Padahal sebelumnya Tom sudah berjanji akan mengembalikan properti Ansell dengan segera. Namun, ia merasa tak perlu melakukannya lagi karena ia sudah memiliki rencana. Ia sangat yakin rencananya kali ini akan berhasil.
Tom berpikir 30 preman lebih itu bisa membunuh Ansell. Ia sudah memilih preman dengan baik. Semua yang ia pilih adalah preman senior. Ia juga membayar mahal mereka.
Tom mengeluarkan banyak uang hanya untuk membunuh satu orang. Ansell benar-benar lawan yang berat baginya.
"Aku bisa mengambil properti itu dengan tanganku sendiri. Kau tidak perlu mengembalikannya," jawab Ansell santai. Properti bukanlah hal penting sekarang. Ia hanya ingin melihat Nichole.
Tom mengerutkan kening mendengar jawaban Ansell. Namun, ia tak ingin membahas hal itu lagi.
"Selain itu, aku juga tahu kartu truffmu. Dia adalah Altezza Ho, ayah dari Aletta Ho, kan?" ucap Tom sombong, seolah ia telah mengetahui rahasia dunia. Padahal, itu adalah informasi tidak penting bagi Ansell.
Altezza Ho dan Aletta Ho adalah salah satu orang yang terpandang di kota mereka. Ia tak menyangka Ansell bisa mengenal orang-orang itu. Apalagi orang-orang itu mau melindunginya. Padahal, mereka tak pernah bekerja untuk seseorang.
Sedangkan Ansell hanya diam tak bergerak. Ia tak ingin mengatakan apa-apa kali ini agar Tom berpikir itu adalah hal yang penting.
Melihat Ansell yang diam saja, Tom semakin merasa ia akan menang. Ia terus memberi informasi pada Ansell, "Aku sudah menyapa Altezza. Di belakangnya adalah Aliansi Laut Langit, kan? Kenapa? Kau khawatir? Ia tidak akan datang menyelamatkanmu kali ini. Hahaha, kasihan sekali kau, keponakanku."
Ini adalah rencana yang akhirnya dijalankan Tom. Setelah memikirkan banyak hal dan mencari informasi lebih dalam, Tom menemukan nama Altezza dalam orang-orang yang mengenal Ansell.
Tidak hanya itu, Tom juga menemukan fakta mengejutkan. Ternyata Altezza adalah orang yang begitu terpandang dan memiliki kekuasaan hebat. Namun, hal yang paling membuatnya terkejut adalah ternyata Altezza adalah kartu truff Ansell.
Untung saja ia segera mengetahui informasi ini. Hal ini menguntungkannya karena ia bisa menghalangi orang-orang yang bisa membantu Ansell.
Namun, Tom tidak mencari tahu lebih dalam lagi tentang orang-orang yang mengenal Ansell setelah melihat nama Altezza. Ia pikir Altezza adalah orang paling hebat yang dikenal Ansell.
Jika ia lanjut mencari tahu, mungkin ia akan mati berdiri.
"Untung saja Altezza tidak bodoh. Saat aku menemuinya dan meminta untuk tidak membantumu, ia langsung mengiyakan. Kau pasti tidak pernah memperkirakan hal ini, kan?" ucap Tom sombong.
Tom berhasil mencapai kesepakatan karena bantuan seseorang. Jika tidak, mungkin rencana kali ini tidak akan ia jalankan. Jika Altezza sampai membantu Tom, maka ia dan seluruh keluarganya akan hancur lebur.
"Kau juga tidak menduga jika aku tahu mereka adalah kartu truffmu, kan? Apa kau pikir bisa menyembunyikan ini dengan baik? Kau salah besar, hahaha!" Tom tertawa kencang.
Ia sangat yakin Ansell tak akan bisa mengalahkannya karena sendirian. Karena ia sudah menyiapkan banyak orang untuk menghabisi Ansell. Mereka adalah preman senior yang sudah memiliki banyak pengalaman, bukan preman jalanan abal-abal.
Tom juga sangat bangga dengan informasi tentang kartu truff Ansell.
"Cih," Ansell tersenyum meremehkan. Ia sama sekali tak peduli jika Tom tahu tentang hal ini. Ini bukan hal yang terlalu penting.
