7.hilang

Hai...kemarin kemari banyak typo..mohon maaf.untuk sekarang mungkin belum ada yang baca.tapi gapapa lah ya.....mungkin kalo sudah banyak nanti pasti makin semangat untuk nulis..yeheyy....ok happy reading...

seperti biasanya ulfa bangun lebih awal unti berangkat ke kampusnya walaupun kampusnya tidak terlalu jauh dari kost annya.niat hati ulfa sebwnarnya ingin segera bertemu dengan senior yang disebutnya sengan senior gila itu,makanya lebih cepat mengumpulkan tugas lebih baik,karena kemarin juga akhir dari orientasi mereka.

tiba dimana ulfa menunggu di lobi kampus,seniornya meminta ulfa untuk menunggunya di lobi itu.beberapa menit ulfa telah menunggu ternyata yang menghampirinya bukan senior itu melainkan senior rayhan yang mendatanginya.

"pagi fa,udah lama nunggunya?"tanya rayhan pada ulfa tampak sangat ramah

"hai,pagi kak.loh kok kakak disini?"tanya ulfa pada rayhan yang berada dihadapannya

"oh iya,saya belum bilang ke kamu ya,saya kemari mau ngambil tugas kamu.kamu udah dikanari belum sama bimbingan senior kamu?"tanya rayhan lagi.

"loh kak,bukannya kak fikri ya....seharusnya saya ngasih ke beliau kak..."kata ulfa sedikit terkejut dengan perkataan rayhan.

"hmm,begini fa,fikri saat ini ga bisa ngambilin tugas kamu,dan fikri minta saya untuk ngambil tugas kamu.sudah siap belum?,soalnya dia ga mau nilai kamu jelek katanya"kata rayhan dengan sangat sopan.tidak salah rayhan memiliki sifat yang sangat ramah dan sopan karena ia dulunya adalah seorang santri yang bisa terbilang unggul dan sangat teladan.

"beliau bilang gitu ke kakak?,kalau boleh tau dia kemana ya kak?"tanya ulfa dengan sangat hati hati.ulfa takut kalau rayhan akan berfikir macam macam tentang pertanyaannya untuk senior fikri,lagi pula ulfa sangat merasakan kegembiraan di hatinya.karena ia merasa aman.

"hmm gimana ya fa,saya juga kurang tahu,tapi bisa jadi karena suatu urusan bisnis.lagi pula itu memang tugasnya bukan?"kata rayhan menjelaskan.

"hm...iya kak bener,kalau begitu aku kasi ke kakak ya...terimakasih banyak kak"kata ulfa dalam keadaan sangat gembira.ulfapun segera memberikan tugasnya pada rayhan.ia merasa misinya dalam kampus itu selesai.ditambah hari itu ia tidak bertemu dengan senior gilanya itu.satu senyuman terlukis di bibirnya mempunyai berbagai makna didalamnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"yes....ahirnya semua kelar.kalau begini gua bisa pindah tenang dong...."kata ulfa dalam hatinya sambil senyum senyum sendiri.tak disangkanya dari tadi ada seseorang yang memperhatikannya dalam diam.

"lu sehat apa kagak dah?"tiba tiba rara datang langsung menempelkan telapak tangannya kedahi ulfa,karena dari tadi ia melihat ulfa senyum senyum sendirian.

"ihhh apaan sih lu..gua lagi happy banget.soalnya tugas gua keterima dan kayaknya gua bakal dikasi nilai yang bagus.."jelas ulfa pada rara,yang mengingat perkataan rayhan kalau senior fikri tidak ingin nilai tugas ulfa jelek.

"aelah....itu mah biasa fa..kalau lu bagus gua juga dong pastinya...kan gua yang buat"alih rara pada ulfa tak mau kalah.

"uuuu iya yaaaa raranya orang..."timpal ulfa."dih..kok raranya orang sih?"kesel rara dengan perkataan ulfa.

"loh emang lu raranya siapa?,udah punya pacar belum bunda?"tanya ulfa pada rara sambil menggodanya.

"yah ra...bentar lagi nih.tapi ga tau deh gua ada yang kecantol ga sama gua...soalnya mereka pada segan ke gua"curhatan hati rara membuat ulfa hampir menertawakannya.

"loh...masak sih ada yang ga mau sama rara,padahal rarakan cantik,baik,unyu kayak bebek...ya ga?"ejek ulfa.yang membuat rara memanyunkan bibirnya.

"jahat,elu mah....btw lu punya tipe ngga?"tanya rara pada ulfa mulai sedikit serius dengan kepenasarannya.

