Li Jia Han mengerjapkan sepasang matanya di saat ia melihat Yuan Shiang memenggal Wang Xuan Ji sepupunya di depan matanya sampai ia tak bisa menahan gejolak hatinya sendiri.
"Dia tega membunuh Wang Xuan Ji di depanku. Itu berarti dia sungguh tak bisa ku maafkan untuk suatu hari nanti aku akan membunuhnya untuk kesombongan dan kekejamannya di hari ini. " Batin Li Jia Han.
Yuan Shiang menoleh ke arah Li Jia Han dengan senyuman semanis madu tetapi juga sangat menakutkan sekali bagi setiap orang yang telah menyaksikan betapa tegasnya dirinya itu dalam menegakkan hukum di negeri Yuan.
"Kak Han, aku sudah membunuh salah seorang dari sepupumu yang telah menantang ucapanku di depan mata mu. Apakah kamu akan berubah menjadi benci kepadaku setelah peristiwa hari ini? " Yuan Shiang mendekati Li Jia Han dengan merangkul pemuda itu dengan kelembutan yang membuat bulu kuduk Lau Kim Cheng, Huang Jing Yu dan Chou Cie meremang.
"Tidak, Adik Shiang. Aku justru sangat bangga melihat ketegasanmu dalam menyikapi masalah yang ada di depan mata mu." Jawab Li Jia Han yang mengangkat tangan membelai lembut rambut panjang, indah dan wangi Yuan Shiang.
"Terimakasih untuk kepercayaan mu untuk ku, Kak Han. " Kata Yuan Shiang yang jantungnya terus menerus bergetar karena Yuan Shiang telah benar-benar jatuh cinta kepada Li Jia Han.
"Aku juga mengucapkan terimakasih untuk rasa bahagia yang ku dapatkan darimu yang menjadi gadisku yang paling cantik jelita sedunia. " Kata Li Jia Han nada lembut sekali sampai Yuan Shiang terenyuh hatinya oleh kelembutan yang di perlihatkan oleh Li Jia Han terhadap gadis itu.
Lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju ke arah barat dari desa Chu di malam hari itu juga dan bermalam di hutan desa Chu dengan api unggun di depan mereka.
"Tuan muda Li, silakan anda dan Nona Shiang makan malam yang telah saya siapkan untuk anda berdua." Kata Huang Jing Yu memberikan bungkusan berisi bakpao kepada Li Jia Han yang membagikan makanan itu kepada Yuan Shiang yang duduk di sampingnya.
"Terimakasih Kak Han. " Kata Yuan Shiang manis kepada Li Jia Han.
Suara gesekan pepohonan di sekitar membuat mereka segera siaga untuk menghadapi musuh yang telah datang kepada mereka di hutan desa Chu.
Kresek...!
"Hmm, ada beberapa tupai melompat-lompat di dedaunan di atas pohon di atas kepala kita. " Kata Li Jia Han yang menggunakan ujung sepatu kirinya memadamkan api unggun di depan mata mereka lalu mencabut rumput di samping yang kemudian di lemparkan ke arah pohon-pohon di sekitar mereka.
Weeerrr!
Cep!
Cep!
Cep!
Bruakk!
Sejumlah orang yang di ketahui sebagai orang -orang sekte bunga matahari Chu yang ingin balas dendam kepada mereka telah berjatuhan dari pohon -pohon sekitar mereka semua dalam keadaan tak bernyawa lagi akibat serangan maut dari Li Jia Han.
"Hmm, Li Jia Han jika kamu memiliki keberanian untuk menghadapi kami, maka kamu datanglah ke markas besar sekte bunga matahari Chu kami untuk bertemu dengan Ketua kami di puncak gunung Chu. " Kata salah seorang dari anggota sekte bunga matahari Chu yang mengirimkan pesan melalui suara jarak yang kepada Li Jia Han.
"Kak Han, mereka sungguh tak bisa didiamkan begitu saja oleh mu. Kita harus membunuh mereka semua agar mereka tak bisa ganggu kamu terus menerus seperti sekarang ini.. " Kata Yuan Shiang yang telah mempersiapkan pedang di tangannya untuk bersiap membantai semua anggota sekte bunga matahari Chu di markas besar sekte bunga matahari Chu sendiri.
