan Zero sendiri yang turun tangan .

" Baik ...." Sahut kedua pengawal itu dengan cepat menyeret Susan keruang hukuman .

Sedangkan para pelayan yang lain hanya bisa miris melihat nasib Susan . Mereka juga sudah geram dengan kelakuan wanita itu yang lancang , dan juga sering bertindak semaunya .Dia membangga kan diri saat dia dibawa oleh Zero .

" CK .... dia pikir siapa berani sekali dia .." Ucap Salah satu pelayan dengan sinis .

" Sudah biarkan saja .... dia kan tahu akibat dari melanggar aturan masion ini ." Sahut yang lain dengan pekan ." Sudah ayo Kemabli berkerja Jika tidak ingin mendapatkan hukuman yang sama ." Lanjutnya dengan berlalu pergi .

Sedangkan dipinggir kolam zero sedang duduk dikursi lipat uang tersedia .

" Katakan Zus apa kau sudah mendapatkan informasi dari target kita ..,?" Tanya Zero dengan dingin .

" Sudah .... semau ada diruang kerja mu bos .Tapi ada yang janggal kenapa klien meminta kita untuk membunuh gadis seperti dia .?" Ungkap Zus dengan heran .

" Apa maksud mu ... ?" Tanya Zero dengan raut wajah berubah serius .

" Wanita ini tidak punya latar keluarga dia hanya yatim piatu yang tinggal di panti asuhan .Lalu gadis itu juga culun ,lalu untuk apa orang itu meminta kita untuk membunuhnya ." Jawab Zus dengan penasaran .

" Selidiki lagi .... lalu siapa orang yang menargetkan nya .?" Tanya Zero lagi dia juga mulai penasaran dengan ini .

" Scotly ..... " Jawab Zus membuat Zero membulatkan matanya .

"Ini ada yang tidak beres lanjutkan untuk menggali lebih jauh lagi ... " Seru Zero . Pria itu tersenyum miring dia kan mendapatkan sedikit hiburan saat ini .

Terpopuler

Comments

Nila

Nila

lanjut 👍💪

2023-03-29

0

lihat semua
Episodes
1 Melepas penat bersama Double X
2 Kekesalan Radit
3 Dapatkan informasinya
4 Pergi kemarkas Zero
5 informasi dari belati
6 Nasehat Zero untuk Erik
7 Kembalinya Zero
8 Hukuman bagi yang melanggar aturan
9 Kemabli untuk bekerja
10 Wawancara kerja
11 Pertemuan pertama kalinya
12 Hari pertama kerja
13 Kopi hitam buatan Luwina
14 Kau tertarik dengan nya bos
15 Kekesalan Zero
16 Kemarahan Brigita
17 Ulang tahun nona Scotly
18 Kedatangan Tuan Scotly
19 Rasa percaya diri nyonya Scotly
20 Penyerangan
21 Luwina datang terlambat
22 Lenyap kan mereka semua
23 Kemarahan Noela
24 Anak itu milik ku
25 Hukuman menghina Carlos
26 Xaviero yang irit bicara
27 Kedatangan kakak angkat Luwina
28 Apa bedanya dengan kita
29 Kedatangan David di Oliver crop
30 Pertemuan Zero dan David
31 Kak kau ngidam lagi
32 Kedatangan Margaretha (Murka Zero )
33 Jangan menghubungi ku saat ini
34 Kemarahan Margaretha
35 Aku akan melihatnya
36 Video panas yang Margaretha
37 Keadaan tuan Scotly yang semakin lemah
38 Selamat datang baby girl
39 Ingat kelam Zero
40 Ziarah ke makam Oliver
41 Keterkejutan Zus kepada Erik
42 Bertemu dengan tuan Scotly
43 Aku akan menjaganya
44 Kekuasaan Scotly
45 Ketakutan para ayah
46 Sekertaris baru
47 Sumpah Margaretha
48 Datang untuk mengambil
49 Anda bukan anak sah
50 Akan ku hancurkan anaknya
51 Luncurkan video itu sekarang juga
52 Otak bukan selangkangan
53 Misi dari terbaru dari bos besar
54 Kebahagian Luwina lebih penting
55 kembalinya keluarga Subastian
56 Kekesalan Zero
57 Persiapan yang dilakukan Zero
58 Sarapan yang indah
59 Bagaimana caranya ???
60 Hukuman Luwina versi Zero
61 Konferensi pers dari JB Agensi
62 Mengubah situasi dengan mudah
63 Margaretha mengamuk
64 Rencana Enrico
65 Kewaspadaan Zero yang tinggi
66 Saling adu kelicikan
67 Zus galau gara gara bunga
68 Noela yang tidak peka
69 Terjebak hubungan saudara
70 Apa yang akan kalian berikan kepada kami
71 Masuk perangkap
72 Kehangatan didalam kegelapan .
73 Pengirim bunga untuk Noela .
74 Mentertawakan Zus
75 Menuggu kehancuran
76 Keterkejutan Margaretha ( Kedatangan David )
77 Mendepak para parasit .
78 Membereskan masalah
79 Rencana Enrico untuk bebas
80 Kebodohan Jordan
81 Luwina kemarkas black shadow
82 Awal pembalasan
83 Rencana ayah dan anak brooks
84 Berkunjung ke taman danau
85 Cerita masa lalu( Lamaran kedua )
86 Persiapan ( Kedatangan Radit )
87 Lamaran Zus ( Siap untuk menyerang )
88 Malam penyerangan
89 Akhir dari Eddelwis
90 Kembali dengan selamat
91 Sarapan di markas
92 Permintaan terakhir Carlos
93 Bukan wanita naif dan bodoh
94 Keadaan tuan Scotly
95 Kedatangan pasangan Hadwin.
96 Racun yang ada di otak Luwina
97 Doa Hendri yang tulus
98 Berangkat menuju Indonesia
99 Selamat datang
100 Pagi pertama di Indonesia .
101 Berlibur kepuncak
102 Tuan Scotly kritis
103 Bersiap untuk kemungkinan terburuk
104 Kelegaan Zero terhadap racun Luwina
105 Resiko istri dari pria berkuasa
106 Mengeluarkan racun Luwina
107 Kembali dikediaman Subastian
108 Perkembangan tuan Scotly
109 Ayo menikah
110 Tuan Scotly sadar
111 Permintaan terakhir Arnov
112 Persiapan dan rencana Zero .
113 Persiapan pernikahan
114 Aku bisa mengikuti mu
115 Wedding day Zero dan luwina
116 Malam pertama
117 Gara gara zus
118 Harapan tuan Scotly
119 Tuan Scotly kembali kritis
120 Perubahan mood Luwina
121 Luwina pregnancy
122 Melakukan pemeriksaan di rumah sakit
123 Kebahagiaan berselimut duka
124 Belajar untuk mengambil alih
125 Kelahiran baby Sky
126 Lima tahun kemudian ( End )
