Pertunangan

"Joandra, papa sudah siapkan cincin tanda perjodohan kalian," ucap Ramsy Dirga sambil mengeluarkan kotak kecil dalam saku jasnya.

Semua mata terkejut menatap ke arah Ramsy Dirga. Merreka mengira ini hanya makan malam perkenalan biasa saja.

"Pak Kurnia, anda ngga keberatan, kan? Saya ingin mereka diikat dengan kuat. Anggap saja pertunangan. Bukankah akan lebih mudah nantinya, jadi kita tinggal mengatur hari pernikahannya saja?" ucap Ramsy Dirga panjang lebar.

Renata menatap Joandra yang kini memutar mutar ponselnya sebelum kemudian balas menatapnya.

Renata merasa ada yang berbeda dari tatapan Joandra padanya. Ngga lembut seperti dulu. Tapi dingin dan datar.

Kenapa? batinnya dalam hati. Sampai sekarang Renata masih ngga ngerti alasan Joandra memblokir nomer ponselnya.

Flashback

"Renata, Kak Joan nunggu kamu, katanya mau ngomong hal yang penting," ucap Susan ceria.

"Hal penting apa?" tanya Renata heran.

"Ya, kamu temuin aja." Susan memasang wajah rahasianya.

Susan pun ngga cerita tentang apa hal penting yang ingon Joandra katakan pada Renata.

Hanya saja anehnya setelah itu hubungan Susan dan Diana memburuk.

end

Papa terdiam, menatap istrinya dan Renata sebentar. Seakan meminta persetujuan.

Mama Renata menganggukkan kepalanya setelah melihat isyarat Renata yang setuju untuk bertunangan. Lagian apalagi yang bisa mereka lakukan.

Jika menolaknya akan terlihat betapa ngga tau diri keluarganya yang sudah dibantu dalam jumlah uang yang sangat besar oleh Pak Ramsy Dirga.

"Baiklah. Saya terserah anda saja," kata papa kemudian menatap calon besannya lagi.

"Baiklah kalo begitu," respon Ramsy Dirga senang.

Kemudian dia membimbing putranya mendekati Renata yang masih bengong dengan debaran jantung ngga menentu.

Jaondra sangat tampan, jauh lebih tampan dari lima tahun yang lalu.

Tapi Renata ngga nyaman dengan tatapan tajamnya. Dia merasa terhakimi.

Mama Renata bersama panya mendekat dan dengan isyarat meminta Renata berdiri.

Renata menurut walau dapat dia rasakan tubuhnya menjadi sangat dingin.

"Ayo, Joan. Pasangkan cincin itu di jari manis Renata," titah papanya sambil mengulurkan cincinnya pada Joandra

Joandra menatap cincin itu sebentar sebelum meraihnya.

Jika saja peristiwa empat tahun itu ngga pernah ada, Joandra akan dengan senang hati melakukannya. Inilah impiannya.

Di hatinya pun belum berubah. Nama gadis ini masih tersimpan walau sudah berusaha keras dia hapus. Dan selalu gagal.

Renata menatap cincin bermatakan berlian yang sedang dipegang Joandra.

Benarkah ini bukan mimpi? hati Renata ngga henti hentinya bertanya.

Padahal Renata mengira jalannya untuk bersama Joandra sudah tertutup.

Tapi kini malah terbentang lebar.

Hutang hutang papa yang semula dianggapnya musibah dan bencana besar di hidupnya, mendadak berubah menjadi berkah yang ngga ternilai harganya.

Tapi Renata ragu, sikap Joandra terlihat datar dan dingin. Dia seperti ngga suka akan semua ini. Seperti dipaksa.

Kenapa dia berbeda, ngga seperti dulu?

Selalu menatapnya dengan lembut.

Menolongnya di saat ngga terduga.

Selalu tersenyum hangat.

Apa untungnya buat papa Joandra memaksa putranya untuk menerima pembayaran hutang ini? Joandra terlihat sangat tersakiti.

Joandra memegang jari jari tangan kanan Renata dengan lembut.

Dia melirik sebentar ke arah Renata yang seperti melamun.

Tangan Renata terasa sangat dingin saat di sentuh.

"Jo," bisik mamanya lirih, sekan melarangnya untuk meneruskan tindakannya.

Joandra bergeming.

"Mas, apa ngga apa apa pertunangan mereka seperti ini? Harusnya kita membuat pesta mewah," protes mama Joandra akhirnya. Beliau sudah ngga dapat menahan lagi perasaan kesalnya.

Suaminya sudah berbuat semaunya.

"Boleh juga kita membuat pesta susulan. Hanya saja aku ingin acara malam ini bisa mengikat mereka berdua," sahut suaminya ringan.

Papa dan Mama Renata hanya diam saja. Sebagai pihak yang telah diuntungkan, mereka hanya mengikut saja keputusan keluarga Ramsy Dirga.

Mama Joandra terdiam dengan bibir bergetar. Ngga tau lagi gimana caranya membantah suaminya untuk menghentikan pertunangan konyol ini.

Ingin rasanya langsung hpergià meninggalkan restoran ini.

Tapi beliau juga harus memikirkan reputasinya. Apalagi suminya ngga mengadakan di ruang privat. Beberapa pengunjung seolah sadar dan menembak mereka dengan kamera.

Hal manis yang langka!

Melihat penolakan mamanya ngga berhasil, Joandra yang masih memegang jemari lembut itu, kini menyarungkan cincin berlian itu ke jari manis Renata.

Mama Renata menatap putrinya dengan tatapan sedih.

Putrinya sudah terikat. Ikatan karena hutang piutang, batinnya tertekan.

Walaupun Joandra terlihat menurut, tapi kata kata istri relasi bisnisnya mengganggu pikirannya.

