Bertemu Dengan Sekte Bunga Matahari Chu.

Li Jia Han mengambil cawan berisi arak di meja makan sambil tersenyum menggoda iman Yuan Shiang yang berdebar kencang karena gadis itu tergoda dengan ketampanan dan kegantengan yang di miliki oleh Li Jia Han.

"Dasar, licik sekali kau Li Jia Han. " Batin Yuan Shiang namun gadis itu dengan sikap tenang sekali menyambut cawan berisi arak yang telah di sodorkan oleh Li Jia Han untuknya.

"Kau berani untuk bersulang minum arak dengan ku?! " Ucap Li Jia Han tersenyum menawan hati Yuan Shiang.

" Tentu saja, aku berani. " Jawab Yuan Shiang yang langsung meneguk arak hingga habis dari cawan di tangannya.

Li Jia Han melemparkan cawan berisi arak ke arah meja sebelah timur kedai makan itu yang di tempati oleh sekelompok orang sekte bunga matahari Chu yang terperanjat kaget sekali oleh serangannya itu.

Werrr!

" Heiii..! " Pekik salah seorang dari anggota sekte bunga matahari Chu yang langsung melompat berdiri dari kursinya dan menengok ke arah Li Jia Han yang telah menusuk mereka dengan sumpit hingga mereka semua tewas dalam serangan singkat Li Jia Han.

Cus!

" Ayo, sebaiknya kita segera pergi dari sini..! " Teriak Li Jia Han yang cepat menyambar lengan Yuan Shiang lalu mengajak gadis itu berkelebat meninggalkan kedai makan itu dengan di ikuti oleh Huang Jing Yu dan yang lainnya.

Brrrr!

Tetapi mereka telah di kurung oleh sejumlah besar anggota sekte bunga matahari Chu yang telah menyerang mereka dengan pedang yang terhunus tajam sekali.

Swooooshh!

Trangg!

Li Jia Han dengan sigap menangkis serangan pedang para anggota sekte bunga matahari Chu dengan sumpit yang membuat sejumlah pedang di tangan para anggota sekte bunga matahari Chu terlempar.

Lalu, Yuan Shiang menebas para anggota sekte bunga matahari Chu secara cepat sesudah ia melihat Li Jia Han telah meruntuhkan pedang di tangan para anggota sekte bunga matahari Chu secara lihai sekali.

Crakkk!

" Li Jia Han laknat kauuuu..! " Hardik pimpinan dari anggota sekte bunga matahari Chu yang telah melayang dengan pedang yang terhunus tajam ke arah Li Jia Han yang tangkas segera meliuk-liuk di udara.

Swoosh!

Yuan Shiang melompat cepat dengan pedang di tangannya menangkis serangan pedang tajam pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu yang mengarah ke arah Li Jia Han.

Trang!

"Heiii, bocah cilik kau mau apa mencampuri urusan kami..?! " Hardik pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu dengan marah kepada Yuan Shiang.

" Membunuh mu...! " Balas Yuan Shiang yang telah menyerang dengan pedang yang sangat tajam sekali sampai pedang di tangan pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu bergetar hebat oleh serangannya itu.

Crangggg!

" Akhhh! " Pekik Pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu yang terkejut dengan pedang yang di gunakan oleh Yuan Shiang sungguh membuat ilmu pedang bunga matahari Chu tak dapat mengalahkan ilmu pedang yang di mainkan oleh pemuda cilik itu.

Li Jia Han yang melihat sepak terjang Yuan Shiang berdecak kagum sekali. Maka, Ia pun tak merasa khawatir akan keselamatan Yuan Shiang usai melihat gadisnya itu mendesak ilmu pedang yang di mainkan oleh pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu secara tangkas sekali.

Li Jia Han memilih untuk menyerang seluruh anggota sekte bunga matahari Chu yang telah menyerang teman-teman nya dengan bernafsu untuk membunuh teman-teman nya yang sangat lihai itu.

Swooooshh!

Li Jia Han menggerakkan telapak tangan kanan yang memukul sejumlah pedang yang sangat berbahaya bagi keselamatan teman-teman nya di mainkan oleh para anggota sekte bunga matahari Chu sehingga sejumlah pedang itu hancur oleh serangannya itu.

Crash!

