Chapter 07 : Peralatan Baru

Setelah menjelaskan banyak hal pada Alice akhirnya dia setuju dan menurut, jika dia ingin menjadi kuat hal ini diperlukan.

Dalam perjalanan ke pandai besi seorang pria mendekati Noa.

"Apa kau seorang pendeta?"

"Bukan pendeta biasa aku seorang Arc Priest."

"Oh syukurlah, aku ingin membuat pengakuan."

Aku dan Alice berhenti untuk memperhatikan.

"Katakan padaku wahai anakku."

Dia berubah ke mode dewi sesungguhnya.

"Sebenarnya saat aku pergi ke gereja Dewi Noa kami harus melepaskan alas kaki kami karena baru dipel, aku berangkat dengan alas kaki jelek dan kembali dengan alas kaki bagus."

"Oh, apakah kau pesulap."

"Pesulap pala lu.. dia menukarnya," teriakku.

"Aku tahu, aku cuma bercanda."

Tidak aku yakin dia bodoh.

Noa yang dikatakan sebagai dewi melanjutkan.

"Itu adalah dosa yang besar menukar sandal begitu saja."

"Apa yang harus kulakukan?"

"Jangan khawatir jika kau memberikanku uang sebagai amal, dosamu akan terhapus."

"Berapa banyak?"

"Kau punya berapa?"

"Sepuluh koin emas."

"Kalau begitu berikan setengahnya dan jangan ulangi perbuatan jahatmu lagi."

"Aku mengerti, rasanya aku jadi terbebas."

Dia baru saja merampok anggota kultusnya sendiri.

Alice menunjukkan wajah bermasalah.

"Melvin kau tidak mengatakan sesuatu?"

"Benar, Noa... good job."

"Lupakan... party ini memang tidak bermoral."

Sesampainya di toko pandai besi, aku menyerahkan pedang Alice padanya.

"Aku ingin menjual ini dan membeli peralatan bagus."

"Kau mau barter."

"Aku harap bisa menemukan sesuatu yang setara dengan ini."

"Memang benar, pedang ini cukup bagus, apa kau butuh armor.. pakaianmu terlihat aneh apa itu bisa melindungimu dari serangan?"

"Jangan khawatir pakaian ini sudah bersertifikat SNI dan sudah mendapatkan gelar 'Sakti Mandraguna' hal seperti serangan bukan apa-apa."

"Apaan itu?"

"Aku perlu busur untuk gadis ini dan tongkat untuk pendeta di sana."

"Aku ingin tongkat dengan bentuk hati dan sayap... aku ingin menjadi Maho Shojo."

Orang ini kalau minta sesuatu yang sulit dilakukan.

"Tongkat seperti itu aku rasa aku bisa membuatnya."

"Kau bisa, aku berterima kasih loh."

"Tapi mungkin tongkatnya harus mengeluarkan biaya tambahan.. satu pedang ini hanya cukup untuk satu busur."

Alice memotong.

"Busur seperti apa yang bisa setara dengan ini."

Pak tua pandai besi meletakan busuk putih indah dengan kilauan gemilang, setiap ukirannya dibentuk dengan baik menyerupai sebuah batang pohon dan pola daun.

"Ini namanya busur Elf, kau tidak perlu anak panah untuk memakainya hanya mengalirkan sedikit manamu maka panah sihir akan tercipta."

"Bukannya bisa saja akan lebih mahal dari pedangnya," kataku.

"Tak apa, anggap saja ini hadiah lagipula tidak banyak orang yang bisa menggunakannya karena berat dan kesulitan mengatur mana mereka."

"Kau memberikan sesuatu yang tidak berguna kalau begitu, bagaimana Alice?"

"Kurasa aku bisa menggunakannya."

Alice tanpa ragu mengambilnya saat dia menarik busurnya anak panah cahaya muncul dengan mudah.

"Dia bisa mengangkatnya Melvin?"

"Berkat ayunannya yang selalu gagal dia tanpa sadar meningkatkan masa ototnya."

"Gadis berotot."

"Kalian kalau bicara suka seenaknya."

Pak tua tertawa.

