Fareed yang sejak tadi terlihat tenang, ia langsung emosi setelah mendengar hinaan Ansell. Kata-katanya begitu menusuk hingga Fareed merasa tertampar.
“Apa maksudmu? Jaga mulutmu jika masih sayang nyawa! Jangan asal bicara! Kau pikir kau siapa? Kau hanya orang bodoh dari antah berantah yang tidak tahu apa-apa. Mulutmu itu beracun. Sama sekali tak pantas bagi seorang pria!” teriak Fareed marah-marah.
Ia sendiri tidak sadar dengan ucapan yang dikeluarkan, tapi malah mengatakan mulut Ansell beracun. Pria sepertinya memang pantas dianggap anjing oleh Ansell.
Fareed menarik napas sebentar dan melanjutkan, "Jangan pikir aku akan membiarkanmu. Aku juga punya hak untuk mengusirmu. Jangan karena kau kenal dengan Reynard maka aku akan takut padamu!"
Padahal ia baru pertama kali bertemu dengan Ansell, tapi rasa kesalnya sama seperti kepada Reynard yang sudah menjadi rivalnya selama bertahun-tahun.
Ia tidak mengerti mengapa ia sudah merasa benci saat Ansell datang pertama kali. Selain auranya yang membuat Fareed merasa tersaingi, ketampanannya juga membuat Fareed ingin menghancurkan wajahnya.
Fareed benar-benar tidak ingin tersaingi.
Namun, Ansell tidak terpengaruh hanya karena kata-kata seperti itu. Ia berjalan melalui Fareed dan menuju jenderal tua. Ansell langsung memeriksa keadaan jenderal tua.
Saat Fareed ingin menghalangi Ansell, Reynard segera menghadangnya dan sedikit mengancamnya, "Jika kau berani menghentikannya, aku tidak akan segan menyentuh keluargamu."
Fareed buru-buru mundur. Walau kesal, ia tahu ucapan Reynard bukan lelucon. Apalagi saat ini kekuatan Fareed masih jauh dibanding Reynard. Ia belum berani menghadapi Reynard dalam mode serius.
Saat ini jenderal tua terbaring lemah di tempat tidur. Badannya terlihat kaku dan wajahnya pucat. Alat-alat medis terus berbunyi menunjukkan kondisi jenderal tua.
Ansell memerhatikan jenderal tua dari atas sampai bawah. Tidak ada lebam atau luka fisik lainnya. Artinya penyakit dalam jenderal begitu parah.
Reynard kembali fokus kepada Ansell yang sedang memeriksa ayahnya. Reynard berkata, “Dokter bilang, keadaan ayahku sudah sangat parah. Jika ia tidak segera diobati sampai malam ini, maka aku takut ia tak bisa diselamatkan lagi. Karena itu aku meminta bantuan Anda.”
Reynard merasa begitu sedih dengan pernyataan ini. Walau ia sudah cukup dewasa, kehilangan orang tua adalah hal yang paling membuatnya hancur. Ia bisa menahan hancurnya kehilangan bisnis.
Tapi, ia tak bisa menahan kehilangan orang tua.
Apalagi penyakit ayahnya tidak diketahui. Ia tidak bisa tenang walau ayahnya harus mati. Setidaknya ia harus mengetahui penyakit apa itu dan membalas dendam pada orang yang menyebabkan kondisi ayahnya menjadi seperti ini.
Ansell ingin menyentuh jenderal tua untuk memeriksa nadinya, tapi dokter yang ada di sana buru-buru menghentikannya.
"Tuan, jangan sembarangan memegang jenderal. Kita belum tahu penyakitnya. Jika penyakitnya menular, Anda bisa mendapat masalah," ucap dokter.
Ia adalah dokter yang sejak awal merawat jenderal tua. Ia yang paling banyak tahu dibandingkan dokter-dokter lainnya yang pernah datang. Ia adalah satu-satunya dokter yang bisa mencegah penyakit jenderal tua, walau sebenarnya ia tidak tahu pasti apa penyakitnya.
Ia mengatakan jika jenderal mungkin memiliki penyakit menular karena merasa Ansell sama saja seperti dokter-dokter sebelumnya yang tidak bisa mengobati jenderal tua.
Dokter tak ingin Ansell memperburuk keadaan.
Ansell menghela napas pelan dan berkata pada Reynard, “Jangan khawatir. Jenderal pasti bisa disembuhkan. Percayakan keselamatan Jenderal padaku. Dia akan baik-baik saja.”
