Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan

Dua Minggu semenjak pembangunan desa berada di tanganku ladang telah menjadi harta kekayaan di tempat ini, aneka sayuran, buah-buahan serta makanan pokok kami telah terpenuhi.

Semua itu berkat bantuan Arline yang bisa mempercepat tanaman yang kami tanam dari seharusnya berminggu-minggu atau berbulan-bulan itu menjadi tiga hari saja, aku pernah bilang mari tingkatan levelmu dan ia malah menghajarku.

Skill uniknya bisa meningkatkan levelnya serta pasangannya jika melakukan itu. Aku berfikir berapa lama agar levelnya jadi 999 sepertiku.

Mari kesampingkan hal itu, sekarang aku sedang melatih anggota partyku dengan melakukan sparing di lapangan terbuka.

Mereka menstabilkan nafasnya yang terengah-engah sebelum mencoba menyerangku kembali, aku menggunakan ranting dan itu masih membuat mereka kelelahan. Latisha memiliki kecepatan tinggi dengan dua belati di tangannya, sayangnya dia terlalu fokus terhadap senjata lawan membuatnya tidak bisa mengantisipasi saat menerima tendangan dan serangan berbeda.

Aku menendang kakinya dan ia terjatuh dengan memalukan.

"Sakit."

Di saat yang sama panah cahaya dilesatkan dari busur Alice, semua itu aku blokir dengan baik sebelum melesat padanya.

Alice yang tidak siap dengan seranganku terlempar ke samping, bahkan saat dia mendapatkan sihir buff dari Noa itu sama sekali tidak berguna jika dia tidak ahli menghindari sesuatu. Untuk Noa sendiri dia sangatlah lemah jika diserang dari jarak dekat.

Aku memukul kepalanya dengan ranting hingga ia berlutut kesakitan.

"Dasar pria tak berperasaan."

"Ini demi kau juga, karena kelompok kalian hanya bertiga aku sarankan untuk mencari anggota baru yang bisa bertarung dengan Latisha di depan, paling tidak dia harus memiliki job tank."

"Bukannya kita memiliki kau Melvin?"

"Aku tidak akan bisa selalu berada di party ini terlebih jika tidak mendesak aku tidak akan bertarung," balasku pada Alice.

"Alasannya?"

"Karena aku terlalu kuat, jika aku bertarung kalian tidak akan memiliki pengalaman selamanya."

Latisha menambahkan.

"Aku masih belum tahu berapa level Melvin sebenarnya?"

"Levelku 999."

Latisha dan Alice yang baru mengetahuinya terkejut.

"Itu luar biasa."

"Aku harap kalian merahasiakan ini, aku hanya fokus untuk menjalani hidupku yang santai."

"Kami mengerti."

"Alice dan Noa kalian akan belajar beladiri sementara Latisha kamu harus belajar sihir serangan, ada kalanya itu cukup berguna."

"Kalau soal anggota baru?" tanya Noa.

"Kalian yang putuskan, kalian bisa mengambil siapapun di sini... kalau begitu latihan selesai, bubar."

Aku hanya melihat kepergian mereka dari kejauhan, syukurlah ada Vista jadi hampir latihan beladiri diajari olehnya sementara untuk sihir bisa dipelajari dari buku sihir.

Mereka akan berubah jadi orang berbeda dalam waktu singkat.

"Kau ada di sini ternyata?"

"Kucing loli."

"Jangan memanggilku begitu."

Kucing Loli adalah orang kepercayaanku lainnya yang bekerja di bawah perintahku, dia mengenakan celana pendek dengan pakaian lengan panjang serta syal yang dililitkan di lehernya.

Ia memiliki rambut merah muda yang dipotong sebahu serta diikat twintail, seperti yang terlihat dia seorang ninja, namanya Lisa.

Yang mencolok darinya mata kirinya berwarna coklat sementara mata kanannya berwarna biru.

Lisa masih seekor ras kucing jadi telinga dan kuping merupakan kebanggaannya.

"Apa ada yang terjadi?"

"Kita kedatangan tamu, kurasa mereka dari keluarga bangsawan di ibukota dan akan tiba beberapa menit lagi."

"Aku belum melakukan kontak dengan bangsawan manapun, kemungkinan besar itu keluarga Latisha, tolong suruh Vista dan Arline bersiap kita harus menyambut mereka."

"Dimengerti."

Layaknya ninja dia menghilang dan hanya meninggalkan udara disekitarnya.

Episodes
1 Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2 Chapter 02 : Kilas Balik
3 Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4 Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5 Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6 Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7 Chapter 07 : Peralatan Baru
8 Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9 Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10 Chapter 10 : Ajakan Duel
11 Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12 Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13 Chapter 13 : Keputusan
14 Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15 Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16 Chapter 16 : Kemenangan
17 Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18 Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19 Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20 Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21 Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22 Chapter 22 : Keseriusan
23 Chapter 23 : Setengah Peri
24 Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25 Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26 Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27 Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28 Chapter 28 : Uang Hadiah
29 Chapter 29 : Alasan
30 Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31 Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32 Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33 Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34 Chapter 34 : Pertandingan Panco
35 Chapter 35 : Rekan Baru
36 Chapter 36 : Para Pemancing
37 Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38 Chapter 38 : Aturan Lantai
39 Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40 Chapter 40 : Inti Core
41 Chapter 41 : Setiap Lantai
42 Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43 Chapter 43 : Lantai 16
44 Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45 Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46 Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47 Chapter 47 : Last Bos
48 Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49 Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50 Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51 Chapter 51 : Situasi Sekarang
52 Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53 Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54 Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55 Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56 Chapter 56 : Pengembangan Desa
57 Chapter 57 : Rekan Penjahat
58 Chapter 58 : Kota Berbeda
59 Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60 Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61 Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62 Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63 Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64 Chapter 64 : Melawan Gravindor
65 Chapter 65 : Benteng Utara
66 Chapter 66 : Kerasukan
67 Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68 Chapter 68 : Seorang Elf
69 Chapter 69 : Mie Instan
70 Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71 Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72 Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73 Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74 Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75 Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76 Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77 Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2
Chapter 02 : Kilas Balik
3
Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4
Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5
Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6
Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7
Chapter 07 : Peralatan Baru
8
Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9
Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10
Chapter 10 : Ajakan Duel
11
Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12
Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13
Chapter 13 : Keputusan
14
Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15
Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16
Chapter 16 : Kemenangan
17
Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18
Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19
Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20
Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21
Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22
Chapter 22 : Keseriusan
23
Chapter 23 : Setengah Peri
24
Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25
Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26
Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27
Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28
Chapter 28 : Uang Hadiah
29
Chapter 29 : Alasan
30
Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31
Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32
Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33
Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34
Chapter 34 : Pertandingan Panco
35
Chapter 35 : Rekan Baru
36
Chapter 36 : Para Pemancing
37
Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38
Chapter 38 : Aturan Lantai
39
Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40
Chapter 40 : Inti Core
41
Chapter 41 : Setiap Lantai
42
Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43
Chapter 43 : Lantai 16
44
Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45
Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46
Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47
Chapter 47 : Last Bos
48
Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49
Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50
Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51
Chapter 51 : Situasi Sekarang
52
Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53
Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54
Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55
Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56
Chapter 56 : Pengembangan Desa
57
Chapter 57 : Rekan Penjahat
58
Chapter 58 : Kota Berbeda
59
Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60
Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61
Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62
Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63
Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64
Chapter 64 : Melawan Gravindor
65
Chapter 65 : Benteng Utara
66
Chapter 66 : Kerasukan
67
Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68
Chapter 68 : Seorang Elf
69
Chapter 69 : Mie Instan
70
Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71
Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72
Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73
Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74
Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75
Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76
Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77
Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!