Guys para readers...maafkan ku karena ku tak bisa up...kalian tau aku selalu sibuk.tapi aku selalu berusaha untuk menulis cerita kesukaanku sebenarnya cerita ini cerita orang yang aku kenal,maka dari itu aku ingin kalian juga tau kisah ini.karena aku juga sangat suka kalau ceritaku dibaca orang lain.tapi cerita ini tidak semuanya mirip ya,ada karya dari fikiran aku juga...wkwkwk ngehalu...tapi yah asli juga...
Mohon dukungan dan vote nya ya teman teman....curhat nih ...hahaha.
kalian masih ingat kan ceritanya ulfa dia anak tunggal dari orang tua yang mendidiknya dalam ketentraman.apalagi kalian tau kan dia pernah mondok.mungkin sekarang kalian kehilangan sosok sahabat ulfa rara,reyhan kakak seniornya.masih ingat ga?,kalau masih lanjut kuy.tapi kalau ngga ada dihalaman 2 atau 3 baca dulu ya biar faham plus seru.
Salam hangat untuk para pembaca.oiya aku juga sebenarnya butuh saran dan kritikan dari kalian jadi aku harap kalian untuk tidak segan segan dalam memberi semangat kepadaku.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seharian bekerja membuat tubuh ulfa sedikit pegal,apalagi kepalanya,karena kepalanya stu hari ini dibuat untuk berfikir dan mengontrol pekerjaannya.tapi hanya satu yang membuat hatinya memikirkan sesuatu berulang ulang,senior fikri kalian ingat senior fikri?yang melakukan sesuatu perbuatan yang diharamkan dalam agama..affa tu?.ga usah dibilang kalian pasti tau kan.
yang ulfa pikirkan kenapa hari itu ia bisa dipertemukan oleh allah dengan seniornya itu,senior fikri.
Mungkin allah punya suatu rencana untuknya yang entah apa yang akan terjadi di kemudian hari.karena rencana allah itu tidak ada yang mengetahuinya dan hasilnya pasti indah.
...----------------...
Belum sempat ulfa merebahkan tubuhnya kekasur,telepon yang berada di lemari hiasnya berdering,buru buru ulfa berlari kearah telepon yang berdering itu,karena sekarang ulfa tau dirinya bukan seorang gadis kecil lagi,tetapi sudah menjadi gadis dewasa yang akan selalu sibuk dengan pekerjaanya.
Ia melihat teleponnya dan tersenyum ternyata panggilan video dari orang yang dirindukannya rara,siapa lagi kalau bukan sahabatnya itu"assalammualaikum....ulfa gimana kabar lu fa,udah lama banget lu ga hubungi gue.bisa hidup lu ya tanpa gue"sapa rara dari seberang telepon.
"hmmm rara gue capek banget tau hidup tanpa lu,lu lihat nih mata gue ada apanya...lihat ga?"kata ulfa pada rara lagi.
"ada apa emang fa"tanya rara sambil mengangkat salah satu alisnya.
"ada lu yang selalu buat gue kangen ra...hahahah keren kan gua.gua udah bisa gombalin elu...oiya lu tau ngga,gua alhamdulillahnya tinggal di apartemen tau ra.bagus banget apartemennya"kata ulfa sangat bersemangat padahal ia sebelumnya sudah ingin meluncur kekasurnya.
"mashaallah fa...mau lihat dong apartemen lu,penasaran banget,pasti apartemen mahal kan?"kata rara sedikit terharu dengan perkataan sahabatnya itu.
"pokoknya sekarang gua mau nunjuki sesuatu yang indah banget,yang sebelumnya gua belum pernah ngerasain ini di indonesia"kata ulfa lagi,sambil menunjukkan beberapa ruangan di dalam apartemennya.
"lu lihat ini,ini yang paling gua kagumi dari apartemen ini.jadi kalau lu nanti kemari gua akan bawa lu untuk bersantai di tempat ini.lu tau ga ra sebenarnya gua kesepian banget tau, karena gua di apartemen ini sendirian kalau gua disini ada temennya pasti seru banget,tapi masalahnya kaga ada yang bisa nemenin gua"ulfa menunjukkan balkon yang menjulang ke alun alun kota,dan terpampang lah kota dimalam hari dengan lampu yang menyinari seluruh kota ulfa sedih karena ia merasa kesepian.
"fa....lu kok sedih gitu sih?tenang aja gua bakal kesana nemeni lu fa...tapi kalau lu belum ada someone ya.takutnya lu dapat someone orang sana lagi,kan gua yang ga enak fa"kata rara sedikit menggoda ulfa.ulfa yang mendengarnya memelet melet lidahnya ke arah rara
"ih jelek lu ulfa....gue serius btw gue mau kasi kabar ke elu kalau calon imam lu udah wisuda dan kayaknya dia juga udah punya pacar"kata rara.
"hih...apaan dah lu,kenapa coba lu bilang dia calon imam gua,apa hubungannya coba gua sama dia...ati ati ra jangan jodoh jodohin orang,ntar lu yang jadi gimana?"tanya rara sedikit mengancam.
"ihh engga gitu lo,tapi emang bener tau kasihan banget gua lihat lu,impian lu kan ganteng,pinter,rajin solat,bertanggung jawab dan yang khususannya kalo solat berjamaah pake sarung kan?"kata rara lagi.