Seperti ingin menunda, tuduh mama Renata membatin.

Renata menatap nanar jari manis yang sudah dilepas perlahan oleh Joanda.

Renata sempat kaget dan merinding karena merasakan elusan lembut laki laki itu pada jari manisnya setelah cincinnya berhasil disarungkan di sana.

Kedua mata mereka sempat bersitatap sebentar.

"Selamat. Sekarang kalian resmi bertunangan," ucap Ramsy Dirga sambil meramgkul bahu putranya dengan senyum lebar karena merasa sangat senang dan puas.

Beliau berhasil.mengikat Renata untuk putranya, Joanda.

Sedangkan istrinya hanya bisa terpaku sambil menatap jari manis Renata yang sudah dihiasi cincin pertunangan.

Mama Renata pun memegang bahu Renata. Beliau dapat rasakan sepertinya kaki Renata sudah ngga bisa lagi menahan berat tubuhnya.

Terpopuler

Comments

Mira Erlan Sopi Erlan

Mira Erlan Sopi Erlan

suka aku tor lanjut.asal jgn novel kyk cerita aku suka.msktnya kyk cerita ke org gitu GX enak bacanya 😁

2023-05-31

1

Humanoid

Humanoid

Ikutan tegang bacanya.. seolah readers yang mau tunangan.. 😁

2023-02-04

1

YouTrie

YouTrie

Lanjut 💪💪💪

2022-11-13

1

lihat semua
Episodes
1 Penebus Utang
2 Takut
3 Kilas Balik
4 Jalan Takdir
5 Pertunangan
6 Hari Pertama Bekerja
7 Ketemu Susan
8 Kilas Balik Susan
9 Masih dirahasiakan
10 SP 1
11 Masih setia memberi hukuman
12 Ulah Bos Joandra
13 Diana Yang Menghindar
14 Ingatan Joandra
15 Hati Diana
16 Saraswati
17 Sakit di Hati
18 Ngga Di anggap
19 Rahasia
20 Terbuka dan meninggalkan rasa kecewa
21 Kemarahan yang Meledak
22 Diikat dengan Kuat
23 Foto Yang Asli
24 Bu Inggrid yang Pengertian
25 Pikiran dan Hati yang ngga sinkron
26 Penuh Tanda Tanya
27 Tugas Tambahan Renata
28 Panas
29 Rencana masa depan
30 RESIGN?
31 Taktik tarik ulur
32 Ketahuan Berbohong
33 Ingatan Joandra
34 Kegilaan Joandra
35 Mengerjai Saraswati
36 Circle Diana
37 Kemyataan yang sebenarnya
38 Pembalasan memalukan
39 Bertemu Tante Anggia
40 Kilas balik donor darah Renata
41 Perlahan Terbuka
42 Dua situasi yang berbeda
43 Interogasi
44 Keputusan Joandra
45 Masih berprasamgka
46 Rencana Mama Joandra
47 Pasangan Alay
48 Menikmati Berdua
49 Rumor
50 Mama Joandra yang kejam
51 Mama Joandra yang kejam part 2
52 Masih Berlanjut
53 Kabar tentang mama
54 Harapan Sahabat
55 Musibah Joandra yang beruntun
56 Renata beneran pergi
57 Dendam mantan sahabat
58 Mengambil Sikap
59 Kenyataan yang menyedihkan
60 Hari kelam Diana
61 Karma
62 Dejavu Renata
63 Bertemu lagi
64 Bahagia
65 Takdir
66 Rencana Silvia
67 Akhir yang Kejam
68 Berakhir dengan Indah
69 Extra part 1
70 extra part 2
71 Pengumuman
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Penebus Utang
2
Takut
3
Kilas Balik
4
Jalan Takdir
5
Pertunangan
6
Hari Pertama Bekerja
7
Ketemu Susan
8
Kilas Balik Susan
9
Masih dirahasiakan
10
SP 1
11
Masih setia memberi hukuman
12
Ulah Bos Joandra
13
Diana Yang Menghindar
14
Ingatan Joandra
15
Hati Diana
16
Saraswati
17
Sakit di Hati
18
Ngga Di anggap
19
Rahasia
20
Terbuka dan meninggalkan rasa kecewa
21
Kemarahan yang Meledak
22
Diikat dengan Kuat
23
Foto Yang Asli
24
Bu Inggrid yang Pengertian
25
Pikiran dan Hati yang ngga sinkron
26
Penuh Tanda Tanya
27
Tugas Tambahan Renata
28
Panas
29
Rencana masa depan
30
RESIGN?
31
Taktik tarik ulur
32
Ketahuan Berbohong
33
Ingatan Joandra
34
Kegilaan Joandra
35
Mengerjai Saraswati
36
Circle Diana
37
Kemyataan yang sebenarnya
38
Pembalasan memalukan
39
Bertemu Tante Anggia
40
Kilas balik donor darah Renata
41
Perlahan Terbuka
42
Dua situasi yang berbeda
43
Interogasi
44
Keputusan Joandra
45
Masih berprasamgka
46
Rencana Mama Joandra
47
Pasangan Alay
48
Menikmati Berdua
49
Rumor
50
Mama Joandra yang kejam
51
Mama Joandra yang kejam part 2
52
Masih Berlanjut
53
Kabar tentang mama
54
Harapan Sahabat
55
Musibah Joandra yang beruntun
56
Renata beneran pergi
57
Dendam mantan sahabat
58
Mengambil Sikap
59
Kenyataan yang menyedihkan
60
Hari kelam Diana
61
Karma
62
Dejavu Renata
63
Bertemu lagi
64
Bahagia
65
Takdir
66
Rencana Silvia
67
Akhir yang Kejam
68
Berakhir dengan Indah
69
Extra part 1
70
extra part 2
71
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!