"Kenapa kamu melindungi ku dengan menukar air teh hijau di cangkir teh hijau di tangan ku dengan air teh hijau di tangan tuan Ma Yung? " Tanya Li Jia Han mendekati Yuan Shiang usai para tamu di rumah kepala daerah kota kecil bambu sembilan ruas meninggalkan rumah kepala daerah kota kecil bambu sembilan ruas karena takut terhadap Huang Jing Yu.
"Karena kamu adalah orang baik. " Jawab Yuan Shiang tersenyum lebar kepada Li Jia Han yang mengikuti geraknya ke arah salah satu dari tiga kamar di rumah kepala daerah kota kecil bambu sembilan ruas.
"Ah, yang benar saja kamu menolong ku karena aku adalah orang baik dari penilaian mu kepada ku? " Tanya Li Jia Han yang menahan pintu kamar yang akan di tempati oleh Yuan Shiang.
"Iya, benar. " Jawab Yuan Shiang singkat.
"Ei, kau sungguh aneh sekali. " Kata Li Jia Han yang malah mengikuti Yuan Shiang masuk ke dalam kamar itu dan menutup pintu kamar di belakangnya.
"Hei, kenapa kamu mengikuti aku masuk ke kamar yang bukan kamar khusus untukmu? " Tanya Yuan Shiang membalikkan badannya dan menghadapi Li Jia Han yang memegang kedua bahunya untuk mengamatinya dengan teliti dan cermat.
"Heii.. Kau jangan memandang aku seperti itu? Ingat, aku laki-laki bukan perempuan??? " Kata Yuan Shiang yang merasa Li Jia Han mendorong tubuhnya jatuh ke tempat tidur dengan posisinya telentang bebas.
"Tapi, aku merasa kamu adalah seorang gadis cantik jelita yang membuat aku terpikat. " Kata Li Jia Han yang mendekatkan bibirnya kepada bibir Yuan Shiang sampai Yuan Shiang menendang lutut pemuda tampan itu hingga tubuh pemuda tampan itu jatuh di atas tubuhnya.
Duk!
"Auw..! " Pekik Li Jia Han yang di gigit mulutnya oleh Yuan Shiang hingga berdarah.
"Rasakan serangan ku, Li Jia Han berengsek..! " Bentak Yuan Shiang memukuli Li Jia Han dengan gemas sendiri.
"Adududuh.. Sakit... Hei, Yuan Shiang.. Kau bisa tenangkan dirimu sebentar saja. " Pinta Li Jia Han yang menangkap kedua tangannya di udara dan menatapnya dengan senyuman yang nyaris membuat tulang di tubuhnya menghilang karena dia sadar bahwa betapa ia merindukan pemuda tampan itu.
"Aku mana bisa tenangkan diri ku?! Kalau kamu jelas-jelas tahu kalau aku menyamar sebagai pria teman barumu tetapi kamu malah acuhkan aku seakan-akan kamu tak pernah mengenali aku tunangan mu sendiri. " Kata Yuan Shiang yang duduk di tepi tempat tidur dengan mulutnya yang mungil manyun di depan mata Li Jia Han.
"Aku baru tahu kalau kamu adalah Yuan Shiang bukan Shiang Yuan pada hari ini. Jika aku tahu dari kemarin-kemarin kamu adalah Yuan Shiang? Aku takkan pernah membiarkanmu turun tangan untuk membantuku dalam membunuh tuan Ma Yung. Karena kamu adalah Maharani Yuan Shiang yang harus aku jaga dengan nyawaku demi keutuhan negeri Yuan. " Kata Li Jia Han yang menaruh jari telunjuk di bibir Yuan Shiang.
"Hmm, aku memang ingin menyembunyikan diri ku untuk keamanan ku sendiri di dalam misi ku untuk membawa pulang adik ku dari kuil di kota Wu An sebelum rombongan dari Pangeran Kelima dari Kaisar Kekaisaran Wu datang untuk menjemput adikku yang akan menikah dengan putra kelima dari Kaisar Wu. " Kata Yuan Shiang memberitahu Li Jia Han mengenai alasan dirinya meninggalkan istana Kekaisaran Yuan.
