Raja Penjara

Tak lama setelah kepergian Ansell dan Nichole, Julian yang telah dipindahkan ke kamar akhirnya sadarkan diri.

Ia memegangi kepalanya yang sakit dan meraba pipinya yang terasa perih. Seluruh badannya juga terasa akan remuk.

"Arrggh, seluruh tubuhku sangat sakit! Sial apa yang terjadi padaku?" keluh Julian.

Ia mencoba mengingat apa yang terjadi.

Setelah ingatan Julian pulih, matanya melotot merah. Amarahnya kembali muncul. Ia menatap ayah dan ibunya, “Ayah, Ibu, di mana Ansell brengsek itu? Aku akan menghabisinya kali ini! Beruntung tadi aku tidak melawannya! Jika tidak, dia pasti sudah tinggal nama! Aku akan membalaskan dendam dan bertarung mati-matian dengannya!”

Jill menjawab, “Nak, kau memang harus menghabisinya! Ayahmu ini bodoh sekali terlalu patuh dengannya. Ayahmu juga membiarkannya pergi begitu saja.”

“Tom, apa kau tidak kasihan dengan putramu? Ia hampir mati dibuat narapidana itu! Mengapa kau hanya diam dan malah mau mengembalikan perusahaannya?” Jill meluapkan emosinya pada Tom.

“Diam!” bentak Tom tegas.

Ia tak mengatakan apa-apa sejak tadi karena sedang memikirkan cara terbaik melawan Ansell. Ia bergumam, “Aku harus mencaritahu kelemahan Ansell. Kita harus bisa menemukan celah agar bisa menjatuhkannya. Kita tidak bisa melawan tanpa persiapan apa pun.”

Mendengar penjelasan Tom, Jill dan Julian ikut berpikir.

"Apa yang harus kita persiapkan sekarang Ayah? Aku ingin segera melihat kematiannya," ucap Julian tidak sabar. Dendamnya kepada Ansell semakin kuat.

"Itu benar! Untuk apa terlalu lama memikirkan strategi? Kita bisa langsung menyewa preman dan pembunuhan bayaran untuk membunuhnya," imbuh Jill yang juga tidak sabar.

“Apa kalian tidak lihat bagaimana dia berteriak mengancam tadi? Ia begitu percaya diri dengan ucapannya yang bertekad untuk membunuh kita. Pasti ia memiliki dukungan kuat di belakangnya. Jika kita langsung melawannya bahkan tanpa tahu kekuatan dan kelemahannya, kita akan mati konyol!” tegas Tom pada anak dan istrinya.

Mereka terdiam beberapa saat, bergelut dengan pikiran masing-masing.

*

Ansell dan Nichole duduk bersama di sebuah cafe.

Nichole menggenggam erat tangan Ansell dan menatapnya nanar. Ia berkata, “Ansell, kau pasti sudah banyak menderita selama bertahun-tahun di penjara. Maafkan aku hanya bisa membantu mengurus perusahaan. Aku tak bisa melakukan apa pun saat kau masuk penjara.”

Ia menunduk dan menangis. Ansell hanya bisa memeluk dan menenangkannya.

"Jangan pikirkan hal itu. Kau lah yang pasti sudah menderita selama 5 tahun ini. Maafkan aku meninggalkanmu dan tak bisa menjagamu. Maafkan aku," ucap Ansell penuh sesal.

"Tidak. Aku tahu kehidupan penjara sangat sulit. Penderitaanmu di sana tidak sebanding denganku," jawab Nichole lagi.

Padahal kenyataannya, semua pemikiran Nichole salah. Selama di penjara, Ansell dibantu oleh Victor, seorang pria misterius. Selama 5 tahun ini, Victor mengajarkan semua keahliannya dan menjadikan Ansell raja di penjara, dengan kode panggilan G-G (double G).

Lima tahun lalu, orang tua Ansell tiba-tiba menghilang. Ansell juga dijebak oleh musuh dan membuatnya dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Victorlah yang memberitahu orang tua Ansell jika sebenarnya ia tidak bersalah. Ia menyuruh mereka untuk menunggu sampai Ansell dibebaskan.

Sekarang, Ansell sudah memiliki keahlian beladiri. Ia menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Tubuhnya juga mudah menerima pelatihan yang selama ini ia jalankan.

Walau Ansell tak menjadi raja di penjara secara terang-terangan, tapi setiap narapidana di sana tahu jika Ansell adalah yang terkuat di antara mereka.

"Sudahlah. Aku sudah di sini sekarang. Aku tidak akan meninggalkanmu lagi dan akan selalu menjagamu. Aku tak akan membuatmu menderita lagi," ucap Ansell sambil mencium kening Nichole.

*

Keesokan harinya.

Cahaya matahari cerah memasuki sela-sela jendela Ansell. Ia terbangun karena merasa silau. Ia membuka mata dan beradaptasi dengan cahaya.

Setelah sedikit melakukan peregangan, Ansell turun dari kasurnya dan langsung melihat pemandangan sarapan yang begitu lezat. Ada juga catatan kecil yang ditinggalkan oleh Nichole.

Saat ini, Nichole sedang rapat di perusahaan.

“Ah, calon istri yang baik,” gumam Ansell tersenyum lembut. Ia memakan sarapan yang sudah disiapkan Nichole dengan hati gembira. Setelah 5 tahun, akhirnya ia bisa kembali merasakan masakan Nichole yang sudah sangat ia rindukan.

Setelah menghabiskan semua sarapan, Ansell mulai mempersiapkan diri. Ia ingin melatih teknik yang selama ini diajarkan oleh Victor. Saat mengecek kemampuannya, ternyata ia sudah berada di tingkat ketiga.

Berdasarkan penjelasan Victor, menurutnya manusia memiliki potensi tidak terbatas. Ada 12 kunci agar manusia bisa menerobos kode batas dan Ansell telah membuka 5 kunci.

Ansell pun mulai berlatih untuk meningkatkan kemampuannya. Ia fokus dan mulai melakukan teknik-teknik yang telah ia pelajari selama ini. Victor mengajarkannya banyak teknik. Ansell memilih metode yang paling efektif untuk meningkatkan kekuatan yang sesuai dengan fisiknya.

Untung saja tubuh Ansell sudah memiliki dasar sejak awal. Jadi, ia tak perlu berusaha terlalu keras saat pertama kali berlatih. Namun, tetap saja ia tak bisa berlatih terlalu santai.

Akhirnya, setelah merasa cukup, Ansell menyudahi latihan dan ingin pergi ke perusahaan.

*

Di perusahaan.

Ansell berjalan santai masuk ke perusahaan. Ia memakai kemeja lengan panjang yang sedikit digulung dan celana panjang senada dengan warna bajunya. Rambutnya tidak seberantakan sebelumnya.

Penampilan Ansell yang rapi membuat dirinya terlihat semakin menawan. Tubuhnya yang atletis hampir terekspos dari kemeja berkancing itu. Tatapannya tajam dan memesona dalam satu waktu.

Saat sampai di pintu utama, Ansell bisa langsung masuk tanpa ditanyai oleh satpam. Hal ini membuatnya terkejut karena biasanya pengawasan di perusahaan sangat ketat.

Namun, mengapa ia bisa masuk dengan mudah?

Namun, Ansell tak ingin terlalu memikirkannya dan lanjut berjalan ke ruangan Nichole. Ia ingin segera bertemu dengan tunangannya itu.

Ansell membuka pintu ruangan yang tidak terkunci. Namun, di ruangan itu hanya ada asisten Nichole.

“Di mana Nona Nichole sekarang?” tanya Ansell langsung pada asisten.

“Maaf, Tuan. Nona Nichole sedang rapat saat ini,” jawab asisten apa adanya.

Ansell mengangguk. Lalu ia bertanya hal lain, “Apakah peraturan di perusahaan ini berubah? Apakah pengawasan memang sudah dilonggarkan? Mengapa aku bisa masuk dengan bebas?”

“Anda pasti Tuan Ansell, kan? Nona Nichole telah memerintahkan kami untuk membebas masukkan Tuan jika datang ke perusahaan. Jadi, bukan pengawasan perusahaan ini yang longgar, tapi ini pengecualian untuk Tuan Ansell. Untuk tamu lain, pengawasan masih seketat biasanya,” jelas asisten itu.

Setelah menjelaskan itu, asisten terlihat merenung dan berkata dengan lesu, “Namun, perusahaan sedang menghadapi kesulitan sekarang. Memang banyak klien yang ingin bekerjasama dengan perusahaan ini, tapi biaya pelicinnya cukup besar. Nona Nichole agak kewalahan.”

Ansell sedikit terkejut mendengar informasi ini. Ia tak pernah membayangkan Nichole akan menghadapi kesulitan besar karenanya. Karena sekarang Ansell sudah di sini, ia tak akan lagi membiarkan Nichole kesulitan.

Hal inilah yang membuat Ansell bertekad untuk membantu Nichole.

Terpopuler

Comments

Moch Guntur

Moch Guntur

kurang Seru karena Pasangan Hidupnya sudah di Ketahui

2023-06-14

2

AR

AR

semangat

2023-06-01

1

"@Lv

"@Lv

#mantulauthor 👍👍

2023-04-18

3

lihat semua
Episodes
1 Kebebasan
2 Seorang Tahanan
3 Menyapa Saudara
4 Raja Penjara
5 Negosiasi
6 Belum Selesai Bicara
7 Kerja Sama Gratis
8 Pengikut
9 Membantu Jenderal
10 Serangga Ganda
11 Dokter Jenius
12 Obat Langka
13 Penculikan
14 Kartu Truff
15 Tiga Puluh Preman
16 Pertarungan
17 Mempertaruhkan Banyak Hal
18 Panggilan Pengganggu
19 Elit Keamanan
20 Kekuatan 100 Teratas Langit
21 Penjaga Keamanan Perusahaan
22 Tantangan Pemimpin Elit
23 Luka Ringan
24 Kesalahan Utama
25 Seragam Penjaga Keamanan Perusahaan
26 Pria Botak
27 Kemarahan Para Elit
28 Menyampaikan Pesan
29 Lalat Pengganggu Kencan
30 Tamu Wanita
31 Pertemuan Pertama
32 Apakah Kau Ingin Menjadi Suamiku?
33 Hukuman Tidak Setimpal
34 Langkah Awalmu Cukup Bagus
35 Tebal Muka
36 Tidak Takut Pertumpahan Darah
37 Mengakui Sebagai Suami
38 Ucapanmu Cukup Meyakinkan
39 Mengetahui Rahasia
40 Menguping Pembicaraan
41 Pengkhianat
42 Ekstra Hati-hati
43 Dua Lawan Satu
44 Hanya Karena Garpu
45 Jangan Sampai Menjadi Boomerang
46 Wanita Beruntung
47 Menggabungkan Perusahaan
48 Bertemu Secara Langsung
49 Keadaan Tidak Kondusif
50 Untuk Kedua Kalinya
51 Situasi Tidak Masuk Akal
52 Terlalu Menyepelekan
53 Tidak Perlu diperjelas
54 Lepas Tangan
55 Lebih Baik Tidak Menjadi Musuh
56 Melakukan Cara Terakhir
57 Dunia Luar Itu Keras dan Mengerikan
58 Apa Ada yang Salah?
59 Sangat Ceroboh Dalam Memilih Musuh
60 Apa Kau Punya Permintaan Terakhir?
61 Pertanyaan Terakhir
62 Mengirim Hadiah
63 Sisi Kejam
64 Karena Kecantikannya
65 Diperebutkan Banyak Pria
66 Mau Tidak Mau Terpesona
67 Segepok Uang
68 Tatapan Berbeda
69 Bisik-Bisik
70 Berani Bicara di Belakang
71 Beruntung