"Baguslah jika kau bisa menggunakannya."

"Tapi ngomong-ngomong pak tua, dari mana kau mendapatkan busur ini?"

"Seorang elf menjualnya padaku dia bilang dia ingin berhenti berpetualang karena sudah menikah dan ingin membuka kedai saja, aku sempat bilang apa sebaiknya kau memberikannya suatu hari pada anakmu dan dia menggelengkan kepalanya."

"Apa alasannya?"

"Jadi petualang itu bukanlah pekerjaan yang mudah dimana kematian selalu membayanginya, dia tidak ingin membiarkan orang yang penting baginya untuk bertarung di garis depan, terlebih keberadaan pasukan raja iblis sudah semakin kuat."

"Begitu."

Karena itulah aku ingin melatih kedua orang ini semakin kuat atau mereka akan mati dengan mudah.

Terpopuler

Comments

Ren

Ren

good job

2024-04-26

0

Muhammad Akhyar Rod

Muhammad Akhyar Rod

awokawokawok

2022-11-21

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2 Chapter 02 : Kilas Balik
3 Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4 Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5 Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6 Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7 Chapter 07 : Peralatan Baru
8 Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9 Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10 Chapter 10 : Ajakan Duel
11 Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12 Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13 Chapter 13 : Keputusan
14 Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15 Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16 Chapter 16 : Kemenangan
17 Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18 Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19 Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20 Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21 Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22 Chapter 22 : Keseriusan
23 Chapter 23 : Setengah Peri
24 Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25 Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26 Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27 Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28 Chapter 28 : Uang Hadiah
29 Chapter 29 : Alasan
30 Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31 Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32 Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33 Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34 Chapter 34 : Pertandingan Panco
35 Chapter 35 : Rekan Baru
36 Chapter 36 : Para Pemancing
37 Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38 Chapter 38 : Aturan Lantai
39 Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40 Chapter 40 : Inti Core
41 Chapter 41 : Setiap Lantai
42 Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43 Chapter 43 : Lantai 16
44 Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45 Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46 Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47 Chapter 47 : Last Bos
48 Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49 Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50 Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51 Chapter 51 : Situasi Sekarang
52 Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53 Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54 Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55 Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56 Chapter 56 : Pengembangan Desa
57 Chapter 57 : Rekan Penjahat
58 Chapter 58 : Kota Berbeda
59 Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60 Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61 Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62 Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63 Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64 Chapter 64 : Melawan Gravindor
65 Chapter 65 : Benteng Utara
66 Chapter 66 : Kerasukan
67 Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68 Chapter 68 : Seorang Elf
69 Chapter 69 : Mie Instan
70 Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71 Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72 Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73 Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74 Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75 Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76 Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77 Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2
Chapter 02 : Kilas Balik
3
Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4
Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5
Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6
Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7
Chapter 07 : Peralatan Baru
8
Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9
Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10
Chapter 10 : Ajakan Duel
11
Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12
Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13
Chapter 13 : Keputusan
14
Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15
Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16
Chapter 16 : Kemenangan
17
Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18
Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19
Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20
Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21
Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22
Chapter 22 : Keseriusan
23
Chapter 23 : Setengah Peri
24
Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25
Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26
Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27
Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28
Chapter 28 : Uang Hadiah
29
Chapter 29 : Alasan
30
Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31
Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32
Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33
Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34
Chapter 34 : Pertandingan Panco
35
Chapter 35 : Rekan Baru
36
Chapter 36 : Para Pemancing
37
Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38
Chapter 38 : Aturan Lantai
39
Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40
Chapter 40 : Inti Core
41
Chapter 41 : Setiap Lantai
42
Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43
Chapter 43 : Lantai 16
44
Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45
Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46
Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47
Chapter 47 : Last Bos
48
Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49
Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50
Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51
Chapter 51 : Situasi Sekarang
52
Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53
Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54
Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55
Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56
Chapter 56 : Pengembangan Desa
57
Chapter 57 : Rekan Penjahat
58
Chapter 58 : Kota Berbeda
59
Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60
Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61
Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62
Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63
Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64
Chapter 64 : Melawan Gravindor
65
Chapter 65 : Benteng Utara
66
Chapter 66 : Kerasukan
67
Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68
Chapter 68 : Seorang Elf
69
Chapter 69 : Mie Instan
70
Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71
Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72
Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73
Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74
Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75
Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76
Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77
Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!