"Begitukah? Kebetulan sekali aku juga ingin ke kuil awan putih di kota Wu an untuk menemui Bikhuni Wang Chun yang menjadi kepala biara di kuil itu. " Kata Li Jia Han duduk di samping Yuan Shiang di tepi tempat tidur.
"Kak Han, aku ingin kamu memberitahu aku dengan jelas tentang apa benar kamu adalah Ketua sekte pulau salju abadi pelindung sejati Kekaisaran Yuan? " Tanya Yuan Shiang yang menyandarkan kepalanya di pundak Li Jia Han.
"Iya, karena aku ingin menjadi calon suami yang berguna untuk melindungi Kekaisaran Yuan untuk mu bukan karena aku adalah laki-laki yang di pilih oleh Ayahmu untuk menjadi calon suami mu. " Jawab Li Jia Han yang mengangkat jemari tangannya untuk membelai rambut panjang dan indah Yuan Shiang yang terurai indah.
"Oh, begitu rupanya maksud mu meninggalkan aku di istana beberapa waktu lalu adalah untuk kamu bisa menyelesaikan masalah di seluruh dunia persilatan untuk melindungi Kekaisaran Yuan untuk kamu bisa menjadi calon suami yang ideal untuk ku? " Tanya Yuan Shiang tersenyum senang mendengar Li Jia Han terbuka kepada dirinya.
"Iya, Adik Shiang. Apakah kamu berpikir bahwa aku ingin meninggalkan mu begitu saja? " Kata Li Jia Han yang memandangnya dengan lembut.
"Tidak, aku tidak pernah meragukanmu sedikit pun, Kak Han. Karena aku tahu kamu adalah pria pilihan ayahku untuk ku. " Kata Yuan Shiang nada percaya kepada Li Jia Han.
"Terimakasih untuk kepercayaanmu itu untukku, Adik Shiang. Kau harus mempercayai aku kalau aku juga tak pernah ada gadis lain di hidupku selain kamu seorang. " Kata Li Jia Han menatap lurus-lurus Yuan Shiang yang merasakan bibir manisnya di cium dengan lembut oleh Li Jia Han.
"Iya, Kak Han. Aku percaya kepadamu. " Kata Yuan Shiang yang menerima ciuman lembut Li Jia Han di bibir manisnya.
"Kak Han, kalau kamu sampai membohongi aku. Maka, aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri. " Batin Yuan Shiang.
"Yuan Shiang, aku akan membuatmu jatuh cinta kepada ku untuk misi ku menjadi penguasa di negeri ini tercapai. " Batin Li Jia Han.
Li Jia Han meninggalkan kamar tidur khusus untuk Yuan Shiang sesudah puas mencium bibir penguasa Kekaisaran Yuan itu. Ia melangkah ke depan pintu kamar khusus untuk dirinya namun ia di termangu melihat Wang Xuan Ji berada di kamarnya dengan pakaian terbuka.
"Xuan Ji, apa -apaan kau ini? Cepat pakai baju mu dengan benar. " Kata Li Jia Han dengan nada mencela kepada Wang Xuan Ji adik sepupu luar nya itu.
"Kak Han, bukankah kamu menyukai diriku dari kita masih remaja? " Tanya Wang Xuan Ji yang berdiri dengan gemulai di hadapan Li Jia Han yang mengabaikan gerakan gemulai yang telah digunakannya untuk merayu Li Jia Han.
"Sejak kapan aku menyukaimu seperti aku suka kepada gadis cantik jelita? Aku selama ini hanya menganggap mu sebagai seorang adik sepupu ku saja. " Kata Li Jia Han yang menarik Wang Xuan Ji dengan kasar lalu mengusir gadis itu keluar dari kamarnya sampai Wang Xuan Ji terbelalak kaget melihat sikapnya itu.
Yuan Shiang mengintip mereka berdua di atas genteng kamar tidur Li Jia Han untuk mencari tahu tentang sikap Li Jia Han dalam mengatasi sikap centil Wang Xuan Ji terhadap Li Jia Han.
Bersambung!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Radiah Ayarin
Hem...hayo loh...memang kalau wanita cantik sulit untuk bersembunyi tau
2022-12-03
1