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Melepas penat bersama Double X
2
Kekesalan Radit
3
Dapatkan informasinya
4
Pergi kemarkas Zero
5
informasi dari belati
6
Nasehat Zero untuk Erik
7
Kembalinya Zero
8
Hukuman bagi yang melanggar aturan
9
Kemabli untuk bekerja
10
Wawancara kerja
11
Pertemuan pertama kalinya
12
Hari pertama kerja
13
Kopi hitam buatan Luwina
14
Kau tertarik dengan nya bos
15
Kekesalan Zero
16
Kemarahan Brigita
17
Ulang tahun nona Scotly
18
Kedatangan Tuan Scotly
19
Rasa percaya diri nyonya Scotly
20
Penyerangan
21
Luwina datang terlambat
22
Lenyap kan mereka semua
23
Kemarahan Noela
24
Anak itu milik ku
25
Hukuman menghina Carlos
26
Xaviero yang irit bicara
27
Kedatangan kakak angkat Luwina
28
Apa bedanya dengan kita
29
Kedatangan David di Oliver crop
30
Pertemuan Zero dan David
31
Kak kau ngidam lagi
32
Kedatangan Margaretha (Murka Zero )
33
Jangan menghubungi ku saat ini
34
Kemarahan Margaretha
35
Aku akan melihatnya
36
Video panas yang Margaretha
37
Keadaan tuan Scotly yang semakin lemah
38
Selamat datang baby girl
39
Ingat kelam Zero
40
Ziarah ke makam Oliver
41
Keterkejutan Zus kepada Erik
42
Bertemu dengan tuan Scotly
43
Aku akan menjaganya
44
Kekuasaan Scotly
45
Ketakutan para ayah
46
Sekertaris baru
47
Sumpah Margaretha
48
Datang untuk mengambil
49
Anda bukan anak sah
50
Akan ku hancurkan anaknya
51
Luncurkan video itu sekarang juga
52
Otak bukan selangkangan
53
Misi dari terbaru dari bos besar
54
Kebahagian Luwina lebih penting
55
kembalinya keluarga Subastian
56
Kekesalan Zero
57
Persiapan yang dilakukan Zero
58
Sarapan yang indah
59
Bagaimana caranya ???
60
Hukuman Luwina versi Zero
61
Konferensi pers dari JB Agensi
62
Mengubah situasi dengan mudah
63
Margaretha mengamuk
64
Rencana Enrico
65
Kewaspadaan Zero yang tinggi
66
Saling adu kelicikan
67
Zus galau gara gara bunga
68
Noela yang tidak peka
69
Terjebak hubungan saudara
70
Apa yang akan kalian berikan kepada kami
71
Masuk perangkap
72
Kehangatan didalam kegelapan .
73
Pengirim bunga untuk Noela .
74
Mentertawakan Zus
75
Menuggu kehancuran
76
Keterkejutan Margaretha ( Kedatangan David )
77
Mendepak para parasit .
78
Membereskan masalah
79
Rencana Enrico untuk bebas
80
Kebodohan Jordan
81
Luwina kemarkas black shadow
82
Awal pembalasan
83
Rencana ayah dan anak brooks
84
Berkunjung ke taman danau
85
Cerita masa lalu( Lamaran kedua )
86
Persiapan ( Kedatangan Radit )
87
Lamaran Zus ( Siap untuk menyerang )
88
Malam penyerangan
89
Akhir dari Eddelwis
90
Kembali dengan selamat
91
Sarapan di markas
92
Permintaan terakhir Carlos
93
Bukan wanita naif dan bodoh
94
Keadaan tuan Scotly
95
Kedatangan pasangan Hadwin.
96
Racun yang ada di otak Luwina
97
Doa Hendri yang tulus
98
Berangkat menuju Indonesia
99
Selamat datang
100
Pagi pertama di Indonesia .
101
Berlibur kepuncak
102
Tuan Scotly kritis
103
Bersiap untuk kemungkinan terburuk
104
Kelegaan Zero terhadap racun Luwina
105
Resiko istri dari pria berkuasa
106
Mengeluarkan racun Luwina
107
Kembali dikediaman Subastian
108
Perkembangan tuan Scotly
109
Ayo menikah
110
Tuan Scotly sadar
111
Permintaan terakhir Arnov
112
Persiapan dan rencana Zero .
113
Persiapan pernikahan
114
Aku bisa mengikuti mu
115
Wedding day Zero dan luwina
116
Malam pertama
117
Gara gara zus
118
Harapan tuan Scotly
119
Tuan Scotly kembali kritis
120
Perubahan mood Luwina
121
Luwina pregnancy
122
Melakukan pemeriksaan di rumah sakit
123
Kebahagiaan berselimut duka
124
Belajar untuk mengambil alih
125
Kelahiran baby Sky
126
Lima tahun kemudian ( End )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!