Sudah hampir satu Zero tinggal dirumah Ay pria itu tidak kah bosan bermain dengan kedua keponakannya .Zero hanya akan sesekali keperusahaan yang kini dijalankan oleh Radit .
Seperti hari ini dia berada dikantor perusahaan sedang duduk dikursi kebesaran sebagai Presdir dari Oliver crop .Pria itu terlihat angkuh dan dingin ,namun itu membuat wanita semakin menggilai pria itu .
" Bos .... aku datang huh kenapa tidak mengatakan nya aku bisa menyambut didepan dengan meriah ." Ucap Radit dengan basa basi dia tahu jika Zero bukan kah orang yang gila akan kehormatan malah bisa dibilang pria itu engan berurusan dengan para penjilat .
" CK ....diam lah aku bosan mendengar suara mu , Sebaiknya kau bawa kesini jika ada yang perlu aku urus ." Sahut Zero dengan sinis .
" Oke ....ini bos ada beberapa yang harus kau urus dan bagaimana dengan proyek itu apa kita kan mengambilnya ." Tanya Radit dengan hati hati .
" Kau urus saja .... aku hanya ingin semua beres . lagi lupa kau lah CEO disini jadi keputusan mu lah yang berguna ." Sahut Zero dia engan berurusan dengan meraka yang coba mendekatinya dengan menyodorkan anak perempuannya .
" Oke .... jika begitu aku akan mengurusnya . Ooo aku hampir lupa kemarin ada wanita yang datang kesini menayangkan keberadaan mu ." Ucap Radit .
" Wanita mana yang berani mendatangi ku kesini yang pasti bukan kah para jal4ng itu ." Tanya Zero sambil memicingkan matanya .
" Eemm... memang bukan wanita itu adalah model terkenal bernama Serena .Kau pasti tahu akan wanita itu."Sahut Radit sambil melihat ekspresi wajah Zero .
"Untuk apa wanita itu kesini .... apa dia merasa istimewa karena pernah berkenalan dengan ku ." Tanya Zero sinis .
" CK .... dasar mereka semua sama saja hanya mengejar kepuasan dan juga kedudukan ." Lanjutnya dengan wajah sinis
Radit yang mendengar itu hanya bisa menelan ludah kasar dia tahu jika Zero kini dalam keadaan tidak baik .
" Eemm.... bos kau urus dulu berkas itu aku kan kembali aku harus cepat pulang ada yang sedang menunggu mu dirumah ." Ucap Radit dia ingin segera menyingkir dari hadapan singa yang sedang marah itu .
" Eemm .... pergilah " Jawab Zero sambil melambaikan tangan nya pertanda untuk pergi .
Radit merasa lega saat Zero sudah memberi izin untuk keluar ,pria itu menghela nafas lega ." CK .... kenapa bos tambah darah saja " Gumam Radit saat sudah keluar sari ruangan zero .
Dia tidak menyadari jika ada sepasang mata yang dari tadi mengawasi nya dari kejauhan .
" Apa yang terjadi tuan ... anda terlihat tertekan .?" Tanya wanita itu menghampiri Radit .Mendengar ada yang bertanya Radit pun menoleh kearah wanita itu .
"Tidak ada kau siapa. .?" Tanya Radit kepada wanita itu .
"Saya Sinta tuan .... saya sekertaris baru yang menggantikan Julia ." Jawab wanita itu dengan senyum menggoda .
" CK .... pergilah dan jangan lah menganggu ." Sahut Radit .membuat wanita dengan pakaian seksi itu meradang .
" Baik tuan...." Jawabnya sambil menunduk yang memperlihatkan bongkahan dada wanita itu .
" Aku ini mau kerja atau mau jual tubuh Sih.?" Tanya Radit dengan sinis ." Kau tidak lupa kan peraturan yang sudah tertulis semua pegawai yang ada disini harus berpakaian dengan rapi .Jika kau tidak bisa memenuhi silahkan pergi disini tidak membutuhkan karyawan seperti mu ." Ucap Radit sarkas dia tidak menduga jika masih ada yang berani berpakaian seperti jal4ng disini .
" Maaf tuan saya akan segera memperbaiki nya ." Jawab Wanita itu dengan malu . Baru kali ini dia direndahkan oleh seorang pria .Biasanya semua pria akan memandang nya dengan penuh nafsu saat melihat lekuk tubuhnya .
" CK .... menjengkelkan Aahh aku ingin pulang memeluk istriku ." Ucap Radit meninggalkan wanita itu dengan kesal .
" Sial akan aku buktikan jika kau akan bertekuk lutut dihadapan ku memohon untuk dipuaskan ." Batin Sinta dia kesal dengan keangkuhan Radit .wanita itu kembali melirik ruangan zero dia berharap jika nanti Zero tertarik kepadanya .
Ingin rasanya wanita itu masuk keruangan Zero tapi itu tidak mungkin karena tidak memiliki alasan untuk kedalam.
" Sial ....sial kenapa susah sekali sih untuk mendekati salah satu dari mereka ." Gumam Sinta .saat kembali keruangan nya .
" Kenapa dapat Omelan dari Ceo kita yah....?" Rekan kerjanya bertanya dengan nada menyindir semua orang disana tahu jika Radit maupun Zero engan dengan pegawai yang memakai baju yang kurang sopan seperti Sinta .
" CK ... tidak perlu tahu. " Jawab Sinta sinis .
Dia tidak menyangka jika ada yang berani melawannya . Wanita itu geram bukan hanya rencana nya gagal tapi juga mendapatkan tatapan sinis dari rekan kerjanya .
" Lihat saja nanti jika aku berhasil mendapatkan salah satu dari mereka aku akan membuat mereka memecat kalian semua ."Batin Sinta semkin meradang saat ada rekan kerja nya yang meremehkan dirinya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 126 Episodes
Comments
Dyah Oktina
bos...kau datang... begitu... bukan bos... aku datang
2024-08-21
0
Dyah Oktina
satu...apa thor...satu minggu???satu bulan atau satu tahun ...zero tinggal d rumah ay???
2024-08-21
0
Nila
perempuan kok suka obral diri. nggak malu ua
2023-03-28
1