"kalau gua mah simple seiman,ganteng,baik,perhatian,setia,tanggung jawab,kaya harta dan hati,pintar kaya gua,sayang ortu,anak pondok kalo bisa biar searah ajah gitu,terus gua tu suka cowo yang rapih dan kalo solat pake peci ama sarung.hehe....gemes banget sih calon imamku yang dilauhul mahfuz..."kata ulfa menjelaskan kriteria cowo idamannya,ulfa malah berhayal sambil senyum senyum sendiri,rara yang melihatnya langsung bergedik aneh.

"sadar woyyy lagi menghayal jangan tinggi tinggi...emang ada cowo kaya gitu?"kata rara yang sedikit meledek ke ulfa.

"lah...lu kira ga ada?lu meragukan allah.kalau kita minta apapun keallah allah pasti ngabulin.bahkan yang lu kira ga bakal terjadipun bisa terjadi kalau lu minta ke allah..raraku..."mulai dah si ulfa sedikit mengeluarkan talenta udztazah nya,seperti ketika ulfa muhadharah di pesantrennya.jadi biasanya dipondok pesantren itu pasti ada yang namanya muhadharah.muhadharah itu biasanya sebuah acara yang diadakan untuk para santri disana itu dilakukan berbagai macam ragam pertunjukan yang berbaur dengan islam.

"hmm iya iya ulfa...ok gua kalah.tapi btw gua kepikir dengan perkataan ku tadi tau fa,lu bilangkan lu suka cowo yang dari pondok terus rapi kalo solat pake sarung,nah gua ke ingat sama senior rayhan.jangan jangan jodoh lu senior rayhan lagi.dia kan baik banget ke elu...."tambah rara semakin mengada ngada,ulfa mendengarnya langsung membelalakkan matanya tampak sangat terkejut dengan apa yang dikatakan rara.sedikit terdiam awalnya.

"hm...coba gua lihat lihat lagi ya ra,apa bisa dia jadi cowo idaman gua yang dilauhul mahfuz.gimana kalau bukan ra?"tanya ulfa yang sedikit khawatir.karena sebagian dari kriteria ulfa ada di rayhan.ulfa menggeleng gelengkan kepalanya,tak mungkin ia berhayal terlalu jauh.

"aelah...bodo ah bisa jadi iya,bisa jadi nggakan?,lagi pula kitakan tahu rencana allah itu takkan salah dan hasilnya pasti indah"sekarang giliran rara yang menceramahi ulfa,ulfa yang mendengarnya hanya tersenyum melihat temannya sefrekuensi dengannya.

...****************...

Setelah lamanya mereka beraktivitas di perkampusan,beberapa mahasiswa sudah ada yang pulang dan ada juga yang masih berkumpul diarea halaman perkampusan.termasuk ulfa yang tidak mau berlama lama di kampus setelah aktivitasnya selesai pasti ulfa ingin segera pulang.ketika diperjalanan pulang lagi lagi matanya ditampakkan dengan sebuah pemandangan yang tidak enak.dan yang dilihatnya diseberang jalan adalah rayhan dan seorang cewe yang bersama senior fikri diruangan tempat santai kemarin.sebenarnya ada rasa shok dalam diri ulfa.tetapi ulfa mengalihkan pikirannya untuk tidak mengurusinya.

Bukannya mengalihkan pandangannya dari mereka malah ulfa semakin memperhatikan mereka,sepertinya mereka sedang tak berdamai.dilihatnya rayhan sedang sedikit mengejar cewe tersebut,sepertinya mereka sedang bertengkar.entah apa permasalahan mereka,yang pasti cewe itu tampak sangat marah kepada rayhan.

"tu cewe siapa sih....kenapa bisa dia sekarang sama kak rayhan bukannya dia pacarnya senior gila itu?"pikirnya dalam hati yang semakin penasaran.

"tapi...kenapa ada yang aneh.hari ini fikri ga masuk kampus,terus si cewenya sama rayhan padahal rayhan kayaknya kenal sama si fikri.ada apasih mereka,.....ha..cinta segitiga kali ya"pikir ulfa lagi.tetapi yang membuat ulfa sangat terkejut adalah ketika orang yang menjadi orang ketiga adalah rayhan.dan bagaimana bisa rayhan orang yang sebaik itu bisa masuk kedalam permasalahn seperti itu.

beberapa menit telah lewat,ulfa hanya menonton apa yang terjadi pada mereka dari seberang,hingga ulfa sadar sekarang dia harus pulang ke kost annya.

...****************...

