Yuan Shiang memaki sebal kepada dua orang yang di ikuti olehnya yang membuatnya tersesat di hutan liar yang sangat lebat dan gelap sekali membuat bulu kuduk nya meremang.
" Astaga, ini pertama kali aku merantau keluar dari rumah dan aku tersesat di hutan liar yang tak pernah aku kenal. " Kata Yuan Shiang yang memutuskan untuk meneruskan perjalanan ke arah dalam hutan dan menemukan sebuah gubuk kecil yang sangat berguna untuk tempat menginap nya.
" Jangan masuk. " Kata seorang pemuda yang melesat cepat turun di samping Yuan Shiang.
" Eh, kenapa aku tak boleh masuk ke gubuk kecil itu? " Tanya Yuan Shiang menengok ke arah pria muda tampan di samping nya.
" Karena ada racun tak berwarna di sekitar gubuk kecil itu barangsiapa yang mencoba untuk masuk ke sana, maka ia akan mati dengan cara mengenaskan. " Jawab pemuda tampan itu dengan nada serius kepada Yuan Shiang.
" Ahhh, memangnya di dalam sana ada siapa? Dan, siapa yang telah menebar racun di sekitar gubuk kecil ini? " Tanya Yuan Shiang penasaran.
" Ssstt, kau ikuti aku saja.. Ayo, sebaiknya kita cepat sembunyi dari orang-orang jahat itu. " Kata pemuda ini yang meraih jemari Yuan Shiang lalu mengajak Yuan Shiang bersembunyi di balik semak belukar di depan gubuk kecil itu.
Lalu muncullah seorang pria berjubah menerjang masuk ke dalam gubuk kecil dengan lengan baju nya mengibas ke arah sekitar gubuk kecil yang membuat racun tak berwarna itu lenyap tertiup angin lengan bajunya. Dan, pria ini melesat cepat masuk ke dalam gubuk kecil. Dimana di dalam gubuk kecil itu ada seorang pria yang memakai topi jerami yang melemparkan topi jerami kepada pria berjubah itu hingga si pria berjubah membalasnya dengan kibasan lengan baju yang mengeluarkan angin dashyat.
Bresss!
Topi jerami milik pria di dalam gubuk kecil telah hancur berkeping-keping terkena kibasan lengan baju pria berjubah yang langsung menerjang dengan telapak tangannya menyerang pria yang di kenal oleh Yuan Shiang adalah tunangannya sendiri.
" Kakak Han... " Batin Yuan Shiang.
Li Jia Han menerjang pria berjubah dengan ilmu pukulan bunga Li yang membuat kibasan lengan baju pria berjubah itu terdorong mundur keluar dari gubuk kecil.
Bress!
" Ahhhh, Bocah berani kau melawan ku...! " Hardik pria berjubah itu dengan marah kepada Li Jia Han.
" Iya, tentu saja aku berani untuk melawan mu, setan. " Balas Li Jia Han yang terus berusaha untuk menyerang pria berjubah dengan ilmu pukulan bunga Li yang membuat pria berjubah memekik kaget dengan serangannya yang amat dashyat sekali
Plakk!
Desss!
Pria berjubah mengeluarkan ilmu pukulan juga yang membuat Li Jia Han menangkis pukulan musuhnya dengan cepat sekali sehingga pria berjubah itu muntah darah segar dari mulutnya dan tewas di tangan Li Jia Han.
" Wah, Pendekar Naga Li sungguh hebat sekali dapat membunuh setan hutan bambu kuning. " Kata pemuda tampan yang bersembunyi bersama dengan Yuan Shiang di balik semak belukar.
Yuan Shiang yang melihat musuh tunangannya telah tewas segera keluar dari persembunyian nya untuk menemui tunangannya dengan cepat untuk mengungkapkan perasaan rindunya kepada tunangannya itu.
"Kak Han.. "
.
Suara halus seorang gadis remaja yang amat cantik jelita mengurungkan niat Yuan Shiang untuk mendekati tunangannya karena Yuan Shiang melihat tunangannya itu mengabaikan dirinya dengan menyambut kedatangan seorang gadis remaja yang langsung masuk ke pelukan tunangannya itu.
