Guild masternya tidak bisa diandalkan meski begitu berkatnya aku tidak perlu mengikuti tes lagi dan resmi menjadi petualang.
Untuk alasan tertentu levelku tidak tertera di kartu petualang meski begitu tak ada yang mempermasalahkannya.
"Mulai sekarang mohon bantuannya Melvin."
"Sama-sama."
Kami berdua saling berjabat tangan, entah kenapa rasanya hidup seperti ini lebih baik dibandingkan hidupku sebelumnya.
Setelah berpisah aku pergi ke penginapan untuk menyewa kamar, mereka menyediakan makan malam karenanya perutku sekarang penuh.
Besok aku juga akan menjalankan kehidupan yang santai lagi, sekarang mari beristirahat dengan tenang.
Di tengah malam aku merasakan sesuatu merayap dari dalam selimutku, aku membukanya dan melihat bahwa dewi berada di sana selagi tersenyum jahil.
"Aku datang terlambat, sebagai permintaan maaf mari lakukan hal mantap-mantap."
Aku jelas melemparkannya ke bawah tempat tidur, hingga dia mengayunkan tangan dan kakinya bersama-sama layaknya seorang anak kecil yang sedang merajuk.
"Apa? Kenapa pesonaku tidak bekerja padamu harusnya kau langsung menyentuhku dan menggunakan pedang excaliburmu."
"Kalau ngomong suka seenaknya saja"
Dari awal dewi ini memang tidak punya wibawa. Aku sekarang yakin kenapa dia diturunkan ke dunia ini.
Aku duduk dan bertanya padanya.
"Jadi Dewi Noa, bagaimana hasilnya?"
"Hmmm.. mereka bilang itu tidak bisa dilakukan, harus pahlawan yang telah dikirim olehku yang mengalahkan raja iblis dengan begitu artinya pekerjaanku telah berhasil."
"Lalu seperti apa pahlawan itu?"
"Mereka suka bersenang-senang dengan wanita, mengumpulkan kekayaan dan menganggap dirinya lebih kuat dari apapun namun tidak ingin mengambil resiko saat berhadapan dengan raja iblis."
Aku memasang wajah bermasalah.
"Lupakan saja mereka pasti sudah masuk ke daftar orang yang akan dibunuh lebih dulu."
"Kenapa? Lalu bagaimana sekarang, mungkin hanya Melvin yang bisa membantuku."
"Apa boleh buat tapi aku hanya akan melawan mereka jika mereka berada di hadapanku selama itu aku hanya akan bersantai."
"Kalau begitu aku akan lama kembali."
"Bukannya bagus, anggap saja ini liburan untukmu lagipula bekerja terus pasti melelahkan."
Seolah mengetahui apa yang kumaksud Noa mengepalkan tangannya.
"Benar juga, ini liburan benar, liburan."
Dia mencoba menyangkal dirinya bahwa sedang dihukum, untuk menyembunyikan identitasnya aku akan memanggil dengan nama saja dan memintanya untuk menyembunyikan sayapnya.
Sekarang sempurna, waktunya kembali tidur dan besok pagi aku juga akan meminta Arline membuat kartu petualang untuknya.
"Tunggu sebentar, apa aku harus tidur di lantai."
"Naiklah, kita bisa berbagi selimut."
"Mungkinkah kau akan melakukan itu."
"Tentu saja tidak, kau mirip gadis kecil mana mungkin aku berminat."
"Apa? Aku akan membunuhmu."
"Oi, harusnya kau merasa lega."
"Mati, mati, mati."
Baru kali ini ada dua wanita yang berharapku mati di hari yang sama.
Itu adalah padang rumput landai dimana aku, Alice dan juga Noa berada, aku sudah memperkenalkan Noa pada Alice dan dia dengan senang menerimanya sebagai anggota baru.
Dia akan jadi pendeta yang mensuport kami dari belakang.
"Tapi kau yakin menyerahkan posisi ketua padaku?"
"Tak apa Melvin, lagipula kurasa kau lebih cocok dariku," balasnya demikian.
Noa memotong.
"Jadi apa yang akan kita kalahkan, naga atau komandan pasukan raja iblis?"
"Komandan raja iblis pala lu, levelmu lemah kau tahu dan apa-apaan kau hanya bisa sihir penyembuh, potion lebih baik darimu."
"Kejamnya nanti seiring waktu aku juga akan bertambah kuat."
Karena dewi ini dihukum kekuatannya juga disegel kini rasanya malah semakin berat.
"Kita akan mengalahkan slime, paling tidak hari ini kalian harus naik level."
"Slime, aku takut slime."
Alice mengalami trauma berat tapi ini harus dilakukan agar dia semakin kuat, saat slime bermunculan mereka menyerang dan lagi-lagi keduanya malah berakhir dilecehkan.
"Tidak, mereka mencoba masuk ke dalam rokku."
"Slime ini pasti terkena pesonaku, jangan."
Mereka berdua tak bisa diharapkan, kini jadi ada dua yang terkena trauma karena monster lemah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Ren
masalah betul
2024-04-26
0