Menatapmu

Bryan dan Haura sampai dirumah, setelah perdebatan panjang dengan mamanya Bryan, perdebatan yang membuat Haura benar-benar kehabisan tenaga.

berdebat panjang lebar dengan mamanya Bryan membuat Haura kehilangan banyak tenaga, sesampainya dia di rumah langsung menjatuhkan tubuhnya di atas sofa dan menghela nafas panjang, ia memejamkan matanya rasanya kepalanya ingin meledak.

"mamamu sangat menyiksaku!" keluh Jaura kepada Bryan sambil menunjuknya.

"maafkan mamaku! dia terlalu over protektif, dia hanya tidak ingin anak kesayangannya, yang tampan ini disakiti oleh orang lain," kata Bryan dengan sangat percaya diri.

"kau terlalu percaya diri Bryan!" ujar Haura

"tentu saja aku sangat percaya diri! karena memang wajahku sangat tampan dan banyak orang yang memuji seperti itu!" kata Bryan sambil memegang kedua pipinya.

"terserahlah!" kata Haura menyerah karena sudah benar-benar lemas

Haura tertidur sambil duduk di atas sofa, dia tidak sadar karena telah ketiduran, Bryan melihat Haura yang sudah tertidur lelap, ia sedikit tertawa melihat wanita yang sama sekali tidak memperdulikan gayanya, di depan orang lain Haura terlihat begitu cuek dan tidak terlalu menjaga image-nya, seperti makan dengan lahap di depan seorang pria dan sekarang tertidur di sofa sambil duduk dan sedikit mulut yang menganga.

"kamu sangat istimewa Haura, Aku menyukai gadis sepertimu, unik polos dan baik hati," puji Bryan kepada Haura

sudah sejak kecil, Haura memang memiliki sikap yang cuek terhadap penampilan, tetapi dia tetap rapi dan sopan, hanya saja tidak seperti orang kebanyakan, yang memikirkan brand dari pakaian yang dikenakan atau brand dari tas, sepatu, sandal, ponsel yang akan mereka kenakan, Haura sangat cukup sederhana, dia walaupun sejak kecil hidup cukup, mapan dari orang tuanya sehingga bisa sekolah di kedokteran, tapi Haura tetap hidup sederhana itulah ajaran dari orang tuanya.

Bryan menggendong Haura masuk ke dalam kamar, ia meletakkan Haura di atas tempat tidur, Bryan melihat dengan lekat wajah cantik Haura, wajah yang begitu menggiurkan untuknya, jika dia tidak berpikir tentang misi, mungkin saat ini ia sudah kehilangan kendali untuk menikmati sosok wanita yang membuat gairahnya bangkit.

"wanita ini mampu mengisi seluruh hatiku, bahkan aku bisa melupakan wanita itu saat pertama kali bertemu dengannya, matanya yang indah, senyumnya yang lembut dan hatinya yang sangat baik, bagaikan seorang bidadari," lagi-lagi Bryan memuji Haura

"memandang wajahmu saja sudah bisa membuat aku jatuh cinta, melihat senyummu sudah bisa membuatku bahagia, ketika tatapan matamu, sorot matamu melihat ke arahku, di sana Aku menemukan kenyamanan, Aku ingin selalu berada di sisimu, aku ingin kau selalu di sampingku, aku ingin selalu bersamamu." Bryan menyentuh pipi Haura.

"berjanjilah kepadaku Haura, kau harus bisa menjadi ahli bedah yang selevel denganku, agar kita bisa hidup berdampingan, bahagia selamanya," kata Bryan

usai Bryan bicara dengan Haura, tiba-tiba Haura menaikkan salah satu tangannya dan mengacungkan jari jempolnya, melihat hal itu membuat Bryan terkejut lalu tertawa tak percaya, karena Haura ternyata wanita pengigau.

"tidak mungkin kan dia bisa mendengar ucapanku? pasti dia sedang mengigau!" kata Bryan lalu keluar dari kamar Haura.

mendengar pintu kamarnya tertutup, Haura membuka matanya perlahan, ia melihat sekitar, Bryan sudah tidak ada di kamar, lalu iya meringkuk dengan kedua telapak tangan di bawah pipinya, Haura merenung, dia berpikir bagaimana cara agar dia bisa menjadi dokter ahli bedah yang hebat, dengan cepat karena dia ingin menyelamatkan Bryan.

*hatiku terasa sakit ketika aku melihat tubuhmu terbaring tak berdaya, Aku tidak tahu perasaan apa itu tapi tekadku sudah bulat, aku akan membantumu, membantumu hidup kembali dan bisa menemukan kebahagiaanmu atau kebahagiaan kita berdua"! gumam Haura lalu kembali terpejam

******

"apa aku harus percaya kepada dokter magang itu? apakah benar Bryank arwahnya bersama dengan dokter itu? lalu benarkah dokter wanita itu bisa menolong Bryanku?" gelisah Lauren

Lauren adalah seorang wanita yang berkuasa dan kaya raya, tetapi sayangnya Lauren tidak bisa memberikan kepercayaan kepada dokter yang belum pernah menangani kasus seperti yang dialami oleh Bryan, dia hanya bisa percaya kepada Bryan, karena Bryanlah yang memiliki keahlian itu, tapi sayangnya Bryan tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri.

"apa aku harus memberin kesempatan kepada dokter itu?" tanya Lauren kepada dirinya sendiri.

Lauren terus bersikap gelisah, hingga tidak sadar kalau, kakak perempuannya masuk ke dalam kamarnya dan menghampiri dia.

"Lauren kenapa mukamu sangat gelisah? baru kali ini aku melihatmu gelisah seperti ini?" tanya Farida kepada Lauren.

Farida adalah ibu dari Marco dan juga Lidya, dia juga kakak ipar Lauren, Farida merupakan seorang wanita yang penuh dengan ambisius dia ingin menguasai rumah sakit perusahaan dan juga toserba toserba yang dimiliki oleh keluarga mereka

"tidak ada apa-apa kak! aku hanya sedang agak lelah saja," kata Lauren memberikan alasan.

"baiklah kalau begitu nanti malam kita dapat undangan jamuan makan malam, jadi aku harap kamu bisa datang, karena ini menyangkut saham dari rumah sakit," kata Farida dan langsung pergi meninggalkan Lauren

"pembahasan tentang saham? berarti mereka akan segera membagi saham! bagaimana dengan nasib Bryan? Bryan tidak diketahui di mana keberadaannya oleh mereka! hanya aku dan dua dokter yang tahu mengenai Bryan! apakah aku harus memberikan kesempatan kepada dokter wanita itu dan memberikan waktu pasti kapan dia bisa menyembuhkan Bryan ujar Lauren

*****

kak Marco! Aku ingin bicara kepadamu!" Lidya masuk dalam ruangan Marco tanpa mengetuk pintu lagi

melihat sikap kasar adiknya Marco sudah bisa mengetahui apa tujuan adiknya ingin berbicara kepada dirinya.

"bicara saja! aku tidak banyak waktu!" ujar Marco

"kak! aku tahu kamu menyukai Haura bukan?" tanya Lidya tanpa basa-basi lagi

"Haura? kau bercanda Lidya! mana mungkin aku menyukai seorang wanita seperti dirinya." elak Marco

"aku bisa melihat dari sorot matamu kak, juga melihat kekhawatiranmu kepada Haura kemarin saat di ruangan pasien dan saat Haura dilabrak oleh keluarga pasienya, jangan kau kira aku bodoh aku tahu seperti apa dirimu!" ujar Lidya dengan kasar.

"seperti apa? memang?! Marco mulai berbicara dengan nada tinggi.

"kak mungkin semua orang tahu dirimu adalah laki-laki yang lemah lembut, yang penuh pengertian dan suka membantu, tapi kau jangan lupa Aku adalah adikmu yang melihat dirimu setiap hari! Tidak seperti mereka yang hanya melihat dirimu, saat kamu bekerja di rumah sakit ini! dengarkan aku! mungkin kamu bisa menunjukkan sikap lemah lembut kepada orang lain, tapi tidak kepadaku! jadi aku peringatkan! jangan pernah bermain-main dengan temanku Haura!" Lidya menarik nafas panjang

"Haura adalah sahabatku! sahabat baikku? dia mengakhiri perkataannya dengan memberikan gebrakan meja untuk memperingati kakaknya.

"dasar bocah ingusan! wanita sepertimu memang tidak bisa diandalkan di dalam keluarga! kamu hanya mementingkan bagaimana eratnya kekeluargaan, persahabatan tanpa memikirkan bagaimana caranya bertahan dan bisa berkuasa!" kata Marco sambil mengeratkan tangannya dan memicingkan matanya.

Terpopuler

Comments

Oka Derza

Oka Derza

bukan kau kan orangnya Marco?
atau ibu Marco kah?