Ulfa terdiam seketika dan mengistirahatkan tubuhnya di bangku yang ada dibalkonnya.hawa sejuknya malam yang berhembus menusuk pori pori tubuh ulfa yang hanya mengunakan baju lengan pendek dan celana pendek karena ia merasa tidak ada yang melihatnya"ia rara tapi kalau kak reyhan bukan jodoh gua ya gua ga bisa maksa kan...dah ah males mikirin jodoh.kan udah ada yang ngaturkan.semua dengan izin allah akan terjadi dengan begitu indah kan ?"kata ulfa lagi.sedikit sesak tetapi mencoba menenangkannya.
"hm ...iya bener tu apa kata lu.gua juga mikir gitu sih sebelum elu.hahah"kata rara lagi.
"ehh...ra...sebentar,lu tau ga,gua ga tau kalo ini rencana allah atau apa.hari ini dikantor gua ketemu si senior gilak tau ga lu siapa itu?"tanya ulfa pada rara.
"loh kok bisa,di amerika fa?"tanya rara sedikit terkejut dengan cerita ulfa.
"iya gua ga nyangka banget padahal,gua udah ada masalah lo sama dia terus dia hiatus gitu aja,dan anehnya sebelum itukan dia nerima tugas gua,yang anehnya lagi bukan dia yang nerima malah si kak reyhan kan.dan sekarang pas kita ketemu,dia bersikap seolah olah ga terjadi apa apa malah sok manis gitu"cerita ulfa pada rara.rara yang mendengarkannya menyimak dengan sangat fokus.
"acieee MLBK...musuh lama bersemi kembaki.tapi dia udah jadi musuh lu belum sih?soalnya kayak ga resmi gitu kan...hahah"rata menertawakan cerita ulfa.
"ati ati lu...hilang kak reyhan tumbuh senior fikri.meningoy lu hahaha"rara menambah tawanya seketika menggoda ulfa.
"lu ya...bukannya di kasi semangat atau apa kek respon yang baik malah lu ngejek gua ya...asem banget lu"kata ulfa sedikit kesel pada rara.
"hahah canda ulfa.ya udah apapun yang telah terjadi dan yang akan terjadi itu kehendak allah kita hanya bisa menerima dan menunggu aja apa yang akan datang kepada kita...kayak yang ku bilang"kata rara sedikit mendewasa.
"hehe iya raraku yang pintar cantik.btw udah malam gua kedinginan diluar.gara gara nunjukin balkon favorit gua ke elu...udah dulu ya rara sayang....aku mau tidur besok mau cari cuan lagi haha"kata ulfa.
"oky...kalo begitu ulfa kapan kapan gua jenguk lu ya sehat sehat loh...kalo ga awas...hahha yaudah assalammualaikum byeee byyy"rarapun menutup teleponnya.
Tak lama telepon berakhir,ulfa langsung bangkit dari bangkunya dan ingin menuju ke kasurnya,lagi lagi belum sempat ia meletakkan teleponnya ke atas meja riasnya teleponnya berdering lagi.ulfa yang merasa dirinya bener bener sibuk menghentakkan kakinya karena kesal pada orang yang menelponnya.
"halo dengan ulfa?"tanya orang yang menelpon ulfa dari seberang telepon itu.
"halo,maaf ini dengan siapa?"tanya ulfa dengan sedikit lebih menegaskan suaranya.
"maaf mungkin saya mengganggu kamu yang sedang istirahat,saya derya,karena kamu orang baru di amerika,dan pasti kamu belum terlalu tau tentang amrik juga,saya ingin bertanya apa kamu diapartemen itu nyaman?"tanya orang itu singkat jelas padat.
Dengan sedikit terkejut ulfa pelan pelan menjawabnya"oo maaf pak,bapak pak derya ya, semuanya bagus pak syukurnya juga saya sangat nyaman,dan saya mau bilang satu hal pada bapak,berkas yang bapak kasi tadi,saya sudah menyelesaikannya semua.pokoknya saya tidak akan menyia nyiakan kesempatan ini"jelas ulfa dengan sangat hati hati.
"oky saya sudah tahu tentang kamu,kamu tau bukan pekerjaan yang kamu lakukan itu sangat penting,bahkan lebih penting dari hidup kamu,jadi saya harap kamu bisa hati hati dalam pekerjaan kamu ok"kata derya dari seberang telepon.
"iya pak,akan saya usahakan"kata ulfa menjawabnya dengan sedikit kesal,pak derya pikir pekerjaanya sepenting apa hingga lebih penting dari hidupnya,jangan lebay pak pikir fa begitu.
...----------------...
Setelah telepon terputus ulfa menggerutu pada dirinya sendiri,ia kesal pada orang yang bernama pak derya.
tak mau buang waktu juga ulfa langsung buru buru ke kasur dan berniat untuk menghilangkan lelah di dalam tubuhnya...
...****************...
ok guys.....segini dulu ya....semoga kalian suka aku berusaha untuk up lagi semangat buat kalian yang baca ini.oiya doain aku ya aku mau ujian.jadi aku tu nulis ini dalam kegugupan ujian.canda gugup
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments