Hai...kemarin kemari banyak typo..mohon maaf.untuk sekarang mungkin belum ada yang baca.tapi gapapa lah ya.....mungkin kalo sudah banyak nanti pasti makin semangat untuk nulis..yeheyy....ok happy reading...
seperti biasanya ulfa bangun lebih awal unti berangkat ke kampusnya walaupun kampusnya tidak terlalu jauh dari kost annya.niat hati ulfa sebwnarnya ingin segera bertemu dengan senior yang disebutnya sengan senior gila itu,makanya lebih cepat mengumpulkan tugas lebih baik,karena kemarin juga akhir dari orientasi mereka.
tiba dimana ulfa menunggu di lobi kampus,seniornya meminta ulfa untuk menunggunya di lobi itu.beberapa menit ulfa telah menunggu ternyata yang menghampirinya bukan senior itu melainkan senior rayhan yang mendatanginya.
"pagi fa,udah lama nunggunya?"tanya rayhan pada ulfa tampak sangat ramah
"hai,pagi kak.loh kok kakak disini?"tanya ulfa pada rayhan yang berada dihadapannya
"oh iya,saya belum bilang ke kamu ya,saya kemari mau ngambil tugas kamu.kamu udah dikanari belum sama bimbingan senior kamu?"tanya rayhan lagi.
"loh kak,bukannya kak fikri ya....seharusnya saya ngasih ke beliau kak..."kata ulfa sedikit terkejut dengan perkataan rayhan.
"hmm,begini fa,fikri saat ini ga bisa ngambilin tugas kamu,dan fikri minta saya untuk ngambil tugas kamu.sudah siap belum?,soalnya dia ga mau nilai kamu jelek katanya"kata rayhan dengan sangat sopan.tidak salah rayhan memiliki sifat yang sangat ramah dan sopan karena ia dulunya adalah seorang santri yang bisa terbilang unggul dan sangat teladan.
"beliau bilang gitu ke kakak?,kalau boleh tau dia kemana ya kak?"tanya ulfa dengan sangat hati hati.ulfa takut kalau rayhan akan berfikir macam macam tentang pertanyaannya untuk senior fikri,lagi pula ulfa sangat merasakan kegembiraan di hatinya.karena ia merasa aman.
"hmm gimana ya fa,saya juga kurang tahu,tapi bisa jadi karena suatu urusan bisnis.lagi pula itu memang tugasnya bukan?"kata rayhan menjelaskan.
"hm...iya kak bener,kalau begitu aku kasi ke kakak ya...terimakasih banyak kak"kata ulfa dalam keadaan sangat gembira.ulfapun segera memberikan tugasnya pada rayhan.ia merasa misinya dalam kampus itu selesai.ditambah hari itu ia tidak bertemu dengan senior gilanya itu.satu senyuman terlukis di bibirnya mempunyai berbagai makna didalamnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"yes....ahirnya semua kelar.kalau begini gua bisa pindah tenang dong...."kata ulfa dalam hatinya sambil senyum senyum sendiri.tak disangkanya dari tadi ada seseorang yang memperhatikannya dalam diam.
"lu sehat apa kagak dah?"tiba tiba rara datang langsung menempelkan telapak tangannya kedahi ulfa,karena dari tadi ia melihat ulfa senyum senyum sendirian.
"ihhh apaan sih lu..gua lagi happy banget.soalnya tugas gua keterima dan kayaknya gua bakal dikasi nilai yang bagus.."jelas ulfa pada rara,yang mengingat perkataan rayhan kalau senior fikri tidak ingin nilai tugas ulfa jelek.
"aelah....itu mah biasa fa..kalau lu bagus gua juga dong pastinya...kan gua yang buat"alih rara pada ulfa tak mau kalah.
"uuuu iya yaaaa raranya orang..."timpal ulfa."dih..kok raranya orang sih?"kesel rara dengan perkataan ulfa.
"loh emang lu raranya siapa?,udah punya pacar belum bunda?"tanya ulfa pada rara sambil menggodanya.
"yah ra...bentar lagi nih.tapi ga tau deh gua ada yang kecantol ga sama gua...soalnya mereka pada segan ke gua"curhatan hati rara membuat ulfa hampir menertawakannya.
"loh...masak sih ada yang ga mau sama rara,padahal rarakan cantik,baik,unyu kayak bebek...ya ga?"ejek ulfa.yang membuat rara memanyunkan bibirnya.
"jahat,elu mah....btw lu punya tipe ngga?"tanya rara pada ulfa mulai sedikit serius dengan kepenasarannya.
"kalau gua mah simple seiman,ganteng,baik,perhatian,setia,tanggung jawab,kaya harta dan hati,pintar kaya gua,sayang ortu,anak pondok kalo bisa biar searah ajah gitu,terus gua tu suka cowo yang rapih dan kalo solat pake peci ama sarung.hehe....gemes banget sih calon imamku yang dilauhul mahfuz..."kata ulfa menjelaskan kriteria cowo idamannya,ulfa malah berhayal sambil senyum senyum sendiri,rara yang melihatnya langsung bergedik aneh.
"sadar woyyy lagi menghayal jangan tinggi tinggi...emang ada cowo kaya gitu?"kata rara yang sedikit meledek ke ulfa.
"lah...lu kira ga ada?lu meragukan allah.kalau kita minta apapun keallah allah pasti ngabulin.bahkan yang lu kira ga bakal terjadipun bisa terjadi kalau lu minta ke allah..raraku..."mulai dah si ulfa sedikit mengeluarkan talenta udztazah nya,seperti ketika ulfa muhadharah di pesantrennya.jadi biasanya dipondok pesantren itu pasti ada yang namanya muhadharah.muhadharah itu biasanya sebuah acara yang diadakan untuk para santri disana itu dilakukan berbagai macam ragam pertunjukan yang berbaur dengan islam.
"hmm iya iya ulfa...ok gua kalah.tapi btw gua kepikir dengan perkataan ku tadi tau fa,lu bilangkan lu suka cowo yang dari pondok terus rapi kalo solat pake sarung,nah gua ke ingat sama senior rayhan.jangan jangan jodoh lu senior rayhan lagi.dia kan baik banget ke elu...."tambah rara semakin mengada ngada,ulfa mendengarnya langsung membelalakkan matanya tampak sangat terkejut dengan apa yang dikatakan rara.sedikit terdiam awalnya.
"hm...coba gua lihat lihat lagi ya ra,apa bisa dia jadi cowo idaman gua yang dilauhul mahfuz.gimana kalau bukan ra?"tanya ulfa yang sedikit khawatir.karena sebagian dari kriteria ulfa ada di rayhan.ulfa menggeleng gelengkan kepalanya,tak mungkin ia berhayal terlalu jauh.
"aelah...bodo ah bisa jadi iya,bisa jadi nggakan?,lagi pula kitakan tahu rencana allah itu takkan salah dan hasilnya pasti indah"sekarang giliran rara yang menceramahi ulfa,ulfa yang mendengarnya hanya tersenyum melihat temannya sefrekuensi dengannya.
...****************...
Setelah lamanya mereka beraktivitas di perkampusan,beberapa mahasiswa sudah ada yang pulang dan ada juga yang masih berkumpul diarea halaman perkampusan.termasuk ulfa yang tidak mau berlama lama di kampus setelah aktivitasnya selesai pasti ulfa ingin segera pulang.ketika diperjalanan pulang lagi lagi matanya ditampakkan dengan sebuah pemandangan yang tidak enak.dan yang dilihatnya diseberang jalan adalah rayhan dan seorang cewe yang bersama senior fikri diruangan tempat santai kemarin.sebenarnya ada rasa shok dalam diri ulfa.tetapi ulfa mengalihkan pikirannya untuk tidak mengurusinya.
Bukannya mengalihkan pandangannya dari mereka malah ulfa semakin memperhatikan mereka,sepertinya mereka sedang tak berdamai.dilihatnya rayhan sedang sedikit mengejar cewe tersebut,sepertinya mereka sedang bertengkar.entah apa permasalahan mereka,yang pasti cewe itu tampak sangat marah kepada rayhan.
"tu cewe siapa sih....kenapa bisa dia sekarang sama kak rayhan bukannya dia pacarnya senior gila itu?"pikirnya dalam hati yang semakin penasaran.
"tapi...kenapa ada yang aneh.hari ini fikri ga masuk kampus,terus si cewenya sama rayhan padahal rayhan kayaknya kenal sama si fikri.ada apasih mereka,.....ha..cinta segitiga kali ya"pikir ulfa lagi.tetapi yang membuat ulfa sangat terkejut adalah ketika orang yang menjadi orang ketiga adalah rayhan.dan bagaimana bisa rayhan orang yang sebaik itu bisa masuk kedalam permasalahn seperti itu.
beberapa menit telah lewat,ulfa hanya menonton apa yang terjadi pada mereka dari seberang,hingga ulfa sadar sekarang dia harus pulang ke kost annya.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments
Haechan
Lanjut kak
2023-01-26
0