72 Kekasih yang Paling dicintai
73 Tidak Sabar Ingin Membunuh
74 Kehilangan Satu Botol Anggur
75 Kekalahan
76 Pemimpin Bivv Group
77 Lawan Sepadan
78 Penduduk Pulau
79 Membaca Pergerakan Musuh
80 Penyerangan dimulai
81 Terjatuh Tanpa Luka
82 Kematian yang Misterius
83 Kasus Langka
84 Mempersiapkan Segala Hal
85 Kata yang Sensitif
86 Keinginan
87 Tepat Sasaran
88 Teknik Pengobatan
89 Percobaan
90 Peta
91 Pemeriksaan Kultivasi
92 Kekacauan Tak Terduga
93 Penyelamatan
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Kebebasan
2
Seorang Tahanan
3
Menyapa Saudara
4
Raja Penjara
5
Negosiasi
6
Belum Selesai Bicara
7
Kerja Sama Gratis
8
Pengikut
9
Membantu Jenderal
10
Serangga Ganda
11
Dokter Jenius
12
Obat Langka
13
Penculikan
14
Kartu Truff
15
Tiga Puluh Preman
16
Pertarungan
17
Mempertaruhkan Banyak Hal
18
Panggilan Pengganggu
19
Elit Keamanan
20
Kekuatan 100 Teratas Langit
21
Penjaga Keamanan Perusahaan
22
Tantangan Pemimpin Elit
23
Luka Ringan
24
Kesalahan Utama
25
Seragam Penjaga Keamanan Perusahaan
26
Pria Botak
27
Kemarahan Para Elit
28
Menyampaikan Pesan
29
Lalat Pengganggu Kencan
30
Tamu Wanita
31
Pertemuan Pertama
32
Apakah Kau Ingin Menjadi Suamiku?
33
Hukuman Tidak Setimpal
34
Langkah Awalmu Cukup Bagus
35
Tebal Muka
36
Tidak Takut Pertumpahan Darah
37
Mengakui Sebagai Suami
38
Ucapanmu Cukup Meyakinkan
39
Mengetahui Rahasia
40
Menguping Pembicaraan
41
Pengkhianat
42
Ekstra Hati-hati
43
Dua Lawan Satu
44
Hanya Karena Garpu
45
Jangan Sampai Menjadi Boomerang
46
Wanita Beruntung
47
Menggabungkan Perusahaan
48
Bertemu Secara Langsung
49
Keadaan Tidak Kondusif
50
Untuk Kedua Kalinya
51
Situasi Tidak Masuk Akal
52
Terlalu Menyepelekan
53
Tidak Perlu diperjelas
54
Lepas Tangan
55
Lebih Baik Tidak Menjadi Musuh
56
Melakukan Cara Terakhir
57
Dunia Luar Itu Keras dan Mengerikan
58
Apa Ada yang Salah?
59
Sangat Ceroboh Dalam Memilih Musuh
60
Apa Kau Punya Permintaan Terakhir?
61
Pertanyaan Terakhir
62
Mengirim Hadiah
63
Sisi Kejam
64
Karena Kecantikannya
65
Diperebutkan Banyak Pria
66
Mau Tidak Mau Terpesona
67
Segepok Uang
68
Tatapan Berbeda
69
Bisik-Bisik
70
Berani Bicara di Belakang
71
Beruntung
72
Kekasih yang Paling dicintai
73
Tidak Sabar Ingin Membunuh
74
Kehilangan Satu Botol Anggur
75
Kekalahan
76
Pemimpin Bivv Group
77
Lawan Sepadan
78
Penduduk Pulau
79
Membaca Pergerakan Musuh
80
Penyerangan dimulai
81
Terjatuh Tanpa Luka
82
Kematian yang Misterius
83
Kasus Langka
84
Mempersiapkan Segala Hal
85
Kata yang Sensitif
86
Keinginan
87
Tepat Sasaran
88
Teknik Pengobatan
89
Percobaan
90
Peta
91
Pemeriksaan Kultivasi
92
Kekacauan Tak Terduga
93
Penyelamatan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!