Chapter 05 : Dewi Tak berguna

Guild masternya tidak bisa diandalkan meski begitu berkatnya aku tidak perlu mengikuti tes lagi dan resmi menjadi petualang.

Untuk alasan tertentu levelku tidak tertera di kartu petualang meski begitu tak ada yang mempermasalahkannya.

"Mulai sekarang mohon bantuannya Melvin."

"Sama-sama."

Kami berdua saling berjabat tangan, entah kenapa rasanya hidup seperti ini lebih baik dibandingkan hidupku sebelumnya.

Setelah berpisah aku pergi ke penginapan untuk menyewa kamar, mereka menyediakan makan malam karenanya perutku sekarang penuh.

Besok aku juga akan menjalankan kehidupan yang santai lagi, sekarang mari beristirahat dengan tenang.

Di tengah malam aku merasakan sesuatu merayap dari dalam selimutku, aku membukanya dan melihat bahwa dewi berada di sana selagi tersenyum jahil.

"Aku datang terlambat, sebagai permintaan maaf mari lakukan hal mantap-mantap."

Aku jelas melemparkannya ke bawah tempat tidur, hingga dia mengayunkan tangan dan kakinya bersama-sama layaknya seorang anak kecil yang sedang merajuk.

"Apa? Kenapa pesonaku tidak bekerja padamu harusnya kau langsung menyentuhku dan menggunakan pedang excaliburmu."

"Kalau ngomong suka seenaknya saja"

Dari awal dewi ini memang tidak punya wibawa. Aku sekarang yakin kenapa dia diturunkan ke dunia ini.

Aku duduk dan bertanya padanya.

"Jadi Dewi Noa, bagaimana hasilnya?"

"Hmmm.. mereka bilang itu tidak bisa dilakukan, harus pahlawan yang telah dikirim olehku yang mengalahkan raja iblis dengan begitu artinya pekerjaanku telah berhasil."

"Lalu seperti apa pahlawan itu?"

"Mereka suka bersenang-senang dengan wanita, mengumpulkan kekayaan dan menganggap dirinya lebih kuat dari apapun namun tidak ingin mengambil resiko saat berhadapan dengan raja iblis."

Aku memasang wajah bermasalah.

"Lupakan saja mereka pasti sudah masuk ke daftar orang yang akan dibunuh lebih dulu."

"Kenapa? Lalu bagaimana sekarang, mungkin hanya Melvin yang bisa membantuku."

"Apa boleh buat tapi aku hanya akan melawan mereka jika mereka berada di hadapanku selama itu aku hanya akan bersantai."

"Kalau begitu aku akan lama kembali."

"Bukannya bagus, anggap saja ini liburan untukmu lagipula bekerja terus pasti melelahkan."

Seolah mengetahui apa yang kumaksud Noa mengepalkan tangannya.

"Benar juga, ini liburan benar, liburan."

Dia mencoba menyangkal dirinya bahwa sedang dihukum, untuk menyembunyikan identitasnya aku akan memanggil dengan nama saja dan memintanya untuk menyembunyikan sayapnya.

Sekarang sempurna, waktunya kembali tidur dan besok pagi aku juga akan meminta Arline membuat kartu petualang untuknya.

"Tunggu sebentar, apa aku harus tidur di lantai."

"Naiklah, kita bisa berbagi selimut."

"Mungkinkah kau akan melakukan itu."

"Tentu saja tidak, kau mirip gadis kecil mana mungkin aku berminat."

"Apa? Aku akan membunuhmu."

"Oi, harusnya kau merasa lega."

"Mati, mati, mati."

Baru kali ini ada dua wanita yang berharapku mati di hari yang sama.

Itu adalah padang rumput landai dimana aku, Alice dan juga Noa berada, aku sudah memperkenalkan Noa pada Alice dan dia dengan senang menerimanya sebagai anggota baru.

Dia akan jadi pendeta yang mensuport kami dari belakang.

"Tapi kau yakin menyerahkan posisi ketua padaku?"

"Tak apa Melvin, lagipula kurasa kau lebih cocok dariku," balasnya demikian.

Noa memotong.

"Jadi apa yang akan kita kalahkan, naga atau komandan pasukan raja iblis?"

"Komandan raja iblis pala lu, levelmu lemah kau tahu dan apa-apaan kau hanya bisa sihir penyembuh, potion lebih baik darimu."

"Kejamnya nanti seiring waktu aku juga akan bertambah kuat."

Karena dewi ini dihukum kekuatannya juga disegel kini rasanya malah semakin berat.

"Kita akan mengalahkan slime, paling tidak hari ini kalian harus naik level."

"Slime, aku takut slime."

Alice mengalami trauma berat tapi ini harus dilakukan agar dia semakin kuat, saat slime bermunculan mereka menyerang dan lagi-lagi keduanya malah berakhir dilecehkan.

"Tidak, mereka mencoba masuk ke dalam rokku."

"Slime ini pasti terkena pesonaku, jangan."

Mereka berdua tak bisa diharapkan, kini jadi ada dua yang terkena trauma karena monster lemah.

