Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing

"Apa ini memang pantas disebut latihan, kita hanya dipekerjakan sebagai buruh tani untuk membuat ladang, aku sekarang tidak yakin bisa naik ke menara surga."

"Yah, aku juga tidak tahu.. yang jelas saat ladang ini selesai kita bisa makan enak, lihat Latisha juga tidak keberatan."

"Menyuruh seorang bangsawan melakukan ini benar-benar pantas dihukum mati."

Orang yang mereka maksud dan seorang yang tidak malu memperkerjakan wanita untuk pekerjaan berat itu adalah aku.

"Kalian berdua jangan cuma mengobrol, cepat bekerja."

"Dia benar-benar pria buruk."

Mau bagaimana lagi jumlah wanita di tempat ini lebih banyak dibandingkan pria padahal aku memerlukan banyak orang di sini.

Untuk wanita membuat ladang dan untuk para pria kuminta untuk membuat saluran irigasi. Aku tidak menyuruh mereka terburu-buru karena itu mereka bisa melakukannya dengan santai.

Mengamankan bahan makanan selalu menjadi prioritas untuk menjalani hidup lebih baik dan santai.

Dengan kelebihan makanan kita bisa menjualnya juga ke kota Isbel untuk mendapatkan uang. Jalan belum dibuat jadi itu masihlah rencana jangka panjang.

Arline dan Vista muncul setelah aku meminta mereka untuk bersiap-siap.

"Memangnya apa yang akan kita lakukan?" tanya Vista yang mendapatkan anggukan kecil Arline.

"Kita akan mencari benih yang bisa kita tanam di sini, jadi hari ini kita akan menyusuri hutan dan mendaki beberapa gunung."

"Kedengarannya merepotkan, apa kita tidak bisa membelinya di kota saja?" ucap Vista.

"Maunya begitu tapi hanya kota Isbel saja yang dekat dari sini terlebih kota itu hanya kota kecil jadi jika membeli benih harganya pasti cukup mahal."

"Jadi begitu."

"Tak masalah, mungkin kita bisa menemukan beberapa tanaman langka untuk meningkatan pendapatan desa."

Arline menambahkan.

"Aku harap kita bisa menemukan buah-buahan yang enak."

"Arline mulai tertarik."

"Sudah jelas kan, buah-buahan sangat manis dan enak."

Aku lupa bahwa Arline memang menyukai makanan manis.

Perjalanan kami dimulai dengan lahan berawa. Aku hanya mengambil rute-rute yang belum pernah dilewati oleh Vista jadi baginya juga wilayah ini cukup asing.

Ia terjerumus dan aku membantunya berdiri.

"Seharusnya aku tidak mengenakan gaun, jadi mudah kotor."

"Aku beruntung karena masih mengenakan seragam guild."

"Tidak, rokmu tersangkut ranting."

"Kyaa."

Selalu menyenangkan jika berpergian dengan wanita cantik.

Plak.

"Kenapa kau menamparku."

"Hanya ingin saja."

Semakin banyak hal memalukan terjadi pada Arline maka wajahku makin lebam. Sungguh ini tidak sepadan.

Aku berhenti di sebuah pohon yang tidak asing bagiku, bahkan saat aku menggunakan skill penilai, aku bisa yakin tentang itu.

"Itu tidak memiliki buah, apa benar-benar bisa kita makan?" tanya Vista dan Arline juga merasakan kebingungan sama.

"Ini jenis umbi-umbian, jadi buahnya ada di dalam tanah."

Ketika aku menariknya mereka bisa melihatnya.

"Itu?"

"Cukup banyak."

"Namanya singkong, ini bisa dijadikan makanan pokok. Kita belum bisa menanam gandum ataupun padi karena itulah makanan ini sangat berharga untuk kita, cara menanamnya kita hanya harus memotongnya beberapa buah kemudian meruncingkan bagian bawahnya kemudian menancapkannya ke tanah beberapa sentimeter... kenapa kalian menatapku begitu?"

"Tidak, aku pikir Melvin hanya pandai mengayunkan pedang karena jobmu seorang Sword master," balas Arline.

"Itu hanya pengetahuan umum di negara asalku, untuk sekarang tolong cari tanaman seperti ini di sekitar sini dan mari bawa ke desa."

"Baik," x2

Awal yang bagus untuk memulainya, kini rasanya hidup santaiku telah ada di depan mata.

Episodes
1 Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2 Chapter 02 : Kilas Balik
3 Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4 Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5 Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6 Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7 Chapter 07 : Peralatan Baru
8 Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9 Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10 Chapter 10 : Ajakan Duel
11 Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12 Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13 Chapter 13 : Keputusan
14 Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15 Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16 Chapter 16 : Kemenangan
17 Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18 Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19 Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20 Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21 Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22 Chapter 22 : Keseriusan
23 Chapter 23 : Setengah Peri
24 Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25 Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26 Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27 Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28 Chapter 28 : Uang Hadiah
29 Chapter 29 : Alasan
30 Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31 Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32 Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33 Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34 Chapter 34 : Pertandingan Panco
35 Chapter 35 : Rekan Baru
36 Chapter 36 : Para Pemancing
37 Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38 Chapter 38 : Aturan Lantai
39 Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40 Chapter 40 : Inti Core
41 Chapter 41 : Setiap Lantai
42 Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43 Chapter 43 : Lantai 16
44 Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45 Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46 Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47 Chapter 47 : Last Bos
48 Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49 Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50 Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51 Chapter 51 : Situasi Sekarang
52 Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53 Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54 Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55 Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56 Chapter 56 : Pengembangan Desa
57 Chapter 57 : Rekan Penjahat
58 Chapter 58 : Kota Berbeda
59 Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60 Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61 Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62 Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63 Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64 Chapter 64 : Melawan Gravindor
65 Chapter 65 : Benteng Utara
66 Chapter 66 : Kerasukan
67 Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68 Chapter 68 : Seorang Elf
69 Chapter 69 : Mie Instan
70 Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71 Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72 Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73 Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74 Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75 Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76 Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77 Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2
Chapter 02 : Kilas Balik
3
Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4
Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5
Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6
Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7
Chapter 07 : Peralatan Baru
8
Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9
Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10
Chapter 10 : Ajakan Duel
11
Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12
Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13
Chapter 13 : Keputusan
14
Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15
Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16
Chapter 16 : Kemenangan
17
Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18
Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19
Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20
Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21
Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22
Chapter 22 : Keseriusan
23
Chapter 23 : Setengah Peri
24
Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25
Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26
Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27
Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28
Chapter 28 : Uang Hadiah
29
Chapter 29 : Alasan
30
Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31
Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32
Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33
Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34
Chapter 34 : Pertandingan Panco
35
Chapter 35 : Rekan Baru
36
Chapter 36 : Para Pemancing
37
Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38
Chapter 38 : Aturan Lantai
39
Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40
Chapter 40 : Inti Core
41
Chapter 41 : Setiap Lantai
42
Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43
Chapter 43 : Lantai 16
44
Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45
Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46
Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47
Chapter 47 : Last Bos
48
Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49
Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50
Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51
Chapter 51 : Situasi Sekarang
52
Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53
Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54
Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55
Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56
Chapter 56 : Pengembangan Desa
57
Chapter 57 : Rekan Penjahat
58
Chapter 58 : Kota Berbeda
59
Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60
Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61
Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62
Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63
Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64
Chapter 64 : Melawan Gravindor
65
Chapter 65 : Benteng Utara
66
Chapter 66 : Kerasukan
67
Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68
Chapter 68 : Seorang Elf
69
Chapter 69 : Mie Instan
70
Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71
Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72
Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73
Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74
Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75
Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76
Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77
Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!