Terpopuler

Comments

Haechan

Haechan

Lanjut kak

2023-01-26

0

lihat semua
Episodes
1 1.wisuda
2 2.keberuntungan
3 3.nasihat
4 4.keputusan
5 4.darunnajah
6 5.ancaman
7 6.dua perjanjian
8 7.hilang
9 8.sudah saatnya
10 9.welcom to amerika
11 10.anak baru
12 11.dia kembali
13 12.curhat
14 13.takdir
15 14.takdir 2
16 15.alhamdulillah happy
17 16.happy 2
18 17.mengajarnya cinta
19 mengajarnya cinta 2
20 sumpah kesal
21 kembali aktif
22 hamil
23 pidato hebat
24 selamat
25 terjadi lagi
26 kejadian pertama kali melihat salju
27 terluka
28 dan kembali
29 menyaksikan salju bersama
30 pulang
31 kisahnya
32 kenapa ini terjadi
33 penjelasan
34 kembali lagi
35 kejadian tak terduga
36 flashback lagi
37 peringatan
38 lembur
39 alexa dan fikri
40 masalah baru
41 penyambutan
42 mencurigakan
43 air mata tak berharga
44 penggelapan dana
45 detektif penggelapan dana
46 mencari bukti
47 dia pelakunya
48 gagal sidang
49 belajar move on
50 healing
51 healing 2
52 kebetulan yang tak disengaja
53 arga
54 takdir mengantar pada sekretaris
55 seketaris baru
56 berkerja atau berlibur
57 kabar gembira
58 pergi berlibur
59 wedding
60 jatuh cinta
61 nyaman atau cinta?
62 salting melulu
63 story of the day
64 maraton kembali
65 ungkapan cinta yang nyata
66 rara sakit
67 lembur bareng atasan
68 rara dijenguk kang pizza?
69 undangan fikri dan alexa
70 dinner
71 pamit
72 kejutan
73 jebakan
74 jebakan atau kejutan
75 awal dari segalanya
76 masalah kalung
77 hati yang tersembunyi
78 habiskan waktumu
79 jam kontak
80 tentang cinta
81 persaingan atau dendam?
82 masa lalu ratih
83 kejutan ayah
84 rahasia besar
85 pertemuan ratih dan fikri
86 nasihat ayah
87 kejutan arga
88 kagumku melihat sang pengantin
89 ayah
90 kemarahan ayah
91 permohonan ayah
92 tangis pilu
93 risau
94 ku mohon
95 lamaran?
96 muncul yang baru
97 Draft
98 rasa yang tak terkendali
99 rasa sepi yang menyapa
100 ketegangan yang tak terduga
101 jarak yang semakin lebar
102 rasa yang tersembunyi
103 jalan yang berliku
Episodes

Updated 103 Episodes

1
1.wisuda
2
2.keberuntungan
3
3.nasihat
4
4.keputusan
5
4.darunnajah
6
5.ancaman
7
6.dua perjanjian
8
7.hilang
9
8.sudah saatnya
10
9.welcom to amerika
11
10.anak baru
12
11.dia kembali
13
12.curhat
14
13.takdir
15
14.takdir 2
16
15.alhamdulillah happy
17
16.happy 2
18
17.mengajarnya cinta
19
mengajarnya cinta 2
20
sumpah kesal
21
kembali aktif
22
hamil
23
pidato hebat
24
selamat
25
terjadi lagi
26
kejadian pertama kali melihat salju
27
terluka
28
dan kembali
29
menyaksikan salju bersama
30
pulang
31
kisahnya
32
kenapa ini terjadi
33
penjelasan
34
kembali lagi
35
kejadian tak terduga
36
flashback lagi
37
peringatan
38
lembur
39
alexa dan fikri
40
masalah baru
41
penyambutan
42
mencurigakan
43
air mata tak berharga
44
penggelapan dana
45
detektif penggelapan dana
46
mencari bukti
47
dia pelakunya
48
gagal sidang
49
belajar move on
50
healing
51
healing 2
52
kebetulan yang tak disengaja
53
arga
54
takdir mengantar pada sekretaris
55
seketaris baru
56
berkerja atau berlibur
57
kabar gembira
58
pergi berlibur
59
wedding
60
jatuh cinta
61
nyaman atau cinta?
62
salting melulu
63
story of the day
64
maraton kembali
65
ungkapan cinta yang nyata
66
rara sakit
67
lembur bareng atasan
68
rara dijenguk kang pizza?
69
undangan fikri dan alexa
70
dinner
71
pamit
72
kejutan
73
jebakan
74
jebakan atau kejutan
75
awal dari segalanya
76
masalah kalung
77
hati yang tersembunyi
78
habiskan waktumu
79
jam kontak
80
tentang cinta
81
persaingan atau dendam?
82
masa lalu ratih
83
kejutan ayah
84
rahasia besar
85
pertemuan ratih dan fikri
86
nasihat ayah
87
kejutan arga
88
kagumku melihat sang pengantin
89
ayah
90
kemarahan ayah
91
permohonan ayah
92
tangis pilu
93
risau
94
ku mohon
95
lamaran?
96
muncul yang baru
97
Draft
98
rasa yang tak terkendali
99
rasa sepi yang menyapa
100
ketegangan yang tak terduga
101
jarak yang semakin lebar
102
rasa yang tersembunyi
103
jalan yang berliku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!