Terpopuler

Comments

Ren

Ren

masalah betul

2024-04-26

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2 Chapter 02 : Kilas Balik
3 Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4 Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5 Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6 Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7 Chapter 07 : Peralatan Baru
8 Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9 Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10 Chapter 10 : Ajakan Duel
11 Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12 Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13 Chapter 13 : Keputusan
14 Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15 Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16 Chapter 16 : Kemenangan
17 Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18 Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19 Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20 Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21 Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22 Chapter 22 : Keseriusan
23 Chapter 23 : Setengah Peri
24 Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25 Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26 Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27 Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28 Chapter 28 : Uang Hadiah
29 Chapter 29 : Alasan
30 Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31 Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32 Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33 Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34 Chapter 34 : Pertandingan Panco
35 Chapter 35 : Rekan Baru
36 Chapter 36 : Para Pemancing
37 Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38 Chapter 38 : Aturan Lantai
39 Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40 Chapter 40 : Inti Core
41 Chapter 41 : Setiap Lantai
42 Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43 Chapter 43 : Lantai 16
44 Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45 Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46 Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47 Chapter 47 : Last Bos
48 Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49 Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50 Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51 Chapter 51 : Situasi Sekarang
52 Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53 Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54 Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55 Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56 Chapter 56 : Pengembangan Desa
57 Chapter 57 : Rekan Penjahat
58 Chapter 58 : Kota Berbeda
59 Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60 Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61 Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62 Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63 Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64 Chapter 64 : Melawan Gravindor
65 Chapter 65 : Benteng Utara
66 Chapter 66 : Kerasukan
67 Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68 Chapter 68 : Seorang Elf
69 Chapter 69 : Mie Instan
70 Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71 Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72 Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73 Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74 Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75 Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76 Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77 Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Chapter 01 : Aku Bertemu Kucing Dari Dunia Ini
2
Chapter 02 : Kilas Balik
3
Chapter 03 : Sebuah Tujuan Yang Ditetapkan
4
Chapter 04 : Bergabung Dengan Guild
5
Chapter 05 : Dewi Tak berguna
6
Chapter 06 : Pelayanan Di Guild
7
Chapter 07 : Peralatan Baru
8
Chapter 08 : Rencana Untuk Anggota Selanjutnya
9
Chapter 09 : Kutukan Bangsawan
10
Chapter 10 : Ajakan Duel
11
Chapter 11 : Memberikan Hukuman Ilahi Pada Pasukan Raja Iblis?
12
Chapter 12 : Jalan Yang Dipilih
13
Chapter 13 : Keputusan
14
Chapter 14 : Desa Ras Kucing
15
Chapter 15 : Bertarung Melawan Kepala Desa
16
Chapter 16 : Kemenangan
17
Chapter 17 : Memulai Pembangunan Desa Ras Kucing
18
Chapter 18 : Kembali Ke Desa
19
Chapter 19 : Kunjungan Bangsawan
20
Chapter 20 : Perjamuan Sederhana
21
Chapter 21 : Sebuah Tawaran
22
Chapter 22 : Keseriusan
23
Chapter 23 : Setengah Peri
24
Chapter 24 : Latihan Yang Lain
25
Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya
26
Chapter 26 : Tak Apa Untuk Menyediakan Pupuk Sendiri
27
Chapter 27 : Mengalahkan Dark Knight
28
Chapter 28 : Uang Hadiah
29
Chapter 29 : Alasan
30
Chapter 30 : Menuju Ibukota Termisia
31
Chapter 31 : Putri Pedagang Ternama
32
Chapter 32 : Seekor Peri Kegelapan
33
Chapter 33 : Sampai Di Ibukota
34
Chapter 34 : Pertandingan Panco
35
Chapter 35 : Rekan Baru
36
Chapter 36 : Para Pemancing
37
Chapter 37 : Lantai Pertama Menara Surga
38
Chapter 38 : Aturan Lantai
39
Chapter 39 : Melawan Titan Golem
40
Chapter 40 : Inti Core
41
Chapter 41 : Setiap Lantai
42
Chapter 42 : Sebelum Bertarung
43
Chapter 43 : Lantai 16
44
Chapter 44 : Melawan Hobgoblin
45
Chapter 45 : Skill Pandai Besi
46
Chapter 46 : Makanan Di Pinggir Danau
47
Chapter 47 : Last Bos
48
Chapter 48 : 10 Menit Menuju Kemenangan
49
Chapter 49 : Akhir Dari Sebuah Awal Dan Awal Dari Sebuah Akhir
50
Chapter 50 : Pulang Ke Rumah
51
Chapter 51 : Situasi Sekarang
52
Chapter 52 : Bagian Awal Dari Rencana
53
Chapter 53 : Kunjungan Pedagang
54
Chapter 54 : Satu Lawan Satu
55
Chapter 55 : Pertarungan Antara Sword Master
56
Chapter 56 : Pengembangan Desa
57
Chapter 57 : Rekan Penjahat
58
Chapter 58 : Kota Berbeda
59
Chapter 59 : Rencana Para Pahlawan
60
Chapter 60 : Gadis Ras Rubah Bulan
61
Chapter 61 : Rencana Selalu Berubah-ubah
62
Chapter 62 : Lima Pahlawan Satu Anti Hero
63
Chapter 63 : Serangan Pasukan Raja Iblis
64
Chapter 64 : Melawan Gravindor
65
Chapter 65 : Benteng Utara
66
Chapter 66 : Kerasukan
67
Chapter 67 : Pengembangan Desa II
68
Chapter 68 : Seorang Elf
69
Chapter 69 : Mie Instan
70
Chapter 70 : Pemukiman Kabold
71
Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru
72
Chapter 72 : Permintaan Dwarf
73
Chapter 73 : Kehidupan Memang Cepat Berubah
74
Chapter 74 : Dalam Tiga Hari
75
Chapter 75 : Perpustakaan Ibukota
76
Chapter 76 : Kenyataan Sesungguhnya
77
Chapter 77 : Sebuah Nilai Sempurna (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!