Saat Ansell berada di dekat Sam, dia merasakan adanya kekuatan yang luar biasa dari tubuh Sam. Dalam setiap helaan napasnya, Ansell bisa merasakan bahwa kekuatan Sam melebihi rata-rata manusia biasa.
Setidaknya, Sam memiliki kekuatan 100 teratas langit.
Ansell tahu betul bahwa Sam adalah seorang elit keamanan yang handal dan memiliki kemampuan yang sangat tinggi.
Namun, ketika Ansell merasakan kekuatan tersebut, dia menyadari bahwa Sam bukan hanya elit keamanan biasa.
Kekuatan yang dimiliki oleh orang-orang yang berada di peringkat teratas tidak bisa dianggap sepele. Mereka adalah orang-orang terpilih dan terlatih yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Proses seleksi untuk masuk ke dalam peringkat teratas sangatlah ketat dan hanya orang-orang yang memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa yang bisa berhasil melewatinya.
Uang atau kekayaan tidak bisa membantu seseorang untuk masuk ke dalam peringkat tersebut. Seberapa kaya pun seseorang, mereka tidak akan bisa menyogok penguji peringkat untuk diterima.
Ansell sangat tahu tentang dunia itu. Ia juga tahu betul bagaimana ujian yang harus dilewati untuk masuk peringkat.
Orang-orang di peringkat teratas telah menjalani pelatihan yang ketat dan intensif untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Mereka telah mengorbankan banyak waktu dan tenaga untuk mencapai tingkat keahlian yang mereka miliki. Kekuatan yang dimiliki oleh mereka sangatlah berharga dan sangat dihargai oleh orang-orang di sekitar mereka.
Karena itu, Ansell langsung setuju untuk menjadikan Sam pengikutnya. Bahkan, ia tak ragu menjadikannya kapten tim penjaga.
Ansell percaya bahwa dengan Sam yang memiliki kekuatan 100 teratas langit, ia akan dapat melindungi Nichole dengan lebih baik.
Tidak hanya itu, semua pergerakan dan rencana Ansell juga akan berjalan dengan lancar dan terlindungi dari serangan musuh yang tak terduga.
Dengan adanya orang seperti Sam, biasanya ia memiliki tanda tersendiri. Orang besar bisa langsung mengenalinya. Dengan begitu, pegangan Ansell semakin kuat.
Sam merasa bangga dengan dipilihnya dan ingin membuktikan kemampuannya kepada Ansell. "Terima kasih banyak, Tuan. Aku akan melakukan yang terbaik dan tidak akan mengecewakan Anda," ucapnya sungguh-sungguh.
Ia tahu Ansell bukan orang biasa. Ia pun tahu Ansell pasti sudah mengetahui identitas kekuatannya. Sejak awal ingin menjadi pengikut Ansell, Sam sudah memperkirakan hal ini.
Namun, ia juga tidak masalah jika Ansell tahu identitasnya. Jika Ansell tidak tahu, mungkin Sam tidak diterima sekarang.
Beruntung perkiraan Sam benar. Jadi, ia tak perlu berusaha terlalu keras untuk meyakinkan Ansell lagi.
Sam memandang Ansell dengan tatapan yang penuh hormat, menunggu petunjuk selanjutnya dari tuannya. "Tuan, apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Sam ingin segera bekerja untuk Ansell.
Ia tahu Ansell memiliki masalah sejak panggilan telepon kemarin. Sam ingin membuktikan jika ia mampu dan layak menjadi pengikut Ansell.
Walau Ansell tahu kekuatannya, Sam tetap tak ingin menjadi pengikut hanya karena kuat, tapi dia juga ingin mendapat kepercayaan Ansell.
"Sepertinya sudah waktunya untuk memberantas tikus-tikus di dalam perusahaan," jawab Ansell dengan senyum penuh arti.
Saat ini, Ansell sudah siap untuk menghadapi para penjaga keamanan yang tidak kompeten dalam menjaga Nichole.
Mereka adalah orang-orang yang mengkhianati kepercayaan Ansell dengan membiarkan Nichole diculik kemarin.
Ansell tidak akan membiarkan hal tersebut terulang kembali dan ia memutuskan untuk mengambil tindakan.
Mereka adalah para penjaga yang bekerjasama dengan Tom. Namun, Ansell belum mencari siapa penghianat lain yang tahu tentang semua jadwal Nichole.
