"Kak Han, mari kita melihat-lihat markas besar sekte bunga matahari Chu lebih dahulu sebelum kita melanjutkan perjalanan menuju ke kota Chou. " Kata Yuan Shiang yang meraih jemari Li Jia Han dengan lembut.
Lalu mereka berkelebat meninggalkan para sahabat mereka di ruangan dalam markas besar sekte bunga matahari Chu untuk menyelidiki setiap ruangan di markas besar sekte bunga matahari Chu.
Brrr!
Mereka berdua berhenti di depan pintu ruangan yang tertutup rapat dengan hati mereka penuh rasa penasaran sekali dengan isi ruangan yang berada di depan mata mereka.
" Mari kita dobrak saja pintunya. " Kata Yuan Shiang dengan penuh semangat kepada Li Jia Han.
" Iya. " Jawab Li Jia Han singkat.
Lalu mereka berdua menggerakkan telapak tangan mereka mendobrak pintu ruangan yang tertutup rapat itu namun mereka berdua malah tersedot sesuatu yang membuat mereka berdua terjungkal masuk ke dalam sumur.
"Hyaaa....! " Pekik keduanya secara bersamaan.
Brushhh!
Mereka berdua telah berada di dalam sumur yang telah di tutup rapat oleh seseorang yang berada di atas mereka. Yuan Shiang mencoba untuk melompat untuk mendobrak pintu yang menutupi sumur.
Tetapi, pintu yang menutup sumur tak bisa di dobrak oleh Yuan Shiang sehingga ia mencari cara lain untuk mengeluarkan dirinya dan Li Jia Han dari sumur itu.
" Adik Shiang, percuma kamu mencoba untuk mendobrak pintu yang menutupi sumur ini karena orang di atas sumur telah menutupinya dengan batu gunung dan ada kuncinya tersendiri agar kita tidak pernah bisa membebaskan diri kita dari sumur ini.Jadi, sebaiknya kamu duduk di sini di dekat ku." Kata Li Jia Han dengan nada tenang sekali kepada Yuan Shiang yang sedang bergelantungan di dinding sumur.
" Ahh, tapi Kak Han tempat ini sungguh lembab dan gelap sekali sehingga aku tak bisa melihat mu. " Kata Yuan Shiang yang telah turun ke lantai sumur. Gadis itu mencari-cari Li Jia Han dengan meraba-raba kepala gundul Li Jia Han sampai ia kaget sendiri dan tersenyum sendiri mengetahui betapa licin dan halusnya kulit kepala Li Jia Han.
"Adik Shiang, apakah kamu masih belum merasa puas hati dengan kepala ku gundul seperti ini? " Tanya Li Jia Han menariknya untuk duduk di depan Li Jia Han sampai ia merasakan bibir Li Jia Han menyatu dengan bibirnya sendiri.
"Ya, tak juga sih aku sangat tak percaya bahwa kamu mematuhi ku, Kak Han." Jawab Yuan Shiang yang menggigil di cium mesra oleh Li Jia Han yang memainkan rongga mulutnya dengan lembut sekali.
" Wah, aku sungguh senang kamu satu-satunya gadis yang bisa membuat aku mematuhi mu. " Kata Li Jia Han yang tangannya meraba-raba leher halus Yuan Shiang hingga ke dalam tubuh gadis itu.
"Ahh, Kak Han kau jangan pernah menyentuh ku sembarangan sebelum kita menikah tahun depan. " Kata Yuan Shiang menepis tangan Li Jia Han yang telah menyentuh bagian atas tubuhnya yang indah.
"Adik Shiang, aku tunangan mu yang berarti aku adalah calon suamimu sendiri yang cepat atau lambat akan menikah denganmu, jadi tak apalah kalau aku menyentuhmu. " Kata Li Jia Han yang menggigit bibir Yuan Shiang.
Yuan Shiang sendiri kebingungan dengan hawa panas yang tiba-tiba membuatnya ingin sekali di sentuh oleh Li Jia Han sehingga ia tidak bisa menolak setiap sentuhan yang diberikan oleh Li Jia Han terhadapnya.
"Kak Han, ku mohon kau jangan..! Jangan pernah menyentuh ku!! " Pekik Yuan Shiang yang kaget sekali karena Li Jia Han membuka pakaiannya dan menyentuh tubuhnya dengan ciuman hangat.
"Adik Shiang, kau jangan pernah menolak setiap sentuhan ku untuk mu yang berdasarkan cinta kita berdua. " Kata Li Jia Han yang meneruskan setiap sentuhannya ke seluruh tubuh Yuan Shiang sampai gadis itu menjerit-jerit kesakitan ketika Li Jia Han merenggut kesuciannya secara paksa di dalam sumur itu.
"Tidak..! Ayahh...! " Pekik Yuan Shiang yang menjerit memanggil ayahnya ketika tubuhnya di renggut oleh Li Jia Han yang memasukinya dan membuatnya terjatuh dalam jurang penderitaan.
" Adik Shiang.. " Panggil Li Jia Han tersenyum puas melihat Yuan Shiang pingsan di dalam sumur dengan tubuh gadis itu telah di dapatkan olehnya.
Pintu sumur terbuka untuk Li Jia Han melompat keluar dari sumur dan meninggalkan Yuan Shiang di dalam sana.Li Jia Han mengajak para sahabatnya meninggalkan markas besar sekte bunga matahari Chu tanpa mempedulikan Yuan Shiang yang tergeletak di dasar sumur itu dalam tubuh terbuka.
Setelah Li Jia Han pergi dari markas besar sekte bunga matahari Chu. Seseorang yang telah dari mana telah merapikan pakaian Yuan Shiang lalu membawa gadis itu dari sumur markas besar sekte bunga matahari Chu.
Yuan Shiang membuka sepasang mata dengan kaget sekali ketika ia merasakan sakit pada bagian bawah tubuhnya dan menemukan dirinya berada di tempat tidur di dalam kamar.
"Awww! Di mana aku berada? Kak Han, kamu berada di mana??? " Tanya Yuan Shiang yang mencari-cari Li Jia Han di kamar itu namun gadis itu kaget sekali karena ia melihat seorang pemuda tampan yang sama sekali tidak pernah di kenalnya itu berada di tepi tempat tidur.
" Siapa kau? Dimana Li Jia Han tunanganku yang seharusnya berada di sumur markas besar sekte bunga matahari Chu bersama dengan ku? " Tanya Yuan Shiang dengan nada gusar kepada pemuda itu.
" Aku Wang Kian Bu, kau berada di rumahku di lembah gunung Chu dan kalau mengenai Li Jia Han tunangan mu itu dia telah meninggalkan mu di sumur markas besar sekte bunga matahari Chu sesudah dia merasa puas mendapatkanmu. " Jawab pemuda itu dengan nada sarkastis pada Yuan Shiang yang berubah pucat pasi setelah gadis itu mendengar bahwa Li Jia Han telah meniggalkan dirinya di dalam sumur markas besar sekte bunga matahari Chu sesudah Li Jia Han merenggut kesuciannya.
" Kau jangan pernah bicara sembarangan ya? Aku tak percaya kalau Kak Han begitu tega untuk meninggalkan diriku setelah apa yang telah dia lakukan terhadap diriku di sumur markas besar sekte bunga matahari Chu?! " Kata Yuan Shiang nada marah kepada Wang Kian Bu nama pria muda yang membawanya ke rumah pemuda itu sendiri di lembah gunung Chu.
"Ya, sudah jika kamu tak percaya padaku, namun kenyataannya adalah kamu telah tertipu olehnya yang hanya menginginkan kamu jatuh cinta kepadanya lalu di tinggalkan olehnya begitu saja seperti sampah yang tidak pernah bisa di pakai nya lagi. " Kata Wang Kian Bu tersenyum melihat kebodohan Yuan Shiang.
" Aku takkan pernah percaya padamu. Kak Han dia bukanlah laki-laki yang seperti kamu katakan kepada ku?! Dia adalah laki-laki baik yang telah di pilih oleh ayahku untuk menjadi calon suamiku dan Ia pasti akan bertanggungjawab atas segala perbuatannya kepada ku dengan menikahi diriku. Dia pasti ada urusan penting yang membuatnya pergi secepat itu dari sumur markas besar sekte bunga matahari Chu. " Kata Yuan Shiang yang masih membela Li Jia Han meskipun ia merasa sedih dan kecewa dengan perbuatan Li Jia Han terhadapnya.
" Ya, sudah jika kamu tak mempercayai aku yang telah menyelamatkan mu dari sumur markas besar sekte bunga matahari Chu dengan tubuh mu itu terbuka bebas di sana. " Kata Wang Kian Bu tersenyum meremehkan Yuan Shiang.
Yuan Shiang menyentil kancing bajunya ke arah Wang Kian Bu yang terjengkang roboh karena Yuan Shiang telah membunuhnya dengan ilmu sentilan maut tanpa di duga oleh pemuda itu.
Cus!
" Hukuman mati untuk mu yang telah berani melihat tubuh ku. " Kata Yuan Shiang nada dingin sekali kepada jasad Wang Kian Bu.
Lalu Yuan Shiang melesat cepat meninggalkan lembah gunung Chu untuk mencari Li Jia Han tunangannya yang telah menodainya itu agar ia bisa menyeret Li Jia Han ke lembaga pernikahan Ibukota Kekaisaran Yuan di kota terdekat untuk dirinya tak tercemar nama baliknya di seluruh wilayah Kekaisaran Yuan dan dunia.
Bersambung!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Elisabeth Ratna Susanti
triple like 👍👍👍
2022-12-09
1
Embun Kesiangan
lanjutannya 😍
2022-12-08
1
Radiah Ayarin
hahahaha...membayangkannya saja sudah geli Thor.
2022-12-07
3