Lalu, Li Jia Han bergerak cepat memukul pelipis para anggota sekte bunga matahari Chu hingga para anggota sekte bunga matahari Chu yang mengeroyok teman-teman nya telah tewas di tangannya.

Plakk!

Yuan Shiang dengan ilmu pedang naga api yang telah di pelajari olehnya dari ayahnya yang hebat telah menebas leher pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu hingga putus.

Crakk!

" Wahhh, kau hebat sekali Adik Shiang. " Puji Li Jia Han tersenyum manis kepada Yuan Shiang usai gadis itu membunuh pimpinan anggota sekte bunga matahari Chu.

"Terimakasih atas pujian mu itu untuk ku, Kak Han. " Jawab Yuan Shiang nada sopan kepada Li Jia Han seraya melihat ke arah timur dari posisi mereka saat ini.

"Kak Han, ada apa di arah timur dari jalan raya di desa Chu? " Tanya Wang Xuan Ji merapatkan diri di dekat Li Jia Han.

Belum sempat Li Jia Han menjawab pertanyaan gadis sepupunya itu datanglah sebuah kabut tebal yang menyerang mereka semua sehingga Li Jia Han dengan cepat mengerahkan ilmu sinkang bunga Li melalui telapak tangan ke arah timur dari desa Chu sehingga kabut tebal itu buyar.

Blasshhh!

Tetapi, sebilah pedang yang sangat tajam sekali melayang ke arah Yuan Shiang sehingga Li Jia Han dengan cepat menggunakan telapak tangan menampar serangan pedang tajam itu berhasil di halau olehnya.

Plakk!

" Ashiang,apa kamu baik-baik saja? " Tanya Li Jia Han dengan nada cemas kepada Yuan Shiang yang kaget sekali melihat pedang yang sangat tajam sekali menerjang nya dari arah timur tapi untungnya Li Jia Han dengan sigap menolong nya.

" Kak Han, pedang itu mengejar ku..! " Teriak Yuan Shiang yang melihat pedang tajam itu telah kembali menyerangnya sehingga Yuan Shiang segera membalas serangan pedang tajam itu dengan pedangnya yang menebas pedang tajam itu hingga patah di depan ujung sepatunya.

Crangggg!

Jleb!

" Wang Xuan Ji kau sungguh keterlaluan sekali..! " Bentak Li Jia Han kepada Wang Xuan Ji yang terbelalak kaget karena perbuatannya yang ingin membunuh Yuan Shiang telah di ketahui oleh Li Jia Han pemuda yang sangat di cintainya itu.

"Kakak Han, kenapa kamu membentak ku?" Tanya Wang Xuan Ji tak pernah percaya bahwa Li Jia Han akan semarah ini melihat dirinya bisa menyerang Yuan Shiang yang di bencinya itu.

"Kenapa aku tidak boleh membentak mu, gadis tak tahu diri? " Tanya Li Jia Han dengan nada marah kepada Wang Xuan Ji yang telah di tampar oleh Li Jia Han dengan keras.

Plakk!

" Aduh..! " Pekik Wang Xuan Ji menangis sakit hati di bentak oleh Li Jia Han lalu mengambil kembali pedangnya yang mengejar Yuan Shiang tetapi Yuan Shiang telah mematahkan pedang nya dengan pedang di tangan gadis cantik jelita tunangan Li Jia Han.

Crangggg!

" Kau mulai dari hari ini di larang menggunakan pedang oleh ku atau kau akan aku hukum mati. " Kata Yuan Shiang nada mengancam kepada Wang Xuan Ji.

" Memangnya kamu itu siapa berani sekali untuk mengancam ku dengan ancaman akan hukum mati diriku jika aku menggunakan pedang? " Tanya Wang Xuan Ji dengan air mata kebencian terhadap Yuan Shiang.

Yuan Shiang mencabut pedangnya kembali lalu menebas leher Wang Xuan Ji sampai Lau Kim Cheng, Chou Cie dan Huang Jing Yu terperanjat kaget sekali melihat Yuan Shiang memenggal Wang Xuan Ji.

Crakk!

Bersambung!

Terpopuler

Comments

Embun Kesiangan

Embun Kesiangan

semangat Yuan 💪😍

2022-12-08

1

Radiah Ayarin

Radiah Ayarin

cie..., awas hati² Yuan Shiang

2022-12-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!