" Hei... " Batin Yuan Shiang.
" Xuan Ji kau baik -baik saja? Tak ada yang terluka pada dirimu? " Tanya Li Jia Han yang membelai lembut rambut panjang gadis remaja yang bernama Xuan Ji.
" Ya, aku baik-baik saja dan semua itu karena kau yang melindungi aku dari bajingan tua itu. " Jawab Xuan Ji nada manja kepada Li Jia Han.
" Baguslah, kalau kau baik-baik saja. Aku amat lega mendengarnya. " Kata Li Jia Han yang melepaskan pelukannya dari Xuan Ji karena pria muda tampan ini melihat kehadiran seorang pria muda yang sangat tampan sekali memandangi dirinya dengan sinar mata marah dan cemburu.
" Ei, kau ini laki-laki kenapa memasang wajah tak suka pada tuan muda ku yang memeluk Nona Xuan Ji sepupunya sendiri? " Tanya pemuda tampan yang tadinya sembunyi bersama dengan Yuan Shiang , kini sudah berdiri di depan Yuan Shiang.
" Tidak apa-apa. " Jawab Yuan Shiang singkat sambil berjalan masuk ke dalam gubuk kecil itu untuk istirahat.
Li Jia Han mengangkat alisnya dengan heran dengan seorang pemuda tampan yang aneh itu. Ia memilih untuk mencari dua orang temannya yang tersesat di hutan liar itu bersama dengan Xuan Ji.
"Hei, bolehkah aku berkenalan denganmu, teman baru? " Sapa pemuda tampan yang sangat baik kepada Yuan Shiang.
" Boleh. "Jawab Yuan Shiang singkat sambil mengeluarkan bakpao dari buntalan pakaian nya.
"Lalu namamu siapa? " Tanya pemuda tampan yang menawarkan secangkir teh hangat kepada Yuan Shiang.
" Shiang Yuan. " Jawab Yuan Shiang singkat sambil menerima cangkir teh hangat dari pemuda tampan di depannya.
" Ya, perkenalkan namaku Huang Jing Yu pelayan kecil Tuan Muda Li Jia Han. "Kata Huang Jing Yu memperkenalkan dirinya kepada Yuan Shiang yang mengangguk paham.
" Baik, aku akan mencari tahu tentang Kak Han darinya dengan aku mengikuti Kak Han ke manapun dia pergi. " Batin Yuan Shiang. Gadis remaja yang amat cantik jelita yang menyamar sebagai seorang pemuda tampan menahan diri untuk tak menegur Li Jia Han yang telah berani memeluk seorang gadis selain dirinya dengan tetap acuh tak acuh ketika Ia melihat Li Jia Han telah kembali ke gubuk kecil bersama dengan kedua orang yang di ikuti oleh Yuan Shiang dari kedai makan di luar pintu gerbang Ibukota Kekaisaran Yuan hingga ke hutan liar yang tak di kenal oleh Yuan Shiang.
" Chou Chie, Lau Kim Cheng apakah kalian sudah berhasil menemukan jejak si rubah hitam? " Tanya Li Jia Han memandang kedua orang temannya itu.
" Tidak, Tuan muda Li. Saya juga berhasil untuk mengikuti Pendekar Pisau Terbang yang menuju ke kuil kota Chou untuk menyelamatkan Nona Teng Shiang Yin yang di tawan oleh Si Kaki Gajah. " Jawab Lau Kim Cheng dengan wajahnya yang lugu kepada Li Jia Han.
" Payah sekali kalian berdua dalam menangan tugas yang ku berikan kepada kalian. " Kata Li Jia Han memarahi kedua temannya.
" Tuan muda Li, tapi kami berhasil menemukan surat rahasia dari tuan Yo Sekte Thian Liong Pang yang kami curi di rumah penginapan naga merah di kota Deng. "Kata Chou Chie yang telah menyodorkan sehelai surat bersampul coklat kepada Li Jia Han.
Bersambung!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Elisabeth Ratna Susanti
triple like 👍👍
2022-12-04
1
Radiah Ayarin
lanjut kk
2022-12-02
1
Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻
semangat Yuan Shiang 🔛🔥
2022-11-25
2