Sesuatu yang dipikirkan ulfa sekarang adalah melanjutkan impian menjadi seorang wanita hebat,dan berkarier.itu adalah salah satu impian ulfa.selain itu impiannya adalah membahagiakan ayah dan bundanya,nah kalo ini impian semua orang ya...
itu semua adalah hal yang mudah bagi ulfa,karena ulfa mempunyai bakat dalam segala bidang,kepintaran dan kecerdasannya yang luar biasa menjadikan jalan kemudahan bagi ayah dan bundanya untuk mengurus anaknya satu ini.walaupun begitu ulfa tidak pernah bermalas malas dalam hidupnya.
Hari itu juga ulfa akan pergi mendaftar ke sebuah universitas yang diimpikannya dari sejak ia masih berstatus sebagai santri.universitas itu lumayan jauh dari rumahnya."nda,bunda yakin mau nyetir sendiri,ga mau distirin sama siapa gitu?"tanya ulfa polos pada bundanya.
"sama siapa gimana sayang,ayah kamu kan belum bisa pulang,dan kamu harus segera mendaftar kuliah bukan?"jawab bunda sekenanya sambil menyiapkan segala perlengkapan untuk perjalanan mereka.
"hehe...iya sih nda,tapi ayah udah izinin bunda nyetir mobil sendiri?"tanya ulfa pada bundanya dengan kekhawatirannya.
"gapapa sayang,bunda yakin bisa kok.oiya bunda juga sudah nyari kost an yang dekat dengan kampus kamu,pokoknya bunda ini bunda kamu yang paling gercep deh..." sahut bundanya pada ulfa,yang tersenyum melihat bunda nya terlihat begitu semangat mempersiapkan perpindahan anaknya ulfa.
Tak lama kemudian mereka memulai perjalanannya,perjalanan yang ditunggu
Oleh seorang yang sangat ingin mewujudkan mimpinya.didalam mobil terlihat wajah santai ulfa yang menikmati perjalanannya.dia melirik ke arah bundanya"nda..."sapa ulfa tiba tiba pada bundanya yang hanya di balas oleh bunda dengan deheman.
"nda,capek ga nyetirnya?".tanya ulfa yang membuat bundanya mengerutkan kedua alisnya.
"kenapa sayang?,kenapa nanya gitu ke bunda?"tanya bundanya pada ulfa."gapapa nda,penasaran aja kenapa bunda mau nyetir jauh jauh demi ulfa,padahal sebelumnya bunda ga pernah nyetir jauh jauh,mana ayah ga ada lagi,ulfa kan jadi sedih nda.."jawab ulfa yang sedikit terlihat perhatian
"apaan sih sayang...bunda ga pernah capek kalau untuk anaknya yang akan berjuang,toh kamu berjuang juga untuk berbakti kepada ayah bunda kan ya?"terang bunda nya lagi sambil sedikit fokus pada perjalanannya.
"gitu ya nda,perjuangan bunda banyak banget tau nda untuk ulfa,ulfa ga tau bisa balas perjuangan bunda atau nggak,apa ulfa bisa jadi anak yang berbakti sama ayah bunda?"tanya ulfa pada bunda nya. Yang dibalas dengan sejuta senyuman dari bundanya."sayang,kamu ga perlu takut atau mikirin gimana cara kamu bisa membalas semua perjuangan ayah bunda,cukup kamu patuhi kita,belajar yang benar jangan pernah ngecewain ayah bunda,itu sudah menjadikan bunda dan ayah senang dan itu adalah salah satu bukti kamu mencintai kami nak ku.."kata bundanya dengan nada yang sangat tulus.perkataan bundanya ini menjadi salah satu tujuan hidupnya dan motivasi untuk hidupnya.bagaimana tidak,tidak ada seseorang yang bisa mengatakan ini padanya kecuali bundanya,bukan?
Sangat terharu sih...(btw ini perkataan yang nyata ya...)
...........................
Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh,ahirnya mereka mampir ke rumah makan yang jaraknya cukup dekat dengan kost annya ulfa.mereka berhenti makan dan sedikit beristirahat."mba,mau pesan apa boleh di lihat lihat dulu menu di tempat kita"kata mba yang melayani mereka sambil menunggu dipinggir meja meraka."nasi goreng telur dan jus jeruknya dua ya mba"kata bunda ulfa pada pelayan tersebut.bundanya ulfa tidak perlu menanyakan apa yang ulfa ingin makan apa,karena ulfa selalu makan apa yang di pesankan oleh bundanya.
Sambil menunggu makanan tiba tiba terdengar deringan dari hp bundanya,mata kedua wanita tersebut langsung tertuju pada tas yang dipegang oleh bundanya"ayah fa"kata bunda yang terlihat sangat bahagia ketika melihat di teleponnya tertulis nama "ayah".ulfapun langsung tersenyum merespon bundanya"angkat nda"kata ulfa antusias.yang langsung diangguki bunda dengan senang hati.
"halo assalammualaikum ayah"sambut bundanya dengan senang hati.
"waalaikumussalam bunda,bunda gimana kabarnya?"jawab ayah dari seberang telepon
"alhamdulillah,baik yah apalagi disamping ada anak kesayangan kita ulfa... cuma ada yang kurang aja nih"kata bundanya sambil melirik kearah ulfa yang sedari tadi tersenyum melihat tingkah ayah bundanya.
"apa tu bund?"tanya ayah pada bundanya.
"ayah,ayah ga ada di samping kita sih,gimana yah,urusannya?"jawab bunda sambil menggoda,yang membuat ulfa menepok jidatnya,melihat tingkah laku bundanya.
"alhamdulillah,inshaallah besok ayah akan pulang,gimana kalau ayah langsung nyamperin kalian aja?ntar bunda jemput ayah di bandara sana,terus pulang kerumah ayah yang nyetir,gimana nda?"tanya ayah pada bunda yang pastinya langsung di setujuin oleh bundanya.
"oky deh...gini kan bunda senang yah"sahut bundanya.
"ayah....ayah lupa sama ulfa ya?"teriak ulfa dari seberang telepon.
"hai...sayang nggak kok buktinya ayah besok mau pulang jumpa kamu loh.."sahut ayahnya dengan cepat.
"iya tau ayah...ulfa denger kok tadi"jawab ulfa singkat."loh..loh..loh...anak ayah udah besar ya...udah wisuda ya kemarin,terus dapat nilai yang terbagus juga ya?terus mau masuk ke univ ya?terus cantik juga kan kayak bunda kan nak?"pertanyaan ayah nya itu langsung membuat kedua wanita yang menjadi lawan bicaranya tersenyum,ulfa tersipu malu di goadain ayahnya.
"hehe...sayang ayah pokoknya.sayang bunda juga deng"sahut ulfa dari seberang telepon.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah begitu lama mereka mengobrol ditelepon mereka makan dan melanjutkan perjalanannya yang tidak jauh dari tempat makan tersebut......
......................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments