Lupakan soal melawan raja iblis, hanya dengan melawan slime saja sudah setingkat bos terakhir.
Aku memang berlevel 999 tapi aku jelas tidak ingin melakukan hal merepotkan seperti menyelamatkan dunia, apalagi saat orang-orang tiba-tiba saja berfikir akan memanfaatkanku untuk keuntungan mereka sendiri, hal ini selalu terjadi di lingkungan perusahaan.
Karena kau ahli kau dapat lembur setiap saat.
Sekembalinya ke guild aku memikirkan banyak hal hingga kepalaku mengeluarkan asap. Jika kedua orang ini semakin kuat bukan hal aneh jika suatu hari aku bisa minum teh dalam pertempuran.
"Oi, anak baru kau baik-baik saja, kepalamu?"
"Abaikan saja, kalau aku sedang berpikir keras seperti ini."
"Jika kau terus seperti ini kepalamu akan botak."
"Itu hal yang tak boleh terjadi."
Semua orang pasti bertanya-tanya kenapa aku yang ingin hidup santai malah melakukan hal ini, jawabannya sederhana karena berkat dewi inilah aku bisa terbebas dari dunia sebelumnya yang dipenuhi hirarki perusahaan. Walau aku seperti ini aku masihlah orang yang tahu akan balas budi.
Sementara aku berfikir, dua orang bodoh yang kukenal sedang makan makanannya.
"Ini enak sekali Noa."
"Hmm... apalagi ini gratis."
Orang tak tahu malu yang dengan senang hati melubangi dompet temannya. Aku memang mentraktir mereka demi menghibur mereka yang telah dilecehkan Slime tapi tidak seperti ini juga kali.
Mereka memesan makanan mewah dengan porsi banyak, apa kalian ini Hulk atau sebagainya yang memiliki tubuh besar.
Aku tidak habis pikir.
"Tuan, apa Anda sudah siap memesan?" seorang pelayan datang untuk menanyakannya. Mereka benar-benar tidak membiarkan seseorang duduk tanpa memesan makanan.
"Aku pesan makanan setengah harga saja."
"Baik."
Jika aku pesan seperti apa yang dua orang ini lakukan aku bisa tidur di dalam kardus nanti. Beberapa saat kemudian pelayan datang dengan pesananku.
"Apa ini?"
"Ada apa tuan?"
"Kau memberikanku setengah piring dengan setengah makanan di atasnya dan juga gelas airnya juga setengah malah nggak ada airnya."
Wajah pelayan terlihat kesal.
"Anda pesan makanan setengah harga bukan?"
Aku mengangguk mengiyakan.
"Jadi makanannya setengah, apa ada yang salah?"
"Gelutlah."
Aku dihajar habis-habisan oleh seorang pelayan.
"Pastikan kau membayar semua makanannya tuan pelit."
"Baik, maafkan aku."
Tempat ini benar-benar berbahaya.
"Pelayan di sini semuanya mantan petualang, aku kagum kau berani berkata itu padanya," itu apa yang dikatakan oleh Alice sementara Noa masih mengunyah dan berkata setelah menelannya.
"Kau pria busuk Melvin, kau benar-benar ingin memukul wanita."
"Aku menganut azas kesetaraan gender, entah pria atau wanita aku tidak akan menahan diri, akan kutendang bokong mereka."
"Uwah... dia memang busuk," tambah Alice demikian.
Aku melanjutkan untuk membahas masalah terpenting bagi party ini.
"Alice kenapa saat kau mengayunkan pedang kau tidak bisa mengenai musuh?"
"Soal itu aku merasa gugup setiap mengayunkan pedang, aku selalu berpikir apa aku akan mengenainya atau tidak jadi hasilnya seperti itu."
"Yos, kau gagal jadi ahli pedang."
"Apa?"
Wajahnya jangan dijelek-jelekkin.
Aku beralih ke arah Noa lalu menggelengkan kepalaku.
"Oi, katakan sesuatu sialan."
Kekuatannya tidak lebih baik dengan potion.
Tapi kurasa aku punya ide yang bagus.
Di jalanan ramai itu Alice memegangi kakiku selagi merengek.
"Apa yang kau lakukan Melvin, jangan jual pedangku... aku mohon."
"Hentikan, berhentilah menangis.. kau tidak cocok jadi ahli pedang aku akan membelikan senjata yang lebih bagus untukmu jadi tolong bangun."
"Tidak, tidak, pedang itu temanku aku tidak membiarkanmu melakukannya, aku selalu mandi dengannya, makan dengannya dan juga olahraga bersamanya, sesekali aku juga memakai gaun untuknya."
"Kau sudah gila," teriakku.
Noa yang berdiri di sebelahku sama sekali tidak peduli, bahkan sampai sekarang aku meragukan bahwa dia seorang dewi.
"Kau katakan sesuatu kek."
"Aku tidak ingin terlibat."
Pandangan semua orang menusuk ke arahku.
"Dia pria yang suka melumuri para gadis dengan lendirnya."
"Ah yang itu."
Noa berteriak untuk menenangkan situasi.
"Melvin tidak hanya melakukan itu dia juga sering pura-pura mengibaskan rokku dan bilang maaf tidak sengaja padahal dia menikmatinya haha."
Akan kukubur dewi ini nanti.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
ℓιgнт『ᴹᵛᴸ』
haduh gak kuat aku 😅😂😂
2023-04-30
1