" Ya, kau benar sekali Adik Shiang. Marilah kita temui mereka di rumah mereka sekarang juga. " Kata Li Jia Han yang telah melesat cepat menuju ke arah puncak gunung Chu dengan di ikuti oleh Yuan Shiang, Huang Jing Yu, Chou Cie dan Lauw Kim Cheng dengan segera.
Brrrr!
Di puncak gunung Chu. Mereka bertemu dengan salah seorang dari anggota sekte bunga matahari Chu yang membukakan pintu masuk untuk mereka. Maka, mereka bersikap tenang sekali berjalan masuk ke dalam ruangan utama sekte bunga matahari Chu dan mereka bertemu dengan Ketua sekte bunga matahari Chu yang telah hadir di kursinya seraya menatap tajam dan bengis kepada Li Jia Han dan yang lainnya di belakang Li Jia Han.
"Hmm, berani juga kamu mendatangi markas besar sekte bunga matahari Chu kami di tengah malam hari seperti ini...?! Aku Chu Rie Ya merasa kagum kepada mu tetapi kamu harus membayar kerugian yang telah di sebabkan oleh dirimu dan teman-teman mu yang telah membunuh semua orang ku di desa Chu dengan nyawa mu dan juga nyawa teman-teman mu." Kata Chu Rie Ya Ketua sekte bunga matahari Chu dengan suara bengis kepada Li Jia Han.
"Baiklah, kau majulah dan hadapilah aku secara jantan jika kamu memiliki kepercayaan diri untuk membunuhku yang kau incar selama ini untuk kamu bisa memiliki apa yang berada di tanganku yang lembut ini." Kata Li Jia Han nada berani dan tegas kepada Ketua sekte bunga matahari Chu yang mengepalkan telapak tangannya dengan ekpresi geram kepada Li Jia Han.
"Baik..! Kau rasakanlah serangan ku ini kepada mu, Li Jia Han..! " Hardik Ketua sekte bunga matahari Chu yang telah menerjang Li Jia Han dengan kedua telapak tangannya di arahkan ke depan Li Jia Han.
Swooooshh!
Li Jia Han menanggapi serangan pukulan dari kedua telapak tangan Ketua sekte bunga matahari Chu dengan kedua telapak tangannya juga.
Plakkkk!
Sepasang mata Ketua sekte bunga matahari Chu melotot kepada Li Jia Han karena ilmu sinkang yang dimiliki oleh Ketua sekte bunga matahari Chu kalah tinggi dengan ilmu sinkang yang di miliki oleh Li Jia Han.
Li Jia Han tersenyum senang lalu melepaskan kedua telapak tangannya dari kedua telapak tangan Ketua sekte bunga matahari Chu hingga Ketua sekte bunga matahari Chu menabrak dinding dengan tubuh tak bernyawa lagi.
Desss!
Bruakk!
"Kak Han, biarkan sisanya kami yang akan habisi mereka untukmu. " Kata Yuan Shiang yang telah menggerakkan pedang membabat habis semua anggota sekte bunga matahari Chu di sekitar.
Crakkk!
Huang Jing Yu dan yang lainnya juga membabat habis sejumlah besar anggota sekte bunga matahari Chu yang menyerang mereka dengan serentak.
Crakk!
"Wahh, aku sangat kagum dengan kehebatan ilmu pedang mu, Adik Shiang. " Kata Li Jia Han dengan nada memuji kepada Yuan Shiang yang mengajaknya untuk menyelidiki seluruh markas besar sekte bunga matahari Chu setelah mereka telah membasmi Ketua sekte bunga matahari Chu beserta para anggotanya.
Bersambung!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Embun Kesiangan
duh bikin deg-degan. semangat Thor
2022-12-08
1
Radiah Ayarin
wow😱 mengerikan sekali ya Yuan Shiang, punya tunangan yang begitu modelnya jantungan ato thor
2022-12-07
2