2024-10-22

0

lihat semua
Episodes
1 Kecelakaan
2 Halusinasi
3 Aku bisa melihat hal ghaib
4 Penguntit
5 Berteman dengan hantu
6 Siapa kau sebenarnya?
7 Cerita Masalalu
8 Pernikahan
9 Sentuhan yang nyata
10 Ruang Rahasia
11 Aku harus menolongnya
12 Terima kasih
13 Ulang tahun persahabatan
14 Yakinlah dengan kemampuanmu
15 Hargailah dirimu
16 Kemampuan seorang Dokter
17 Lihat Aku dan selamatkan
18 Menatapmu
19 merasa nyaman
20 Hantu Wanita
21 Hadiah yang cantik
22 Kalung penghalang
23 Dinding pembatas
24 Kamu dimana?
25 Rindu yang terpendam
26 Ancaman antar hantu
27 Ada apa denganku?
28 Kesedihan Haura
29 Wanita cuek
30 Persahabatan
31 Keadaan darurat
32 Memelukmu
33 Ancaman Hantu
34 Misteri terungkap
35 Hantu yang tahu terima kasih
36 Pria lembut berhati busuk
37 Terbawa ke dunia hantu
38 Musibah membawa berkah
39 Dokter
40 Monster
41 Monster yang menakutkan
42 Terpojok
43 Peringatan Keras
44 Aku tidak menyangka
45 Visual tokoh Doctor Ghost
46 Mencari bukti
47 Mengintai
48 Ambisi
49 Pengecut
50 Waktu yang tak banyak
51 Semakin lemah
52 Segara lakukan operasi.
53 Kekuatan cinta
54 Enam bulan berlalu
55 Menemui
56 Mencari cara
57 Bantu Aku
58 Awal pertemuan
59 Menatapmu membuatku sakit
60 Dokter tampan yang dingin
61 Rasa yang takkan hilang
62 Rasa tak biasa
63 Surat dinas
64 Prolog
65 Rasa yang menggelitik
66 Perjalanan dinas
67 Perjalanan dinas 2
68 Perjalanan Ghaib
69 Manusia vs Hantu
70 Kesepakatan dengan kakek
71 Kembali
72 Mengagumi diam-diam
73 anak spesial
74 Perasaaan yang tak biasa
75 rasa penasaran
76 Pewaris tunggal dan pebisnis hebat
77 Pertanyaan tanpa jawaban
78 Mimpi yang tak dipercaya
79 Dokter Haura vs dokter Bryan
80 Cemburu itu ada
81 Mencari marco
82 Mimpi yang menjadi nyata
83 Menggali masalalu
84 Duniaku tanpamu
85 Pertemuan kita
86 Kewajiban seorang dokter
87 Bayangan yang kembali muncul
88 Rasa khawatir yang mengacaukan hari
89 Ingatan yang bermunculan
90 Misi LiDi
91 Rindu yang datang
92 kehadiran yang tak diharapkan
93 Pertanda lewat mimpi
94 Aku yang akan melindunginya
95 Hubungan yang menyedihkan
96 Kiki dan permintaannya
97 Kembali beraktivitas
98 Pertemuan Bagas dan mamanya
99 Luka di hati kita
100 Aku ingin sendiri
101 misi lanjutan bryan
102 Rintik hujan
103 Sikap keras kepala
104 Pesta pembukaan
105 Rindu sikap hangatmu
106 Badai dihati kita
107 kenyataan yang disembunyikan
108 Pergi ke rumah pacar
109 Bermalam di rumah haura
110 I love u haura
111 Ketahuan Sefya
112 Rengekan Sefya
113 Pembukaan pengobatan tradisional
114 Ketahuan sama Lidya
115 Cerita hari itu
116 Cerita kita
117 Kencan pertama
118 Mengunjungi nenek
119 Gusar
120 Rencana Marco
121 Saling menunggu
122 Negeri sakura
123 op
124 besok semua direvisi, maaf ya
125 Tangisan Lidya
126 belum revisi
127 sedang sakit
128 Bandara
129 Dari kejauhan
130 Jepang
131 Direktur Rumah Sakit
132 Direktur Atamaka
133 Trauma center
134 Dunia itu sempit
135 Menahan Rindu
136 Makan malam
137 Cemburu
138 Kamu cantik hari ini.
139 Kekonyolan dua pria
140 Bersembunyi
141 Membujuk
142 Wanita bar bar
143 Aku tidak akan mengalah
144 Kecemburuan Marco
145 Kecelakaan lalu lintas
146 Tak tertolong
147 Bisik-bisik
148 Santi
149 Pasangan bahagia
150 Diremehkan
151 Pulang ke Indonesia
152 Kumpul sahabat
153 Lidya dan kiki
154 Harus bagaimana?
155 Wanitaku
156 Sepi tanpamu
157 Setitik harapan
158 Dengarkan aku
159 Seru lanjut
Episodes

Updated 159 Episodes

1
Kecelakaan
2
Halusinasi
3
Aku bisa melihat hal ghaib
4
Penguntit
5
Berteman dengan hantu
6
Siapa kau sebenarnya?
7
Cerita Masalalu
8
Pernikahan
9
Sentuhan yang nyata
10
Ruang Rahasia
11
Aku harus menolongnya
12
Terima kasih
13
Ulang tahun persahabatan
14
Yakinlah dengan kemampuanmu
15
Hargailah dirimu
16
Kemampuan seorang Dokter
17
Lihat Aku dan selamatkan
18
Menatapmu
19
merasa nyaman
20
Hantu Wanita
21
Hadiah yang cantik
22
Kalung penghalang
23
Dinding pembatas
24
Kamu dimana?
25
Rindu yang terpendam
26
Ancaman antar hantu
27
Ada apa denganku?
28
Kesedihan Haura
29
Wanita cuek
30
Persahabatan
31
Keadaan darurat
32
Memelukmu
33
Ancaman Hantu
34
Misteri terungkap
35
Hantu yang tahu terima kasih
36
Pria lembut berhati busuk
37
Terbawa ke dunia hantu
38
Musibah membawa berkah
39
Dokter
40
Monster
41
Monster yang menakutkan
42
Terpojok
43
Peringatan Keras
44
Aku tidak menyangka
45
Visual tokoh Doctor Ghost
46
Mencari bukti
47
Mengintai
48
Ambisi
49
Pengecut
50
Waktu yang tak banyak
51
Semakin lemah
52
Segara lakukan operasi.
53
Kekuatan cinta
54
Enam bulan berlalu
55
Menemui
56
Mencari cara
57
Bantu Aku
58
Awal pertemuan
59
Menatapmu membuatku sakit
60
Dokter tampan yang dingin
61
Rasa yang takkan hilang
62
Rasa tak biasa
63
Surat dinas
64
Prolog
65
Rasa yang menggelitik
66
Perjalanan dinas
67
Perjalanan dinas 2
68
Perjalanan Ghaib
69
Manusia vs Hantu
70
Kesepakatan dengan kakek
71
Kembali
72
Mengagumi diam-diam
73
anak spesial
74
Perasaaan yang tak biasa
75
rasa penasaran
76
Pewaris tunggal dan pebisnis hebat
77
Pertanyaan tanpa jawaban
78
Mimpi yang tak dipercaya
79
Dokter Haura vs dokter Bryan
80
Cemburu itu ada
81
Mencari marco
82
Mimpi yang menjadi nyata
83
Menggali masalalu
84
Duniaku tanpamu
85
Pertemuan kita
86
Kewajiban seorang dokter
87
Bayangan yang kembali muncul
88
Rasa khawatir yang mengacaukan hari
89
Ingatan yang bermunculan
90
Misi LiDi
91
Rindu yang datang
92
kehadiran yang tak diharapkan
93
Pertanda lewat mimpi
94
Aku yang akan melindunginya
95
Hubungan yang menyedihkan
96
Kiki dan permintaannya
97
Kembali beraktivitas
98
Pertemuan Bagas dan mamanya
99
Luka di hati kita
100
Aku ingin sendiri
101
misi lanjutan bryan
102
Rintik hujan
103
Sikap keras kepala
104
Pesta pembukaan
105
Rindu sikap hangatmu
106
Badai dihati kita
107
kenyataan yang disembunyikan
108
Pergi ke rumah pacar
109
Bermalam di rumah haura
110
I love u haura
111
Ketahuan Sefya
112
Rengekan Sefya
113
Pembukaan pengobatan tradisional
114
Ketahuan sama Lidya
115
Cerita hari itu
116
Cerita kita
117
Kencan pertama
118
Mengunjungi nenek
119
Gusar
120
Rencana Marco
121
Saling menunggu
122
Negeri sakura
123
op
124
besok semua direvisi, maaf ya
125
Tangisan Lidya
126
belum revisi
127
sedang sakit
128
Bandara
129
Dari kejauhan
130
Jepang
131
Direktur Rumah Sakit
132
Direktur Atamaka
133
Trauma center
134
Dunia itu sempit
135
Menahan Rindu
136
Makan malam
137
Cemburu
138
Kamu cantik hari ini.
139
Kekonyolan dua pria
140
Bersembunyi
141
Membujuk
142
Wanita bar bar
143
Aku tidak akan mengalah
144
Kecemburuan Marco
145
Kecelakaan lalu lintas
146
Tak tertolong
147
Bisik-bisik
148
Santi
149
Pasangan bahagia
150
Diremehkan
151
Pulang ke Indonesia
152
Kumpul sahabat
153
Lidya dan kiki
154
Harus bagaimana?
155
Wanitaku
156
Sepi tanpamu
157
Setitik harapan
158
Dengarkan aku
159
Seru lanjut

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!