Ansell merasa tidak sabar untuk segera menyelesaikan masalah keamanan ini. Dia memimpin timnya untuk menuju ruangan keamanan perusahaan.
Sam dan empat elit lainnya mengikuti Ansell dengan waspada dan siap menghadapi apa pun yang mungkin terjadi.
Sementara itu, Nichole harus kembali ke kantor. Ansell merasa bersalah karena insiden penculikan itu. Ia tak ingin membuat Nichole trauma.
"Ansell, aku ingin ikut. Aku mau lihat kekuatan elit itu," ucap Nichole mencoba membujuk Ansell. Ia tidak tahu jika Ansell akan mendatangi penjaga keamanan yang mengkhianatinya.
"Tidak, Nichole. Aku melakukan ini untuk kebaikanmu. Dengarkan aku, ya," tolak Ansell halus.
"Tapi, Ansell ...," ucapan Nichole terpotong.
"Aku sudah mengatakan tidak, Nichole," jawab Ansell.
"Cepat kembali ke kantor. Aku akan langsung menemuimu setelah hal ini selesai," ucap Ansell lagi.
Mungkin, Nichole belum tahu jika para penjaga keamanan ternyata ikut menjebaknya. Tapi jika Nichole ikut, hal itu akan diketahui dan semakin menimbulkan trauma. Walau tidak menutup kemungkinan sebenarnya Nichole sudah memiliki kecurigaan.
Ansell hanya ingin melindungi Nichole.
"Baiklah. Aku akan kembali. Jangan lupa temui aku setelah urusanmu selesai," ucap Nichole. Walau dengan berat hati, ia tetap kembali.
*
Saat mereka tiba di depan ruangan keamanan, Ansell tidak langsung masuk. Ia berhenti sejenak di depan pintu, mendengarkan percakapan mereka.
Di dalam ruang keamanan, para penjaga keamanan itu sedang berbincang dan tertawa riang. Mereka membahas tentang penculikan Nichole.
"Aku dengar mereka telah bermain dengan Nona Nichole," ucap salah satu orang sambil tertawa.
"Jika mereka tidak ada, pasti kita juga bisa bermain dengannya. Dia hanyalah wanita lemah, hahaha," imbuh orang lainnya disusul gelak tawa seisi ruangan.
"Benar. Kita bisa saja melakukan itu di perusahaan. Kita bisa menyekapnya saat ia sendirian di ruangan. Setelah itu, kita bisa bermain dengannya sepuas yang kita mau, hahaha," yang lainnya berfantasi liar tentang Nichole.
"Tapi aku dengar Tuan Ansell sudah kembali. Bagaimana jika dia tahu hal ini?" tanya seseorang yang khawatir.
"Jika Nona Nichole memberitahu Tuan Ansell jika dia sudah dilecehkan, pasti Tuan Ansell tidak mau lagi dengannya. Jadi, tidak mungkin ia berani mengatakan itu pada Tuan Ansell," jawab penjaga yang tidak takut dengan Ansell.
"Tapi belum tentu Tuan Ansell kembali. Walaupun dia kembali, dia pasti masih berada dalam pengawasan polisi. Jika dia berani melakukan sesuatu pada kita, kita bisa menjebloskannya lagi ke penjara," yang lain menjelaskan pendapatnya.
"Benar. Kita jangan takut dengannya. Kita hanya perlu menyusun rencana untuk bisa bermain dengan Nona Nichole, hahaha," orang itu tertawa dan ruangan keamanan dipenuhi gelak tawa.
Ansell sudah tidak tahan mendengar percakapan mereka dari luar. Ia berkata pada Sam, "Potong tangan dan kaki mereka. Jangan beri ampun pada pria-pria brengsek itu."
Ia memang seorang pria dan sangat tahu pemikiran pria lainnya. Jika mereka dibiarkan dan tidak diberi pelajaran, mereka akan melakukan hal menjijikkan pada Nichole.
Ansell tak akan membiarkan itu terjadi.
"Jangan sampai aku melihat mereka lagi. Jika tidak, aku akan membunuh mereka," ucap Ansell lagi. Aura membunuhnya hampir membuat Sam goyah.
Sebelum ia terpengaruh dengan aura Ansell, Sam segera melangkah maju dan akan memasuki ruangan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
mama yuhu
👍🏽👍🏽🥰💪🏽💪🏽
2023-03-03
4
MyOne
Ⓜ️👍👍👍Ⓜ️
2023-02-12
1
MyOne
Ⓜ️👍👍👍
2023-02-12
1