Altezza memang salah satu kartu truff nya. Ia adalah seseorang yang juga dikenalnya dari Victor. Ia salah satu orang hebat yang mau bekerja di belakang Ansell, tapi tidak penting jika Tom mengetahuinya.
Relasi Ansell tidak sebatas di kota ini. Ia memiliki banyak kartu truff lain yang akan membuat Tom mati berdiri saat tahu.
Sedangkan Aliansi Laut Langit adalah organisasi yang memang diurus oleh Altezza secara diam-diam. Ia melatih banyak pendekar di sana. Latihan yang dilakukan juga sangat keras.
Tidak ada yang tahu jika Altezza pengurusnya. Bahkan hanya orang tertentu yang tahu jika ada organisasi bernama Aliansi Laut Langit. Namun, tempat itu sangat elit. Dengan gedung tingkat dan fasilitas mewah, tidak terlihat seperti aliansi untuk para pendekar.
Victor adalah salah satu pemuka Aliansi Laut Langit yang dihormati Altezza. Hal ini juga yang membuat Altezza mau bekerja di belakang Ansell. Victor telah melakukan banyak hal untuk Ansell.
Dengan Altezza di belakang Ansell, tidak akan ada yang berani menyinggung Ansell, bahkan presiden sekali pun. Ansell juga tidak perlu takut apa pun.
Namun, Tom ternyata mampu mencapai kesepakatan dengan Altezza dan membuatnya tidak datang untuk menyelamatkan Ansell. Pasti ada orang besar lain yang membantu Tom.
Jika hanya kesepakatan kecil, Altezza tak mungkin berpaling dari Ansell. Kali ini Tom beruntung memiliki seseorang di belakangnya.
"Paman, apa pun rencana bodoh yang sudah kau lakukan, tetap kau yang akan mati hari ini, bukan aku. Tapi, aku akan memberimu satu kesempatan untuk memberi tahu di mana keberadaan Nichole," ucap Ansell santai.
Ia tak ingin terlalu menunjukkan kemampuannya sekarang. Menghadapi Tom sekarang adalah hal mudah baginya. Tiga puluh lebih preman itu juga masih hal kecil bagi Ansell. Ia sudah biasa melawan ratusan orang dalam satu waktu.
Ia menjadi peringkat 1 dunia bukan tanpa alasan.
Ansell hanya perlu memastikan keselamatan Nichole lebih dulu baru dia bisa bertindak. Ia khawatir Nichole akan disakiti mereka jika ia langsung bergerak. Yang terpenting sekarang adalah Nichole.
Kemudian, Ansell menyeringai tajam dan menatapnya dingin, "Setelah kau memberitahu keberadaan Nichole, aku akan membiarkanmu mati dengan bermartabat."
Walau Ansell tidak bergerak sekarang, tetap saja ia tak akan melepaskan Tom. Ia akan membalas perbuatan yang telah dilakukannya pada Nichole.
Perbuatannya saat di rumah dan perbuatannya kali ini. Ia telah melakukan dua hal fatal. Ia benar-benar tak pernah belajar dari pengalaman.
"Apa katamu? Kau yakin bisa menyentuhku? Apa kau tidak tahu jika semua preman yang aku sewa adalah yang terbaik? Jangan sombong. Tetap kau yang akan mati hari ini!" ucap Tom. Ia merasa agak ketakutan sekarang.
Preman-preman yang masih bersembunyi juga sudah dalam pengawasan Ansell. Ia tahu batas kekuatan para preman. Namun, tidak ada yang bisa merasakan aura Ansell saat ia menggunakannya.
Ansell terlalu kuat dibandingkan mereka.
Ansell merasa sakit hati melihat Nichole di culik. Padahal Tom mengincar Ansell, tapi Nichole juga menjadi korban. Ansell tak mungkin membiarkan ini terjadi. Ia tak ingin orang yang dia cintai menjadi korban dalam memancing dirinya keluar.
"Semua ancamanmu adalah omong kosong. Itu tidak bisa memengaruhiku. Hanya dengan kata-kata tak bisa menjatuhkan mentalku," jawab Ansell santai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Anna
terlalu banyak penjabaran jadi malas bacanya
2024-07-26
1
herry setiawan
bertele2
2023-05-09
3
Ardianovich
terlalu banyak omong kosong dan terlalu lama
2023-04-26
2