Sejak Reynard meminta bantuan pada Ansell, ia sudah percaya padanya. Jadi, Reynard mengangguk ke arah dokter untuk memberi kode jangan menghentikannya.
"Dokter, aku percaya dengan Tuan Ansell. Jika kau masih ingin menghentikannya, lebih baik keluar dari ruangan ini," ucap Reynard tegas. Ia tak ingin membuat Ansell tersinggung.
Dokter pun bisa melihat jika Ansell bukan pembohong. Kali ini ia ingin melihat apakah Ansell sama seperti dokter lainnya atau tidak. Jadi, ia keluar ruangan setelah diperintahkan oleh Reynard.
"Jika butuh bantuan, panggil saja aku, Tuan," ucap dokter sebelum benar-benar keluar ruangan.
Ansell mulai memeriksa nadi jenderal tua. Ia merasakan dengan cermat kondisinya. Ia menyentuh sekujur tubuh dan melihat matanya untuk memastikan penyakit apa yang diderita jenderal tua.
"Kalian semua juga keluar! Jangan ada yang masuk selama Tuan Ansell sedang menyembuhkan jenderal. Jika ada yang melanggar, aku tidak akan segan membunuh kalian," ucap Reynard.
Orang-orang yang ada di sana langsung ikut keluar setelah mendengar perintah tegas Reynard. Tidak ada yang berani membantahnya, termasuk Fareed.
Setelah dokter dan orang di sana pergi, Ansell memberitahu kondisi jenderal tua pada Reynard, “Aku sudah memeriksanya tadi. Dari aliran darah dan denyut nadinya, aku bisa merasakan tubuhnya memiliki serangga ganda yang bisa jatuh pada orang lain. Jika satu orang mati, maka yang lainnya akan diracuni. Serangga ini langsung membuat mati satu orang, tapi yang lainnya mati perlahan.”
Reynard merasa begitu terkejut. Ia pernah mendengar tentang serangga ganda. Dari apa yang dia tahu, itu adalah penyakit mematikan yang sangat sadis.
"Bukankah penyakit itu sangat mematikan? Aku tidak tahu banyak tentang itu, tapi pasti sesuatu yang langka karena tidak ada ada dokter yang bisa mendiagnosisnya dari sekian banyak dokter," ucap Reynard panik.
Ia benar-benar tak berpikir ayahnya akan mendapat penyakit seperti ini. Namun, bagaimana penyakit ini bisa menjalar di tubuh ayahnya?
"Benar, penyakit ini memang sangat mematikan. Kita harus berhati-hati dalam mengobatinya," jawab Ansell.
"Lalu, apakah penyakit ini ada obatnya, Tuan? Bukankah penyakit langka biasanya tidak memiliki obat?" tanya Reynard dengan panik.
"Jangan khawatir. Aku pasti akan menyembuhkan jenderal. Aku tahu obatnya," jawab Ansell menenangkannya.
Ansell berhenti sejenak sebelum melanjutkan, “Coba kau ingat-ingat, akhir-akhir ini siapa yang dibunuh jenderal tua. Jika kau sudah tahu orangnya, urus masalah ini.”
"Apa ini ada hubungannya dengan orang yang dibunuh ayahku?" tanya Reynard.
"Mungkin saja seseorang merasa dendam. Ia melakukan cara sadis ini untuk membunuh jenderal. Ini adalah cara paling efektif untuk membunuh banyak orang. Ia hanya perlu meletakkan serangga ganda pada orang yang paling rentan dibunuh. Setelah itu, target-target lainnya bisa langsung teracuni saat satu orang mati," jelas Ansell pada Reynard.
Hati Reynard merasa semakin hancur. Ayahnya adalah seorang jenderal senior yang pasti memiliki banyak musuh. Padahal ia membunuh orang-orang untuk tugas negara, bukan karena ia ingin. Ia juga tidak membunuh orang yang tidak bersalah.
Pasti salah satu dari mereka yang dibunuh jenderal adalah pelakunya.
"Kalau begitu, aku akan segera mendapatkan pelakunya, Tuan," ucap Reynard. Ia akan berusaha sekeras mungkin agar orang itu bisa dimusnahkan.
Tiba-tiba, seseorang mengetuk pintu dengan tergesa-gesa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
"@Lv
#mantulauthor
2023-04-19
4
"@Lv
#authormantul
2023-04-19
2
mochamad ribut
up up
2022-12-24
3